• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Ir. EKO ANINDITO PUTRO, MMA Pembina Tk. I NIP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Ir. EKO ANINDITO PUTRO, MMA Pembina Tk. I NIP"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH ii KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 ini dapat tersusun. Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 disusun sebagai wujud pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan dalam mencapai sasaran sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Gresik dan Rencana Strategis Dinas Pertanian Kabupaten Gresik. Selanjutnya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ini sebagai bahan evaluasi atas pelaksanaan program dan kegiatan dan sebagai acuan dalam perencanaan progam dan kegiatan di masa yang akan datang.

Dengan tersusunnya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 ini, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini. Demikian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 kami susun dengan segala kekurangan dan ketidaksempurnaan. Harapan kami semoga dapat memberikan gambaran yang komprehensif atas kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dan dapat memberikan manfaat bagi pembangunan pertanian di Kabupaten Gresik.

Gresik, Februari 2022 KEPALA DINAS PERTANIAN

KABUPATEN GRESIK

Ir. EKO ANINDITO PUTRO, MMA Pembina Tk. I

NIP. 19660914 199202 1 002

(3)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH iii DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR... ii

DAFTAR ISI... iii

DAFTAR TABEL... iv

DAFTAR GAMBAR... v

BAB I PENDAHULUAN... I-1 1.1 Latar Belakang... I-1 1.2 Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pertanian

Kabupaten Gresik... I-2 1.3 Aspek Strategis dan Permasalahan Utama... I-12 1.4 Landasan Hukum... I-12 1.5 Sistematika Penulisan... I-14

BAB II PERENCANAAN KINERJA... II-1

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA... III-1 3.1 Capaian Kinerja Dinas Pertanian... III-1 3.2 Realisasi Anggaran... III-29

BAB IV PENUTUP... IV-1

(4)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH iv DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Tujuan dan Sasaran Strategis Tahun 2021 Dinas

Pertanian Kabupaten Gresik………... II-2 Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Dinas Pertanian

Kabupaten Gresik………... II-3 Tabel 2.3 Program dan Kegiatan/Sub Kegiatan Tahun 2021 Dinas

Pertanian Kabupaten Gresik………... II-4 Tabel 2.4 Skala Nilai Peringkat Kinerja………... II-5 Tabel 3.1 Pengukuran Kinerja Sasaran Renstra Tahun 2021 Dinas

Pertanian Kabupaten Gresik………... III-2 Tabel 3.2 Produksi Komoditas Unggulan Pertanian di Kabupaten

Gresik Tahun 2019-2021... III-3 Tabel 3.3 Produksi Komoditas Unggulan Perkebunan di

Kabupaten Gresik Tahun 2019 - 2021... III-5 Tabel 3.4 Produksi Komoditas Unggulan Peternakan Di Kabupaten

Gresik Tahun 2019-2021………. III-7 Tabel 3.5 Perbandingan Realisasi Kinerja dan Capaian Kinerja

Tahun 2021 dan Tahun 2020... III-10 Tabel 3.6 Perbandingan Realisasi Kinerja Sampai Dengan Tahun

2021... III-11 Tabel 3.7 Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau

peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif solusi

yang telah dilakukan... III-13 Tabel 3.8 Analisis Keberhasilan dan Kegagalan Program dan

Kegiatan………... III-16 Tabel 3.9 Perbandingan Pencapaian Kinerja dan Anggaran

Program dan Kegiatan... III-30

(5)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH v DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Bagan Struktur Organisasi Dinas Pertanian Kabupaten

Gresik………... I-8

(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam kerangka penyelenggaraan pemerintahan yang baik, kebijakan umum pemerintah adalah berusaha menjalankan pemerintahan yang berorientasi pada hasil (result oriented government). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas penggunaan anggaran. Untuk itu penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 berisi pengukuran kinerja dan evaluasi serta pengungkapan (disclosure) secara memadai atas hasil analisis terhadap pengukuran kinerja. Dasar hukum penyusunan Laporan Kinerja Instasi Pemerintah yakni Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Sebagaimana diketahui, dengan berlakunya otonomi daerah telah memberikan peluang bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk lebih proaktif, kreatif dan inovatif dalam melakukan pembangunan sesuai dengan potensi daerah. Kabupten Gresik memang lebih dikenal sebagai daerah industri. Namun demikian Kabupaten Gresik juga mempunyai potensi lain yang dapat diandalkan yakni potensi dari sektor pertanian, sehingga harus dilakukan pendayagunaan keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif melalui penerapan prinsip-prinsip agribisnis. Dengan keunggulan komparatif sebagai salah satu daerah penghasil komoditas tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, dan peternakan di Jawa Timur, maka pembangunan pertanian juga harus diletakkan sebagai prioritas dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi daerah mengingat pula kontribusi sektor pertanian dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yaitu sekitar 7,70% (BPS, 2021), berada pada urutan ke empat setelah sektor industri dan pengolahan, sektor perdagangan dan jasa, serta sektor konstruksi.

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-1

(7)

Pembangunan pertanian di Kabupaten Gresik dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh stakeholder pertanian, untuk terlaksananya pembangunan pertanian sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah yang mengutamakan prinsip transparansi, akuntabel dan transparansi sebagai pilar Good Governance. Program-progam pembangunan pertanian juga memperhatikan isu-isu strategis pertanian saat ini diantaranya; isu pentingnya swasembada pangan bagi kebutuhan makanan pokok masyarakat, masih belum optimalnya penerapan pemanfaatan teknologi pertanian, masih berlangsungnya konversi lahan pertanian ke non pertanian, masih lemahnya kemampuan akses petani terhadap teknologi informasi dan pemasaran berbasis IT, serta adanya dampak perubahan iklim dan serangan OPT.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka dilakukan pengukuran kinerja terhadap pelaksanaan program-program pembangunan pertanian tahun 2021, sebagai perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan organisasi. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik telah menyusun LKjIP Tahun 2021, sebagai upaya pertanggungjawaban keuangan dan kinerja dinas untuk menilai tingkat keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan organisasi yang terkait dengan pembangunan pertanian, yang tertuang dalam Rencana Strategis Tahun 2021-2026 dan Renja tahun 2021.

1.2 Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik

Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gresik, sesuai Pasal 25 ayat (1) Dinas Pertanian mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan bidang pertanian dan bidang pangan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan di bidang pertanian dan pangan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana tersebut di atas, sesuai Pasal 5 Peraturan Bupati Gresik Nomor 49 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pertanian

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-2

(8)

Kabupaten Gresik, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik menyelenggarakan fungsi :

a. Pelaksanaan pengkoordinasian perumusan dan pelaksanaan kebijakan urusan di bidang pertanian dan di bidang pangan;

b. Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan administrasi di bidang urusan pertanian dan di bidang urusan pangan;

c. Pengkoordinasiaan pelaksanaan penyediaan infrastruktur dan prasarana pendukung di bidang urusan pertanian dan di bidang urusan pangan;

d. Pengkoordinasian peningkatan kualitas sumber daya aparatur, infrastruktur, prasarana pendukung dan produksi di bidang pertanian dan pangan;

e. Pengkoordinasian pembinaan dan fasilitasi dalam pelaksanaan pengadaan pengawasan infrastruktur dan prasarana pendukung, pemasaran dan pengolahan hasil di bidang pertanian dan pangan;

f. Pengkoordinasian pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di bidang pertanian dan pangan;

g. Pengkoordinasian tugas pembantuan di bidang pertanian dan pangan;

h. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oieh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.

