Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Komitmen untuk Menikah pada Individu Dewasa yang Orang Tuanya Mengalami Perceraian Disertai Kekerasan
Teks penuh
Dokumen terkait
Pandangan ini diungkapkan oleh Piaget (dalam Hurlock, 1996) dengan menyatakan secara spikologis masa remaja adalah usia dimana individu berintegrasi dengan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara daya tarik fisik terhadap kepuasan hubungan pada pasangan usia dewasa awal yang berpacaran.. Penelitian ini
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan spiritual well being ODHA dewasa muda yang memutuskan menjadi pendamping sesama ODHA setelah mengetahui dirinya positif
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi pada masyarakat, khususnya bagi individu yang belum menikah, mengenai gambaran kepuasan pernikahan pada wanita yang menikah
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kesadaran kesetaraan gender dengan kecenderungan perempuan dewasa awal mengalami kekerasan dalam
Berdasarkan data yang didapatkan dalam penelitian ini, didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara komitmen kerja dan kesiapan menikah
Hal ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa setelah perceraian, individu dewasa mengalami perubahan peran yaitu membangun kemandirian dengan tidak terikat pada
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perceraian orang tua dengan tingkat kepercayaan pada pasangan pada wanita dewasa