• Tidak ada hasil yang ditemukan

Radio Paramuda 93,7 FM Bandung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Radio Paramuda 93,7 FM Bandung"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1. SEJARAH PERUSAHAAN RADIO PARAMUDA

1.1.1 Sejarah Singkat Radio Paramuda 93,7 FM Bandung

Pada awalnya, PT. Radio Paramuda tidak hanya bergerak di dibidang jasa radio siaran, tapi juga beberapa usaha lainnya. PT Radio Paramuda yang saat itu berlokasi di jalan Gandapura No.67 Bandung, juga menjalankan usaha salon kecantikan, perdagangan usaha-usaha tersebut. Namun, pada tahun 1977, PT. Radio Paramuda mulai memfokuskan kegiatannya hanya pada bisnis radio siaran saja. Sebagaimana umumnya media massa, kegiatan PT. Radio Paramuda dimaksudkan untuk memberi informasi, pendidikan dan hiburan kepada khalayak umum. Materi informasi yang disampaikan bersifat umum.

(2)

dan televise, tetapi surat kabar dan televise memiliki kekurangan yang dapat dipenuhi oleh radio. Seperti surat kabar yang seringkali tertinggal

pemberitaannya di banding radio dan televise yang belum mampu memberikan informasi olahraga secara utuh dan lengkap dikarenakan biaya yang tinggi dan jam tayang yang telah ditetapkan.

Kelebihan radio antara lain dapat memberikan informasi yang selalu diperbaharui (update), setiap ada informasi yang diterima. Selain hal tersebut, dipilihnya format “Sport and Music Station” didasarkan atas beberapa pemikiran, yaitu sekarang ini olahraga merupakan komoditi yang bisa dijual, hal tersebut terlihat dari respond an amino khalayak terhadap acara olahraga, contohnya siaran langsung sepak bola mancanegara yang selalu diminati. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan olahraga di Indonesia atau kota bandung pada khususnya, semakin marak. Alasan tersebut dilihat sebagai celah bisnis baru yang dapat menghasilkan keuntungan.

(3)

menitikberatkan pada informasi seputar dunia olahraga (sport) dan music, serta dunia hiburan lainnya, seperti film, gaya hidup (life style).

Selain itu, untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap khalayak. Pada tahun 1995 Radio Paramuda melakukan perpindahan, dari jalur 1098 AM ke jalur 93.9 FM, disusul dengan pemindahan lokasi kantor ke daerah Bandung Utara sekitar perbukitan Dago, tepatnya di jalan Bukit Pakar Timur IV Kavling C-25 Bandung. Lokasi kantor baru ini berada pada ketinggian sekitar 1200 meter diatas permukaan laut, maka daerah jangkauan Radio PAramuda tiidak hanya meliputi wilayah kota Bandung, tetapi juga dapat menjangkau Soreang, Padalarang, Cimahi, dan Lembang. Dan pada tahun 2005 Radio Paramuda pindah ke jalur 93.7 FM, hal ini dikarenakan ada penertiban atau penyempitan jalur di FM yang dilakukan oleh Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

1.1.2 Gambaran Umum Radio Paramuda 93,7 FM Bandung

(4)

Radio Paramuda adalah ikut berperan serta dalam program pembangunan pemerintah di bidang informasi, yakni mencerdaskan bangsa melalui siaran radio yang bersifat menghibur, informative (khususnya informasi olahraga) dan mendidik. Radio Paramuda didirikan berdasarkan kenyataan bahwa masyarakat haus akan informasi-informasi (dunia olahraga). Selama ini mereka, khususnya warga Bandung, hanya mendapatkan informasi tersebut dari media cetak dan juga televisi yang notabene tidak bisa menyajikan berita dengan cepat karena terbentur factor deadline dan produksi. Salah satu kelebihan radio adalah tiddak membutuhkan waktu lama dalam menyampaikan berita (karena dapat langsung dibacakan), menjadi kekuatan tersendiri bagi radio Paramuda.

Dengan mengandalkan kecepatan media internet, radio Paramuda bisa menyampaikan berita terbaru dari dunia olahraga sepanjang hari. Hal ini diharapkan bisa memberikan ciri dan nuansa tersendiri bagi radio Paramuda dibandingkan dengan radio-radio lainnya di kota Bandung.

Gambar logo 1.1

Logo perusahaan Radio PARAMUDA

(5)

Paramuda memiliki OB Van yang selalu digunakan ketika akan mengadakan event off air. Dengan OB Van tersebut radio Paramuda bisa melakukan siaran di luar studio. Karena dengan fasilitas yang ada siaran di OB Van pun sama ketika sedang melakukan siaran di studio. OB Van tersebut menjadi sebuah icon atau symbol dari paramuda karena dengan designnya yang bisa membuat orang langsung bisa mengenali radio paramuda dari OB Van nya jangkauan Siaran : Radius 60 KM, Timur :

Sumedang, Barat : Cianjur, Selatan : Majalaya Garut, Utara : Lembang. Format Siaran Hiburan 80%, Informasi 20% Format Siaran Kata Music,

Entertainment Format Musik Mancanegara 40% Indonesia 60% 1.1.3 Profil Radio Paramuda FM

Radio Paramuda 93,7 fm adalah radio swasta yang didirikan dan dimiliki oleh Bapak Herman Suryana . Radio paramuda 93,7 fm adalah “anak” dari radio Rama, yang baru bergabung kembali pada 1 agustus 2012. Radio Paramuda fm 93,7 sudah biasa dianggap sebagai Radionya anak muda Bandung masa kini. Dengan mengangkat tema dengan tagline sebagai number 1 hits music stasion. Berikut adalah data Radio Paramuda FM yang berhasil didapatkan oleh penulis :

Nama Perusahaan : PT. Rama Group

(6)

Daya Jangkau : 60km Cianjur barat, 60km Selatan Garut, 60km Timur sumedang

Direktur Utama : Herman Suryana

General Manager : Andrey Herman Suryana Program Director : Latri

Manager Marketing : Deni indrayana Manajer Teknik : Atjep

Finance & Admin : Arri & staff

1.2Sejarah Divisi Off Air Dan On Air

Bagian redaksi / kreatif pada sebuah radio diibaratkan seperti ujung tombak yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik dan kegiatan penyiaran yang ada di radio tersebut. Acara-acara yang ada pada sebuah radio tidak akan bisa berjalan dengan semestinya tanpa adanya divisi tersebut, sejak berdiri pada tanggal 20 Maret 1971 di Bandung, tim redaksi pun dibentuk. Pada radio PARAMUDA FM, tim redaksi terbagi dalam beberapa bagian.

(7)

Sedangkan kegiatan yang bersifat Off adalah kegiatan yang bersifat di luar ruangan yang tidak terikat dengan kegiatan siaran radio, dan biasanya kegiatan tersebut diadakan di luar ruangan atau di lapangan dan di tujukan untuk mempromosikan radionya, yang biasa disebut Off Air atau insidentil selama penelitian di Auto Radio.

1.2.1 Gambaran Divisi On Air

Suatu bagian dari beberapa bagian yang terpenting didalam dunia broadcasting, divisi on-air merupakan nyawa atau roh dari sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penyiaran. Divisi inilah yang mengatur siaran dari radio Paramuda selama 21 jam tiap harinya.

(8)

Tabel 1.1

Program Siaran Radio Paramuda

Hari : Senin

Pukul Judul siaran Klasifikasi Keterangan/sumber

(9)

Informasi,

Pukul Judul siaran Klasifikasi Keterangan/sumber

(10)

Informasi, Hiburan

Hari : Rabu

Pukul Judul siaran Klasifikasi Keterangan/sumber

siaran

05.00-06.00 BIP (Bangunin Paramuda Pagi-Pagi)

Informasi,

Hiburan

06.00-09.00 PVJ (Paramuda Very Juara)

Berita, Informasi,

Hiburan

09.00-12.00 Paramuda Triple Hour Informasi,

(11)

18.00-22.00 Pasopati (Paramuda

Pukul Judul siaran Klasifikasi Keterangan/sumber

siaran

09.00-12.00 Paramuda Triple Hour

(12)

Hari : Jum'at

Pukul Judul siaran Klasifikasi Keterangan/sumber

siaran

09.00-12.00 Paramuda Triple Hour

(13)

Hiburan

Pukul Judul siaran Klasifikasi Keterangan/sumber

(14)

Hari : Minggu

Pukul Judul siaran Klasifikasi Keterangan/sumber

siaran

Informasi, Hiburan

18.00-22.00

Pasopati (Paramuda So Pas DI Hati)

Informasi,

Hiburan

22.00-00.00

M2M (minute to

(15)

00.00-02.00 After midnight 1 Hiburan

09.00-12.00 Paramuda Triple Hour

Informasi,

Hiburan

12.00-15.00

Mupeng Jajan (Musik

Pengantar Jalan-Jalan) Hiburan

(16)

profit, profesionalisme, dan citra positif. Untuk itulah radio PARAMUDA 93.7Fm melaksanakan acara dengan berbagai event.

1.2.3 Aspek Spesifikasi Pegawai Radio Paramuda

Spesifikasi pegawai yang dipersyaratkan oleh radio Paramuda, khususnya untuk posisi sebagai penyiar diutamakan menguasai bahasa inggris, memiliki wawasan tentang dunia olahraga atau setidaknya mengetahui olahraga, memiliki wawasan yang luas, memiliki kualitas suara dan kemampuan berbicara yang baik didepan microfon. Tingkat pendidikan bukanlah syarat mutlak, meskipun mayoritas penyiar di radio Paramuda berpendidikan S1. Di radio Paramuda belum terdapat sistem jenjang karir karena jumlah karyawan yang terbatas, demikian pun dengan para staf-staf radio Paramuda

1.2.4 Aspek Tugas dan Fungsi Radio Paramuda

Tugas pokok atau fungsi dari radio Paramuda 93,7 FM Bandung sesuai dengan fungsinya sebagai radio adalah sebagai berikut :

1. Untuk informasi (to inform) Memberikan informasi kepada khalayak pendengar berita-berita olahraga.

(17)

3. Untuk pendidikan (to educate) Informasi yang dapat menambah wawasan kita.

Sasaran yang menjadi arah pelaksanaan tugas radio Paramuda adalahsebagai berikut :

1. Dapat memberikan suguhan informasi terbaru mengenai sajian musik yang berkualitas sesuai dengan keinginan pendengarnya.

2. Tipe pendengar dengan karakter tersebut memiliki ciri berdaya beli tinggi dan seorang Decision maker dilingkup kehidupannya seharihari. Target khalayak seperti itu diyakini oleh pengelola radio Paramuda sebagai suatu sasaran yang menguntungkan dan dapat menghasilkan keuntungan yang besar, serta dapat menarik perhatian pemasang iklan.

1.3 STRUKTUR ORGANISASI RADIO PARAMUDA FM

(18)

Gambar 1.2

Struktur Organisasi Radio Paramuda

(19)

1.4STRUKTUR DIVISI OFF AIR

Berikut ini adalah struktur Divisi Off Air Radio Paramuda Bandung. Adapun susunannya secara garis besar sebagai berikut :

Gambar 1.3

Struktur Divisi Off Air Radio Paramuda Bandung

Sumber : File Radio Paramuda

MANAGER OFF AIR

ADMIN & MARKETING STAFF OFF AIR

(20)

1.5JOB DESCRIPTON RADIO PARAMUDA

Job Description ini dibuat bertujuan untuk menciptakan suasana kerja yang profesional. Aturan yang harus dipenuhi oleh seluruh karyawan Radio Paramuda, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.berikut ini adalah tugas dari seluruh Kru Paramuda.

1.5.1 General Manager

 Mengawasi, Mengoperasikan, dan mengendalikan Paramuda FM secara langsung.

 Memberikan evaluasi bagi Middle Management.  Mendesign tujuan/ target Paramuda FM setiap tahun.

 Betanggung jawab penuh terhadap kelancaran mekanisme perusahaan secara keseluruhan sesuai urutan rentang kendali (Spent of Control) dalam struktur organisasi.

 Bertanggung jawab terhadap pencapaian target billing maupun target siaran yang telah direncanakan dan disepakati.

 Bertanggung jawab terhadap kualitas SDM mulai rekruitment, pelatihan sampai penempatan secara tepat dan efisien.

(21)

1.5.2 Studio Administration Manager

 Bertanggung jawab pada penyediaan kenyamanan bagi perangkat siaran (evaluasi perangkat, penugasan perbaikan, dll).

 Bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kebersihan kantor (membawahi Office Boy dan Security).

 Menyusun Traffic Iklan.

 Membuat berbagai surat yang berhubungan dengan Administrasi Pegawai.  Membuat perhitungan gaji pegawai.

