• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANAN PELABUHAN BELAWAN SEBAGAI PUSAT PERDAGANGAN PADA TAHUN 1915-1942.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERANAN PELABUHAN BELAWAN SEBAGAI PUSAT PERDAGANGAN PADA TAHUN 1915-1942."

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

PERANAN PELABUHAN BELAWAN

SEBAGAI PUSAT PERDAGANGAN PADA

TAHUN 1915-1942

Skripsi

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada

Jurusan Pendidikan Sejarah

OLEH :

NUR FADILLAH

NIM : 3122121007

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH

FAKULTAS ILMU SOSIAL

(2)
(3)
(4)
(5)

i ABSTRAK

NUR FADILLAH, NIM: 3122121007. PERANAN PELABUHAN

BELAWAN SEBAGAI PUSAT PERDAGANGAN PADA TAHUN 1915-1942. SKRIPSI S-1 JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH. FAKULTAS ILMU SOSIAL. UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2016.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan dari Pelabuhan Belawan yang ada di Belawan sebagai pusat perdagangan pada tahun 1915-1942. Sebelumnya kita harus mengetahui bagaimana sejarah Pelabuhan Belawan tersebut. Kemudian kita akan mengetahui peranan Pelabuhan Belawan sebagai pusat perdagangan pada tahun1915-1942.

Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah dengan menerapkan penelitian lapangan (field Research) dan penelitian Pustaka (Library Research) yang bertujuan untuk mendapatkan sejarah yang diinterpretasikan menjadi historiografi sejarah. Berdasarkan sumber informasi yang relevan dengan penelitian. Data yang diperoleh dikelompokkan melalui verifikasi dan kritik sumber, interpretasi dan historiografi (menyusun hasil-hasil penelitian berdasarkan fakta) Menjadi naskah laporan penelitian.

(6)

ii

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah peneliti ucapkan atas kehadirat Allah SWT dimana,

atas rahmat dan karunianya, peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul

: “Peranan Pelabuhan Belawan Sebagai Pusat Perdagangan Pada Tahun

1915-1942”. Shalawat dan salam saya ucapkan kepada Rasullullah Muhammad SAW,

yang mana syafaatnya diharapkan di yaumul mahsyar kelak.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam

memperoleh gelar Sarjana Pendidikan. Peneliti menyadari bahwa skripsi ini jauh

dari sempurna, baik isi, tekhnik penelitian, maupun nilai ilmiahnya, mengingat

keterbatasan pengetahuan, dan pengalaman. Oleh sebab itu, dengan segala

kerendahan hati, peneliti mengharapkan saran dan kritikan. Maka dalam

kesempatan ini peneliti menyampaikan rasa terima kasih serta pengharapan yang

sebesar-besarnya kepada :

 Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

 Ibu Dra. Nurmala Berutu, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial.

 Bapak Drs. Yushar Tanjung, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan

Sejarah.

 Bapak Syahrul Nizar S, S.Hum, M.A selaku sekretaris Jurusan Pendidikan

Sejarah Universitas Negeri Medan sekaligus Dosen penguji bebas yang

banyak memberikan masukan yang sangat bermanfaat bagi penulis dalam

(7)

iii

 Ibu Drs. Hafnita Sari Dewi Lubis,M.Si selaku Dosen Pembimbing

Skripsi,peneliti mengucaokan terima kasih atas masukan dan kemudahan

yang telah ibu berikan kepada peniliti mulai dari penyusunan proposal

hingga menyelesaikan skripsi.

 Bapak Drs.Ponirin, M.Si selaku Dosen Pembimbing Akademik dan

penguji yang telah banyak memberi nasehat-nasehat bagi peneliti selama

masa perkuliahan.

 Bapak Bapak Dr. Phil Ichwan Azhari, M.S selaku Dosen penguji atau

pembanding bebas yang banyak memberi inspirasi bagi peneliti.