Sedangkan, susunan organisasi Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, sebagaimana tertera dalam Pasal 3 Peraturan Bupati Gresik Nomor 65 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, terdiri dari :

1. Kepala Dinas.

2. Sekretariat, terdiri dari:

a) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

b) Sub Bagian Keuangan;

c) Sub Bagian Program dan Pelaporan;

3. Bidang Pangan, terdiri dari :

a) Seksi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan;

b) Seksi Distribusi dan Cadangan Pangan; dan

c) Seksi Penganekaragaman dan Keamanan Pangan.

4. Bidang Sarana, Prasarana dan Penyuluhan, terdiri dari : a) Seksi Pupuk, Pestisida, dan Alsintan;

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-3

(9)

b) Seksi Lahan dan Irigasi; dan c) Seksi Penyuluhan.

5. Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, terdiri dari:

a) Seksi Tanaman Pangan;

b) Seksi Hortikultura; dan c) Seksi Perkebunan.

6. Bidang Peternakan, terdiri dari:

a) Seksi Bina Usaha;

b) Seksi Kesehatan Hewan; dan

c) Seksi Kesehatan Masyarakat Venteriner;

7. Kelompok Jabatan Fungsional; dan 8. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

Adapun tugas dan fungsi Sub Unit Kerja setingkat di bawah Kepala Dinas, berdasarkan Peraturan Bupati Gresik Nomor 65 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, adalah sebagai berikut:

1. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan surat menyurat, kearsipan, administrasi kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga kantor serta pengkoordinasian penyusunan rencana program, evaluasi dan pelaporan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sekretariat menyelenggarakan fungsi:

a. Pelaksanaan pengkoordinasian penyusunan rencana program, kegiatan dan sub kegiatan;

b. Pelayanan administrasi umum, ketatausahaan, kearsipan dan dokumentasi dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan tugas;

c. Pengelolaan administrasi keuangan dan urusan kepegawaian;

d. Pengelolaan urusan rumah tangga, perlengkapan dan inventaris kantor;

e. Pelayanan administrasi perjalanan dinas;

f. Pelaksanaan pengkoordinasian bidang-bidang di lingkup Dinas Pertanian;

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-4

(10)

g. Pelaksanaan pengkoordinasian dan penyusunan laporan hasil pelaksanaan program dan kegiatan di lingkup Dinas Pertanian; dan h. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas

sesuai bidang tugasnya.

2. Bidang Pangan

Bidang Pangan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam melaksanakan urusan di bidang pangan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Pangan menyelenggarakan fungsi :

a. Penyusunan bahan perumusan kebijakan daerah di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;

b. Penyusunan bahan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;

c. Pelaksanaan koordinasi dan penyediaan infrastruktur pendukung dibidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;

d. Pelaksanaan pembinaan dan fasilitasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;

e. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan, perencanaan program di bidang ketersediaan pangan, distribusi pangan dan harga pangan serta penganekaragaman dan keamanan pangan;

f. Pelaksanaan pemantauan, pengawasan, evaluasi dan pelaporan di bidang ketersediaan pangan, kerawanan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;

g. Pelaksaanaan administrasi program di bidang ketahanan pangan;

dan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-5

(11)

h. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugasnya.

3. Bidang Sarana, Prasarana dan Penyuluhan

Bidang Sarana, Prasarana dan Penyuluhan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalarn melaksanakan urusan pertanian dan pangan di bidang sarana, prasarana dan penyuluhan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Sarana, Prasarana dan Penyuluhan menyelenggarakan fungsi :

a. Pelaksanaan koordinasi penyusunan bahan kebijakan dan perencanaan program dan kegiatan di bidang prasarana dan sarana pertanian dan penyuluhan;

b. Pengembangan potensi dan pengelolaan lahan dan irigasi pertanian;

c. Penyediaan, pengawasan, dan bimbingan penggunaan pupuk, pestisida, serta alat dan mesin pertanian;

d. Pemberian bimbingan teknis pemupukan modal usaha tani dan pemberian fasilitasi teknis investasi pertanian;

e. Penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan pengembangan mekanisme, tata kerja, dan metode penyuluhan pertanian;

f. Pengelolaan kelembagaan, fasilitasi penumbuhan dan pengembangan kelembagaan ekonomi petani bagi pelaku utama dan pelaku usaha;

g. Pemantauan dan evaluasi di bidang sarana dan prasarana pertanian dan penyuluhan; dan

h. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

4. Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam melaksanakan urusan pertanian di bidang tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Tanaman, Pangan dan Hortikultura menyelenggarakan fungsi :

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-6

(12)

a. Penyusunan kebijakan, perencanaan, program dan kegiatan teknis budidaya, produksi, serta perlindungan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan;

b. Mengkompulasi, menyusun dan menganalisa data pokok dan statistik di bidang tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan guna perencanaan program dan kegiatan;

c. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian kelompok/gabungan kelompok, usaha penangkaran/eksport import komoditas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan;

d. Perencanaan kebutuhan dan penyediaan bibit dan benih tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan;

e. Pembinaan, pendampingan serta penerapan peningkatan produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan;

f. Berperan serta dalam pengembangan riset dan iptek mengenai tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan;

g. Pengendalian dan penanggulangan hama penyakit, penanggulangan bencana alam, dan dampak perubahan iklim di bidang tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan; dan

h. Pemantauan dan evaluasi di bidang tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.

i. Pemberian rekomendasi izin usaha/rekomendasi teknis di bidang tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan; dan

j. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

5. Bidang Peternakan

Bidang Peternakan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam melaksanakan urusan pertanian di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura menyelengarakan fungsi :

a. Pelaksanaan koordinasi penyusunan bahan perencanaan program dan kegiatan di Bidang Peternakan;

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-7

(13)

b. Penyusunan kebijakan di bidang peternakan meliputi bibit, produksi, peternakan dan kesehatan hewan, perlindungan serta pengolahan dan pemasaran hasil di Bidang Peternakan;

c. Pengelolaan sumber daya genetic hewan;

d. Perencanaan kebutuhan dan penyediaan bibit ternak, pakan ternak, dan bibit hijauan pakan ternak;

e. Pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi ternak;

f. Pengendalian penyakit hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;

g. Pengawasan peredaran dan pengunaan serta sertifikasi bibit ternak, pakan, hijauan pakan ternak, dan obat hewan; dan

h. Pengawasan pemasukan dan pengeluaran hewan, dan produk hewan.

i. Pelaksanaan sertifikasi persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan;

j. Pemberian izin/rekomendasi di bidang peternakan, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner

k. Pemantauan dan evaluasi di Bidang Peternakan;

l. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan di Bidang Peternakan; dan

m. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

Untuk lebih jelasnya, sesuai Pasal 3 Peraturan Bupati Gresik Nomor 49 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, bagan struktur organisasi Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dapat dilihat pada Gambar 2.1.

