BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Berbagai penyakit saat ini memerlukan perhatian khusus salah satunya penyakit cardiovaskular, penyakit cardiovaskular memiliki beberapa faktor resiko diantaranya hipertensi, obesitas, diabetes melitus, life style (Merokok, konsumsi alkohol, makanan berlemak dan kurangnya aktifitas fisik) dan dislipidemia. Dislipidemia merupakan masalah kesehatan yang sangat penting karena dislipidemia memiliki faktor resiko penyakit jantung koroner, serta masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang penyakit dislipidemia dan cara penggunaan obat dislipidemia yang benar. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma. Kelainan fraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolestrol total, kolesterol LDL, dan trigliserida, serta penurunan kadar kolestrol HDL. (Sunita, 2004). Komplikasi dari penyakit dislipidemia adalah Hipertensi, aterosklerosis, jantung koroner, dan stroke. Pada saat ini dikenal sedikitnya 6 jenis obat yang dapat memperbaiki profil lipid serum yaitu bile acid sequestran. HMG-CoA reductase inhibitor (statin), derivat asam fibrat, asam nikotinik, ezetimibe, dan asam lemak omega-3 (Adam, 2009)
Agar efek terapi obat bisa tercapai dengan baik maka pasien harus memiliki pengetahuan yang baik tentang obat yang akan dikonsumsi, sehingga perlu adanya
Home pharmacy Care atau pelayanan kefarmasian di rumah. Pelayanan kefarmasian di rumah oleh apoteker adalah pendamping pasien oleh apoteker dalam pelayanan kefarmasian dengan persetujuan pasien atau keluarganya. (Depkes, 2008)
Pelayanan kefarmasian di rumah terutama untuk pasien yang tidak atau belum dapat menggunakan obat dan atau alat kesehatan secara mandiri, yaitu pasien yang memiliki kemungkinan mendapatkan risiko masalah terkait obat misalnya komorbiditas, lanjut usia, lingkungan sosial, karakteristik obat, kompleksitas pengobatan, kompleksitas penggunaan obat, kebingungan atau kurangnya pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana menggunakan obat dan atau alat kesehatan agar tercapai efek terapi yang baik (Depkes, 2008)
Salah satu peran seorang farmasi untuk memberikan informasi dan pengetahuan penggunan obat dan terapi non farmakologi kepada masyarakat, agar masyarakat bisa mengetahui penggunakan obat dengan benar, sehingga penulis perlu melakukan penelitian pengaruh home pharmacy care terhadap pengetahuan tentang obat dislipidemia dan penggunaan yang benar di beberapa apotek di Kecamatan Lowok waru. Berdasarkan data Dinas Kesehatan kota Malang pada tahun 2013, kecamatan Lowok waru memiliki 32 apotek.
1.2 Rumusan Masalah
Apakah terdapat pengaruh pemberian home pharmacy care terhadap pengetahuan tentang obat Dislipidemia dan cara penggunaannya yang benar pada pasien dibeberapa apotek kecamatan lowokwaru ?
1.3 Tujuan
a. Umum :
b. Khusus :
1. Ingin mengetahui pengaruh home pharmacy care terhadap pengetahuan pasien Dislipidemia tentang penggunaan obat dan terapi non farmakologi. 2. Membuktikan adanya hubungan antara pemberian home pharmacy care
dengan cara penggunaan obat dislipidemia yang benar.
1.4 Hipotesis
Terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian home pharmacy care
terhadap pengetahuan pasien dalam penggunaan obat dislipidemia yang benar.
1.5 Manfaat Penelitian
1. Sebagai sarana untuk mengetahui pengetahuan pasien terhadap penggunaan obat dislipidemia.
2. Sebagai sarana untuk memberikan penyuluhan kepada pasien tentang cara penggunaan obat dislipidemia yang benar.
DWI RUSVELLIA ANDRIANI
PENGARUH
HOME PHARMACY CARE
TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG OBAT
DISLIPIDEMIA DAN PENGGUNAANNYA
YANG BENAR
(Asuhan Kefarmasian untuk Pasien di Beberapa Apotek Kecamatan
Lowokwaru, Kota Malang)
PROGRAM STUDI FARMASI
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah SWT, karna atas izin – Nya lah penulis dapat
menyelesaikan skripsi dengan judul “PENGARUH HOME PHARMACY CARE
TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG OBAT DISLIPIDEMIA DAN
PENGGUNAANNYA YANG BENAR”
1. Terimakasih kepada Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Bapak Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep., Sp.Kom
2. Terimakasih kepada pembimbing I ibu Dra. Liza Pristianty, M.Si., MM., Apt. dan pembimbing II ibu Ika Ratna Hidayati, S. Farm., Apt., MSc. Karena atas bimbingan, dukungan dan nasihat beliau – beliau penulis dapat menyelesaikan skripsi ini
3. Terimakasih kepada tim penguji ibu Hidajah Rachmawati, S.si., Apt. Sp.FRS dan ibu Dra. Lilik Yusetyani, Apt., Sp.FRS
4. Terimakasih untuk dosen – dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang, atas ilmu dan bimbingannya.
5. Terimakasih untuk Apoteker beberapa apotek kecamatan Lowokwaru atas izin penelitian yang diberikan kepada penulis.
6. Terimakasih atas dukungan doa, moril dan finansial untuk kedua orang tua abah Hadriansyah dan mama Cahaya Aini, serta adik Zatri Amellcia Andriani, Prastika Evaterin Andriani dan Ahmad Al-gifari Adrian
7. Terimakasih untuk nini Hj. Barsiah yang menjadi guru sejak SD, mengajarkan membaca, rumus matematika, dan peta.
8. Terimakasih untuk gulu, angah, anjang dan ibung atas perhatian dan dukungan yang diberikan sejak kecil
v
10.Terimakasih untuk Desi, Etty, Putri, Ica, Cunda, Indri dan seluruh teman Farmasi A atas bimbingan, waktu, pengalaman dan motivasi yang diberikan kepada penulis, ingin berfoto bersama kalian saat wisuda adalah alasan sederhana kenapa aku ngebut skripsi.
11.Terimakasih untuk Danar atas bantuan waktu dan tenaga saat pengerjaan skripsi ini.
12.Terimakasih untuk ibunya Kurnia yang sudah mengizinkan kami makan dan belajar di rumah beliau
13.Terimakasih untuk mas travel yang mengantarkan kami malang – surabaya untuk bimbingan skripsi dan wisata kuliner
Penulis,
RINGKASAN
Pengaruh Home Pharmacy Care Terhadap Pengetahuan Pasien Tentang Obat Dislipidemia dan Penggunaannya Yang Benar
(Asuhan Kefarmasian Untuk Pasien di Beberapa Apotek Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang)
Berbagai penyakit saat ini memerlukan perhatian khusus salah satunya penyakit cardiovaskular, penyakit cardiovaskular memiliki beberapa faktor resiko diantaranya hipertensi, obesitas,diabetes melitus, life style, merokok dan dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma. Kelainan fraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolestrol total, kolesterol LDL, dan trigliserida, serta penurunan kadar kolestrol HDL. (Sunita, 2004). Pada saat ini dikenal sedikitnya 6 jenis obat yang dapat memperbaiki profil lipid serum yaitu
bile acid sequestran. HMG-CoA reductase inhibitor (statin), derivat asam fibrat, asam nikotinik, ezetimibe, dan asam lemak omega-3.