 Dosen-dosen peneliti lain yang ada di Jurusan Pendidikan Sejarah, Pak

Pristi Suhendro, Pak Hidayat, Ibu Samsidar Tanjung, dan Bu Apriani dan

seluruh dosen lainnya yang telah memberikan ilmu dan pengalaman

kepada peneliti selama mengikuti perkuliahan di Universiteas Negeri

Medan.

 Terkhusus dan teristimewa kedua orang tua yaitu Papa Aswar dan Ibunda

tercinta Alm. Winarni yang telah melahirkan, mendidik dan membesarkan

peneliti dengan kasih sayang yang tidak bisa diucapkan dengan kata-kata

dan teristimewa juga kepada Ibu Karni. Karena doa dan restu serta

dukungan yang penuh untuk setiap langkah dalam penyelesaian

perkuliahan dan skripsi ini. Skripsi ini sengaja adinda persembahkan

sebagai bukti bahwa adinda telah menyelesaikan amanat yang kalian

(8)

iv

 Kakak peneliti Kiki Puspita yang selalu mendukung atas perkuliahan yang

peneliti jalani. Dan abang peneliti Nanang Sandi yang ada di Kisaran,

yang sudah berkorban demi mewujudkan cita-cita peneliti. Semoga Allah

selalu menambah rezeki atas kebaikan yang diberikan.

 Yang selalu mendukung dan memotivasi penulis saat penulis melakukan

penelitian baik susah maupun senang, yang selalu memberi semangat dan

bantuan kepada penulis. Terimakasih untuk wawak tercinta dan keluarga.

 Sahabat peneliti yang tercinta, Peristiwani, Rafika Arthauli Pakpahan,

Kartina Simanjuntak, Edi Putra Rasmamana, Bincar Mouridc

Tampubolon. Terima kasih buat pengalaman yang diberikan. Tidak akan

pernah terlupakan kebersamaan kita.

 Teman-teman Reguler B 2012 Pendidikan Sejarah, Yuliana Ulfa,Siti Indah

Lestari, Rahmat Amsari Putra Lubis, Suci Andary, Rani Hartati, Siska

waktu dan kebersamaan kita selama tiga bulan.

 Teman-teman Kos, Indrawati dan Peristiwani, Veni Oktafiani (Anak

Gayung), dan Bang Okto ( teman-teman kos 75). Terima kasih atas

(9)

v

Akhir kata peneliti mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak

yang telah membantu dan jika ada pihak yang terlewatkan mendapatkan ucapan

terimakasih, peneliti meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafan. Semoga skripsi

ini bermanfat bagi pembaca dan menjadi bahan masukan bagi yang membacanya,

khususnya di wilayah Faklutas Ilmu Sosial.

Medan, Agustus 2016

Peneliti

(10)

vi

1.1. Latar Belakang Masalah ... 1

1.2. Identifikasi Masalah ... 3

1.3. Batasan Masalah... 3

1.4. Rumusan Masalah ... 4

1.5. Tujuan Penelitian ... 4

1.6. Manfaat Penelitian... 4

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORITIS ... 6

2.1. Tinjauan Pustaka ... 6

2.2. Kerangka Teori ... 7

2.2.1. Teori Mahan ... 7

2.3. Kerangka Konseptual ... 8

2.3.1. Konsep Peranan ... 8

2.3.2. Konsep Pelabuhan ... 9

2.3.3. Konsep Perdagangan ... 12

2.4. Kerangka Berfikir ... 14

BAB III METODE PENELITIAN ... 15

3.1. Metode Penelitian ... 15

3.2. Lokasi Penelitian ... 16

3.3. Sumber Data ... 16

1. Data Primer ... 17

(11)

vii

3.4. Teknik Pengumpulan Data ... 18

3.5. Teknik Analisis Data ... 19

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN ... 20

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 20

4.1.1. Keadaan Geografis ... 20

4.1.2. Keadaan Demografi ... 21

4.1.3. Keadaan Sosial ... 26

4.1.4. Hidrografi ... 29

4.2. Sejarah Singkat Pelabuhan Belawan ... 31

4.3.Keadaan Ekonomi dan Sosial Pada Masyarakat di Pelabuhan Belawan ... 36

4.4.Peranan Pelabuhan Belawan di Kec.Medan Belawan sebagai Pusat Perdagangan Pada Tahun 1915-1942 ... 49