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-8

(14)

Gambar 2.1.

Bagan Struktur Organisasi Dinas Pertanian Kabupaten Gresik

Selain itu, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik juga memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT). Berdasarkan Peraturan Bupati Gresik Nomor 40 Tahun 2018 tentang Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, terdiri dari :

1. UPT Pelaksana Penyuluh Pertanian di Bawean 2. UPT Pusat Kesehatan Hewan di Balongpanggang;

3. UPT Pusat Kesehatan Hewan di Panceng;

4. UPT Taman Teknologi Pertanian;

5. UPT Rumah Pemotongan Hewan.

Adapun rincian tugas dan fungsi Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian adalah sebagai berikut:

1. UPT Pelaksana Penyuluh Pertanian di Bawean LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-9

(15)

UPT Pelaksana Penyuluh Pertanian di Bawean mempunyai tugas mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional Dinas Pertanian dalam melaksanakan penyuluhan pertanian di Bawean.

Dalam melaksanakan tugas Kepala UPT Pelaksana Penyuluh Pertanian, di Bawean, menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan perencanaan kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional penyuluhan pertanian di Bawean;

b. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi kegiatan teknis pelaksanaan penyuluhan pertanian di Bawean;

c. pelaksanaan pelayanan administrasi kegiatan operasional dan fungsional penyuluhan pertanian di Bawean;

d. pelaksanaan fasilitasi dalam rangka pembinaan kelompok tani dan/atau petani dalam mengembangkan komoditas pertanian di Bawean;

e. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan menghimpun serta mengirimkan laporan hasil pelaksanaan penyuluhan pertanian di Bawean; dan

f. pelaksanaan tugas dinas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

2. UPT Pusat Kesehatan Hewan di Balongpanggang

UPT Pusat Kesehatan Hewan di Balongpanggang mempunyai tugas mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan teknis operasional kesehatan hewan di Pusat Kesehatan Hewan di Balongpanggang.

Dalam melaksanakan tugas Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan di Balongpanggang menyelenggarakan fungs:

a. penyusunan perencanaan kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional pengelolaan pusat kesehatan hewan di balongpanggang;

b. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional dalam rangka pusat pengelolaan pusat kesehatan hewan di balongpanggang;

c. pelaksanaan pelayanan administrasi, kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional pengelolaan pusat kesehatan hewan di balongpanggang;

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-10

(16)

d. pengendalian kegiatan pengelolaan pusat kesehatan hewan di balongpanggang; pelaksanaan monitoring, evaluasi dan menyusun laporan hasil pelaksanaan pengelolaan pusat kesehatan hewan di balongpanggang;

e. pelaksanaan tugas dinas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya

3. UPT Pusat Kesehatan Hewan di Panceng

UPT Pusat Kesehatan Hewan di Panceng mempunyai tugas mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan teknis operasional kesehatan hewan di Pusat Kesehatan Hewan di Panceng

Dalam melaksanakan tugas Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan di Panceng menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan perencanaan kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional pengelolaan pusat kesehatan hewan di Panceng;

b. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional dalam rangka pusat pengelolaan pusat kesehatan hewan di Panceng;

c. pelaksanaan pelayanan administrasi, kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional pengelolaan pusat kesehatan hewan di Panceng;

d. pengendalian kegiatan pengelolaan pusat kesehatan hewan di Panceng;

e. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan menyusun laporan hasil pelaksanaan pengelolaan pusat kesehatan hewan di Panceng;

f. pelaksanaan tugas dinas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya

4. UPT Taman Teknologi Pertanian

UPT Taman Teknologi Pertanian mempunyai tugas mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan teknis operasional pengelolaan Taman Teknologi Pertanian.

Dalam melaksanakan tugas Kepala UPT Taman Teknologi Pertanian menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan perencanaan kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional pelaksanaan pengelolaan Taman Teknologi Pertanian;

b. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional pengelolaan Taman Teknologi Pertanian;

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-11

(17)

c. pelaksanaan pelayanan administrasi kegiatan teknis operasional dan teknis fungsional pengelolaan Taman Teknologi Pertanian;

d. pengendalian kegiatan pengelolaan Taman Teknologi Pertanian;

e. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan menyusun laporan hasil pelaksanaan pengelolaan Taman Teknologi Pertanian;

f. pelaksanaan tugas dinas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

5. UPT Rumah Potong Hewan

UPT Rumah Potong Hewan mempunyai tugas mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan teknis operasional pengelolaan Rumah Potong Hewan.

Dalam melaksanakan tugas Kepala UPT Rumah Potong Hewan menyelenggarakan fungsi:

a. pelaksanaan kegiatan teknis operasional pengelolaan Rumah Potong Hewan;

b. pelaksanaan pemeliharaan, perawatan dan pengelolaan kalayakan sarana dan prasarana Rumah Potong Hewan;

c. pelayanan administrasi, pemungutan retribusi Rumah Potong Hewan;

d. pelaksanaan pengembangan sarana, prasarana dan teknologi pengelolaan Rumah Potong Hewan;

e. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan hasil pengelolaan Rumah Potong Hewan;

f. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

1.3 Aspek Strategis dan Permasalahan Utama

Pembangunan pertanian di Kabupaten Gresik selain berperan strategis dalam pemenuhan kebutuhan pangan, juga turut memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah secara langsung dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat, maupun

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-12

(18)

sumbangan tidak langsung melalui penciptaan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan dan hubungan sinergis dengan sektor lain.

Implementasi program pembangunan pertanian di Kabupaten Gresik masih dihadapkan pada permasalahan-permasalahan mendasar seperti meningkatnya jumlah penduduk, tekanan globalisasi dan liberalisasi pasar, pesatnya kemajuan teknologi dan informasi, makin terbatasnya sumberdaya lahan, air dan energi, perubahan iklim global, kecilnya status dan luas kepemilikan lahan, terbatasnya akses petani terhadap permodalan, masih rawannya ketahanan pangan dan energi, masih rendahnya nilai tukar petani. Pembangunan pertanian di Kabupaten Gresik menghadapi berbagai tantangan diantaranya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan pangan, memperbaiki dan membangun infrastruktur lahan, air, perbenihan dan perbibitan guna meningkatkan produktivitas dan mutu produk pertanian, memperbaiki dan meningkatkan kesuburan tanah, mengupayakan adaptasi terhadap perubahan iklim dan pelestarian lingkungan hidup, mendukung upaya pencapaian Global Goals for Sustainable Development (SDGs).