1.5.3 Account Officer

 Membuat Report Iklan.

 Membuat Report pemasukan dan pengeluaran.

 Membantu Studio dan Administrasi Manager dalam hal Pembukuan dan Perhitungan Salary.

1.5.4 Marketing Manager

 Membuat Strategi Marketing efektif bagi perusahaan.

 Bekerja sama dengan Program Direktur dan membuat Design Program Spesifik untuk produk/klien tertentu.

 Mengevaluasi Account Executive

(22)

 Melakukan pendekatan dengan prinsipal dan advertising serta memaintain pihak ketiga yang telah bekerjasama.

 Menjaga kestabilan keuangan perusahaan. 

 Melaksanakan hubungan-hubungan dan perjanjian kerjasama yang bertanggung jawab dengan pihak ketiga.

 Mengontrol pelaksanaan pemutaran produk komersial. 

 Melaporkan hasil-hasil kegiatan kepada direksi setiap bulannya. 

 Mengkoordinir kegiatan persiapan penyusunan RAPB bidang marketing sampai pada saat pengusulannya untuk disampaikan kepada direktur.

 Mengkoordinir kegiatan persiapan penyusunan laporan operasional bidang marketing untuk diajukan penyusunan tahunan atau berkala lainnya

1.5.5 Account Executive

·  Menjalankan strategi marketing yang telah ditetapkan. ·

Mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha pemasaran sesuai dengan target dan jadwal yang ditentukan.

· Minimal setiap bulan menyampaikan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatannya kepada Manajer Marketing.

·

(23)

1.5.6 Program Director

 Membawahi seluruh kegiatan on-air.  Mendesign program on-air

 Memgevaluasi crew/program on-air  Membuat jadwal siaran

 Melakukan proses training/perekrutan crew on-air

 Merencanakan program on air secara keseluruhan (harian-tahunan).  Menetapkan target departemen on air setiap enam bulan.

 Mendelegasi pekerjaan kepada staf sesuai job-desc.

 Memantau perkembangan radio kompetitor sebagai tolak ukur perkembangan radio.

 Melakukan strategi program untuk bersaing dengan radio kompetitor.  Melaporkan hasil kegiatan-kegiatan kepada direksi setiap bulannya.

 Mengkoordinir kegiatan persiapan penyusunan laporan operasional bidang program untuk diajukan dalam penyusunan tahunan.

1.5.7 Announcer / Air talent

 Menyampaikan dengan baik materi program yang telah ditetapkan  Ikut serta dalam proses design program

 Berkewajiban mentaati tata tertib siaran untuk penyiar dan operator yang ditetapkan oleh stasion manager.

(24)

1.5.8 Scriptwriter

 Mencari, mengedit, menyusun serta merekam siaran kata non komersial seperti yang telah ditetapkan oleh manager program.

 Mengadakan hubungan koordinasi dan kerjasama dengan karyawan lain.  Bertanggung jawab terhadap materi program yang akan disiarkan.  Mencari, memilih bahan materi untuk variatif program, reguler program.  Membuat Berita / news setiap jam.

 Pembuatan adlibs iklan.

1.5.9 Produksi/Tim Kreatif

 Mendesign/membuat tune, bumper, promo komersil / non komersil untuk Paramuda

 FM.

 membuat, mengoreksi dan mengevaluasi atas hasil rekaman.

 Melakukan perencanaan, penelitian dan pengembangan bidang rekaman.  Mengatur / mengontrol dan mengawasi pemakaian ruang rekaman.

 Membantu bagian marketing dan program dalam pembuatan spot iklan atau paket rekaman lainnya.

(25)

1.5.10 Operator

 Membantu Air Talent melaksanakan tugasnya dengan baik

 Membuat pencatatan data pemenang kuis, data pendengar,dll.

1.5.11 Off Air Manager

 Mendesign program kegiatan luar / off air untuk memperkuat positioning / meningkatkan brand awarness / loyalty bagi Paramuda FM

 Mendesign program off air komersil non promosional

1.5.12 Off Air Crew

 Melaksanakan / eksekusi program-program off air sesuai pengarahan pimpinan sesuai order dari pihak marketing

 Membuat rancangan dan perencanaan kegiatan off air guna mendukung penyelengaraan kegiatan penyiaran

(26)

1.6 SARANA DAN PRASARANA

Adapun sarana dimiliki oleh Paramuda FM adalah sebagai berikut: Tabel 1.2

Adapun Prasarana yang dimiliki oleh Radio Paramuda Bandung adalah sebagai berikut: 5. Kursi Kerja untuk mahasiswa PKL 4 Buah

6. Kursi tamu 1 Buah

(27)

1.7 Lokasi dan Waktu PKL

1.7.1 Lokasi PKL

Praktek Kerja Lapangan dilakukan di: Radio Paramuda 93.7 FM

Alamat : Komp. Muara (Jl. Muara Selatan No. 37) Web : www.paramudaradio.com

Telf : 022 5211 671 Fax : 022 5210 350

1.7.2 Waktu PKL

Praktek Kerja lapangan dilakukan terhitung mulai tanggal 25 Juli 2015 – 22 Agustus 2015 dan pelaksanaannya yaitu dari pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

(28)
(29)

PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

2.1 AKTIVITAS KEGIATAN SELAMA PKL

Selama berlangsungnya Praktek Kerja Lapangan, penulis melakukan berbagai kegiatan baik berupa kegiatan yang sifatnya rutin (dilakukan hampir setiap hari kerja) dan kegiatan insidentil (dilakukan pada waktu atau acara tertentu saja).

Adapun kegiatan rutin yang dilakukan oleh penulis selama masa Praktek Kerja Lapangan adalah mencari data untuk Laporan Praktek Kerja Lapangan, mulai dari tanggal 25 Juli 2015 – 22 Agustus 2015.

Kegiatan yang sifatnya Rutin diantaranya adalah :  Menjadi scriptwriter berita untuk penyiar

 Membantu berlangsungnya Event CLEAR ICE COOL BUS Kegiatan yang dilakukan oleh penulis yang bersifat isidentil yaitu :

 Membantu reporter liputan kelapangan 2.2 DESKRIPSI KEGIATAN SELAMA PKL

(30)
(31)

Juli 2015

7 Jumat, 31 Juli 2015

Pemberian Materi di Radio Paramuda

09.00 – 12.00 V

8 Sabtu , 1 Agustus 2015

Menyusun Laporan data pegawai paramuda

(32)
(33)

Agustus 2015

(34)

Agustus 2015

Adapun kegiatan rutin yang dilakukan oleh penulis selama masa Praktek Kerja Lapangan adalah mencari data-data untuk dijadikan laporan PKL terhitung mulai dari tanggal 25 Juli 2015 – 22 Agustus 2015. mencari data ini harus dilakukan dengan cermat dan teliti agar informasi yang diperoleh benar-benar akurat dan jelas sehingga tidak terjadi kesalahan dan kesimpangsiuran. Selain itu, mulai dari hari pertama penulis telah membuat catatan kecil mengenai kegiatan-kegiatan yang dikerjakan serta informasi-informasi yang diperoleh mengenai kegiatan perusahaan, hal ini dilakukan adalah untuk memudahkan penulis dalam menyusun laporan secara runtut dan sistematis.

2.2.1 Kegiatan Rutin

Kegiatan Rutin Yang Dilakukan Oleh Mahasiswa PKL di sini seperti :

Membuat scriptwriter untuk penyiar yang akan di jadikan bahan siaran ketika on air, membuat script ini adalah kegiatan rutin selama Praktek Kerja Lapangan berlangsung, hampir setiap harinya penulis membuat script untuk beberapa penyiar. Dan kebanyakan bahan script yang di ambil oleh penulis yaitu seperti berita olah raga, kuliner, gossip, dan hal apapun yang unik.

2.2.2 Kegiatan Insedentil

(35)

1 bulan akan tetapi penulis hanya mengikuti selama 3 hari saja. Di sini para pengunjung di ajak untuk :

- Keramas geratis - Dinner

- Voucher belanja Rp. 100.000

Tugas penulis adalah mencari orang sebanyak-banyak nya agar bias mengikuti acata yang di selenggarakan oleh CLEAR dan Radio Paramuda ini.

Gambar 2.1

Event Clear Ice Cool Bus

Sumber : Dokumentasi pribadi, 2015

Gambar 2.2

(36)

Sumber : Dokumentasi pribadi, 2015

Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan selama PKL seperti : Skrip writer yang di buat

1. Katy perry / yang menjadi pengisi suara dalam film smurf / mengatakan bahwa /menurutnya/ dunia akting lebih berat daripada dunia tarik suara/ pelantun fireworks tersebut/ mengisi suara karakter smurfette/ dalam film animasi tersebut//

2. Setelah sempat dirilis secara digital / album baru agnes monica / yang bertajuk agnes mo/ bakal dirilis secara fisik / melalui salah satu jaringan mini market terbesar di indonesia//

(37)

Tabel 2.2

DAFTAR PESERTA CLEAR ICE COOL BUS

2.3 tercetak manjadi surat kabar harian. Dari media cetak berkembang ke media elektronik, dari kemajuan elektronik terciptalah media informasi berupa radio. Tidak cukup dengan radio yang hanya berupa suara muncul pula terobosan baru berupa media audio visual yaitu TV (televisi). Media informasi tidak puas hanya dengan televisi, lahirlah berupa internet, sebagai jaringan yang bebas dan tidak terbatas. Dan sekarang dengan perkembangan teknologi telah melahirkan banyak media (multimedia).

Jurnalistik bisa dibatasi secara singkat sebagai kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat. Sebelumnya, jurnalistik dalam pengertian sempit disebut juga dengan publikasi secara cetak. Pengertian tersebut tidak hanya sebatas melalui media cetak seperti surat kabar, majalah, dan sebagainya, akan tetapi meluas menjadi media elektronik seperti radio atau televisi.

NO NAMA ALAMAT EMAIL NO HANDPHONE USIA No.

Reg. Web

Genre

1 Irene Florency [email protected] 087822502698 20 p

2 Senny Life [email protected] 087833866788 21 P

(38)

elektronik electronic journalism. Akhir-akhir ini juga telah berkembang jurnalistik secara tersambung online journalism. Dahulu kegiatan jurnalistik dilakukan dengan cara-cara manual, mulai dari pencarian berita hingga kepada kegiatan pelaporan berita atau pengumpulan berita dilakukan dengan cara yang masih sangat sederhana. Hal ini dikarenakan dahulu alat-alat pendukung kegiatan jurnalistik masih minim sekali. Selain itu juga jurnalistik pada zaman dahulu hanya dipahami sebagai publikasi secara cetak. Tetapi sekarang tidak hanya dari situ saja, media elektronik juga ikut andil dalam hal pemberitaan serta sebagai pelaku media massa.

Dapat dilihat bahwa sekarang ini dunia teknologi semakin berkembang. Perkembangan teknologi tersebut juga memengaruhi perkembangan jurnalistik. Pada zaman dahulu hanya seorang jurnalis profesional yang mampu melakukan kegiatan jurnalistik, dimana kegiatan jurnalistik yang dimaksud adalah mencari, mengumpulkan, mengolah, dan melaporkan berita kepada masyarakat luas. Akan tetapi saat ini, kegiatan jurnalistik tidak hanya dapat dilakukan oleh jurnalis profesional.

(39)

profesional.

Pengertian jurnalistik menurut para ahli sebagai berikut:

 Fraser Bond dalam bukunya, “An introduction to Journalism”, terbitan tahun 1961, mengatakan: Jurnalistik adalah segala bentuk yang membuat berita dan ulasan mengenai berita agar sampai pada kelompok pemerhati.

 Roland E. Wolseley dalam bukunya “Unde Jurnalistik” adalah pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan dan penyebaran informasi umum, pendapat pemerhati, hiburan umum secara sistematik dan dapat dipercaya untuk diterbitkan pada SK, majalah dan disiarkan di stasiun siaran.

 Adi Negoro dalam buku “Hukum Komunikasi Jurnalistik”, karya M. Djen Amar terbitan tahun 1984, mengatakan: Jurnalistik adalah semacam kepandaian mengarang yang pokoknya memberikan pekabaran pada masyarakat dengan selekas-lekas’a agar tersiar luas.

 Astrid Susanto dalam bukunya ”Komunikasi massa”, terbitan tahun 1986, menyebutkan: dalam Jurnalistik adalah kegiatan pencatatan dan atau pelaporan serta penyebaran tentang kegiatan sehari-hari.

 Onong Uchjana Effendy dalam bukunya: “Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi”, terbitan tahun 1993 menyebutkan, Jurnalistik adalah teknik mengelola berita mulai dari mendapatkan bahan sampai menyebarluaskannya kepada masyarakat.