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 63

5.1. Kesimpulan ... 63

5.2. Saran ... 65

(12)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 ... 22

Tabel 4.2 ... 23

Tabel 4.3 ... 24

Tabel 4.4 ... 25

(13)

ix

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran I : Pedoman Wawancara ... ix

Lampiran II : Nama-Nama Responden ... x

Lampiran III : Dokumentasi Penelitian

(14)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Penelitian

Labuhan Deli merupakan cikal bakal lahirnya Pelabuhan Belawan.

Labuhan Deli dulunya merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Deli yang

kesohor di kawasan Sumatera Timur. Bandar Labuhan Deli terletak di tepi Sungai

Deli. “Bandar” merupakan sebutan dari masyarakat suku Melayu Deli yang

artinya labuhan atau pelabuhan. Karena masa itu yang berkuasa adalah pemerintah

Kerajaan Deli, maka pelabuhan tersebut dinamai Labuhan Deli atau Bandar Deli.

Bandar Labuhan Deli yang semakin berkembang, membuat para

pendatang kulit putih untuk memanfaatkan dan mengeksplorasi kawasan ini.

Salah satunya adalah John Anderson seorang utusan Gubernur Penang WE Philips,

datang ke Labuhan Deli pada tahun 1823 dalam rangkaian survei politik

ekonominya di pantai timur Sumatera bagi kepentingan Inggris.Selain itu,

kemakmuran kawasan Deli juga mengundang para migrasi dari mancanegara, di

antaranya adalah orang-orang dari daratan China yang telah turut meramaikan

Labuhan Deli dari awal mula berdirinya pelabuhan itu.Pada tahun 1903 para kuli

kontrak Cina tiba di Pelabuhan Belawan (Anthony Reid:199).

Pelabuhan Belawan yang mempunyai peran penting terhadap pertumbuhan

perekonomian di Provinsi Sumatera Utara. Dimana Pelabuhan Belawan berperan

besar dalam menunjang mobilitas barang dan manusia di negeri ini. Sehingga

Pelabuhan Belawan dalam pengembangan Kawasan Barat Indonesia ini menjadi

(15)

2

Sebagai negara kepulauan, peranan pelabuhan sangat penting untuk

kebutuhan transportasi dan perekonomian Indonesia, khusunya Pelabuhan

Belawan yang memadai berperan besar dalam menunjang mobilitas barang dan

manusia di negeri ini.

Pada tahun 1915, pelabuhan Labuhan Deli dipindahkan ke Belawan yang

terletak di tepi Sungai Belawan. Hal ini disebabkan Sungai Deli kian dangkal,

sehingga menghambat kapal masuk alur Sungai Deli menuju Labuhan Deli. Oleh

Belanda, dermaga Belawan lama dipergunakan untuk sandar berbagai jenis kapal,

baik kapal kargo maupun kapal panumpang. Pada tahun 1938, Pelabuhan Belawan

menjadi pelabuhan terbesar di wilayah Hindia-Belanda. Dan Pelabuhan Belawan

menjadi tempat persinggahan kapal-kapal samudra dari maskapai pelayaran.

Akan tetapi, pada rentang tahun 1940-1942 ekspor dari Pelabuhan

Belawan terhenti karena seringnya pesawat-pesawat pembom Jepang menyerang

Belawan dan Polonia Medan, tatkala Jepang memaklumkan perang terhadap

Amerika, Inggris dan Belanda ( Luckman Sinar, 2011:75).

Pada masa Kemerdekaan Indonesia, Pelabuhan Belawan menjadi

pelabuhan internasional karena letaknya sangat strategis di pinggir pantai.

