• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengantar Teknologi Informasi (Teori): Basis Data.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengantar Teknologi Informasi (Teori): Basis Data."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS

DIAN NUSWANTORO

http://www.dinus.ac.id

Pengantar Teknologi

Informasi (Teori)

Minggu ke-07

(2)

Manajemen Berkas

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Pemrosesan data sebelum adanya basis data • Perancangan sistemnya masih didasarkan

(3)

Basis Data dan DBMS

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Database

– Pengorganisasian sekumpulan data yg saling terkait, sehingga memudahkan perolehan informasi

– Dimaksudkan mengatasi problem pada sistem yg memakai pendekatan berbasis berkas

• DBMS

– S/W pengelola basis data

(4)

Kelemahan Manajemen Berkas

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Duplikasi data

– Data yg sama terletak pada berbagai berkas

• Pemisahan data

• Tidak konsisten

– Ketika sebuah data pada suatu berkas diubah, data yg terkait dg data yg diubah pada berkas lain tidak mengalami perubahan

• Dependensi data-program

– Perubahan data membuat program harus diubah

• Format tidak kompatibel

(5)

Fitur – fitur umum DBMS

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Independensi data-program

– Program yg ditulis u/ menangani basis data tidak tergantung struktur data dlm basis data

• Keamanan

– Mencegah pengaksesan data oleh user yg tidak berwenang

• Integritas

– Menjaga data agar selalu valid dan konsisten

• Konkurensi

– Dapat diakses banyak user

• Recovery

– Mekanisme mengembalikan basisdata pada keadaan semula yg konsisten apabila terjadi crash

• Produktivitas

(6)

Kekurangan DBMS

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Kompleks

• Resource yg dibutuhkan lumayan besar • DBMS yg handal harganya mahal

(7)

Contoh DBMS

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• PostgreSQL

• MySQL

• Ms. Access

(8)

Komponen Lingkungan DBMS

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Hardware

– Utk menjalankan DBMS beserta aplikasinya

• Software

– Mencakup aplikasi, DBMS itu sendiri, dll

• Data

(9)

Prosedur

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Petunjuk tertulis yg berisi cara merancang dan menggunakan basis data

• Terdiri dari : – Cara login

– Cara mengaktifkan dan menghentikan DBMS

– Cara pakai fasilitas tertentu dlm DBMS

(10)

Orang

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Komponen orang dibagi menjadi – Pemakai akhir

– Pemrogram aplikasi

(11)

Pemakai Akhir

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Pemakai aplikasi

– User yg mengoperasikan program yg dibuat oleh pemrogram aplikasi

– Tidak pernah berhubungan lsg dg DBMS

– Naive user

• Pemakai interaktif

– User yg berinteraksi lsg dg DBMS

– Dapat mengakses data dg memberikan perintah-perintah ke DBMS atau melalui query generator

– Mampu menyediakan laporan sendiri

(12)

Pemrogram Aplikasi

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Orang yg membuat program aplikasi yg melibatkan basis data

(13)

Administrator DB

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Bertanggungjawab terhadap manajemen basis data

• Tugas DBA secara umum – Mendefinisikan basis data

– Mendefinisikan struktur dan metode akses penyimpanan

– Menentukan keamanan basis data

(14)

Arsitektur Basis Data

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Tujuannya agar DBMS dapat diakses secara efisien tanpa mengharuskan pemakai tahu detail penyimpanan dan pemeliharaan data • Level arsitektur DB

– Level Eksternal

• Level yg berhubungan langsung dg pemakai

(15)

Arsitektur Basis Data

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

– Level Konseptual

• Menjabarkan data yg tersimpan dlm basis data dan hubungan antar data

• Biasa dipakai DBA

– Level Internal

• Berhubungan langsung dg basis data

• Menjabarkan cara data disimpan dalam basis data

• Level ini berurusan dg

– Alokasi ruang penyimpanan dan indeks

– Deskripsi rekaman

(16)

Bahasa DBMS

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Data Definition Language

– Digunakan u/ mendefinisikan skema basisdata

• Data Manipulation Language

– Perintah-perintah yg digunakan u/ melakukan hal-hal berikut:

• Mengambil data

• Menambah data

• Mengubah data

(17)

DML

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Kelompok DML – DML Prosedural

• Memungkinkan pemakai menentukan data yg diperlukan dan cara mendapatkannya

– DML Non-Prosedural

• Memungkinkan pemakai menentukan data yg

diperlukan tanpa menyebutkan cara mendapatkannya

• Query language

(18)

Structured Query Language

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Mengambil semua record dari tabel – Select * from <nama_tabel>

• Mengambil semua record dari tabel pada kolom tertentu

– Select <nama_kolom> from <nama_tabel>

• Mengurutkan record berdasarkan kolom tertentu

(19)

Structured Query Language

Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Dian Nuswantoro

• Mengambil semua record dari tabel dg syarat tertentu

(20)

Referensi

Dokumen terkait

Sumber data pada system management data dasar diperoleh dari menggabungkan data grafik dan data statistik dalam Sistem.. Informasi

Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu

Dalam kenyataanya managemen data kaveling mengalami kesulitan karena perubahan data kaveling hanya dirubah ketika ada pemberitahuan langsung dari lapangan yang

Dalam kenyataanya managemen data kaveling mengalami kesulitan karena perubahan data kaveling hanya dirubah ketika ada pemberitahuan langsung dari lapangan yang

Sebuah data ditempatkan pada suatu site dimana data tersebut banyak di akses oleh pengguna, dan hal ini mempunyai dampak yang baik untuk paralel DBMS yaitu memiliki

Pada saat sebuah view mendefinisikan sebuah virtual table yang menggunakan data pada base table, CREATE VIEW tidak perlu menspesifikasikan basis data, storage group,

Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance) tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa

Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama