• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Perbandingan Metode Perencanaan Perkerasan Kaku untuk Lapangan Terbang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Perbandingan Metode Perencanaan Perkerasan Kaku untuk Lapangan Terbang"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

vii

ABSTRAK

Terdapat beberapa metode perkerasan kaku untuk perencanaan perkerasan

lapangan terbang. Beberapa diantaranya adalah : PCA (Portland Cement Association)

dan FAA (Federal Aviation Administration). Kedua metode tersebut memiliki

perbedaan dalam memperhitungkan perkeraaasan. Metode PCA memperhitungakan

kerusakan terbesar akibat jalur lintasan roda dari masing-masing pesawat. Metode FAA

dengan kurva mengkonversikan beban dari masing-masing pesawat terhadap pesawat

udara desain dan dengan program metode FAA memperhitungkan kerusakan akibat

lalulintas keberangkatan langsung dari masing-masing pesawat.

Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji perencanaan perkerasan kaku serta

mengaplikasikan kedalam perhitungan tebal perkerasan kaku yang didasarkan pada

kedua metode, FAA dan PCA. Untuk itu digunakan contoh data pergerakan pesawat

udara dan data struktur perkerasan untuk apron kargo di Bandar Udara Kualanamu

International Airport, Sumatera Utara. Perhitungan yang dilakukan tidak untuk

mendesain ulang atau mengevaluasi

Proses desain untuk metode PCA dilakukan dengan program AIRPAVE 11 dan

untuk metode FAA dilakukan dengan program FAARFIELD dengan kombinasi nilai k

yaitu, 140, 200, 250, dan 300. Dan perencanaan perkerasan kaku dengan metode PCA

menghasilkan tebal perkerasan beton rata-rata 3 inci lebih besar dibandingkan dengan

menggunakan metode FAA.

kata kunci :

Metode Perencanaan Perkerasan Kaku, Metode FAA, Metode PCA, Program AIRPAVE 11, Program FARRFIELD

Referensi

Dokumen terkait

1) Bagi Penulis untuk mengetahui perbandingan biaya dan metode pelaksanaan satuan paket pekerjaan konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) menggunakan

Menghitung tebal perkerasan total Dalam penentuan tebal perkerasan metode FAA, dilakukan menggunakan grafik sesuai dengan tipe roda pendaratan pesawat rencana yaitu dual

Secara umum, jalur desain kritis dan pesawat udara desain kritis umumnya serupa, dimana jalur desain kritis adalah jalur lintasan sumbu roda yang mengalami tingkat kerusakan terbesar

Maka Pemerintah Kota Jambi melakukan kajian ulang dengan mencoba merencanakan pembangunan jalan tersebut dengan menggunakan Metode Pekerasan Kaku (Rigid Pavement

KESIMPULAN Perbandingan penentuan tebal perkerasan antara metode analisa komponen dan manual desain perkerasan jalan 2017 adalah pada metode analisa komponen dapat dihitung angka

vii PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN KAKU RIGID PAVEMENT MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN REVISI SEPTEMBER 2017 Studi Kasus : Jalan Pangkalan Nyirih - Kadur,

Adapun tujuan dari perbandingan perencanaan ini untuk mengetahui kerusakan jalan tersebut dengan menggunakan metode MDPJ 2017, kemudian untuk mengetahui perbandingan antara tebal

Analisis perencanaan perkerasan landasan pacu Bandar Udara Silampari Lubuklinggau menggunakan metode FAA dan ICAO-LCN untuk umur 20