Kurangnya pengetahuan tentang penyakit dan obat dislipidemia mempengaruhi perilaku kesehatan dan cara penggunaan obat. Agar efek terapi obat bisa tercapai dengan baik maka pasien harus memiliki pengetahuan yang baik tentang obat yang akan dikonsumsi. Pengetahuan/ kognitif merupakan unsur yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang (Notoatmodjo, 2003). Pengetahuan dicakup dalam 6 tingkatan yaitu: tahu (know), memahami (comprehension), aplikasi (aplication), analisa (analysis), sintesis (syntesis) dan evaluasi (evaluation). Tingkat pengetahuan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: usia, pendidikan, lingkungan, intelegensia, dan pekerjaan (Notoatmodjo, 2003).
vii
Penelitian ini menggunakan pre eksperimental design jenis one group pre test dan post test. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diamati adalah pengetahuan pasien sesudah dan sebelum pemberian home pharmacy care. Instrument pada penelitian ini adalah booklet dan quesioner. Yang diberikan pada responden adalah pemberian home pharmacy care dalam bentuk pendidikan dan konseling tentang obat dislipidemia dalam bentuk booklet. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji (t test).
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa home pharmacy care
ABSTRAK
Pengaruh Home Pharmacy Care Terhadap Pengetahuan Pasien Tentang Obat Dislipidemia dan penggunaannya Yang Benar
(Asuhan Kefarmasian Untuk Pasien di Beberapa Apotek Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang)
Dislipidemia merupakan masalah kesehatan yang sangat penting karena dislipidemia memiliki faktor resiko penyakit jantung koroner, serta masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang penyakit dislipidemia dan cara penggunaan obat dislipidemia yang benar. Kurangnya pengetahuan tentang penyakit dan obat dislipidemia mempengaruhi perilaku kesehatan dan cara penggunaan obat. Home Pharmacy Care adalah pendamping pasien oleh farmasis dalam pelayanan kefarmasian di rumah terutama dalam memberikan konseling tentang obat dislipidemia yang benar, sehingga pengetahuan pasien tentang obat dislipidemia bertambah.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh pemberian
Home Pharmacy care terhadap pengetahuan pasien tentang dislipipidemia yang benar dibeberapa apotek Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan Pre Eksperimental Design jenis One Group Pre Test Post Test. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diamati adalah pengetahuan pasien. Instrument pada penelitian ini adalah menggunakan Booklet dan Quesioner. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji (t - test)
Dari penelitian ini diperoleh hasil yaitu pengetahuan responden sebelum pemberian Home Pharmacy Care kurang baik (3%) sedangkan pengetahuan responden setelah pemberian Home Pharmacy Care adalah baik (90%). Hasil uji t menunjukan t hitung = 17,759 lebih besar dari t tabel = 2,045. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan pasien tentang obat dislipidemia dan penggunaannya yang benar.
ix
ABSTRACT
The Effects of Home Pharmacy Care on Patients’ Knowledge About Dyslipidemia
Medication and Its Proper Application
(Pharmaceutical Guidance For Patients in Several Drug Stores Of Lowokwaru District, Malang)
Dyslipidemia was a very crucial health problem for it had risk of coronary heart. However, there were still many people who were not aware of this disease and how to properly apply the medication. The lack of knowledge on dyslipidemia and its medication affected health behaviors and ways to apply the medication. Home pharmacy care was a patient companion services by pharmacists at home, particularly in providing counseling on the proper application of dyslipidemia medication, so that the patients got a better knowledge on dyslipidemia medication.
This study aimed at proving the effects of home pharmacy care on
patients’ knowledge about dyslipidemia at several drug stores in Lowokwaru
District, Malang. This study employed one group pretest-posttest of pre-experimental design. The number of sample was 30 respondents who were chosen
by using purposive sampling technique. The observed variable was the patients’
knowledge. The instruments of this study were booklets and questionaires and the data were analyze by using t-test.
