• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM EKONOMI DAN BISNIS (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SISTEM EKONOMI DAN BISNIS (1)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM EKONOMI DAN BISNIS

Pendahuluan

Saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa bisnis juga berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan suatu negara. Jika suatu negara mempunyai bisnis-bisnis yang cukup baik, maka negara itu akan berkembang dengan baik. Namun, tidak bisa dipungkiri juga bahwa saat ini dunia perdagangan cukup bebas sehingga membutuhkan sistem ekonomi yang baik agar perekonomian suatu negara bisa berjalan dengan baik. Untuk itu, masyarakat perlu mengetahui tentang sistem ekonomi dan bisnis.

Pengertian Sistem Ekonomi

Beberapa pendapat para ahli yang terkait dengan sistem ekonomi antara lain :

1. Chester A Bemand mengatakan bahwa :

”Sistem ekonomi adalah suatu kesatuan yang terpadu yang secara kolestik yang di dalamnya ada bagian-bagian dan masing-masing bagian itu memiliki ciri dan batas tersendiri”

2. Dumatry (1996) mengatakan bahwa :

“Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu ketahanan”.

3. Gregory Grossman dan M. Manu mengatakan bahwa :

“Sistem ekonomi adalah sekumpulan komponen-komponen atau unsur- unsur yang terdiri dari atas unit-unit dan agen-agen ekonomi, serta lembaga- lembaga ekonomi yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi melainkan juga sampai tingkat tertentu yang saling menopang dan mempengaruhi.”

4. Moh. Hatta mengatakan bahwa :

“Sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan di Indonesia harus berdasarkan atas asas kekeluargaan”.

Berdasarkan pendapat para ahli, dapat disimpulkan bahwa sistem ekonomi merupakan suatu kesatuan yang berupa komponen-komponen atau unsur-unsur untuk mengatur serta menjalin interaksi ekonomi

(2)

Macam-macam Sistem Ekonomi

Macam-macan sistem ekonomi terbagi menjadi empat :

1. Sistem Ekonomi Tradisional, sistem ekonomi tradisional adalah suatu sistem ekonomi di mana organisasi kehidupan ekonomi dijalankan menurut kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun dengan mengandalkan faktor produksi apa adanya. Contoh, saling bertukar barang atau bisa juga disebut sistem barter, saat ini salah satu negara yang masih menggunakan sistem barter adalah negara Indonesia, tepatnya terdapat di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

2. Sistem Ekonomi Terpusat/Komando(Sosialis), sistem ekonomi terpusat adalah suatu sistem ekonomi di manna pemerintah memegang peranan paling penting atau dominan dalam pengaturan kegiatan ekonomi. Dominasi dilakukan terhadap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh anggota masyarakat. Contoh, semua sistem perekonomian yang

dilakukan penduduknya diatur penuh oleh pemerintah, salah satu negara yang menggunakan sistem ekonomi terpusat adalah negara Rusia.

3. Sistem Ekonomi Liberal(Kapitalis), sistem ekonomi liberal adalah suatu sistem ekonomi yang menghendaki kebebasan yang seluas-luasnya bagi setiap individu untuk melakukan tindakan ekonomi tanpa campur tangan dari pemerintah. Suatu kondisi di mana pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan keputusan ekonomi, dalam istilah ekonomi hal ini disebut laissez-faire. Contoh, salah satu negara yang memakai sistem ekonomi liberal adalah negara Amerika Serikat.

4. Sistem Ekonomi Campuran, sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi di mana di satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha dalam melakukan kegiatan ekonomi, tetapi di sisi lain pemerintah ikut campur tangan dalam perekonomian yang bertujuan untuk menghindari penguasaan secara penuh dari

golongan masyarakat terhadap sumber daya ekonomi. Contoh, salah satu negara yang menerapkan sistem ekonomi campuran adalah Malaysia

Fungsi Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi mempunyai beberapa kegunaan bagi perekonomian suatu negara, di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Sebagai penyedia dorongan untuk berproduksi. Dengan adanya sistem ekonomi yang baik, seseorang menjadi lebih semangat untuk

(3)

2. Sebagai koordinasi kegiatan individu dalam suatu perekonomian. Sistem ekonomi juga mengatur kegiatan seseorang dalam

perekonomiannya. Contoh, membuat individu dengan individu yang lainnya menjadi lebih lancar dalam mengatasi perekonomian.

3. Sebagai pengatur dalam pembagian hasil produksi di seluruh anggota masyarakat agar dapat terlaksana seperti yang diharapkan. Dengan adanya sistem ekonomi yang baik, seseorang bisa mengerti cara untuk membagi hasil produksi kepada anggotanya. Contoh, seseorang menjadi tahu cara yang baik untuk membagikan hasil usahanya kepada para anggota yang terlibat.

4. Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa berjalan dengan baik. Sistem ekonomi juga membuat proses tertentu agar pengiriman barang dan jasa berjalan sesuai yang diinginkan. Contoh, pengiriman suatu barang atau jasa dengan menggunakan kantor pos.

Pengertian Bisnis

1. Pengertian Bisnis menurut Huat, T Chwee dkk (1990) : Suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat kita (business is then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society). Definisi tersebut,

diharapkan adanya suatu hubungan yang saling mengisi antara bisnis dan pilihan kebutuhan dalam masyarakat kita. Setiap tindakan yang diambil dalam bisnis, akan berakibat dalam sistem sosial yang lebih besar karena sistem bisnis berhubungan dengan sistem politik, ekonomi dan sistem hukum.

2. Pengertian Bisnis menurut Griffin dan Ebert (1996) : Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Definisi ini menitik beratkan pada

kemampuan menghasilkan (produce) dan pencapaian tingkat keuntungan atau laba.

3. Pengertian Bisnis menurut Amirullah dan Imam Hardjanto (2005) : Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create of value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of goods and service) untuk

memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

(4)

5. Pengertian Bisnis menurut Louis E. Boone (2007:5), bisnis (bussines) terdiri dari seluruh aktivitas dan usaha untuk mencari keuntungan dengan menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan bagi sistem

perekonomian, beberapa bisnis memproduksi barang berwujud sedangkan yang lain memberikan jasa.

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan, bisnis merupakan suatu kegiatan atau organisasi yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk menciptakan barang dan jasa untuk mencapai keuntungan atau laba.

Macam-macam Bisnis

Jika ditinjau dari motifnya, bisnis dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu : 1. Bisnis yang berorientasi keuntungan (profit oriented atau profit motive). Contoh : perusahaan perorangan.

2. Bisnis yang tidak berorientasi keuntungan atau nirlaba (non profit oriented atau non profit motive). Contoh : yayasan.

Jika ditinjau dari jenis kegiatannya, bisnis dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

1. Bisnis Ekstraktif

Bisnis ekstraktif adalah bisnis yang bergerak dalam jenis kegiatan

pertambangan atau menggali bahan-bahan tambang yang terkandung di dalam perut bumi. Contoh : pabrik semen

2. Bisnis Agraris

Bisnis Agraris adalah bisnis yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan. Contoh : pasar sayur-sayuran 3. Bisnis Industri

Bisnis industri adalah bisnis yang bergerak di bidang industri manufaktur. Contoh : industri tekstil.

4. Bisnis Jasa

(5)

Fungsi Bisnis

1. Untuk mengubah bentuk bisnis (form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi.

2. Untuk memindahkan bentuk (place utility), atau fungsi dari distribusi. 3. Bisnis bisa mengubah pemilikan (possessive utility), yakni fungsi penjualan.

4. Bisnis mempunyai fungsi untuk menunda waktu kegunaan (time utility), atau fungsi pemasaran.

Hubungan Sistem Ekonomi Dengan Bisnis

Sistem ekonomi dengan bisnis cukup erat kaitannya. Suatu bisnis atau usaha sangat membutuhkan sistem ekonomi. Jika suatu negara tidak menerapkan sistem ekonomi yang baik, kemungkinan bisnisnya pun tidak akan berjalan dengan baik.

Kesimpulan

(6)

Daftar Pustaka

Salam, Abdul. "INTERRELASI ANTARA ETIKA DAN SISTEM EKONOMI (Studi Pemikiran Ekonomi Ibnu Khaldun)." JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) 1.2 (2016): 31-44.

https://www.academia.edu/35340844/PENGARUH_SISTEM_EKONOMI_T ERHADAP_SEKTOR_BISNIS

http://www.artikelsiana.com/2015/06/sistem-ekonomi-pengertian-fungsi-macam-jenis-ciri.html?m=1

http://ilmuakuntansi.co.id/pengertian-bisnis-jenis-bisnis-elemen-bisnis

http://www.learniseasy.com/pengertian-bisnis-tujuan-dan-jenis-jenis-bisnis.html

Referensi

Dokumen terkait

Dalam ilmu ekonomi , bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.. Secara historis kata

 Ruang lingkup teori dan disain organisasi  Pengertian organisasi  Perspektif teori organisasi  Mendiskusikan topik yang akan dipresentasikan  Membuat presentasi

Pengertian studi kelayakan bisnis menurut Wikipedia adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek, baik dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, pasar

SIM adalah sistem manusia / mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi.. Definisi SIM menurut

Sebuah metode prosedur atau proses yang digunakan sebagai pengiriman mekanisme untuk menyediakan barang-barang tertentu atau jasa kepada pelanggana. Sistem bisnis adalah

Pengertian sistem menurut Mulyadi (2001:3), sistem merupakan suatu organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan

Menurut Permenaker 05/MEN/1996, definisi dari SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung

Pengertian Bisnis dan Perusahaan Perusahaan adalah suatu organisasi yang memproses perubahan keahlian dan sumber daya yg ada menjadi barang/jasa utk memenuhi kebutuhan masyarakat dan