Informasi Dokumen
- Sekolah: Universitas
- Mata Pelajaran: Televisi dan Media
- Topik: Laporan Praktek Kerja Lapangan Di PT. Media Televisi Indonesia (METRO TV) Biro Bandung
- Tipe: laporan
- Tahun: 2008
- Kota: Bandung
Ringkasan Dokumen
I. Pendahuluan
Laporan ini menguraikan tentang PT. Media Televisi Indonesia (METRO TV) Biro Bandung, yang merupakan stasiun televisi berita 24 jam pertama di Indonesia. Didirikan pada 25 November 2000, METRO TV bertujuan untuk menyebarkan informasi ke seluruh Indonesia dan menyediakan program berita serta informasi yang mendidik. Laporan ini mencakup sejarah perusahaan, profil, visi dan misi, serta struktur organisasi dan kegiatan praktek kerja lapangan.
1.1 Sejarah Perusahaan
METRO TV didirikan oleh Surya Paloh, yang sebelumnya dikenal melalui Media Indonesia. Dikenal sebagai pelopor televisi berita, METRO TV mengembangkan program yang mencakup berita dalam tiga bahasa. Dengan tantangan awal dalam membangun infrastruktur, perusahaan ini berhasil menciptakan tim profesional yang solid dan memperkenalkan program-program inovatif di industri pertelevisian.
1.2 Profil PT Media Televisi Indonesia
Profil perusahaan mencakup informasi dasar seperti nama, alamat, dan kontak. METRO TV memiliki slogan 'Knowledge To Elevate' yang mencerminkan komitmennya dalam menyajikan berita yang mendidik dan informatif. Alamat kantor pusat berada di Jakarta, dan perusahaan ini telah memperluas jangkauannya melalui berbagai platform penyiaran.
1.3 Logo PT. Media Televisi Indonesia
Logo METRO TV terdiri dari simbol elips emas dan huruf M, E, T, R, O, T, V yang berwarna biru. Desain ini dimaksudkan untuk memberikan kesan modern dan mudah diingat. Logo ini juga berfungsi sebagai identitas visual yang mencerminkan karakter dan visi perusahaan dalam industri media.
1.4 Visi dan Misi PT. Media Televisi Indonesia
Visi METRO TV adalah menjadi stasiun televisi terdepan di Indonesia dengan program berita berkualitas. Misinya adalah untuk mempromosikan kemajuan bangsa melalui informasi yang akurat dan mendidik, serta memberikan nilai tambah dalam industri penyiaran. Hal ini mencakup pengembangan konten yang inovatif dan berkualitas tinggi.
1.5 Strategi PT. Media Televisi Indonesia
Strategi METRO TV mencakup peningkatan teknologi penyiaran, penyajian program yang menarik, dan pemasaran iklan yang efektif. Perusahaan juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas produksi. Semua langkah ini bertujuan untuk menjaga relevansi dan daya saing di pasar media.
1.6 Target Pemirsa PT Media Televisi Indonesia
Target pemirsa METRO TV adalah masyarakat umum, khususnya keluarga berpenghasilan menengah ke atas. Dengan 70% tayangan berupa berita, stasiun ini berusaha memenuhi kebutuhan informasi yang aktual dan relevan bagi pemirsanya. Program-program dirancang untuk menarik perhatian dan mempertahankan loyalitas pemirsa.
1.7 Deskripsi Program News di PT. Media Televisi Indonesia
METRO TV memiliki beberapa program berita, termasuk Metro Hard News, Suara Anda, dan Headline News. Setiap program memiliki format dan jam tayang yang berbeda, dengan fokus pada penyajian berita terkini dan informatif. Program-program ini dirancang untuk memberikan informasi yang akurat dan cepat kepada pemirsa.
1.8 Struktur Perusahaan
Struktur organisasi METRO TV mencakup berbagai divisi yang saling berhubungan, mulai dari Presiden Direktur hingga divisi teknis dan berita. Setiap divisi memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas, memastikan kelancaran operasional perusahaan. Struktur ini mendukung koordinasi yang efektif dalam penyampaian informasi.
1.9 Job Description
Job description di METRO TV mencakup berbagai posisi, mulai dari Presiden Direktur hingga staff di Biro Bandung. Setiap posisi memiliki tanggung jawab yang spesifik, seperti memimpin tim, mengelola pemasaran, dan memastikan kualitas siaran. Hal ini penting untuk mencapai tujuan perusahaan dalam menyajikan berita berkualitas.
1.10 Sarana dan Prasarana Praktek Kerja Lapangan (PKL)
METRO TV Biro Bandung dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan operasional. Fasilitas ini mencakup gedung kerja, mobil SNG, dan peralatan teknis lainnya. Semua ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi kerja bagi karyawan dalam melaksanakan tugas mereka.
1.11 Lokasi dan Waktu Praktek Kerja Lapangan (PKL)
Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan di kantor METRO TV Biro Bandung, yang berlokasi di Jl. Braga No.05-11. Kegiatan PKL berlangsung selama satu bulan, mulai dari 02 Agustus hingga 02 September 2010. Jam kerja fleksibel sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan.
II. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan
Selama Praktek Kerja Lapangan (PKL) di METRO TV, penulis berperan sebagai uploader berita. Kegiatan ini meliputi tugas rutin dan insidentil yang berkaitan dengan penyajian berita di platform online. Penulis terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk pengumpulan dan pengeditan berita untuk disiarkan.
2.1 Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL)
Kegiatan PKL meliputi tugas sehari-hari sebagai uploader berita, serta kegiatan insidentil seperti liputan berita. Penulis terlibat dalam proses pengumpulan berita dari kontributor, mengedit, dan mengupload berita ke situs web METRO TV. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam dunia jurnalistik.
2.2 Deskripsi Kegiatan PKL
Kegiatan rutin penulis melibatkan pembuatan berita versi online yang berasal dari kontributor di berbagai daerah. Proses ini mencakup pengeditan dan penyajian berita yang sesuai dengan standar jurnalistik. Selain itu, penulis juga melakukan liputan insidentil untuk mendapatkan berita terkini yang relevan.
2.3 Analisis Kegiatan Selama PKL
Pengalaman selama PKL di METRO TV memberikan wawasan tentang dunia jurnalistik dan tantangan yang dihadapi dalam penyampaian informasi. Penulis belajar tentang pentingnya ketepatan waktu, keakuratan informasi, dan etika jurnalistik dalam setiap kegiatan. Pengalaman ini sangat berharga untuk pengembangan karir di bidang media.
III. Penutup
Laporan ini menyimpulkan pengalaman penulis selama PKL di METRO TV Biro Bandung. Kegiatan yang dilakukan memberikan pemahaman mendalam tentang operasional stasiun televisi dan pentingnya berita yang akurat. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi modal untuk karir di industri media.
3.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari kegiatan PKL menunjukkan bahwa METRO TV berkomitmen untuk menyajikan berita berkualitas kepada masyarakat. Penulis berperan aktif dalam proses pengumpulan dan penyajian berita, yang meningkatkan pemahaman tentang industri penyiaran dan tantangan yang dihadapi.
3.2 Saran
Saran untuk METRO TV Biro Bandung mencakup perlunya peningkatan sarana dan prasarana, serta penambahan staf khusus untuk pengupload berita. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas penyajian berita, sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dengan lebih baik.