(40)

bukunya “Pengantar Jurnalistik, Seputar Organisasi, Produk dan Kode Etik ” terbitan tahun 2004, mengatakan, Jurnalistik adalah pengiriman informasi dari sini ke sana dengan benar, seksama dan cepat dalam rangka membela kebenaran dan keadilan berfikir yang selalu dapat dibuktikan.

 Kustadi Suhandang dalam buku yang sama mengatakan, Jurnalistik adalah seni dan atau keterampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun, dan menyajikan berita tentang pristiwa yang terjadi sehari-hari secara indah, dalam rangka memenuhi segala kebutuhan hati nurani khalayaknya.

 Drs. A.S. Haris Sumadiria, M.Si, dalam bukunya “jurnalistik Indonesia, Menulis berita dan feature, panduan Praktis Jurnalis professional” Simbiosa Rekatama Media, Bandung, 2005, merumuskan definisi jurnalistik sebagai : Kegiatan menyiapkan, mencari, mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menyebarkan berita melalui media berkala kepada khalayak seluas-luasnya dengan secepat-cepatnya.

2.3.2 Jurnalistik Radio

Definisi Jurnalistik Radio sebagian besar sama dengan definisi jurnalistik lainnya seperti Jurnalistik Cetak, Jurnalistik TV, dan Jurnalistik Online, yang membedakan yaitu dalam hal publikasi, yakni publikasi atau penyebarluasan melalui media radio.

(41)

demikian, naskah beritanya harus menggunakan bahasa tutur karena naskah itu nanti dibacakan atau disampaikan secara lisan.

Penulisan naskah jurnalistik radio harus bergaya story telling, yaitu bercerita atau bertutur, ibarat "ngobrol" dengan teman. Siaran radio sendiri, secara umum, hakikatnya ngobrol dengan pendengar sambil dengerin lagu atau menyampaikan informasi.

2.3.3 Ruang Lingkup Jurnalistik

Ruang lingkup jurnalistik atau lahan jurnalistik adalah bidang kerja jurnalistik, mulai dari sumber karya jurnalistik, berita sampai pada penjelasan masalah hangat. Ruang lingkup jurnalistik ini dapar berlaku baik untuk jurnalistik cetak maupun elektronik, termasuk di dalam jurnalistik penyiaran radio dan televisi

Sumber informasi karya jurnalistik adalah peristiwa dan atau pendapat yang mengandung nilai berita, masalah hangat dan masalah hal yang unik,yang ada di dalam masyarakat. Sumber karya jurnalistik ini biasanya hanya di sebut peristiwa fakta dan atau pendapat.

Berita yang terkandung dalam ruang lingkup jurnalistik ini dapat dipilih menjadi dua bentuk besar, yakni berita terkini dan berita berkala. Dari masing-masing jenis berita itu kemudian akan diberikan penjelasan tentang karakter dan teknik penulisannya. Dengan demikian ruang lingkup ilmu jurnalistik meliputi ;

(42)

3. Jurnalistik aplikasi yang berisikan sumber karya jurnalistik, bahasa, teknik jurnalistik dan ragam karya jurnalistik

4. Spirit moralitas aktivitas jurnalistik yang tercermin dalam etika jurnalistik.

Sementara itu, Palapah dan Syamsudin membagi ruang lingkup jurnalistik ke dalam dua bagian, yaitu : news dan views (Diktat “Dasar-dasar Jurnalistik”).

News didefinisikan sebagai bentuk tulisan nonfiksi berdasarkan sebuah peristiwa faktual (terjadi apa adanya) dan aktual (kejadian yang tebaru), laporan mengenai fakta-fakta aktual, menarik perhatian, dinilai penting, dan dianggap luar biasa. News sendiri arti harfiahnya penting atau baru.

Jika disingkat, NEWS adalah North, East, West, dan South. Itu menunjukkan bahwa news merupakan berita dari segala arah seluruh dunia. Berupa memuat mengenai pertanyaan dari what (apa yang terjadi), who (siapa saja yang terlibat dalam berita tersebut), when (kapan kejadiannya), where (di mana lokasi kejadian tersebut), why (kenapa bisa terjadi), dan how (bagaimana urutan kejadiannya). Atau biasa disingkat dengan 5 W + 1 H.

2.3.4 Tujuan Dan Fungsi Jurnalistik

(43)

masyarakat tersebut.

Semakin beragamnya manusia dengan segala macam kesukaannya, maka semakin beragam pula berita yang ditawarkan. Dari berita perang hingga tempet pelesiran yang menarik, lengkap dengan menu makanan yang mengundang air liur.

Jika dunia terus berubah maka masyarakat akan semakin beragam kebutuhannya, serta teknologi semakin maju, apakah tujuan jurnalisme akan bergeser? Jurnalisme adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh sekelompok orang yang berkaitan dengan tulis menulis dan diumumkan.

Berikut adalah tujuan dan fungsi jurnalisme :

1. Jurnalisme berfungsi memberikan informasi kepada masyarakat, agar warga dapat mengatur diri sendiri. Media massa sangat membantu kita dengan cara menyuguhkan berita-berita yang terjadi di lingkungan, sehingga masyarakat dapat mengenali permasalahan di sekelilingnya yang mungkin saja terlewat dari keseharian atau tidak disadari. Dengan adanya pemberitaan tersebut kebenaran berita menjadi dasar dari tindakan-tindakan yang diambil oleh masayarakat.

(44)

mendapatkan informasi yang benar dan akurat. Media massa adalah alat yang efektif untuk menyuarakan hak rakyat. Baik melalui berita yang ditulis oleh wartawan, maupun melalui opini dan surat pembaca yang ditulis dalam media massa.

4. Terkait dengan fungsi jurnalisme untuk menyuarakan hak-hak warga, jurnalisme juga dapat dijadikan tolak ukur demokrasi sebuah masyarakat. Semakin demokratis sebuah masyarakat, maka semakin kuat pula posisi media massa. Begitu pula sebaliknya. Dalam masyarakat yang demokratis, masayarakat bebas menyuarakan pendapatnya dan menuntut hak-haknya melalui media massa. Hal ini tentu tak akan terjadi dalam masyarakat yang dipimpin oleh penguasa otoriter. Dalam masyarakat otoriter media massa hanya sekadar corong bagi kekuasaan.

