• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI PERBANDINGAN SIKAP SOSIAL SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTAIF TIPE PROBLEM BASED LEARNING DAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X SMA NEGERI 1 GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI PERBANDINGAN SIKAP SOSIAL SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTAIF TIPE PROBLEM BASED LEARNING DAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X SMA NEGERI 1 GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015"

Copied!
92
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil Penilaian Sikap pertemuan ke-12 Semester Ganjil Mata Pelajaran Ekonomi kelas X IPS SMA Negeri 1 Gadingrejo
Tabel 2. Sintaks model pembelajaran berbasis masalah
Tabel 3. Penelitian yang Relevan
Gambar 1. Bagan Kerangka Pikir
+4

Referensi

Dokumen terkait

terhadap hasil belajar siswa dengan judul “ Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X IPS SMA

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi berprestasi, sikap pada mata pelajaran ekonomi dan iklim sekolah terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X

Peneliti menduga jika pada model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) siswa yang memiliki sikap positif dalam pembelajaran ekonomi hasil belajarnya lebih baik

Penelitian dalam upaya meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran matematika siswa kelas

Siswa kelas X (sepuluh) SMA Negeri 1 Buay Bahuga berpendapat, mata pelajaran ekonomi dianggap sebagai salah satu mata pelajaran yang sulit. Penyebab kesulitan tersebut

Untuk dapat mengetahui bagaimana usaha guru ekonomi mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X di Madrasah Aliyah Diniyah Puteri Pekanbaru bdengan

Judul skripsi : Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Gambar Teknik Melalui Model Pembelajaran Problem-based learning (PBL)

Kemampuan berpikir kritis kepada siswa, tidak diajarkan secara khusus sebagai suatu mata pelajaran akan tetapi, dalam setiap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru, kemampuan berpikir