• Tidak ada hasil yang ditemukan

Produksi Ammonia dan Hidrogen Sulfida Ekskreta Ayam Broiler yang DIberi Tepung Kemangi (Ocimum basilicum) Dalam Pakan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Produksi Ammonia dan Hidrogen Sulfida Ekskreta Ayam Broiler yang DIberi Tepung Kemangi (Ocimum basilicum) Dalam Pakan"

Copied!
58
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Jumlah Ekskreta Murni pada Beberapa Jenis Unggas
Tabel 2. Batas Aman dan Kematian akibat Gas yang Merugikan di Kandang   Ayam
Tabel  3.  Baku Mutu Ambient dan Emisi Gas NH3 dan H2S
Tabel  5. Ambang Batas Gas Hidrogen Sulfida
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot akhir dan persentase karkas ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung inti sawit (P2 dan P3) lebih rendah dari kontrol, namun

Apabila hasil pengujian tersebut ditemukan cemaran dalam tepung ulat hongkong dan pakan, maka dapat diimpretasikan bahwa kandungan cemaran dalam tepung ulat

Ayam broiler yang diberikan testosteron pada semua tingkatan dosis memiliki konsumsi pakan dan rasio konversi pakan yang sama dengan kontrol, serta pada kelompok ayam yang

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung daun kemangi ke dalam pakan sampai dengan taraf 12 % tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap

Hasil persentase berat organ dalam ayam pedaging (broiler) yang diberikan tepung daun sirih sebagai imbuhan pakan selama 6 minggu masing-masing perlakuan dapat disajikan

Hasil analisis variansi menunjukan penambahan tepung purslane pada pakan sampai level 6% tidak memberikan efek negatif terhadap kualitas fisik daging ayam

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan tepung kemangi sebanyak 1,25% (P4) dapat memperbai- ki kandungan kimia yaitu meningkatkan kadar protein, menurunkan kadar lemak dan

daun kemangi tidak menunjukan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, sehingga dapat dikatakan bahwa penambahan tepung daun kemangi memberikan