Putusan Mahkamah Konstitusi No. 68/PUU-XII/2014 Tentang Pernikahan Beda Agama Dalam Perspektif Hukum Islam
Teks penuh
Dokumen terkait
kepustakaan ( library research ). Pengakuan secara hukum hubungan perdata terhadap anak di luar perkawinan berdasarkan perspektif hukum progresif sedangkan penulis
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif interpretatif yaitu menyajikan data tentang konsep Islam Liberal terhadap nikah beda agama perspektif hukum Islam dan
(2) Manfaat secara praktis: Secara praktis penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk memberi masukan pada para penegak hukum semua pihak yang berkompeten
Masyarakat hukum adat tidak lagi dapat mengambil manfaat dari hutan adat yang mereka kuasai.Sebaliknya dapat terjadi masyarakat hukum adat kenyataannya tidak ada tetapi objek
Bahwa terhadap ketentuan pasal a quo agar ada kejelasan makna dan memberi kepastian hukum, perlindungan hukum dan jaminan hukum yang adil, mohon ditambah kalimat: “atau tidak
DASAR PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG TERHADAP PUTUSAN WARIS BEDA AGAMA DALAM PERSPEKTIF
Sesuai dengan analisa hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa choice of forum baik secara litigasi (Peradilan Umum) maupun non litigasi untuk menyelesaikan
Berhubungan dengan permasalahan tersebut maka penulis mencoba untuk mengkaji dengan maksimal tentang bagaimana hukum pernikahan beda agama baik menurut syariat agama Islam,