• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Mulsa Organik Dan Jumlah Biji Per Polong Pada Berbagai Jumlah Aplikasi Kalium Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh Mulsa Organik Dan Jumlah Biji Per Polong Pada Berbagai Jumlah Aplikasi Kalium Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.)"

Copied!
159
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan perlakuan Varietas unggul Gajah ditanam pada tanah Ultisol memberikan hasil jumlah cabang primernya lebih banyak umur 6 mst dan luas daunnya lebih

Semakin tinggi konsentrasi paclobutrazol yang diaplikasikan menghasilkan tanaman semakin pendek, jumlah ginofor semakin sedikit, bobot polong per sampel semakin sedikit,

Pemberian pupuk phospat dan pupuk kandang ayam memberikan interaksi pada pertumbuhan bunga, ginofor, dan jumlah polong pada setiap umur pengamatan, tetapi tidak berinteraksi

Hasil uji F pada analisis ragam (Lampiran bernomor genap 2 Sampai 22) menunjukkan bahwa jumlah benih per lubang tanam berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang pada

Interaksi berbagai jenis mulsa dan pupuk organik cair batang pisang menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 minggu setelah tanam, dan

Interaksi berbagai jenis mulsa dan pupuk organik cair batang pisang menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 minggu setelah tanam, dan

Interaksi pupuk kandang ayam dengan beberapa varietas berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah ginofor per sampel, jumlah bintil akar,

Berdasarkan Tabel 5 menunjukkan bahwa perlakuan mulsa organik batang pisang merupakan perlakuan yang terbaik dalam meningkatkan berat kering 100 biji tanaman kacang tanah dibandingkan