1.4 Landasan Hukum

Dasar hukum dalam penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Tahun Anggaran 2021 adalah :

a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

b. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

c. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah;

d. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015;

e. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;

f. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-13

(19)

g. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tatacara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional;

h. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Propinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota;

i. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara, Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

j. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Organisasi Pemerintah Daerah;

k. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

l. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;

m. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah kedua kalinya dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011;

n. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor:

09/M.PAN/05/2007 tentang Pedoman Penyusunan Indikator Kinerja Utama Di Lingkungan Instansi Pemerintah;

o. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor:

20/M.PAN/11/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama;

p. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

q. Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Gresik;

r. Peraturan Bupati Gresik Nomor 65 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik;

s. Peraturan Bupati Gresik Nomor 40 Tahun 2018 tentang Unit Pelaksana Teknis pada Dinas dan Badan Di Kabupaten Gresik;

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-14

(20)

t. Peraturan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Strategis Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021-2026;

1.5 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, sebagai berikut :

BAB I. PENDAHULUAN

Pada bab ini disajikan secara ringkas latar belakang, struktur organisasi dan tata kerja, aspek strategis serta permasalahan utama, landasan hukum, dan sistematika penyusunan laporan kinerja.

BAB II. PERENCANAAN KINERJA

Pada bab ini disajikan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gresik, serta Tujuan dan Sasaran sebagaimana yang sudah ditetapkan di dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik Tahun 2021-2026 dan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pertanian Tahun 2021-2026.

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

Pada bab ini disajikan ringkasan/ikhtisar perjanjian kinerja tahun 2021 dan capaian kinerja organisasi yang berisi uraian hasil pengukuran kinerja tahun 2021. Diuraikan pula analisis capaian kinerja yang meliputi:

perbandingan antara target dan realisasi kinerja tahun 2021, perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2021 dan tahun 2020, perbandingan realisasi kinerja samapai dengan tahun 2021 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen Renstra Dinas Pertanian, analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif solusi yang telah dilakukan, analisis keberhasilan dan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-15

(21)

kegagalan program dan kegiatan. Selain itu, juga disajikan realisasi anggaran yang berisi uraian realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen Perjanjian Kinerja serta analisis tingkat efisiensi penggunaan sumber daya.

BAB IV. PENUTUP

Pada bab ini diuraikan simpulan umum atas capaian kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik tahun 2021 dan upaya/langkah di masa mendatang yang akan dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dalam rangka peningkatan kinerja.

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

I-16

(22)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

Perencanaan kinerja merupakan proses berkelanjutan dan sistematis dari pembuatan keputusan yang beresiko, yaitu dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya pengetahuan antisipatif, mengorganisasikannya untuk usaha-usaha melaksanakan keputusan tersebut dan mengukur hasilnya melalui umpan balik. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas program dan kegiatan, maka perencanaan kinerja suatu instansi pemerintah harus disusun dalam suatu tahapan yang konsisten dan berkelanjutan berupa rencana strategis dan rencana kinerja, sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas kinerja yang berorientasi pada pencapaian hasil.

Berpedoman pada arah pembangunan Kabupaten Gresik, sebagaimana termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Gresik Tahun 2015-2025, capaian kinerja periode sebelumnya (2016-2021), potensi Kabupaten Gresik dan isu-isu strategis serta tantangan lima tahun ke depan, maka visi pembangunan Kabupaten Gresik yang ingin diwujudkan pada periode tahun 2021-2026 adalah

“Mewujudkan Gresik Baru Yang Lebih Mandiri, Sejahtera, Berdaya Saing dan Berkemajuan Berlandaskan Akhlakul Karimah”

Untuk mewujudkan visi tersebut, ditetapkan 5 (lima) misi pembangunan Kabupaten Gresik, yaitu:

1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntable serta mewujudkan kepemimpinan yang Inovatif dan Kolaboratif;

2. Membangun infrastruktur yang Berdaya Saing, Memakmurkan Desa dan Menata kota;

3. Mewujudkan Kemandirian Ekonomi yang seimbang antar sektor dan antar wilayah;

4. Membangun Insan Gresik Unggul yang Cerdas, Mandiri, Sehat dan Berakhlakul Karimah;

5. Meningkatkan kesejahteraan sosial dengan menciptakan lapangan kerja, dan menjamin Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Gresik.

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

II-1

(23)

Berdasarkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gresik Tahun 2021- 2026 yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 dan mengacu pada tugas dan fungsinya, maka Dinas Pertanian Kabupaten Gresik mendukung terlaksananya Visi dan Misi Bupati Gresik terutama Misi ketiga, yaitu: Mewujudkan Kemandirian Ekonomi yang seimbang antar sektor dan antar wilayah, dan misi keempat yaitu: Membangun Insan Gresik Unggul yang Cerdas, Mandiri, Sehat dan Berakhlakul Karimah. Sementara itu, pada sasaran ke-6 dan ke-7 (sasaran pada urusan pangan dan pertanian) dalam RPJMD Kabupaten Gresik Tahun 2021-2026 menjadi tujuan jangka menengah Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021-2026, yaitu: “Menurunnya Ketimpangan Ekonomi Antar Sektor dan Antar Wilayah“ dan “Meningkatnya kualitas penyelenggaraan layanan pendidikan dan kesehatan”. Berdasarkan tujuan tersebut ditetapkan sasaran strategis Dinas Pertanian Kabupaten Gresik. Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan. Tujuan dan Sasaran strategis Dinas Pertanian Kabupaten Gresik pada tahun 2021 adalah sebagai berikut:

Tabel 2.1 Tujuan dan Sasaran Strategis Tahun 2021 Dinas Pertanian Kabupaten Gresik

N

O TUJUAN SASARAN INDIKATOR TARGET

2021 1. Menurunnya

Ketimpanga n Ekonomi Antar Sektor dan Antar Wilayah

Meningkatny a produksi pertanian, perkebunan dan

peternakan

Persentase peningkatan produksi komoditas

unggulan pertanian 0,47%

Persentase peningkatan produksi komoditas unggulan

perkebunan

0,42%

Persentase peningkatan produksi komoditas unggulan

peternakan

2%

2. Meningkatn ya kualitas penyelengg araan layanan pendidikan

Meningkatny a ketahanan pangan

Rasio ketersediaan

pangan utama 183

kg/kapita/

th

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

II-2

(24)

dan kesehatan

Sedangkan Perjanjian Kinerja merupakan kesepakatan antara pihak yang menerima tugas dan tanggung jawab kinerja dengan pihak yang memberikan tugas dan tanggungjawab kinerja secara berjenjang dengan mempertimbangkan tugas pokok dan fungsi serta sumberdaya yang tersedia. Perjanjian kinerja ini menjabarkan target kinerja berupa nilai kuantitatif yang dilekatkan pada setiap indikator kinerja, baik pada tingkat sasaran strategis maupun tingkat kegiatan, dan merupakan patokan bagi proses pengukuran keberhasilan organisasi yang dilakukan setiap akhir periode pelaksanaan. Dengan demikian Perjanjian Kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021 pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dikelolanya. Tujuan umum disusunnya Perjanjian Kinerja yaitu dalam rangka intensifikasi pencegahan korupsi, peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan untuk mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Perjanjian Kinerja Tahun 2021 disusun berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan. Adapun Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Dinas Pertanian Kabupaten Gresik berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Gresik, diuraikan sebagai berikut:

Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Dinas Pertanian Kabupaten Gresik N

O SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGE T 1. Meningkatnya

produksi pertanian, perkebunan dan peternakan

Persentase peningkatan produksi komoditas

unggulan pertanian % 0,47

Persentase peningkatan produksi komoditas

unggulan % 0,42

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

II-3

(25)

perkebunan

Persentase peningkatan produksi komoditas unggulan

peternakan

% 2

2. Meningkatnya ketahanan pangan

Rasio ketersediaan

pangan utama kg/kapita/th 183

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

II-4

(26)

Tabel 2.3 Program dan Kegiatan/Sub Kegiatan Tahun 2021 Dinas Pertanian Kabupaten Gresik

N

O PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

1 PROGRAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA EKONOMI UNTUK KEDAULATAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN

Stabilitas Harga Pangan Utama (Beras) 10 1.010.699.97 2 Penyediaan Infrastruktur dan Seluruh

Pendukung Kemandirian Pangan sesuai Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota

Jumlah Ketersediaan infrastruktur dan Seluruh Pendukung Kemandirian Pangan sesuai Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota

2 1.010.699.97 2

 

Jumlah pertemuan terkait Ketersediaan infrastruktur dan Seluruh Pendukung Kemandirian Pangan sesuai

Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota

2

  Penyediaan Infrastruktur Lumbung Pangan Jumlah Infrastruktur Kawasan Cadangan

Pangan Terintegrasi

2 1.010.699.97 2 2 PROGRAM PENINGKATAN

DIVERSIFIKASI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT

Kualitas konsumsi Pangan yang diindikasikan oleh skor Pola pangan

harapan (PPH) 83 253.635.9

15 Penyediaan dan Penyaluran Pangan

Pokok atau Pangan Lainnya sesuai dengan Kebutuhan Daerah

Kabupaten/Kota dalam rangka

Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Jumlah Informasi Harga Pangan dan Neraca Bahan Makanan

1 51.663.0 90

  Jumlah kelembagaan kelompok tani dan

penggilingan padi yang berperan dalam jaringan distribusi dan tersedianya data pangan di Kabupaten Gresik

3  

  Jumlah Gapoktan /LUPM yang difasilitasi

untuk penyediaan dan penyaluran komoditaspangan untuk kemudahan akses pangan masyarakat

10  

Pengembangan Kelembagaan dan Jaringan Jumlah kelembagaan kelompok tani dan 3 18.905.20 DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

TAHUN 2021

II-4II-4

(27)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

Distribusi Pangan penggilingan padi yang berperan dalam jaringan distribusi dan tersedianya data pangan di Kabupaten Gresik

0

Pengembangan Kelembagaan Usaha Pangan Masyarakat dan Toko Tani Indonesia

Jumlah Gapoktan /LUPM yang difasilitasi untuk penyediaan dan penyaluran

komoditaspangan untuk kemudahan akses pangan masyarakat

10 32.757.89 0

Pelaksanaan Pencapaian Target Konsumsi Pangan Perkapita/Tahun sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi

Jumlah kelompok pemberdayaan

masyarakat dalam penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal di kabupaten gresik

2 201.972.8 25

Pemberdayaan Masyarakat dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal

jumlah kelompok pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal di kabupaten gresik, jumlah Desa yang diperdayakan melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L)

2 201.972.82 5

3 PROGRAM PENANGANAN KERAWANAN PANGAN

Prosentase penanganan daerah rawan

pangan - 5.698.00

0 Penyusunan Peta Kerentanan dan

Ketahanan Pangan Kecamatan Jumlah Peta SKPG / FSVA - 5.698.0 00

  Jumlah Desa rentan rawan pangan yang

ditangani 3  

Penyusunan, Pemutakhiran dan Analisis

Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Jumlah Peta SKPG / FSVA - 5.698.00 0

  Jumlah Desa rentan rawan pangan yang

ditangani 3  

4 PROGRAM PENGAWASAN KEAMANAN

PANGAN Persentase Keamanan Pangan Segar 80 10.500.0

00 Pelaksanaan Pengawasan Keamanan

Pangan Segar Daerah Kabupaten/Kota jumlah sampel sertifikasi keamanan

pangan segar 2 10.500.0

00 Sertifikasi Keamanan Pangan Segar Asal

Tumbuhan Daerah Kabupaten/Kota

jumlah sampel sertifikasi keamanan pangan

segar 2 10.500.00

0 DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

TAHUN 2021

II-4

(28)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

5 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH

KABUPATEN/KOTA

Nilai Kapasitas Internal Organisasi - 19.206.592.97 9

  Persentase ketercapaian sasaran

kegiatan 100%  

  Persentase ketercapaian sasaran

program OPD 100%  

Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Jumlah pertemuan pendukung kegiatan 55 54.974.5 95

  Jumlah dokumen perencanaan 18 buku  

  Jumlah Buku Profil yang dicetak 2 buku  

  Jumlah laporan kinerja 21 buku  

  Jumlah Monitoring dan Evaluasi yang

dilaksanakan 18 kec  

Penyusunan Dokumen Perencanaan

Perangkat Daerah Jumlah pertemuan pendukung kegiatan 55 orang 17.212.32 0 Koordinasi dan Penyusunan Dokumen RKA-

SKPD

jumlah dokumen RKA yang di Cetak 6 buku 2.199.91 8 Koordinasi dan Penyusunan Dokumen

Perubahan RKA-SKPD     -

Koordinasi dan Penyusunan DPA-SKPD Jumlah Dokumen DPA yang dicetak 6 buku 1.449.91 8 Koordinasi dan Penyusunan Perubahan

DPA-SKPD     -

Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Jumlah Buku Profil yang dicetak 2 buku 16.138.25 0

  Jumlah laporan kinerja PD 21 buku  

Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Jumlah Monitoring dan Evaluasi yang

dilaksanakan 18 kec 17.974.18

9 Administrasi Keuangan Perangkat jumlah gaji dan tunjangan 12 bulan 15.666.316.20 DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