2.3.5 Peranan Jurnalistik

1. Sebagai alat perubahan sosial sajian informasi

- Menjadikan masyarakat tradisonal menjadi modern, baik cara berpikir,perilaku maupun

pengetahuan /pendidikan yang diperoleh melalui kegiatan jurnalistik yang dituangkan dalam

karya jurnallistik.

2. Pembentukan pendapat umum

- Informasi yang diterima terus- menerus akan membentuk pengertian yang kuat tentang

sesuatu.

- Masyarakat dapat berpendapat tentang apapun secara negatif atau positif peranan

jurnalistik/pers

(45)

pengetahuan dan pengalaman dalam menyikapi berpolitik di dalam kehidupannya.

- Masyarakat akan terlibat/memantau perkembangan dari hari ke hari,\ sehingga pada akhirnya

dapat bermain peran

2.4 ANALISIS KEGIATAN PKL

Kesempatan yang penulis dapatkan selama melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan

(PKL) di Radio Paramuda ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Kesempatan itu telah

memberikan banyak pengalaman sehingga penulis mendapat banyak pengetahuan, khususnya

mengenai praktek menulis berita pada jurnalistik radio dan umumnya mengenai teori-teori

jurnalistik yang sedang penulis pelajari ketika dalam masa perkuliahan.

Disini penulis di tempatkan di bagian off air maupun on air ketika berlangsungnya Praktek

Kerja Lapangan (PKL) di Radio Paramuda, dan khususnya di bagian on air penulis sering

menjadi scriptwriter untuk para penyiar, selain bisa belajar dalam praktek menulis berita (script)

penulis dapat juga dituntut untuk menjadi seorang scriptwriter baik secara fisik ataupun mental

untuk mencari berita dari berbagai sumber di internet, koran, dan sumber lainnya.

Meskipun penulis hanya menjalani kegiatan Praktek Kerja Lapangan kurang dari kurun waktu

satu bulan, namun banyak hal yang telah memberikan sedikit jawaban terhadap teori-teori yang

penulis dapatkan selama perkuliahan. Selain itu juga masih banyak pengalaman lainnya yang

penulis dapatkan selama PKL. Satu pelajaran yang paling penting yang di peroleh penulis selama

melakukan PKL adalah sebuah pengalaman terjun langsung ke dalam dunia bekerja yang penuh

tuntutan profesionalisme dan merasakan lingkungan kerja yang penuh dinamika.

(46)

khususkan di Radio PARAMUDA memberikan pelayanan yang baik terhadap mahasiswa yang melakukan PKL. Mahasiswa PKL diberikan arahan dan pelatihan mulai dari pengenalan perusahaan itu sendiri sampai dengan pemberian tugas. Mahasiswa PKL dituntut untuk bisa menjadi scriptwriter yang siap mencari dan menyusun berita menjadi script yang baik untuk disiarkan kepada pendengar. Dan mengenali bagian off air bagaimana bagian off air paramuda bekerja, dan bagian off air ini yang bertugas di lapangan mengurusi event event.

(47)

47 3.1 Kesimpulan

Dari hasil kegiatan Praktek Kerja Lapangan yang telah dilakukan oleh penulis maka dapat

ditarik kesimpulan bahwa :

1. Radio Paramuda adalah radio dengan berbagai macam genre kecuali dangdut, lagu-lagu top fourty yang menjadi playlist radio Paramuda. Tiga puluh hari

kurang penulis menjalani dunia pekerjaan di radio Paramuda, disini penulis

banyak sekali mendapat ilmu yang sebelumnya penulis belum dapatkan,

seperti bagaimana menjadi seorang penyiar, bagaimana tatacara siaran yang

baik agar menarik perhatian para pendengar radio.

2. Kegiatan rutin yang dilakukan penulis pada saat Praktek Kerja Lapangan yaitu Mengetik menyusun data dari event yang di berikan paramuda kegaiatan rutin

yang dilakukan sehari-hari oleh penulis yang bersifat wajib dan continue.

Penulis diwajibkan harus bisa teliti dalam memasukan data-data agar tidak

adanya kesalahan yang di karnakan kesalahan kata dan nomor dapat

merugikan pendaftar event di paramuda, dan disinipun meski hanya mengetik

data nama,alamat,dan sebagainya itu ada manfaat tersendiri seperti mengasah

(48)

Kerja Lapangan yaitu belajar membuat iklan dan di percaya untuk membantu

bila mana sedang adanya event berlangsung.

4. Penulis juga mendapat banyak manfaat selama PKL di radio Paramuda, mendapatkan ilmu yang baru sehingga nantinya bisa di aplikasikan ketika

terjun dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

3.2 Saran-Saran

Dari hasil pengamatan penulis selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di Radio

Rama Group Khususnya Radio Paramuda Bandung, maka penulis memberi saran sebagai

berikut :

3.2.1 Saran selama PKL untuk perusahaan

1. Radio Pramuda Bandung haruslah melakukan peningkatan SDM (Sumber

Daya Manusia), baik kualitas dan kuantitasnya terutama pengetahuan,

pengalaman dan latar pendidikan untuk spesifikasi keilmuan untuk radio

merupakan suatu keharusan ilmu untuk dimiliki.

2. Sebaiknya kenyamanan lingkungan kerja seperti ruang kerja harus lebih

diutamakan karena dari kenyamanan bekerja tersebut maka pekerjaan yang

dikerjakan akan lebih efektif dan lebih relax.

3. Fasilitas kemungkinan harus di tingkatkan lagi karena adanya fasilitas yang di

sediakan pasti mempengaruhi kinerja para karyawan sehingga dalam

(49)

1. Pada pelaksanaan PKL yang berikutnya akan lebih baik apabila calon peserta

PKL dapat berbaur dan birokrasi dipermudah dalam kebutuhan informasi

mengenai perusahaan

2. Jadilah mahasiswa yang kreatif dan inisiatif juga berpiawai dibidang yang

dikonsentrasikannya yaitu jangan malu untuk bertanya dan cepat dalam

melakukan tugas yang telah diberikan pihak perusahaan sewaktu dalam

Praktik Kerja Lapangan berlangsung, karena pada saat itulah kita dapat

menimba ilmu sebanyak-banyaknya dalam Praktik Kerja Lapangan ini.

3. lebih banyak mambaca literatur tentang penulisan berita, pembuatan program, mencari info dan teknik reportase dan bagaimana pembuatan script yang baik.