Pelabuhan yang merupakan faktor strategis dan dominan mendukung

pertumbuhan perekonomian, perdagangan jasa, dan industri. Pelabuhan Belawan

memiliki berbagai potensi yang memberikan peluang untuk dimanfaatkan secara

optimal dan pada hakikatnya potensi tersebut didominasi oleh letak geografis dan

(16)

3

Jadi dapat diasumsikan bahwa Pelabuhan Belawan pernah menjadi

pelabuhan penting dalam kegiatan perekonomian pada tahun 1915-1942.

Penelitian tentang “Peranan Pelabuhan Belawan sebagai Pusat Perdagangan pada

Tahun 1915-1942”.

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian-uraian dalam latar belakang di atas, maka dapat di

identifikasikan masalahnya sebagai berikut :

1. Sejarah Pelabuhan Belawan di Kecamatan Medan Belawan

2. Letak Pelabuhan Belawan di Kecamatan Medan Belawan yang sangat

strategis menjadikan pelabuhan sebagai pusat perdagangan pada tahun

1915-1942.

3. Melihat keadaan ekonomi dan sosial pada masyarakat di sekitar Pelabuhan

Belawan

4. Bagaimana peranan Pelabuhan Belawan di Kecamatan Medan Belawan

sebagai pusat perdagangan pada tahun 1915-1942.

1.3.Batasan Masalah

Dikarenakan luasnya masalah yang harus dibahas, maka penulis

membatasi masalah kepada " Peranan Pelabuhan Belawan Sabagai Pusat

(17)

4

1.4. Rumusan Masalah

Berdasarkan pembatasan masalah diatas maka yang menjadi rumusan

masalah ini adalah:

1. Bagaimana sejarah berdirinya Pelabuhan Belawan?

2. Bagaimana keadaan ekonomi dan sosial pada masyarakat di Pelabuhan

Belawan?

3. Bagaimana peranan Pelabuhan Belawan sebagai pusat perdagangan pada

tahun 1915-1942?

1.5. Tujuan Penelitian

Menetapkan tujuan penelitian merupakan hal yang sangat penting, karena

setiap penelitian yang dilakukan harus memiliki tujuan tertentu. Dengan

berpedoman kepada tujuannya, maka akan lebih mempermudah mencapai sasaran

yang diharapkan. Dengan demikian yang menjadi tujuan penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui sejarah berdirinya Pelabuhan Belawan.

2. Untuk mengetahui keadaan ekonomi dan sosial pada masyarakat di sekitar

Pelabuhan Belawan.

3. Untuk mengetahui peranan Pelabuhan Belawan sebagai pusat perdagangan

pada tahun1915-1942.

1.6. Manfaat Penelitian

1. Adapun manfaat yang ingin diperoleh sesudah melaksanakan penelitian ini

adalah :

2. Menambah wawasan penulis tentang “Peranan Pelabuhan Belawan sebagai

(18)

5

3. Untuk menambah pengetahuan atau informasi bagi para pembaca baik dari

kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum tentang “Peranan

Pelabuhan Belawan sebagai pusat perdagangan pada tahun 1915-1942”.

4. Memperkaya informasi bagi masyarakat khususnya di Medan- Belawan

untuk mengetahui “Peranan Pelabuhan Belawan sebagai pusat

perdagangan pada 1915-1942”.

5. Memperkaya informasi bagi akademisi UNIMED, khusunya jurusan

Pendidikan Sejarah untuk dapat kiranya mengetahui dan memahami

mengenai “Peranan Pelabuhan Belawan sebagai pusat perdagangan pada

1915-1942”.

6. Sebagai bahan masukan dan perbandingan bagi peneliti lain yang

bermaksud mengadakan penelitian dalam masalah yang sama.

7. Menambah daftar bacaan kepustakaan ilmiah UNIMED khususnya

(19)

63

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

1.1. Kesimpulan

1. Pelabuhan Belawan tidak dapat dipisahkan dengan Bandar Labuhan Deli.

Karena Labuhan Deli merupakan cikal bakal lahirnya Pelabuhan Belawan.

