• Tidak ada hasil yang ditemukan

AZAS-AZAS SUMBER DAYA ALAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "AZAS-AZAS SUMBER DAYA ALAM"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

A

A

ZAS-AZAS SUMBER

ZAS-AZAS SUMBER

DAYA ALAM

DAYA ALAM

(2)

Nama Anggota:

Imam Santoso

K4313036

Jumiati

K4313040

Manisya Lis Pratitis

K4313044

Putri Iknesia Widya P

K4313056

Rika Astuti Kusuma W

K4313060

Windi Mega Widianingsih K4313072

Zayyana Fatati Azizah

(3)
(4)

Sumber Daya Alam

Semua kekayaan bumi, baik

biotik maupun abiotik yang dapat

dimanfaatkan

untuk

memenuhi

kebutuhan

manusia

dan

(5)
(6)
(7)

ASAS

1

Semua energi yang memasuki sebuah

organisme hidup, populasi atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan.

Energi dapat diubah dari satu bentuk ke

bentuk yang lain tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan atau diciptakan.

(8)

Pengertian:

(9)

ASAS

2

Tak ada sistem pengubahan energi yang betul-betul efisien.

Pengertian:

Asas ini sama dengan hukum Thermodinamika

(10)

ASAS 3

Materi, energi, ruang, waktu, dan keanekaragaman, termasuk kategori sumber daya alam.

Pengertian:

Pengubahan energi oleh sistem biologi harus

(11)

ASAS 4

(12)

Pengertian:

(13)

ASAS 5

(14)

ASAS 6

(15)

Pengertian:

Asas ini adalah pernyataan teori Darwin dan

Wallace.

Pada jasad hidup terdapat perbedaan sifat

keturunan

Dalam hal tingkat adaptasi terhadap faktor

(16)

ASAS 7

(17)

Lingkungan yang mantap secara fisik

merupakan lingkungan dengan:

banyak species

Mulai yang populasi melimpah sampai yang jarang

Semua species secara evolusi dapat melakukan penyesuaian kepada tingkat optimum keadaan lingkungan

Lingkungan tidak mantap dihuni relatif

(18)

ASAS 8

(19)

Pengertian:

Kelompok taksonomi tertentu dari suatu

(20)

ASAS 9

(21)

Pengertian:

Asas ini mengandung arti, bahwa

(22)

ASAS 10

(23)

Pengertian:

Sistem biologi menjalani evolusi yang

(24)

ASAS 11

(25)

Pengertian:

Ekosistem, populasi atau tingkat makanan yang

sudah dewasa memindahkan energi, biomasa, dan keanekaragaman dari tingkat organisasi yang belum dewasa.

Dengan kata lain, energi, materi, dan

keanekaragaman mengalir menuju ke arah organisasi yang lebih kompleks. (Dari subsistem yang rendah keanekaragamannya ke subsistem yang tinggi keanekaragamannya).

Anak muda pidah ke kota besar yang mimiliki

(26)

ASAS 12

(27)

Pengertian:

Populasi dalam lingkungan dengan

kemantapan ekosistem dan kestabilan habitat yang cukup lama, tak perlu berevolusi untuk meningkatkan kemampuannya beradaptasi dengan keadaan yang tidak stabil (sifat responsifnya tidak diperlukan).

(28)

ASAS 13

(29)

Pengertian:

Sistem biologi menjalani evolusi yang

(30)

ASAS 14

(31)

Kesimpulan

Azas menurut Soeriatmadja (1981) adalah penyamarataan

kesimpulan secara umum, yang kemudian digunakan sebagai landasan untuk menguraikan (fenomena) dan situasi yang lebih spesifik.

Azas-azas Sumber Daya Alam mencakup :

1. Azas–azas mengenai sumber daya alam yang meliputi azas 1 sampai azas 5

2. Azas-azas mengenai keanekaragaman yang meliputi azas 6 sampai azas 8

(32)

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH

^_

^_

^

(33)
(34)

PERTANYAAN

Kel 9: Apakah energi itu sumber daya?

Kel 7: Apakah azas-azas ini sudah

dipublikasikan? Bagaimana

penerapannya?

Referensi

Dokumen terkait

Kajian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pola sebaran spasial dan keanekaragaman jenis vegetasi serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan ekosistem

Pada lampu tipe tekanan udara, dilakukan modifikasi sistem penyalaan lampu, yang memungkinkan lampu menggunakan bahan bakar Bio Ethanol dan menurunkan

Selain itu, jika dicermati dari perkembangan pembangunan hukum pada satu dekade terakhir ini, setelah pemerintah meratifikasi Konvensi PBB tentang Keanekaragaman

• Contoh : Metana dari proses biologi , bensin (bahan bakar fossil ; oksidan fotokimia (Polutan sekunder yang diperoleh dari proses reaksi kimia dari polutan HC dan

Potensi wisata adalah sumberdaya alam yang beraneka ragam, dari aspek fisik dan hayati, serta kekayaan budaya manusia yang dapat dikembangkan untuk pariwisata. Banyu

alat penangkap ikan. Cara ini hanya menyebabkan kerusakan yang lebih parah terhadap pertumbuhan terumbu karang sehingga mengancam kelangsungan fungsi ekosistem ini untuk

Kajian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pola sebaran spasial dan keanekaragaman jenis vegetasi serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan ekosistem

Namun Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang kemudian telah diubah ke dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, yaitu karena pertama, mengenai