• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Tanaman Legum Styloshanthes guianensis dan Pueraria javanica Pada Berbagai Taraf Perlakuan Cekaman Kekeringan Chapter III V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertumbuhan Tanaman Legum Styloshanthes guianensis dan Pueraria javanica Pada Berbagai Taraf Perlakuan Cekaman Kekeringan Chapter III V"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Rataan tinggi tanaman (cm/minggu) legum Stylosanthes guianensis dan Pueraria javanica selama penelitian
Tabel 2. Rataan Produksi Segar (g/tanaman) legum Stylosanthes guianensis dan Pueraria javanica selama penelitian
Tabel 3. Rataan produksi bahan kering tanaman (g/polybag) legum Stylosanthes guianensis dan Pueraria javanica pada taraf cekaman kekeringan yang berbeda (%) selama penelitian
Tabel 4. Rataan Biomassa Akar (g/tanaman) legum Stylosanthes guianensis dan Pueraria javanica pada taraf cekaman kekeringan yang berbeda (%) selama penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berbeda nyata terhadap parameter total luas daun, umur berbunga, bobot basah akar, bobot kering akar dan jumlah polong

Perlakuan A2, A3, dan A4 tidak berbeda nyata akan tetapi berbeda nyata (P < 0,05) dengan perlakuan A5. Pada kondisi kekurangan air terjadi penurunan aktivitas fotosintesis

terhadap cekaman kekeringan, pada parameter berat kering tanaman menunjukkan pengaruh berbeda nyata pada seluruh varietas dengan tingkat pemberian air yang

Dari hasil sidik ragam jumlah lalat buah jantan pada setiap perlakuan menunjukkan bahwa perlakuan A3 (kakao) tidak berbeda nyata dengan A2 (tempe) dan A1 (tahu) tetapi

Berdasarkan data pengamatan (Lampiran 23) dan hasil sidik ragam (Lampiran 24) diketahui bahwa perlakuan sumber K berpengaruh nyata terhadap peubah amatan bobot kering

Hasil analisis sidik ragam menunjukkan perlakuan konsentrasi Kalium memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman 2 minggu setelah tanam, bobot kering 6 minggu

Hasil analisis ragam pada Lampiran 8 menunjukkan bahwa interaksi antara metode perlakuan awal dan suhu pengeringan memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata

Perlakuan nutrisi hidroponik tidak memberikan hasil yang berbeda nyata untuk bobot kering tanaman, bobot kering brangkasan atas, bobot kering brangkasan bawah,