• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kesiapan Pemerintah Kota Binjai Terhadap Binjai Smart City

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kesiapan Pemerintah Kota Binjai Terhadap Binjai Smart City"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

112 DAFTAR PUSTAKA

BUKU

Subarsono, A.G. 2005. Analisa Kebijakan Publik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Prasetyo, B. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif : Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Bintarto. 1982. InteraksiDesa Kota Dan Permasalahannya. Indonesia: Ghalia.

Tilaar, H.A.R., dan R. Nugroho. 2008. Kebijakan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Natsir, M. 1998. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia

Nam, Taewoo; & Pardo, Theresa A. (2011). “Conceptualizing Smart City with

Dimensions of Technology, People, and Institutions”, The Proceedings of the 12th Annual International Conference on Digital Government Research.

Nugroho, R. Public Policy. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Faisal, S. 1995. Format Penelitian Sosial Dasar-Dasar Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Suwitri, S. 2008. Konsep Dasar Kebijakan Publik. Semarang: Universitas

Diponegoro.

William N Dunn, Pengantar Analisis Kebijakan Publik Edisi Kedua, Yogyakarta,

Gadjah Mada University Press.

DOKUMEN

Badan Pusat Statistik Kota Binjai. Tentang Statistik Kesejahteraan Masyarakat

Kota Binjai Tahun 2015.

Dokumen Pemerintah Kota Binjai tentang Hasil Proyeksi Penduduk Kota Binjai

Peraturan menteri dalam negeri nomor 2 Tahun 1987, Pasal 1 Tahun 2015.

(2)

113 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Binjai Tahun 2016-2021.

Tentang Gambaran Umum Kondisi Daerah.

JURNAL

Allwinkle, Sam & Cruickshank, Peter (2011). Creating Smart-er Cities: An

Overview. Journal of Urban Technology, Vol. 18, No. 2, April 2011, 1–

16.Routledge.

Coe, A., Paquet, G., & Roy, J. E-governance and smart communities: A social

learning challenge. (Social Science Computer Review, 19(1), 2001).

Dameri R.P, “Defining an evaluation framework for digital cities

implementation”, (IEEE International Conference on Information Society (i-Society), 2012).

Prof.Dr.Suhono Harso Supangkat, Pengenalan dan Pengembangan smart city, Bandung, e-indonesia initiatives.

WEBSITE

Binjaikota.go.id

Surabaya.go.id

WAWANCARA

Wawancara dengan IbuIedya Fadillah, S.Pd (Kepala Seksi Pengelolaan dan Komunikasi Binjai Smart City). Pada tanggal 20 Maret 2017, bertempat di Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Binjai.

(3)

114 Wawancara dengan Bapak Armansyah (Kepala Bidang Perekonomian dan

Budaya). Pada tanggal 16 februari 2017, bertempat di Badan Pembangunan Daerah Kota Binjai.

Wawancara dengan Bapak Saomanda Tanzilio, SH (Staf Dinas Komunikasi Kota Binjai dan Team Binjai Smart City). Pada tanggal 20 Maret 2017,bertempat di Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Binjai.

Wawancara dengan Bapak Suhandoko (Kepala Lingkungan Kelurahan Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai). Pada tanggal 25 Maret 2017, bertempat di rumah Beliau.

Referensi

Dokumen terkait

PPK pada Dinas Pendidikan Kota Binjai 2.. PA pada Dinas Pendidikan

Berdasarkan hasil olah data, penulis dapat memaparkan dan menganalisis data yang diperoleh mengenai pengaruh strategi komunikasi “Bandung Smart City” terhadap city

Saat ini telah banyak kota-kota di dunia yang menerapkan konsep smart city, tetapi penerapan smart city di kota – kota Indonesia masih terbilang sedikit karena konsep

Informan Sasaran dari adanya program elektronik pajak bumi bangunan (E-PBB) ini untuk mendukung Binjai Smart City, dimana mempermudah pelayanan secara online

Penerapan Smart city pada indonesia menggunakan Smart City sebagai upaya dalam pembenahan kota , dan belum di dukung dengan adanya fasilitas kota berbasis

Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan smart city Kota Tangerang dalam mewujudkan kualitas pelayanan publik mencakup; (1) komunikasi mempengaruhi

ix ANALISIS PELAKSANAAN KEBIJAKAN SMART CITY PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DI KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2019-2022 Oleh: Ega Pujianti 160563201016 ABSTRAK Gerakan

Penelitian ini menjelaskan implementasi smart city di Kota Bandung, khususnya dimensi smart governance, dengan menggunakan metode kualitatif dan wawancara mendalam untuk mengukur keberhasilan implementasi berdasarkan indikator dari konsep Smart City Boyd