• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH DISPLAY, STORE ATMOSPHERE, DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP KEPUTUSAN IMPULSE BUYING PADA KONSUMEN CARREFOUR BLIMBING MALANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH DISPLAY, STORE ATMOSPHERE, DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP KEPUTUSAN IMPULSE BUYING PADA KONSUMEN CARREFOUR BLIMBING MALANG"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH DISPLAY, STORE ATMOSPHERE, DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP KEPUTUSAN IMPULSE BUYING PADA

KONSUMEN CARREFOUR BLIMBING MALANG

SKRIPSI

Diajukan Kepada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang

Untuk Menyusun Skripsi S-1 Jurusan Manajemen

Oleh:

NOVIA TRI ANANDA C.N.D 201210160311056

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)

iii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Al-hamdulillahirobbil ‘alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya, sholawat serta salam selalu tercurah kepada Rasullullah Muhammad SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsinya dengan judul “Pengaruh Display, Store Atmosphere, dan Promosi Penjulana Terhadap Keputusan Impulse Buying Konsumen Carrefour Blimbing Malang” sebagai syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan Strata 1 Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam penyusunan skripsi ini penulis berusaha memberikan yang terbaik namun, penulis menyadari akan kemampuan dan keterbatasan pengetahuan serta pengalaman penulis. Skripsi ini tidak akan terselesaikan tanpa adanya bantuan serta dukungan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan dan doa kepada:

1. Drs. Fauzan , MPd, selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. 2. Dr. Idah Zuhro, M.M selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Dr. Marsudi, M.M selaku Ketua Program Studi Jurusan Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Drs. Dicky Wisnu UR., M.M., selaku Dosen Pembimbing I yang telah banyak meluangkan waktunya untuk mengoreksi serta memberikan arahan yang sangat bermanfaat bagi penyusunan skripsi ini.

5. Drs. Sri Joko, M.M., selaku Dosen Pembimbing II yang telah banyak meluangkan waktunya untuk mengoreksi serta memberikan arahan yang sangat bermanfaat bagi penyusunan skripsi ini.

(4)

iv

7. Dra. Hj. Triningsih S, M.P., selaku Dosen Wali Manajemen B angakatan 2012 yang telah banyak membimbing selama waktu perkuliahan.

8. Seluruh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis khususnya Jurusan Manajemen, terima kasih atas ilmu-ilmu yang telah diberikan kepada saya yang menjadi bekal saya dalam mengarungi dunia kerja maupun dunia akademik lainnya.

9. Kedua orangtua saya yang sangat saya cintai, Bapak Bambang Sugiono dan Ibu Rumilah yang senantiasa memberikan kasih sayang, doa dan dengan sabar memberikan semangat baik moral maupun materil kepada saya, karena tanpa mereka, saya tidak akan mampu menyelesaikan penelitian ini. 10. Kakakku tercinta, kakak ipar, dan keluarga besar saya yang turut membantu

dan menyemangati saya dalam penyelesaian penelitian ini.

11. M. Rian Fahreza, yang selalu setia menemani, mengantarkan dan memberikan bantuan disaat membutuhkan, serta tiada henti memberikan semangat juga keceriaan kepada saya sampai penelitian ini selesai dibuat. Untuknya saya ucapkan banyak terima kasih

12. Teman-teman kelas B Manajemen angkatan 2012 dan teman-teman konsentrasi Pemasaran terima kasih atas kekompakkan selama 4 tahun di Kampus Putih Universitas Muhammadiyah Malang.

13. Teman-teman kost Srikandi lantai 3 (pipi, bul, bunda, anip. mbok) terima kasih atas kebersamaannya selama ini.

14. Ciwi-ciwi (lemot, mute, yima, uul) yang tidak bosan-bosannya memberikan semangat kepada penulis.

15. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah banyak membantu sehingga penyusunan skripsi ini dapat terselesaikan.

(5)

v

Akhir kata, saya mengharapkan semoga skripsi ini dapat membantu dan menunjang perkembangan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat bagi semua pihak dalam hal pengetahuan dan penerapannya.