Labuhan Deli dulunya merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Deli yang

kesohor di kawasan Sumatera Timur. Bandar Labuhan Deli terletak di tepi

Sungai Deli dan disebelah utara mengalir Sungai Belawan. Pelabuhan

Belawan dibangun pada tahun 1890, dan pelabuhan itu dibangun dengan

tujuan untuk memindahkan tembakau dari perkebunan tembakau deli

dengan transportasi kereta api ke kapal laut, kemudian sekitar tahun 1907,

Pelabuhan Belawan diperluas khususnya untuk para pedagang pribumi

dan Cina, sedangkan pelabuhan yang lama atau Labuhan Deli digunakan

untuk pelayaran asing. Kemudian pada awal abad ke 20 kargo diperluas

karena pada saat itu perkebunan di Sumatera Utara mulai mengekspor

kelapa sawit dan karet. Maka pada tahun 1938, Pelabuhan Belawan sudah

menjadi pelabuhan terbesar di Hindia Belanda dihitung dari nilai kargo

barang.

2. Dalam pengembangan bidang ekonomi, pelabuhan memiliki beberapa

fungsi yang dapat meningkatkan ekonomi. Pelabuhan bukan hanya

digunakan sebagai tempat merapat bagi sebuah kapal melainkan juga dapat

berfungsi untuk tempat penyimpanan stok barang, seperti sebagai tempat

(20)

64

biasanya selain sebagai prasarana transportasi manusia, pelabuhan juga

kerap menjadi prasarana transportasi untuk barang ekspor impor.

3. Pentingnya peranan Labuhan Deli sebagai satu-satunya pelabuhan besar

dan sangat banyak dikunjungi bangsa - bangsa di dunia. Tidak banyak

peninggalan sejarah yang berkaitan dengan pelabuhan di Labuhan Deli.

Masih terdapat sebuah bangunan lama di tepi Sungai Deli yang dulu

merupakan tempat berlabuh kapal yang disebut dengan Boom. Disamping

itu, ada beberapa rumah toko yang pernah ditempati para pedagang asing.

Angka yang tertera didinding sebelah atas rumah menunjukkan waktu

sekitar tahun 1876.

4. Pelabuhan Belawan memiliki kontribusi sangat penting sebagai pusat

perdagangan, dimana pelabuhan juga merupakan tempat ekspor dan impor

suatu barang mulai mengekspor kelapa sawit dan karet dan lainnya yang

didatangkan dari daerah - daerah dari luar Belawan ataupun dari Belawan

Sendiri. Pelabuhan Belawan memiliki peran yang sangat penting sebagai

pusat perdagangan. Dimana pelabuhan juga merupakan tempat ekspor dan

impor suatu barang sehingga menjadikan kota Belawan sebagai pusat

perdagangan Pantai Timur. Pelabuhan Belawan juga memiliki peranan

yang sangat penting sebagai jalur dan pusat perdagangan atar pulau dan

negara. Adapun barang yang sering menjadi barang impor yaitu barang

yang didatangkan dari luar negeri seperti sayur-mayur , garam,gula,

(21)

65

5. Pelayaran yang dilakukan di Pelabuhan Belawan dilakukan berbagai

perusahaan pelayaran yang secara periodik selalu mengunjungi Pelabuhan

Belawan. Pelayaran-pelayaran ini umumnya adalah pelayaran ekspor

untuk mengangkut hasil-hasil perkebunan yang dikirm ke berbagai

negara-negara yang ada di benua Amerika dan Eropa.

1.2. Saran

1. Saran saya sebagai penulis mengenai pelabuhan Belawan agar sarana dan

prasarana di Pelabuhan Belawan dapat dikembangkan lagi.