(50)

Diajukan sebagai bukti telah melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL)

Oleh :

MUHAMMAD GILANG ALFARITZI

NIM : 41812209

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI KONSENTRASI JURNALISTIK

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(51)

v

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ...viii

DAFTAR GAMBAR ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Sejarah Perusahaan Radio paramuda ... 1

1.1.1 Sejarah Singkat Radio Paramuda 93.7 fm ... 1

1.1.2 Gambaran Umum Radio Paramuda ... 3

1.1.3 Profil Radio Paramuda ... 5

1.2 Sejarah Divisi On air Dan Off air ... 6

1.2.1 Gambaran Divisi On Air ... 6

1.2.2 Gambaran Divisi Off Air ... 14

1.2.3 Aspek spesifikasi pegawai Radio Paramuda ... 15

1.2.4 Aspek tugas dan fungsi Radio paramuda ... 15

1.3 Struktur Organisasi Radio paramuda ... 16

1.4 Struktur Divisi Off Air ... 18

1.5 Job Description Radio paramuda... 19

1.5.1 General Manager ... 19

1.5.2 Studio Adminitation Manager ... 20

(52)

vi

1.5.7 Announcer ... 22

1.5.8 Scripwriter ... 23

1.5.9 Produksi/ Tim Kreatif ... 23

1.5.10 Opertator ... 24

1.5.11 Off Air Manager ... 24

1.5.12 Off Air Crew ... 24

1.6 Sarana Dan Prasarana ... 25

1.7 Lokasi Dan Waktu ... 26

1.7.1 Lokasi ... 26

1.7.2 Waktu ... 26

BAB II PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANG 2.1 Aktivitas Kegiatan ... 27

2.2 Analisis Aktivitas Kegiatan ... 27

2.2.1 Kegiatan Rutin ... 32

2.2.2 Kegiatan Insedentil ... 33

2.3 Deskripsi Jurnalistik ... 35

2.3.1 definisi Jurnalistik ... 35

2.3.2 Jurnalistik Radio ... 39

2.3.3 Ruang Lingkup Jurnalistik ... 40

2.3.4 Tujuan dan Fungsi Jurnalistik ... 41

(53)

vii

3.1 Kesimpulan ... 47

3.2 Saran-Saran ... 48

3.2.1 Saran Selama PKL Untuk Perusahaan ... 48

3.2.2 Saran Bagi Mahasiswa Selanjutnya ... 49

DAFTAR PUSTAKA ... …50

LAMPIRAN ... 51

(54)

viii

1.2 Tebel Sarana Radio Paramuda ... 25

1.3 Tabel Prasarana Radio Paramuda ... 25

2.1 Tabel Jadwal Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ... 28

(55)

ix

Gambar 1.2 Gambar Struktur Organisasi Radio Paramuda ... 17

Gambar 1.3 Gambar Struktur Divisi Off Air ... 18

Gambar 2.1 Gambar Event Clear ... 33

Gambar 2.2 Gambar Event Clear ... 34

Gambar L.1 Pada saat membuat script untuk para penyiar ... 56

Gambar L.2 Pada saat membantu bagian off air merekab data ... 56

Gambar L.3 Pada saat membantu penyiar membuat script ... 57

Gambar L.4 Ruang siaran Radio Paramuda 93,7 FM ... 57

Gambar L.5 Ruang kerja mahasiswa PKL ... 58

(56)

x

Lampiran 2 Surat Balasan dari Radio Paramuda 93,7 FM ... 52

Lampiran 3 Daftar Hadir Prakterk Kerja Lapangan ... 53

Lampiran 4 Berita Acara Bimbingan ... 55

Lampiran 5 Dokumentasi ... 56

(57)

DAFTAR PUSTAKA

Sumber Internet Searching :

http://www.komunikasipraktis.com/2014/09/pengertian-jurnalistik-daftar-definisi.html

http://www.romelteamedia.com/2015/08/prinsip-dasar-jurnalistik-radio.html

http://anumiu.blogspot.co.id/2011/12/ruang-lingkup-jurnalistik.html

https://karwapi.wordpress.com/2013/02/23/fungsi-dan-tujuan-jurnalisme-pada-masyarakat-modern-di-era-global/

http://becilucil.blog.com/2011/01/29/jurnalistik-%E2%99%A5-peranan-jurnalistik-%E2%99%A5/

http://www.paramudaradio.com/

Sumber lain :

(58)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Curiculum Vitae

I. Data Pribadi / Personal Details

Nama Lengkap : Muhammad Gilang Alfaritzi

Tempat Tanggal Lahir : Karawang, 29 desember 1993

Domisili : Bandung

Alamat : Jl. Jurang No.504/181

RT/RW : 005/004

Kel/Desa : Sukajadi

Kecamatan : Pasteur

Kota : Bandung, Jawa Barat

Jenis Kelamin : Laki-laki

Agama : Islam

Status Marital : Belum Menikah

Tinggi,Berat Badan : 173cm , 54kg

Warga Negara : Indonesia

Telepon : 088218172508

(59)

II. Data Orang Tua

Nama Ayah : Yayan Rusdiana

Pekerjaan : Wiraswasta

Tanggal Lahir : 26 Agustus 1970

Alamat : Jl bunut kertayasa

RT/RW : 007/005

Kel/Desa : Poponcol Kaler

Kecamatan : Karawang barat

Kabupaten : Karawang, Jawa Barat

Nama Ibu : Lisnur Aini

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Tanggal Lahir : 15 Agustus 1972

Alamat : Jl bunut kertayasa

RT/RW : 007/005

Kel/Desa : Poponcol Kaler

Kecamatan : Karawang barat

(60)

Riwayat Pendidikan dan Pelatihan

Educational and Professional Qualification

Pendidikan Formal

Tahun Sekolah/ Institusi/ Universitas Jurusan Keterangan

1999-2000 TK At-taubah Karawang Berijazah

2000 - 2006 SDN Karawang Kulon VI Karawang Berijazah

2006-2009 MTS Arrisalah Ponorogo Berijazah

2009 – 2012 MA Asih Putera Cimahi Berijazah

2012 - Sekarang

Universitas Komputer Indonesia Fakultas Sosial dan Politik

Ilmu Komunikasi (Jurnalistik)