The findings revealed that the patients’ knowledge before the provision of home pharmacy care was less satisfactory (3%), while the patients’ knowledge after the provision of home pharmacy care satisfactory (90%). The result of the t-test showed t = 17.759 which was bigger than t table = 2.045. thus, the conclusion
was that home pharmacy care gave significant effects on patients’ knowledge
about dyslipidemia medication and its proper application
DAFTAR ISI
HALAN JUDUL ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
LEMBAR PENGUJIAN ... iii
KATA PENGANTAR ... v
RINGKASAN ... vi
ABSTRAK ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... xii
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 2
1.3 Tujuan ... 3
1.4 Hipotesis ... 3
1.5 Manfaat Penelitian ... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 4
2.1 Konsep Dasar Home Pharmacy Care ... 4
2.1.1 Definisi Home Pharmacy Care ... 4
2.1.2 Tujuan dan Manfaat ... 4
2.1.2.1 Tujuan ... 4
2.2.2.2 Manfaat ... 5
2.1.3 Prinsip-Prinsip Pelayanan Kefarmasian di rumah ... 5
2.1.4 Pelayanan Yang Dapat Diberikan Apoteker ... 6
2.2 Obat ... 7
2.2.1 Definisi Obat ... 7
2.2.2 Dosis Obat ... 7
xi
2.3.2 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan ... 9
2.4 Dislipidemia ... 10
2.4.1 Lipid dan Lipoprotein ... 10
2.4.2 Metabolisme Lipoprotein ... 11
2.4.2.1 Jalur Eksogen ... 11
2.4.2.2 Jalur Endogen ... 12
2.4.3 Pengertian Dislipidemia ... 13
2.4.4 Klasifikasi Dislipidemia dan Kadar Lipid Normal ... 14
2.4.5 Obat untuk Dislipidemia ... 14
2.4.5.1 Bile Acid Sequestants ... 15
2.4.5.2 HMG-CoA Reduktase Inhibitor ... 16
2.4.5.3 Derivat Asam Fibrat ... 17
2.4.5.3 Asam Nikotinik ... 18
2.4.5.4 Ezetimib ... 19
2.4.5.5 Asam Lemak Omega-3 ... 19
2.4.6 Penatalaksanaan Non Farmakologi ... 19
2.4.6.1 Terapi Nutrisi Medis ... 20
2.4.6.2 Aktifitas Fisik ... 20
2.4.7 Penatalaksanaan Farmakologi ... 20
BAB III KERANGKA KONSEPTUAL ... 22
BAB IV METODE PENELITIAN ... 23
4.1 Desain Penelitian ... 23
4.2 Populasi Penelitian ... 23
4.3 Sampel Penelitian ... 23
4.3.1 Sampel ... 23
4.3.2 Kriteria Inklusi dan Ekslusi ... 23
4.3.3 Teknik Sampling ... 24
4.4 Klasifikasi dan Definisi Operasional Variabel... 24
4.4.1 Variabel Penelitian ... 24
4.5 Pengumpulan Data ... 26
4.5.1 Instrumen Penelitian ... 26
4.5.2 Teknik Pengumpulan Data ... 26
4.5.3 Uji Validitas ... 27
4.5.4 Uji Reabilitas ... 27
4.6 Analisa Data ... 28
4.6.1 Analisa Deskriptif ... 28
4.6.2 Analisa Statistik ... 29
BAB V HASIL PENELITIAN ... 31
5.1 Gambaran Umum Penelitian ... 31
5.2 Uji Validitas dan Reliabilitas ... 31
5.2.1 Uji Validitas ... 31
5.2.2 Uji Reliabilitas ... 34
5.3 Karakteristik Responden ... 35
5.3.1 Usia ... 35
5.3.2 Jenis Kelamin ... 36
5.3.3 Tingkat Pendidikan ... 36
5.3.4 Pekerjaan Responden ... 37
5.4 Analisis Deskripsi Jawaban dan Distribusi Frekuensi Skor Respoden ... 38
5.4.1 Pengetahuan Tentang Obat Dislipidemia ... 38
5.4.2 Pengetahuan Tentang Dislipidemia ... 40
5.4.3 Dosis Obat ... 41
5.4.4 Waktu Pemakaian Obat ... 42
5.4.5 Efek Samping Obat ... 44
5.4.6 Tempat Penyimpanan Obat ... 45
5.4.7 Non – Farmakologi Penyakit Dislipidemia ... 47
5.5 Prosentase Skor Distribusi Kriteria Pengetahuan Responden ... 49
5.5.1 Prosentase Skor Responden ... 49
5.5.2 Kriteria Pengetahuan Responden... 49
5.6 Analisa Data ... 50
xiii
BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN ... 63
7.1 Kesimpulan ... 63
7.2 Saran ... 63
DAFTAR TABEL
Tabel
II.1 Penggolongan Obat ... 15
II.2 Pedoman Terapi ... 20
IV.1 Variabel ... 24
V.1 Hasil Pengujian Validitas Pertama ... 32
V.2 Hasil Pengujian Validitas Kedua ... 33
V.3 Hasil Pengujian Validitas Ketiga ... 34
V.4 Hasil Koefisien Realiabilitas ... 35
V.5 Distribusi Frekuensi Uji Responden ... 35
V.6 Distribusi Frekuensi Jenis Kelamin Responden ... 36
V.7 Distribusi Frekuensi Tingkat Pendidikan Responden ... 36
V.8 Distribusi Frekuensi Pekerjaan Responden ... 37
V.9 Deskripsi Jawaban Responden Tentang Pengetahuan Obat Dislipidemia ... 38
V.10.1 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Obat Dislipidemia Pertanyaan No. 1 ... 38
V.10.2 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Obat Dislipidemia Pertanyaan No. 7 ... 39
V.11 Deskripsi Jawaban Responden Tentang Pengetahuan Dislipidemia .... V.12.1 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Dislipidemia No.3 ... 40
V.12.2 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Dislipidemia No. 12 ... 41
V.13 Deskripsi Jawaban Responden Tentang Dosis Obat ... 41
V.14 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Dosis Obat No. 4 ... 42
V.15 Deskripsi Jawaban Responden Tentang Waktu Pemakaian Obat ... 42
xv
Obat No.2 ... 43 V.16.3 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang waktu Pemakaian
Obat No. 6 ... 44 V.17 Deskripsi Jawaban Responden Tentang Pengetahuan Efek Samping Obat Dislipidemia ... 45 V.18 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Efek Samping
Obat No. 8 ... 45 V.19 Deskripsi Jawaban Responden Tentang Pengetahuan Cara
Menyimpan Obat ... 46 V.20 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Tempat Penyimpanan
Obat No. 9 ... 46 V.21 Deskripsi Jawaban Responden Tentang Pengetahuan Non – Farmakologi Dislipidemia ... 47 V.22.1 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang
Non-Farmakologi ... Dislipidemia ... 47 V.22.2 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang
DAFTAR GAMBAR
Gambar
3.1 Kerangka Konseptual ... 22
4.1 Kerangka Penelitian ... 30
5.1 Distribusi Frekuensi Usia Responden ... 35
5.2 Distribusi Frekuensi Jenis Kelamin Responden ... 36
5.3 Distribusi Frekuensi Tingkat Pendidikan Responden ... 37
5.4 Distribusi Frekuensi Pekerjaan Responden ... 37
5.5.1 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Obat Dislipidemia... 39
5.5.2 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Obat Dislipidemia ... 39
5.6.1 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Dislipidemia ... 40
5.6.2 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Pengetahuan Dislipidemia ... 41
5.7 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Dosis Obat ... 42
5.8.1 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Waktu Pemakaian Obat ... 43
5.8.2 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Waktu Pemakaian Obat ... 44
5.8.3 Distribusi Frekuensi Skor Responde Tentang Waktu Pemakaian Obat ... 44
5.9 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang Efek Samping Obat ... 45
xvii
5.11.2 Distribusi Frekuensi Skor Responden Tentang
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran
Lampiran 1 Lembar Riwayat Hidup ... 67
Lampiran 2 Lembar Bebas Plagiat ... 68
Lampiran 3 Surat Izin Penelitian ... 69
Lampiran 4 Informed Consent ... 76
Lampiran 5 Quesioner Validasi ... 78
Lampiran 6 Booklet ... 81
Lampiran 7 Hasil Uji Validitas Dan Reliabilitas ... 83
Lampiran 8 Tabel T ... 86
Lampiran 9 Tabel R Product Moment ... 87
Lampiran 10 Hasil T Test Paired Sample ... 88
Lampiran 11 Data Pre Test ... 89
Lampiran 12 Data Post Test ... 90
xix
DAFTAR PUSTAKA
Adam, John MF., 2009, Dislipidemia dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Edisi V, Sudoyo W, Setiyohadi B, Alwi I, et al, Interna Publishing Jakarta, hal.1984-1986.