Malang, 25 Juni 2016 Penulis,

(6)

vi DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR GAMBAR ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Perumusan Masalah ... 5

C. Tujuan Penelitian ... 5

D. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Penelitian Terdahulu ... 7

B. Landasan Teori 1. Ritel ... 8

2. Display ... 13

3. Store Atmosphere ... 18

4. Promosi Penjualan ... 28

5. Perilaku Konsumen ... 34

6. Proses Pengambilan Keputusan ... 35

7. Impulse Buying ... 38

C. Kerangka Pikir Penelitian ... 40

D. Hipotesis Penelitian ... 41

BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian ... 42

B. Jenis Penelitian ... 42

C. Jenis Data dan Sumber Data ... 42

D. Populasi dan Sampel ... 43

E. Teknik Penentuan Sampel ... 43

(7)

vii

G. Definisi Operasional Variabel ... 45

H. Pengukuran Variabel Penelitian ... 47

I. Menguji Kualitas Data ... 48

J. Teknik Analisis Data ... 50

K. Pengujian Hipotesis ... 53

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan ... 55

B. Karakteristik Responden ... 65

C. Hasil Pengujian Instrumen 1. Hasil Uji Validitas ... 75

2. Hasil Uji Reliabilitas ... 77

D. Hasil Analisis Rentang Skala ... 78

E. Hasil Analisis Regresi Linier Sederhana ... 93

F. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda ... 95

G. Hasil Pengujian Hipotesis ... 98

H. Pembahasan Hasil Penelitian ... 100

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 107

B. Saran ... 107

(8)

viii

DAFTAR LAMPIRAN

1. Lampiran Kuisioner

2. Lampiran Hasil Validitas dan Reliabilitas

(9)

ix

DAFTAR GAMBAR

No Judul Halaman

[image:9.595.153.448.279.575.2]
(10)

x

DAFTAR TABEL

No Judul Halaman

4. Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ... 7

5. Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel ... 46

6. Tabel 3.2 Rentang Skala Variabel Display, Store Atmosphere, Promosi Penjualan, dan Impulse Buying ... 52

7. Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 66

8. Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ... 67

9. Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan . 68 10. Tabel 4.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Wilayah Tempat Tinggal ... 69

11. Tabel 4.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendapatan ... 71

12. Tabel 4.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 72

13. Tabel 4.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Frekuensi Pembelian ... 73

14. Tabel 4.8 Karakteristik Responden Berdasarkan Rencana Pembelian ... 74

15. Tabel 4.9 Karakteristik Responden Berdasarkan Produk Tambahan yang Dibeli Tanpa Direncanakan ... 75

16. Tabel 4.10 Hasil Uji Validitas Variabel ... 78

17. Tabel 4.11 Hasil Uji Reliabilitas Variabel ... 79

18. Tabel 4.12 Hasil Analisis Rentang Skala Variabel Display ... 80

19. Tabel 4.13 Hasil Analisis Rentang Skala Variabel Store Atmosphere ... 82

20. Tabel 4.14 Hasil Analisis Rentang Skala Variabel Promosi Penjualan... 86

21. Tabel 4.15 Hasil Analisis Rentang Skala Variabel Impulse Buying 90 22. Tabel 4.16 Hasil Regresi Linier Sederhana ... 94

23. Tabel 4.17 Hasil Regresi Linier Berganda ... 96

[image:10.595.109.489.128.762.2]
(11)

110

DAFTAR PUSTAKA

Allan Dwi I’sana (C2A108001). Analisis Pengaruh Display Produk, Promosi Below The Line, dan Emotional Response Terhadap Keputusan Pembelian Impulsif Pada Sri Ratu Pemuda Departmen Store. Skripsi pada Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang.

Ayu Dewa T,S. dan Alit Suryani (2015). Pengaruh Merchandising, Promosi, dan Atmosfir Toko Terhadap Impulse Buying. Jurnal pada Jurusan Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud), Bali, Indonesia.

Hidayah Astry (H24052227). Pengaruh Promosi Penjualan Di Dalam Toko Terhadap Keputusan Impulse Buying Pada Konsumen Carrefour Hypermart Lebak Bulus, Jakarta. Skripsi pada Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Wicaksono D. Indra (12010110141138). Analisis Pengaruh Promosi dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Melalui Emotional Response (Studi Kasus Pada Matahari Dept Store Cabang Paragon Mall Semarang). Skripsi pada Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang.