Berijazah

Pengalaman Organisasi / Organizationals Experience

Tahun Uraian Jabatan Keterangan

2011 - 2012 Osis MA Asih Putera Anggota

Pengalaman Kerja / Work Experience

Tahun Perusahaan Pengalam Kerja Keterangan

2015 PT. Radio Paramuda 93,7 FM Bandung

Praktek Kerja Lapangan Bersertifikat

Pelatihan dan Seminar / Workshop and Training Experience

No. Tanggal Uraian Keterangan

1. 21 Januari 2013 Mentoring Agama Islam “Spiritual

Motivation” Bersertifikat 2. 8 April 2013 Table Manner Course at Savoy Homan Hotel Bersertifikat 3. 26 Oktober 2013 Seminar Spirit Of Communications Science

Student “Opportunities and Challenges in Broadcasting and Mass Media”

Bersertifikat

4. 15 November 2014 “CITIZEN JOURNALISM” Everyone can be journalist

(61)

Keahlian / Skill

No. Keahlian

1. Dapat mengopersikan dan bekerja menggunakan Microsoft Office (Word, Exel, Power Point, Frontpage, Access, Publisher”

2. Dapat mengoprasikan dan bekerja menggunakan aplikasi desain dan web editing (Indesign, Photoshop, Lightroom)

Kecakapan Berbahasa / Language Proficiency

No. Bahasa Kemampuan

Membaca Menulis Berbicara Mendengar

1. Indonesia Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik

2. Inggris Baik Baik Baik Baik

Demikian CV ini saya buat dengan sesungguhnya

Bandung, Desember 2015

Hormat Saya

(62)

ii

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, bahwasanya atas

rahmat, berkah dan hidayah-Nya pula kami dapat menyelesaikan pembuatan

“Laporan Praktek Kerja Lapangan di Radio Paramuda 93, 7 FM”.

Adapun tersusunnya laporan ini adalah sebagai bukti telah melaksanakan

Praktek Kerja Lapangan (PKL) sebagai salah satu syarat yang harus di tempuh

guna menyelesaikan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia, Bandung.

Selain untuk memenuhi tugas Praktek Kerja Lapangan, penyusunan

laporan ini juga penulis maksudkan untuk memberi sedikit pengetahuan kepada

kerabat dan teman-teman sekitar, sehingga teman-teman dan kerabat penulis

menjadi tahu dan atau mungkin lebih tahu.

Pada kesempatan yang baik ini pula, penulis ingin mengucapkan banyak

terima kasih kepada dosen yang telah membimbing dan semua pihak yang telah

membantu, dan tidak lupa kepada orang tua yang telah memberi dukungan serta

semangat untuk menyelesaikan laporan ini.

Serta dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih

yang sebesar-besarnya kepada :

1. Yth. Prof. Dr. Samugyo Ibnu Redjo, Drs.,M.A , selaku Dekan Fakultas

Ilmu Sosial dan Politik Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang

memberikan pengesahan pada laporan PKL ini.

2. Yth. Ibu Melly Maulin P S.Sos. M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu

(63)

iii

cukup membantu kelancaran dalam melaksanakan praktek kerja lapangan.

Serta telah banyak membantu dan memberi bimbingan kepada penulis

dalam penyusunan laporan praktek kerja lapangan

3. Yth. Bapak Olih Solihin S.Sos. M.I.Kom., selaku Dosen Wali Ilmu

Komunikasi 5 (Angkatan 2012) yang telah memberikan segala hal baik

mengenai pengetahuan maupun nasehat.

4. Yth. Bapak Sangra Juliano, S.I.Kom., Selaku dosen wali yang telah

memberi masukan kepada penulis.

5. Yth. Bapak dan Ibu dosen Program Studi Ilmu Komunikasi yang telah

memberikan Ilmu, Pengetahuan serta Wawasan kepada kami.

6. Yth. Bapak Andrey Herman Suryana selaku Direktur Utama PT. Radio

Paramuda 93,7 FM yang telah memberikan izin mengadakan Praktek

Kerja Lapangan di perusahaan terkait.

7. Yth. Ibu Eka Santika selaku pembimbing selama melakukan praktek

kerja lapangan yang telah banyak memberikan bimbingan dan arahan

kepada penulis.

8. Yth. Bapak/Ibu staff dan karyawan PT. Radio Paramuda 93,7 FM

yang selalu membantu penulis selama penulis melakukan kerja praktek

lapangan dan selama penulis mengerjakan laporan praktek kerja lapangan.

9. Yang tercinta dan terkasih Bapak Yayan Rusdiana dan Ibu Lisnur Aini,

(64)

iv lapangan.

11.Teman-teman di Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2012

khususnya IK5 dan Jurnal 1, yang telah membantu penulis, terima kasih

atas bantuannya.

12.Serta semua pihak yang telah membantu dan memberi dukungan kepada

penulis, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, semoga

kebaikannya dibalas oleh ALLAH S.W.T

Akhir kata penulis mengharapkan semoga laporan ini dapat bermanfaat

bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya. Amin…

Bandung, Desember 2015

(65)
(66)

Gambar

Tabel 1.1
Gambar 1.2
Gambar 1.3
Tabel 1.2
+4

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hasil suatu teknis kegiatan Off-Air di 99ers radio 100fm Bandung. penulis menyimpulkan bahwa dalam suatu kegiatan Off-Air mengenai

Pada kegiatan PKL di perusahan radio seperti PT,Radio Gema Dwipa Intinada (I-Radio Bandung) lebih mengutamakan bagaimana seorang penyiar atau komunikator

Penelitian menunjukkan hasil responden sudah mengetahui program siaran radio Hot FM yang terdiri dari program informasi dan hiburan, pendapat responden mengenai Radio Hot FM di

Secara umum program otomotif yang disiarkan oleh Auto Radio sudah memenuhi teori dari strategi programming, namun masih ada pembenahan lagi dalam materi siaran dan perencanaan

Radio Gema Dwipa Intinada (I-Radio Bandung) adalah sebuah perusahaan yang bergerak di media komunikasi khususnya media massa dalam menginformasikan, menghibur, mendidik

Stasiun Radio Suzana FM dalam mempertahankan eksistensinya dengan menyajikan program siaran yang menarik agar dapat meraih perhatian khalayak untuk mendengakan

Seiring perkembangan jaman yang maju di tahun 1977-1978 terbentuk Radio Siaran Swasta Indonesia (RSSI), radio dipimpin oleh pusat dari situ radio berkembang pesat dengan metode

Seiring perkembangan jaman yang maju di tahun 1977-1978 terbentuk Radio Siaran Swasta Indonesia (RSSI), radio dipimpin oleh pusat dari situ radio berkembang pesat dengan metode