Anwar, B.T, 2004. Dislipidemia Sebagai Faktor Resiko Penyakit Jantung
Koroner, Universitas Sumatera Utara
Anief, M., 2007. Ilmu Meracik Obat. Jogjakarta: Gadjah Mada University Press.
Arikunto, S., 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi 2010.Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
BPOM RI, 2012. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor hk.03.1.33.12.12.8195 Tahun 2012 Tentang Penerapan Pedoman Cara Pembuatan Obat Yang Baik. Jakarta: BPOM RI.
Budi, T.P., 2006. SPSS 13.0 Terapan Statistik Parametik. Yogyakarta: CV. Andi Offset
BNF. 2009. British National Formulary 57. London: Royal Pharmaceutical Society of Great Britain
Chaerunissa, A., Y., Surahman, E., Imron, H., S., S., 2009. Farmasetika Dasar
Konsep Teoritis dan Aplikasi Pembuatan Obat. Bandung: Widya
Padjadjaran
DepkesRI, 2008. Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Rumah (Home Pharmacy Care). Jakarta: Depkes
Depkes RI, 2006. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor:
1027/MENKES/SK/IX/2004. Jakarta: Depkes.
Depkes RI, 2006. Pedoman penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas. Jakarta: Depkes.
Depkes RI, 2007. Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan
Kesehatan di Daerah Kepulauan. Jakarta: Depkes.
Djauzi, Samsuridjal., 2005. Panduan Hidup Sehat Dari Kolesterol Sampai
Istiantoro, Y.H. Gan, V.H.S. 2007. Farmakologi dan Terapi Edisi 5. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Joenoes, Nanizar Zaman., 2001. Ars Prescribendi (Resep yang Rasional). Surabaya: Airlangga University Press.
Katzung, B .G., 2002. Farmakologi Dasar dan Klinik. Jakarta: Salemba Medika
Listiani, L. Purbosari, T.Y. 2006. Kadar Kolesterol Total Pada Usia 25 – 26
Tahun, Sidoarjo
Mubarak, W. I., 2007. Promosi Kesehatan (Sebuah Pen. Jakarta: Salemba Medika.
Mutschler, E., 1999. Dinamika Obat. Edisi V. Bandung: ITB
Neal,Michael.J., 2006. At A Glance Farmakologi Medis Edisi Kelima, Jakarta: Erlangga
Notoatmodjo, S., 2003. Pengantar Pendidikan Kesehatan Dan Ilmu Perilaku
Kesehatan. Yogyakarta: Andi Offset.
Notoatmodjo, S., 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Notoatmodjo, S., 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Povey, R., 2000. Memantau Kadar Kolesterol Anda. Jakarta: Arcan
Sari, L.A., 2003. Aplikasi Klinis Patofisiologi: Pemeriksaan dan Manajemen, Ed.2, Jakarta: EGCG
Syamsuni, H., A., 2007. Ilmu Resep. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Sugiyono, 2007. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta
Suherman, S.K. 2007. Farmakologi dan Terapi Edisi ke – 5. Jakarta: Fakultas kedokteran Universitas Indonesia.
Sunita, Almatsier. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT SUN
Suyatna,F.D, 2007. Farmakologi dan Terapi. Edisi 5. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
xxi
Tjay, T. H., dan Rahardja, K., 2007. Obat-obat Penting : Khasiat, Penggunaan,
dan Efek-efek Sampingnya, Edisi VI. Jakarta: PT. Elex Media
Komputindo.