• Tidak ada hasil yang ditemukan

Back To Nurture (Sekelumit analisis Hukum Adat)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Back To Nurture (Sekelumit analisis Hukum Adat)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Back To Nurture

Oleh : N.A.Putri

“Masyarakat adat adalah masyarakat yang masih memiliki nurture” (Soedjono Soekanto). Kalimat tersebut adalah pemikiran dari seorang ahli hukum adat tentang masyarakat adat, di desa tempat praktik KKN-ku ini aku tidak menemukan masyarakat adat mungkin. Masyarakat adat menurut F.D Hollman memiliki beberapa ciri yaitu, komunal-konkret dan magis-religius. Secara ciri khas, masyarakat tersebut tidak ditemukan, namun aku melihat terdapat nurture di desa ini, Caringin. Nurture secara bahasa berarti pemberdayaan, perlindungan, dan juga dapat diartikan pemeliharaan. Hal tersebut kutemukan disini, di Caringin, nurture seperti apa? Pemeliharaan yang dimaksud adalah pemeliharaan dari segi adat budaya dan dari segi agama.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Untuk menangani permasalahan terkait rumah tidak layak huni yang dimiliki oleh kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pemerintah kota Bandung menjalankan

6WDQGDU 8PXP 3HUWDPD EHUEXQ\L ³$XGLW harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang FXNXS VHEDJDL DXGLWRU´ 6WDQGDU 8PXP

Buatlah peta konsep meliputi kompetensi dasar apresiasi seni dan ekspresi diri dengan mengambil satuan kurun waktu satu semester dalam kurikulum SMP atau SMA yang

These numerical models are successively improved by data from real experiments (Raguse et al., 2004). For this verification process it is required to provide data fusion

PENGARUH BIAYA PRODUKSI, HUTANG JANGKA PENDEK DAN HUTANG JANGKA PANJANG TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK

However, unlike Blalock and Gertler (2005) who focus on firms in the aggregated manufacturing industry, Jacob examines firms in the disaggregated five-digit

Misalkan, ketika saya berbicara kepada teman saya dalam diskusi itu berjalan komunikasi dua arah, karena orang-orang yang kita anggap sebagai pendengar atau penerima pesan