TAHUN 2021

II-4 II-5

(29)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

Daerah 5

  jumlah buku laporan keuangan 27 buku  

Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN jumlah gaji dan tunjangan 12 bulan 15.653.981.0 00 Koordinasi dan Pelaksanaan Akuntansi

SKPD

jumlah buku pedoman pelaksanaan APBD dan jumlah laporan pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran

10 buku 5.994.48 9 Koordinasi dan Penyusunan Laporan

Keuangan Akhir Tahun SKPD

Jumlah buku laporan akhiran tahun 10 buku 4.858.71 6 Penyusunan Pelaporan dan Analisis

Prognosis Realisasi Anggaran Penyusunan Pelaporan dan Analisis Prognosis

Realisasi Anggaran 5 buku 1.482.00

0 Administrasi Umum Perangkat Daerah Jumlah barang yang diadakan 8 538.357.1

15

  Jenis bahan bacaan yang diadakan 1  

  jumlah rapat yang di adakan 36  

  jumlah penggandaan 0  

  Jumlah rapat/kesediaan rutin yang

tersedia mamin

1740  

  Jumlah Tersedia Makanan dan Minuman

Harian 422  

  Jumlah Tersedia Makanan dan Minuman

Harian 1200  

Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Jumlah barang yang diadakan 8 384.801.26 5 Penyediaan Bahan Logistik Kantor Jumlah rapat/kesediaan rutin yang tersedia

mamin

1740 97.183.11 0

  Jumlah Tersedia Makanan dan Minuman

Harian 422  

  Jumlah Tersedia Makanan dan Minuman

Harian

1200  

Penyediaan Barang Cetakan dan Jumlah Barang Publikasi/ Dekorasi 2 7.092.74 DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

TAHUN 2021

II-4 II-6

(30)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

Penggandaan 0

Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

Jenis Bahan Bacaan yang dapat diadakan 1 12.960.00 0 Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan

Konsultasi SKPD Jumlah Koordinasi dan Konsultasi yang dapat

dilaksanakan 36 36.320.00

0 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan

Pemerintahan Daerah Jumlah Pembayaran Rekening Rutin 3 2.595.383.20 0

  Jumlah Tenaga Harian Lepas yang ada 88  

Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya

Air dan Listrik Jumlah Pembayaran Rekening Rutin 3 261.703.20

0 Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor Jumlah Tenaga Harian Lepas yang ada 88 2.333.680.00

0 Pemeliharaan Barang Milik Daerah

Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

Jumlah Kendaraan yang mendapatkan

perawatan rutin 12 351.561.8

64

  Jumlah Jenis Barang yang dapat

diadakan

4  

  Jumlah Belanja sewa Gedung 1  

  Jumlah Pekerjaan Pemeliharaan yang

akan diadakan

0  

Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan dan Pajak Kendaraan Perorangan Dinas atau Kendaraan Dinas Jabatan

Jumlah Kendaraan yang mendapatkan

perawatan rutin 2

34.101.67 4 Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya

Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan

Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan

Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan 10 193.149.02 0

Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Lainnya Jumlah Jenis Barang yang dapat diadakan 4 121.904.92 0 Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor

dan Bangunan Lainnya Jumlah Belanja sewa Gedung 1 2.406.25

0 DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

TAHUN 2021

II-4 II-7

(31)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

6 PROGRAM PENYEDIAAN DAN

PENGEMBANGAN SARANA PERTANIAN prosentase realisasi pupuk bersubsidi 100% 7.598.000.35 3

  prosentase alsintan dalam kondisi baik 89,98  

Pengawasan Penggunaan Sarana

Pertanian Persentase pemanfaatan alat mesin

pertanian yang dapat dimonitoring 100% 1.783.530.35 8

  Jumlah Alat Mesin Pertanian yang

diadakan 10 Unit  

  Jumlah Monitoring Pemanfaatan

Alsintan

16 Kec  

  Jumlah pertemuan pendukung kegiatan 8 kali  

  jumlah kelompok tani penerima hibah 4  

  Jumlah tersedianya biaya operasional

pengelolaan sumberdaya genetik (SDG) di UPT TTP panceng

12 bulan

  Pengawasan Penggunaan Sarana

Pendukung Pertanian sesuai dengan Komoditas, Teknologi dan Spesifik Lokasi

Jumlah Alat Mesin pertanian yang diadakan 10 Unit 1.718.530.35 8

  Jumlah Monitoring Pemanfaatan sarana

pertanian 16 Kec

  Jumlah pertemuan pendukung kegiatan 5 kali

Pendampingan Penggunaan Sarana

Pendukung Pertanian Jumlah kelompok tani penerima hibah 4 65.000.00 0 Pengelolaan Sumber Daya Genetik

(SDG) Hewan, Tumbuhan, dan Mikro Organisme Kewenangan

Kabupaten/Kota

Jumlah tersedianya biaya operasional pengelolaan sumberdaya genetik (SDG)

di UPT TTP panceng 12 bulan 398.385.1 70 Peningkatan Kualitas SDG

Hewan/Tanaman

Jumlah tersedianya biaya operasional pengelolaan sumberdaya genetik (SDG) di

UPT TTP panceng 12 bulan 398.385.17

0 Peningkatan Mutu dan Peredaran

Benih/Bibit Ternak dan Tanaman Pakan Ternak serta Pakan dalam

Jumlah Kelompok Ternak Penerima Hibah

125 5.416.084.82 5 DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

TAHUN 2021

II-4 II-8

(32)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

Daerah Kabupaten/Kota

  jumlah pengadaan sarana pembibitan

ternak

1 Paket  

  Jumlah pertemuan pendukung kegiatan 1 Paket  

Pengawasan Mutu Benih/Bibit Ternak, Bahan Pakan/Pakan/Tanaman Skala Kecil

Jumlah Kelompok Ternak Penerima Hibah 125 5.416.084.82 5

  jumlah pengadaan sarana pembibitan ternak 1 Paket  

  Jumlah pendukung kegiatan 1 Paket  

7 PROGRAM PENYEDIAAN DAN PENGEMBANGAN PRASARANA PERTANIAN

Luas lahan LP2B dan CLP2B yang

terlindungi 27.721

Ha

7.864.866.33 2

  Persentase poktan/gapoktan yang

terfasilitasi infrastruktur pertanian 31,39%  

Pengembangan Prasarana Pertanian Persentase pengembangan prasarana pertanian yang dapat difasilitasi

100% 138.830.7 70

  Jumlah gapoktan yang menerima hibah

sarana produksi pertanian untuk pengelolaan LP2B

0 Gapokta

n

 

  Jumlah validasi lahan baku sawah Ka.