Agil Yashinta, P. 2013. Teknik Display Alfamart.

(12)

111

Alma, B. 2007. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Edisi Revisi. Bandung. Alfabeta.

Amirullah dan Widayat, 2002. Riset Bisnis. Edisi Pertama. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Belch, G. E. & Belch, M. E. 2001. Advertising and Promotion, an Integrated Marketing Communication Perspective, New York: Mc Graw Hill.

Berman & Evans. 2007. Retail Management A Strategic Approach �ℎEdition. New Jersey : Pearson Education.

Carrefour. About Carrefour. www.carrefour.co.id (18 Januari 2016)

Carrefour. Tentang profil Carrefor. https://id.wikipedia.org/wiki/Carrefour (4 Januari 2016)

Engel, JF, R.D Blackwell dan P.W. Miniard. 1994. Consumer Behavior jilid 1 (terjemahan). 6th edition. Jakarta. Binarupa Aksara.

Engel, JF, R.D Blackwell dan P.W. Miniard. 1995. Consumer Behavior jilid 2 (terjemahan). 6th edition. Jakarta. Binarupa Aksara.

Foster, B. 2008. Manajemen Ritel. Alfabeta. Bandung.

Grafura, L. 2009. Pendekatan, Teknik, dan Metode Deskriptif. www.lubisgrafura.wordpress.com. (23 Januari 2016)

(13)

112

Kardes, F. R. 1999. Consumer Behavior : Managerial Decision Making. New York : Addison Wesley Longman.

Kotler, P. 2003. Marketing Management 11th Edition. New Jersey : Prentice Hall.

Kotler, P, and Amstrong, G. 2004. Principles of Marketing, 10th edition, Prentice

Hall Upper Sadle River, New Jersey.

Kotler, P, & Kevin Lane Keller, 2009, Manajemen pemasaran, Edisi 13 Jilid 1. Jakarta. Erlangga.

Loudon, D. L., & Bitta, B. A. J. 1993. Consumer Behavior 4th Edition. New York : Mc Graw Hill.

Ma’ruf, H. 2006. Pemasaran Ritel. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Malhotra, N. K. 2004. Marketing Research an Applied Orientation 2nd Edition. New Jersey : Pearson Education.

Ma’ruf, H. 2006. Pemasaran Ritel. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Malhotra, N. K. 2004. Marketing Research : An Applied Oriented, Pearson Education, Inc., fifth edition. New Jersey : USA

Malhotra, N. K. 2007. Marketing Research : An Applied Oriented, Pearson Education, Inc., fifth edition. New Jersey : USA

(14)

113

Peter & Olson. 2000. Cosumer Behavior : Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran edisi 4 Jilid 2. Jakarta. PT. Erlangga.

Radar pena. 2015. http://radarpena.com/read/2015/01/24/15038/1/1/Aprindo-Ramalkan-Pertumbuhan-Industri-Retail-Naik-10

Rangkuti, Freddy. 2015. Riset Pemasaran. Cetakan kedua belas. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Sopiah & Syaihabudhin. 2008. Manajemen Bisnis Ritel. Ed. 1. Yogyakarta. C.V Andi Offset (Penerbit Andi).

Sagivile Masum. 2012. Dispaly Produk. http://Displayprdku.blogspot.co.id. (1 Januari 2016)

Simatupang, D. S. No.08/11/Agustus/2007/. Mari Menggaet Langsung Pembeli.

Majalah MARKETING: hlm 31-32.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kombinasi. Bandung : Alfabeta.

(15)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk sekitar 237 juta

jiwa dengan total konsumsi sekitar Rp3.600-an triliun berdasarkan hasil

sensus penduduk tahun 2010. Hal ini yang menjadikan Indonesia sebagai

pasar yang potensial bagi bisnis ritel modern. Selain itu perilaku berbelanja

penduduk Indonesia mendukung tumbuh dan berkembangnya sebuah bisnis

ritel. Dari yang semula konsumen berbelanja di pasar tradisional sekarang

bergeser menuju ritel modern, ini dikarenakan ritel modern memberikan

pelayanan yang lebih dibandingkan dengan pasar tradisional. Dilihat dari segi

tempat dan suasana konsumen akan jauh lebih nyaman ketika berbelanja di

toko ritel modern.

Bisnis ritel masih menjadi bisnis yang menjanjikan. Asosiasi Pengusaha

Ritel Indonesia (Aprindo) memproyeksikan pertumbuhan industri ritel tahun

ini maksimal hanya 10% atau sekitar Rp 184 triliun. Angka ini naik 2% dari

pertumbuhan tahun sebelumnya yang mencapai 8% atau Rp 168 triliun.

Target pertumbuhan tahun ini pun dianggap masih terasa berat hingga akhir

tahun sehingga ekspansi gerai ritel kurang agresif. Pasalnya, tahun lalu pun

pertumbuhan industri ritel hanya 8%, meleset dari perkiraan awal yakni

10-15% Sepanjang 2014, omzet industri ritel sekitar Rp 168 triliun, angka ini

(16)

optimistis omzet industri ritel tahun ini bisa mencapai Rp 184 triliun

(radarpena.com).

Di Indonesia bisnis ritel kini kian menjamur. Tidak hanya di kota-kota

besar namun di tingkat kabupaten toko ritel dapat dengan mudah di jumpai.

Mulai dari toko ritel yang kecil hingga ukuran yang besar. Semakin banyak

bermunculan perusahaan-perusahaan ritel baru, maka persaingan tidak dapat

terhindarkan. Para peritel akan berlomba-lomba untuk menarik hati

konsumen. Mulai dari penataan barang dagangan yang dijual, menciptakan

suasana toko yang membuat konsumen nyaman dalam berbelanja, hingga

melakukan promosi penjualan yang menarik bagi konsumen. Semua itu

dilakukan peritel agar konsumen banyak datang ke toko untuk melakukan

transaksi/pembelian.

Display atau kegiatan menata produk yang di jual tidak kalah pentingnya.

Barang yang tertata secara baik dan rapi tentunya akan memudahkan

konsumen dalam mencari produk yang diinginkan. Dari segi tempat, kasir

merupakan tempat yang strategis untuk menciptakan impulse buying karena

produk-produk yang ada di rak dekat kasir akan langsung terlihat dan pasti

akan dilalui konsumen. Penempatan produk di kasir akan membuat konsumen

tertarik dengan tampilan kemasan maupun penampatan produk yang tersusun

secara rapi, bukan karena konsumen membutuhkan barang tersebut. Dengan

begitu konsumen akan semakin sulit untuk menolak dan menghindari untuk

(17)

Suasana atau atmosfer toko berperan untuk memberikan kesan terhadap

citra toko. Kesan tersebut muncul melalui pencahayaan, kombinasi warna,

musik, bahkan aroma. Kesan yang baik tentu akan selalu diingat oleh

konsumen. Sebuah toko harus mampu menciptakan suasana kondusif

sehingga konsumen merasa nyaman dalam berbelanja. Atmosfer toko yang

dirancang dengan baik akan merangsang konsumen untuk melakukan

pembelian.

Banyak cara yang dapat dilakukan peritel, salah satunya yaitu

menerapkan strategi promosi yang bertujuan agar konsumen mengunjungi

toko. Penggunaan bauran promosi yang tepat, membuat strategi yang

diterapkan dapat tersampaikan dengan baik dan menyeluruh serta konsisten

pada targetnya. Promosi penjualan dapat membentuk perilaku pembelian

impulsif (impulse buying). Produk-produk yang biasa menjadi target

pembelian impulsif yaitu produk-produk low involvement, yaitu produk yang

tidak membutuhkan pertimbangan khusus untuk membelinya.

Pembelian yang dilakukan oleh konsumen bisa saja dilakukan tanpa

pertimbangan sebelumnya atau biasa disebut pembelian secara spontan.