2. Pembangunan sarana dan prasarana sangat penting bagi perkembangan

pelabuhan itu sendiri. Program pemerintah saat ini yakni Indonesia sebagai

poros maritim dan memiliki banyak program-program kerja salah satunya

adalah membangun dan mengembangkan pelabuhan. Saya rasa program

ini sangat cocok untuk mengembangkan Pelabuhan Belawan menjadi

pelabuhan yang lebih besar, lebih maju dan lebih modern.

3. Saran untuk kepentingan pengembangan ilmiah, disarankan agar kiranya

pemerintah bekerja sama dengan instansi-instansi lain dan juga masyarakat

untuk untuk menghimpun data-data baik berupa tulisan maupun lainya

tentang keberadaan dan aktivitas Pelabuhan Belawan. Demikian halnya

dengan bangunan-bangunan peninggalan kolonial Belanada agar ditata

rapi, dirawat dan dipelihara.

4. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan hasil penelitian ini menjadi sebuah

tambahan bahan untuk melakukan penelitian selanjutnya yang lebih baik

(22)

66

DAFTAR PUSTAKA

Asnan, Gusti.2007. Dunia Maritim Pantai Barat Sumatera. Yogyakarta: Ombak.

Badan Pusat Statistik Kota Medan. 2015. Statistik Kecamatan Medan Belawan

2015. Medan:BPS Medan.

Daliman, A. 2012. Metode Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Fakulas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. 2013. Buku Pedoman Penulisan

Skripsi dan Proposal Penelitian Mahasiswa Program Studi Pendidikan

Sejarah. FIS Unimed

Hamid, Abd Rahman. 2013. Sejarah Maritim. Yogyakarta: Ombak .

Kuntowijoyo. 2003. Metodologi Sejarah. Yokyakarta: PT Tiara Wacana.

Kramadibrata, Soedjono. 1985. Perencanaan Pelabuhan. Jakarta: Ganeca Exact

Bandung.

Notosusanto, Nugroho. 1985. Mengerti Sejarah. Jakarta: UI Press.

PT.Pelabuhan Indonesia I Cabang Belawan. 2012. Pelayanan dan Informasi

Pelabuhan Belawan. Medan.

Reid, Anthony. 2011. Menuju Sejarah Sumatera Antara Indonesia dan Dunia.

Jakarta: Obor.

Reid, Anthony. 2011. Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga 1450-1680. Jakarta:

Obor.

Sihombing, Selfi.2014. Thesis: Eksistensi Tenaga Kerja Bongkar Muat Barang

(TKBM) Di Pelabuhan Belawan (Studi Kasus Buruh Etnis Batak Yang

Bertahan Hidup). Pascasarjana. Medan

Sinar, Luckman. 2011. Sejarah Medan Tempo Doeloe. Medan: Sinar Budaya

Group.

Sjamsuddin, Helius. 2012. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Soekanto, Soerjono. 1988. Memperkenalkan Sosiologi. Jakarta: Rajawali.

Soekanto, Soerjono. 2001. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo

Persada.

Gambar

Tabel 4.1 ........................................................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pengolahan data tahun 2004 – 2015 Jumlah Wisatawan Mancanegara yang berkunjung ke Sumatera Utara melalui Pelabuhan Laut Belawan pada setiap Tahunnya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sektor perdagangan terhadap perekonomian wilayah di Kabupaten. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis

PERAMALAN JUMLAH WISATAWAN MANCANEGARA YANG BERKUNJUNG KE SUMATERA UTARA MELALUI.. PELABUHAN LAUT BELAWAN PADA

Wisatawan Mancanegara yang Berkunjung ke Sumatera Utara melalui Pelabuhan Laut Belawan Pada Tahun 2016-2021. 1.2

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) I Cabang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) I Cabang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perputaran modal kerja dalam meningkatkan profitabilitas pada PT Pelabuhan Indonesia 1 ( Persero)

pada perusahaan PT persero Pelabuhan Indonesia I Cabang Belawan dapat dirumuskan sebagai berikut : " Sistem Motivasi yang dijalankan oleh perusahaan, dinilai masih kurang efektif,