Gresik

0 Paket  

  Jumlah peta pemilik LP2B kecamatan

yang disusun 0 Paket  

  Jumlah pertemuan pendukung kegiatan

BK/DAK/DBHCHT/FGD 2

Kegiatan  

  Jumlah pengawasan pembangunan

infrastruktur pertanian

2 Paket  

Pengelolaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan/LP2B, Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/KP2B dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan

Berkelanjutan/LCP2B

Jumlah gapoktan yang menerima hibah sarana produksi pertanian untuk pengelolaan LP2B

0

Gapoktan 9.170.00 0

  Jumlah validasi lahan baku sawah Ka. Gresik 0 Paket  

DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021

II-4 II-9

(33)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

Penyusunan Peta Lahan Pertanian Pangan

Berkelanjutan/LP2B jumlah peta pemilik LP2B kecamatan yang

disusun 0 -

Koordinasi dan Sinkronisasi Prasarana

Pendukung Pertanian lainnya Jumlah pertemuan pendukung kegiatan

BK/DAK/DBHCHT/FGD 2 Keg 129.660.77

0

  Jumlah pengawasan Embung 4 Paket  

  Jumlah pengawasan JUT 4 Paket  

Pembangunan Prasarana Pertanian Persentase infrastruktur pertanian

terbangun dalam kondisi baik 100% 7.726.035.56 2

  Jumlah jaringan irigasi yang terbangun 1 Unit  

  Jumlah pengawasan jaringan irigasi

tersier 1 Paket  

  Jumlah embung yang di bangun 4 Unit  

  Jumlah Jalan Usaha Tani yang di bangun

(Dana DAK) 4 Unit  

  Jumlah Jalan Usaha Tani yang di bangun

(Dana BK Kepada Desa) 80 Unit  

  Jumlah pembangunan ruang data BPP    

  Jumlah Irigasi air tanah dangkal/dalam

yang di bangun 12 Unit  

  Jumlah long storage 1 Unit  

  Jumlah fasilitasi pemeliharaan dan

operasional kantor TTP Panceng 12 bulan  

  Jumlah pembangunan infrastruktur TTP 1 paket  

Pembangunan, Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Jaringan Irigasi Usaha Tani Jumlah jaringan irigasi yang terbangun 1 Unit 698.272.10 0

  Jumlah pengawasan jaringan irigasi tersier 1 Paket  

Pembangunan, Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Embung Pertanian Jumlah embung yang di bangun 4 Unit 480.000.00 0 Pembangunan, Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Jalan Usaha Tani

Jumlah Jalan Usaha Tani yang di bangun (Dana DAK)

4 Unit 430.000.00 0

  Jumlah Jalan Usaha Tani yang di bangun 80 Unit  

DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021

II-4 II-10

(34)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

(Dana BK Kepada Desa) Pembangunan, Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Balai Penyuluh di

Kecamatan serta sarana pendukungnya Jumlah pembangunan ruang data BPP 15 BPP 2.250.000.00 0 Pembangunan, Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Prasarana Pertanian Lainnya

Jumlah Irigasi air tanah dangkal/dalam yang di bangun

12 Unit 3.540.000.00 0

  Jumlah long storage 1 Unit  

Pembangunan, Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Prasarana Pertanian Lainnya (UPT TTP PANCENG))

Jumlah fasilitasi pemeliharaan dan operasional kantor TTP Panceng

12 bulan 327.763.46 2

  Jumlah pembangunan infrastruktur TTP 1 paket  

8 PROGRAM PENGENDALIAN

KESEHATAN HEWAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER

Persentase kondisi ternak sehat 87,50% 145.508.8 49 Penjaminan Kesehatan Hewan,

Penutupan dan Pembukaan Daerah Wabah Penyakit Hewan Menular Dalam Daerah Kabupaten/Kota

Jumlah Obat pencegahan penyakit

ternak 21 Jenis 114.101.9

50

  Jumlah peralatan pemeliharaan

kesehatan ternak 8 Jenis  

 

ketersediaan Jumlah vaksin pencegahan penyakit ternak

12  

  Jumlah pelayanan kesehatan hewan 3  

Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan dan Zoonosis (UPT Puskeswan Panceng)

Jumlah vaksin pencegahan penyakit ternak 10 17.595.26 1 Pengendalian dan Penanggulangan

Penyakit Hewan dan Zoonosis (UPT Puskeswan Balongpanggang)

Jumlah vaksin pencegahan penyakit ternak 12 19.993.93 7 Pembebasan Penyakit Hewan Menular

dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota

Jumlah Obat pencegahan penyakit ternak 21 Jenis 76.512.75 2 DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK

TAHUN 2021

II-4 II-11

(35)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

  Jumlah peralatan pemeliharaan kesehatan

ternak 8 Jenis  

Penerapan dan Pengawasan Persyaratan Teknis Kesehatan Masyarakat Veteriner

Jumlah pengadaan sarana pendukung - 31.406.8 99

  Jumlah pendampingan kegiatan -  

  Jumlah Hasil Pemeriksaan Laboratorium

bahan asal hewan 24

Sampel  

  Jumlah obat-obatan untuk kesehatan

ternak 8 Jenis  

Pendampingan Unit Usaha Hewan dan

Produk Hewan jumlah pengadaan sarana pendukung - -

  Jumlah pendampingan kegiatan -  

Pengawasan Peredaran Hewan dan Produk Hewan

Jumlah Hasil Pemeriksaan Laboratorium bahan asal hewan

24 Sampel

31.406.89 9

  Jumlah obat-obatan untuk kesehatan ternak 8 Jenis  

9 PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA PERTANIAN

Persentase penanganan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman

Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan 81,41% 1.171.950.14 0 Pengendalian dan Penanggulangan

Bencana Pertanian Kabupaten/Kota Jumlah Pertemuan Pendukung Kegiatan 13 1.171.950.14 0

  Jumlah bantuan saprodi pertanian 51834

batang  

 

Jumlah Gerakan Pelestarian Musuh Alami, Pengendalian Penyakit dan HamaTanaman

17 kec  

  Jumlah Pengembangan kawasan pangan

dan non pangan

3 kel  

  Jumlah Obat tanaman perkebunan 1 paket  

  Jumlah sarana penanggulangan pasca

bencana alam

1 paket  

DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021

II-4 II-12

(36)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan

Jumlah Pertemuan Pendukung Kegiatan 4 934.354.00 0

  Jumlah bantuan saprodi tanaman pangan dan

hortikultura 51834

batang

  Jumlah Gerakan Pelestarian Musuh Alami,

Pengendalian Penyakit dan HamaTanaman 17 kec Penanganan Dampak Perubahan Iklim

(DPI) Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan

Jumlah Pengembangan kawasan pangan dan non pangan

3 122.110.00 0

  Jumlah pertemuan pendukung kegiatan 3  

  Jumlah pengadaan sarana produksi 0 paket  

Pencegahan, Penanganan Kebakaran Lahan, dan Gangguan Usaha Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan

Jumlah Pertemuan Pendukung Kegiatan 2 88.486.14 0

  Jumlah Obat tanaman perkebunan 1 paket

Penanggulangan Pasca Bencana Alam Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan

Jumlah sarana penanggulangan pasca

bencana alam 1 paket 27.000.00

0

  Jumlah pertemuan pendukung kegiatan 1

10 PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN Persentase penyuluh bersertifikat 26,23% 1.976.160.40 9

  Persentase kelompok tani dengan

klasifikasi Madya

11,60%  

Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Jumlah Pelatihan Peningkatan Kapasitas

SDM Pertanian 233 kali 1.976.160.40

9

  Jumlah Programa Pertanian yang

disusun 16 Kec  

  Jumlah kelompok yang di nilai untuk

penilaian kelas kelompok

48 Kel  

  Jumlah Rekapitulasi Database Sosial -  

DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021

II-4 II-13

(37)

N O

PROGRAM/KEGIATAN/

SUB KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET ANGGARAN

Ekonomi Terpadu Petani

  Jumlah Media Penyuluhan yang dapat

disediakan

-  

Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan dan Desa

Jumlah peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Penyuluh Pertanian yang diselenggarakan

60 orang 17.040.94 8 Pengembangan Kapasitas Kelembagaan

Petani di Kecamatan dan Desa Jumlah Pelatihan peningkatan kapasitas Petani tanam pangan, hortikultura, biofarmaka dan perkebunan

39 Kali 1.765.175.92 3

  Jumlah programa yang disusun 16 kec

  Jumlah kelompok yang dinilai 48 kel

  Jumlah Gapoktan yang mendapatkan insentif -  

Penyediaan dan Pemanfaatan Sarana dan

Prasarana Penyuluhan Pertanian Jumlah Media Penyuluhan yang dapat

disediakan - 193.812.59

0

  jumlah rapat koordinasi penyusunan media

penyuluhan 1 kali  

  jumlah pertemuan latihan, kunjungan dan

supervisi

192 kali  

Pembentukan Badan Usaha Milik Petani Jumlah Peserta Pertemuan Pembentukan badan Usaha Milik Petani

- 130.94 8

JUMLAH 39.243.612.949

DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021

II-4 II-14

(38)

Indikator kinerja adalah alat ukur pencapaian hasil yang diharapkan oleh organisasi. Indikator kinerja haruslah dipandang sebagai early warning system yang secara antisipatif dapat dijadikan alat pengendalian organisasi untuk pengambilan keputusan strategis agar berjalan pada koridor arah pembangunan yang menjadi kontrak sosial antara pengemban amanat dan pemberi amanat.

Guna mempermudah interpretasi atas pencapaian indikator kinerja sasaran tersebut di atas digunakan skala nilai peringkat kinerja yang mengacu pada formulir Tabel VII-C dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah sebagaimana pada Tabel 2.4 sebagai berikut :

Tabel 2.4 Skala Nilai Peringkat Kinerja

No Interval Nilai Realisasi Kinerja Kriteria Penilaian Realisasi Kinerja

1. 91% ≤ 100% Sangat Tinggi

2. 76% ≤ 90% Tinggi

3. 66% ≤ 75% Sedang

4. 51% ≤ 65% Rendah

5. ≤ 50% Sangat Rendah

DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021

II-15 II-4

(39)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

3.1 Capaian Kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik

Pengukuran kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik tahun 2021 diukur berdasarkan format pengukuran kinerja sebagaimana yang termuat dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan, yaitu dengan cara membandingkan antara realisasi indikator kinerja dengan target indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Tahun 2021. Tujuan dilakukannya pengukuran kinerja adalah dalam rangka untuk menilai keberhasilan dan/atau kegagalan pencapaian sasaran Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dan indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021.

Adapun sasaran Renstra Dinas Pertanian Kabupaten Gresik tahun 2021-2026 yaitu:

1. Meningkatnya produksi pertanian, perkebunan dan peternakan dengan indikator kinerja:

a. Persentase peningkatan produksi komoditas unggulan pertanian

b. Persentase peningkatan produksi komoditas unggulan perkebunan

c. Persentase peningkatan produksi komoditas unggulan peternakan

2. Meningkatnya ketahanan pangan dengan indikator kinerja Rasio ketersediaan pangan utama.

A. Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2021

Capaian kinerja sasaran Dinas Pertanian Kabupaten Gresik tahun 2021 berdasarkan hasil pengukuran kinerja dapat dilihat pada Tabel 3.1 sebagai berikut:

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021

III-1

(40)

Tabel 3.1 Pengukuran Kinerja Sasaran Renstra Tahun 2021 Dinas Pertanian Kabupaten Gresik

NO. SASARAN

RENSTRA INDIKATOR

KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN SUMBER DATA

1.

Meningkatnya produksi pertanian, perkebunan, dan peternakan

Persentase

peningkatan produksi komoditas unggulan pertanian (%)

0,47 % 0,44 % 94 %

Data produksi

tanaman pangan dan hortikultura

Persentase

peningkatan produksi komoditas unggulan perkebunan (%)

0,42 % 0,35 % 83,08 % Data produksi

tanaman perkebunan

Persentase

peningkatan produksi komoditas unggulan peternakan (%)

2 % 2,08 % 104,04 % Data produksi peternakan

2. Meningkatnya ketahanan pangan

Rasio ketersediaan pangan utama

(kg/kapita/th) 183 167,38 % 91,47 %

Data ketersediaan pangan utama (beras) dan data jumlah penduduk

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

III-2III-1

Referensi

Dokumen terkait

Sesak nafas, Muncul keluhan ( ekaserbasi) pasien mengatakan sesak napas sejak 6 hari sebelum masuk RS.Sifat keluhan, pasien mengatakan sesak napas timbul

Taman Sunway Damansara Bandar Sri Damansara Taman Wangsa Permai Kampung Tasek Tambahan Kampung Tasek Permai Taman Mulia Jaya Kampung Ampang Indah Kampung Tasek Campuran

Barat disusun berdasarkan program strategis dan kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan sesuai dengan RPJMD Provinsi Kalimantan Barat perubahan Tahun

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah BPBD Kabupaten Gresik ini merupakan laporan capaian kinerja (performance results) selama tahun 2020, dengan kata lain Laporan

Sementara keunggulan dari usaha bisnis NooTy adalah belum adanya pesaing yang menjual produk sejenis di daerah Palembang sehingga NooTy menjadi bisnis mi

Data used include customer data, data suppliers, data, prescription data, physician data, purchasing data and sales data.. This application also features the

Prasasti dikeluarkan oleh raja-raja masa Bali Kuno dalam rangkaian memecahkan masalah yang terjadi waktu itu, sekaligus dijadikan sebagai pedoman terkait pendapatan kerajaan

Tunjukkan dengan pembuktian argumen (atau cara lain) apakah masing-masing konklusi berikut sah (valid) atau tidak berdasarkan dua premis di atas: a) Bahwa matematika tidak mudah