Impulse buying merupakan tindakan pembelian dimana konsumen tidak

memiliki rencana dari rumah untuk membeli suatu produk. Konsumen yang

melakukan impulse buying tidak berfikir sebelumnya untuk melakukan

pembelian. Mereka melakukan pembelian karena tertarik pada suatu produk

(18)

Menurut Rook dan Fisher (Negara dan Dharmmesta, 2003) impulse

buying sebagai kecenderungan konsumen untuk membeli secara spontan,

reflek, tiba-tiba, dan otomatis. Impulse buying bisa terjadi kapan saja dan

dimana saja. Berdasarkan hasil survei oleh AC Nielsen, 85% konsumen ritel

modern di Indonesia melakukan keputusan pembelian barang saat berada di

dalam toko (Simatupang, 2007). Keadaan seperti ini yang mampu di baca

oleh peritel asing yang kemudian masuk ke Indonesia.

Gerai Carrefour pertama dibuka pada 3 Juni, 1957, di Annecy di dekat

sebuah persimpangan (carrefour, dalam Bahasa Perancis). Carrefour

memperkenalkan bentuk hypermarket untuk pertama kalinya, sebuah

supermarket besar yang mengombinasikan department store (toko serba ada).

Carrefour hadir menjadi berbelanja keluarga di Indonesia sejak 1998. Sejak

tanggal 19 November 2012, Carrefour di Indonesia sudah dimiliki 100%

sahamnya oleh CT Corp. Seiring dengan pergantian pemegang saham

tersebut, nama perusahaan berubah menjadi PT. Trans Retail Indonesia dari

sebelumnya PT. Carrefour Indonesia (carrefour.co.id).

Carrefour bermitra dengan lebih dari 4.000 pemasok dari seluruh

Indonesia yang 70% dari jumlah tersebut termasuk dalam kategori Usaha

Kecil dan Menengah (UKM). Melalui Carrefour, para pemasok ini dapat

memberikan akses kepada pelanggan ke puluhan ribu jenis produk yang 90%

nya merupakan produk lokal. Kehadiran ritel besar seperti Carrefour di

Malang yang menawarkan konsep One-Stop Shopping dengan menjual lebih

(19)

memberikan kemudahan dan kenyamanan berbelanja melalui program Home

Delivery. Sehingga belaja murah dan semakin mudah (carrefour.co.id).

Berdasarkan uraian dan latar belakang yang dijelaskan maka peneulis

mengambil judul “Pengaruh Display, Store Atmosphere, dan Promosi

Penjualan Terhadap Keputusan Impulse Buying pada Konsumen

Carrefour Blimbing Malang”

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat disimpulkan bahwa

perumusan masalah pada penelitian ini adalah :

1. Apakah display berpengaruh terhadap store atmosphere?

2. Apakah store atmosphere berpengaruh terhadap impulse buying?

3. Apakah promosi penjualan berpengaruh terhadap impulse buying?

C. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini

adalah :

1. Untuk mengetahui apakah display berpengaruh terhadap store

atmosphere

2. Untuk mengetahui apakah store atmosphere berpengaruh terhadap

impulse buying

3. Untuk mengetahui apakah promosi penjualan berpengaruh terhadap

(20)

D. Manfaat Penelitian

1. Bagi Perusahaan

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan

pertimbangan kepada pihak Carrefour Blimbing Malang mengenai

perilaku impulse buying konsumennya. Selain itu juga diharapkan dapat

menjadi masukan bagi perusahaan untuk mengetahui factor yang

berpengaruh dominan terhadap keputusan impulse buying konsumen.

2. Bagi Peneliti Selanjutnya

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi

Gambar

Gambar 4.2 Struktur Organisasi  .........................................  59
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu  .....................................................

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan rahmat, hidayah, serta inayah-Nya dan tak lupa sholawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan rahmat, hidayah, serta inayah-Nya dan tak lupa sholawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi Besar

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan Rahmat, Hidayah, serta Inayah-Nya dan tak lupa Sholawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat, hidayah dan petunjuk-Nya dan tak lupa sholawat serta salam tercurah pada junjungan

Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmad dan hidayah-Nya, sholawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW sehingga penulis dapat

Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmad dan hidayah-Nya, sholawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW sehingga penulis dapat

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya, sholawat serta salam selalu tercurah kepada Rosullullah Muhammad SAW, sehingga penyusun

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan Rahmat, Hidayah, serta Inayah-Nya dan tak lupa Sholawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi