• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pemberian Ekstrak Herbal Terhadap Produktivitas Dan Mutu Ayam Pedaging

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengaruh Pemberian Ekstrak Herbal Terhadap Produktivitas Dan Mutu Ayam Pedaging"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

69

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad dan Elfawati (2007). Performans Ayam Broiler Yang Diberi Sari Buah Mengkudu (Morinda citrifolia). Jurnal Peternakan 5(1): 10–13

Ahrens, E. H., J. Hirsch, W. Insull, T. T. Tsaltas, R. Blomstrand and M. Peterson. (1957). The influence of dietary fats on serum-lipid levels in man. J. Am. Oil Chemists Soc. 34(1): 563-570.

Anggorodi, H.R. (1979). ilmu Makanan Ternak Umum. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Hal. 197-105.

Anggorodi, H.R. (1995). Nutrisi Aneka Ternak Unggas. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Hal. 84-91

Arimbi dan Sabdoningrum, Emy, K. (2008). Daun Sambiloto Sebagai Bahan Aktif Dipping Dalam Pengendalian Kasus Mastitis pada Sapi Perah. Veterinaria Medika. 1(2): 23-27

Anonim. (1995). Standar Nasional Indonesia (SNI) no 01-3924-1995. Jakarta

Anonim. (2010). Herbal Indonesia Berkhasiat. Majalah Trubus. Jakarta: Trubus Swadaya. volume 8. Hal. 7

Asosiasi Obat Hewan Hewan Indonesia (ASOHI). (2001). Setengah Abad Ayam Ras di Indonesia. Jakarta: ASOHI. Hal. 19-23.

Bagus, S (2008). Performa Ayam Broiler Dengan Pakan Komersial Yang Mengandung Tepung Kemangi (Ocimum Basilicum). Skripsi. Bogor: Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, IPB Bogor.

Bambang, M (2002). Ramuan Tradisional untuk pengobatan Jantung. Bogor: PT. Penebar Swadaya. Hal. 54-56.

Bambang, S., dan Burhani, K. (1982). Petunjuk Pelaksanaan Proyek Bimas Ayam Broiler. Jakarta: Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan. Sekretariat Pengendalian Harian Bimas Ayam Pusat. Hal. 23-25.

Bintang, I.A.K. dan Nataamijaya, A.G (2004). Pengaruh Penambahan Tepung Kencur dan Bawang Putih Pada Ransum Terhadap Karkas dan Bagian-Bagian Karkas Ayam Ras Pedaging. Prosiding Seminar Nasional

Teknologi Peternakan dan Veteriner; 2004 4-5 Aug: Bogor. Pusat

(2)

70

Christopher, E. J., dan Bagus, H. (2011). 28 Hari Panen Ayam Broiler. Jakarta: PT. AgroMedia Pustaka. Hal. 46.

Daghir, N.J. (1995). Nutrient requirements for poultry at high temperatures. Dalam: (Ed. N.J. Daghir), Poultry Production in Hot Climates. Editor N.J. Daghir. UK: CAB International, Wallingford. Hal. 101-124.

Damanik, R. Wahlqvist, M.L. dan Wattanapenpaiboon,N. (2006). Lactagogue effects of Torbangun, a Bataknese traditional cuisine. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition. 15(2): 267-274.

Depkes RI. (2000). Inventarisasi Tanaman Obat Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hal. 15-16.

Ditjen POM. (1995). Farmakope Indonesia Edisi Ke IV. Jakarta: Depkes RI. Hal. 896-898.

Dewi, F.K. (2007). Evaluasi Pemberian Campuran Tepung Kunyit dan Tepung Daun Pepaya Dalam Ransum Terhadap Performa, Persentase Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler Pada Kondisi Cekaman Panas. Skripsi. Bogor: Fakultas Peternakan IPB Bogor.

Djoko, S dan Didik, G. (2001). Ramuan Tradisional Untuk Penyakit Kulit. Bogor: PT. Penebar Swadaya, Hal. 82-85.

Ensminger, M.E. (1991). Animal Science. Perancis: Interstate Publishing, Inc. Danville. Illionis. Hal. 38-47.

Ensminger. M.E., Oldfield,J.E and Heinemann, W.W (1992). Feeds and Nutrition. Edisi Kedua. California: Publishing Company. Hal. 211-212

Frandson, R.D. (1992). Anatomi dan Fisiologi Ternak. Edisi ke IV. Penerjemah : Srigandono Bambang, Praseno Koen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hal. 57-63.

Grundy, S.M., dan Vega,G.L (1988). Plasma Cholesterol Responsiveness to Saturated Fatty Acids. Am. J. Clin. Nutr. 47: 822-824.

Grundy, S.M., dan Denke, M.A (1990). Dietary Influences on Plasma Lipids and Lipoproteins. J. Lipid Res. 31: 1149-1172.

Guyton, A.C., dan John, E.H. (1997). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Ed ke-9. Penerjemah Irnawati Setiawan, Ken Ariata, Alex Santoso. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran. Hal. 231-239.

(3)

71

Hadian S. (2004). Performa Hasil Silangan Mencit Agouti dan Mencit Putih Pada Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestica, Val.) Dalam Ransum. Skripsi.Bogor: Fakultas Peternakan IPB Bogor.

Hanafiah, K.A. (1995). Rancangan Perobaan Teori dan Aplikasi. Edisi 3. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Hal. 19-20, 34-42.

Hardini, D., Supadmo dan Zuprizal. (2004). Penggunaan Minyak Ikan Lemuru dan Minyak Sawit Dalam Pakan Terhadap Kandungan Kolesterol Telur Itik Segar dan Asin. Buletin Peternakan 28(1): 15-25.

Hegsted, D.M., Mc Gdandy, R.B, Myers, M.L dan Stare, F.J (1965). Quantitative Effects of Dietary Fat on Serum Cholesterol in Man. Am. J. Clin. Nutr 17(II): 281-295.

Hembing, H.M.W. (1992). Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia. Jilid III. Jakarta: PT. Pustaka Kartini. Hal. 47.

Hera, M. (2002). Pemanfaatan Obat Alam, Potensi dan Prospek Pengembangannya. Disertasi. Bogor: Program Pasca Sarjana (S3) IPB Bogor.

Hermanu, L.S. (2008). The Effect of Temulawak Extract (Curcuma xanthorrhiza Roxb) to the Appetite of Male Albino Rats Using Leptin Test. The First Int. Symp. On Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb);27-29 Mei. Bogor: IPB Bogor.

Intania, A. (2006). Substitusi Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) Dalam Pakan Jangkrik Kalung (Gryllus bimaculatus) Pada Periode Bertelur. Skripsi. Bogor: Fakultas Peternakan IPB Bogor.

Irawan, A. (1996). Ayam-Ayam Pedaging Unggul Kita yang Beternak Produktif dan Berkualitas. Solo: Penerbit CV Aneka..Hal. 71-73.

Iriyanti, N., Zuprizal, T.Yuwanta dan Keman, S (2005). Pengaruh Penggunaan Minyak iIan Lemuru dan Minyak Kelapa Sawit Dalam Pakan Terhadap Profil Metabolisme Lemak Pada Darah Ayam Kampung Jantan. Animal Prod. 7: 67-73

Jaya, I.N.S. (1997). Pengaruh Penambahan Bawang Putih (Allium sativum L.) Dalam Pakan Pada Kadar Kolesterol Ayam Broiler. Tesis.Bogor: Program Pasca Sarjana IPB Bogor.

Keys, A., J.T. Anderson dan Grande, F (1965). Serum Cholesterol Response to Changes in the Diet. IV. Particular Saturated Fatty Acids in the Diet. Asian-Australasian Journal of Animal Science. 23(1): 776-787.

(4)

72

Koolman J, dan Rohm, K.H. (2001). Altas Berwarna dan Teks Biokimia. Penerjemah: Wanandi Septelia. Jakarta: Hipokrates. Hal. 321-325. Lacy, M. dan Vest, L.R (2000). Improving Feed Conversion in Broiler : a Guide

for Growers. [diakses 7 Oktober 2011]. Diambil dari: http:www.ces.uga.edu/pubed/c:793-W.html.

Laurin, D.E., Touchburn, S.P, Chavez, E.R dan Chan, C.W (1985). Effect of Dietary Fat Supplementation on the Carcass Composition of Three Genetic Lines of Broilers. Poultry Sci. 64: 2131-2135.

Leeson, S., Diaz,G dan Steven. (1995). Poultry Metabolic Disorders and Mytcotoxins. Canada: University Books.

Legowo, A.M. (2004). Kajian Tentang Pengembangan Produk Ternak Rendah Lemak dan Tinggi Asam Lemak Tidak Jenuh. J. Indon. Trop. Anim. Agric, 29(4): 225-233.

Lohakare, J. D., Chae, B.J and Hahn, T.W (2004). Effects of Feeding Methods (Watervs. Feed) of Vitamin C on Growth Performance and Carcass Characteristics in Broiler Chickens. Asian-Australasian Journal of Animal Science.17(8) : 1112-1117.

Mattson, F.H. dan Grundy, S.M (1985). Comparison of Effects of Dietary Saturated, Monounsaturated and Polyunsaturated Fatty Acid on Plasma Lipids and Lipoproteins in Man. J. Lipid Res. 26: 194-202.

Mayes, P.A. (2003). Sintesis, Pengangkutan, dan Ekskresi Kolesterol. Dalam: Bani Ahmad, Sikumbang, Editor. Biokimia Harper. Edisi ke-25. Jakarta: EGC. Hal. 270−281.

Mills, S dan Bone, K.(2000). Principle and Practise of Phytotheraphy Modern Herbal Medicine. London : Churchil Livingstones. Hal. 225-229.

Moreng, E.R dan J.S.Avens. (1985). Poultry Science and Production. Virginia: Reston Publishing Company. Hal. 166-167.

Muchlisah, F. (2001). Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Jakarta: Penebar Swadaya. Hal. 43-47.

Muchtadi, T.R., Sugiyono. (1992). Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bogor: PAU IPB. Hal. 65-71.

Munt, R. H.C., Dingle, J.G dan Sumpa, M.G (1995). Influence of Feed Form Broiler Performance. [diakses 26 Januari 2012]; Diambil

dari:http://www.poultry.org/file://Net/mash%20dan%20 pellet%20perbandingan.htm.

(5)

73

Masalah Residu. Prosiding Kongres Ilmiah Ke-8 ISFI;4-6 Nov; Jakarta:

ISFI. Hal. 445-448.

Mustaqim (2006). Persentase Bobot Karkas, Ogan Dalam, Dan Lemak Abdomen Broiler Yang Diberi Imbuhan Tepung Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Nees). Skripsi. Bogor:Fakultas Peternakan IPB Bogor.

North, M. O. dan Bell, D. D. (1990). Commercial Chicken Production Manual. Edisi Ke-4. New York: Chapman dan Hall,. Hal. 112-117.

Nusdianto, T. (1999). Manfaat Bawang Putih (Allium sativum Lin) Sebagai Makanan Tambahan Dalam Upaya Mempertahankan Produktifitas Ayam Pedaging. [diakses 03 Agustus 2011]; Diambil dari: http://adln.lib.unair.ac.id/go.php?id=jiptunairgdl-res-1999-triakoso2c-279-garlic&node=230&start=36&PHPSESSID=e9

9ecec43aeb91a73c0e368ce140cf5f.

Oluyemi, J.A. dan Robert, F.A. (1979). Poultry Production In Warm Wet Climates. London: The Mcmillan Presslimited. Hal. 235-237.

Pal, S., Bursill, C. Bottema, D.K dan. Roach, P.D. (1999). Regulation of the

Low-Density Lipoprotein Receptor by Antioxidants. New York: CABI

Publishing.Hal. 55-70.

Palo, P.E., Sell, J.L., Piguer., F.J., Salanova., M.F dan Vilaseca, L (1995). Effect of Early Nutrient Restriction on Broiler Chicken: Performance and Development of the Gastrointestinal Tract. Poultry Science. 74: 88-101. Patrick, H., dan Schaible, P.J.(1980). Poultry Feed and Nutrition. Edisi ke-2. Avi

Connecticut USA:Publishing Inc.Westport. Hal. 322-327.

Pesti, G.M. dan Fletcher, D.L. (1983). The Response of Male Chickens to Diet With Various Protein and Energy Content During the Growing Phase. Poultry Sci. 24: 91-94.

Piliang, W.G.,dan Djojosoebagio S. (2006). Fisiologi Nutrisi. Volume ke-1. Bogor: IPB Prees. Hal. 77-82.

Poedjiadi, A. (1994). Dasar-dasar Biokimia. Jakarta: UI Press. Hal. 57.

Pond, W.G., Church, D.C. dan Pond, K.R. (1995). Basic Animal Nutrition and Feeding. Edisi ke-4.Canada:. John Wiley and Sons, Inc. Canada.Hal. 347-349.

(6)

74

Prapanza, I.E.P., dan Marianto, L.A. (2003). Khasiat dan Manfaat Sambiloto: Raja Pahit Penakluk Aneka Penyakit. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka. Hal. 23-31.

Puastuti W. (2001). Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorriza, Roxb) dan Minyak Kelapa Dalam Ransum Terhadap Kadar Lemak dan Kolesterol Telur. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner; : 17-18 September; Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Hal. 609-614.

Rasyaf, M. (2003). Beternak Ayam Pedaging. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Hal. 81-93, 102-108.

Rinaldi. (2006). Pengaruh Pemberian Campuran Air Perasan Kunyit (Cucurma domestica Val), Jahe (zingiber officinale Rosc) dan Bawang Putih (Allium sativum L) Terhadap Performans dan Karkas Ayam pedaging Umur 3-45 Hari. Skripsi. Medan:Fakultas Farmasi USU.

Rodriguez-Vico, F., Lopez, J.M Castillo, M. Zafra, M.F dan Garcia-Peregrin. E.(1993). Effect of Dietary Coconut Oil on Lipoprotein Composition of Young Chick (Gallus domesticus), Comp. Biochem. Physiol., Vol 10 No 6.Hal: 799-807.

Safithri, M. (2004). Aktivitas Antibakteri Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Bakteri Mastitis Subklinis Secara in vitro dan in vivo Pada Ambing Tikus Putih (Rattus norvegicus). Tesis. Bogor:Program Pasca Sarjana IPB.

Santoso, U. (2001). Effect of Early Feed Restriction and High-Fat Realimentation Diet on Growth and Fat Accumulation in Broiler Chicks. Media Veteriner. 8(1): 19-23.

Santoso, U., Setianto, J dan Fenita, Y. (2010). Penggunaan Ekstrak Daun Katuk sebagai Feed Additive untuk Memproduksi Meat Designer. Laporan Hasil Penelitian Hibah Pekerti. UNIB Bengkulu.

Sanz, M., Flores, A.P., De Ayala, P dan Lopez-Bote, C.J. (1999). Higher Lipid Accumulation in Broilers Fed Saturated Fats Than in Tose Unsaturated Fats. Br. Poultry Sci. 40: 95-101.

Sari, P.M. (2007). Evaluasi Penggunaan Bubuk Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Penyerapan Lemak Darah Ayam Kampung Yang Diinfeksi Cacing (Ascaridia galli). Skripsi. Bogor: Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.

Sarwono, B. (2002). Jamu Untuk Ternak. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal.8-14.

(7)

75

Silitonga, M. (1993). Efek Laktakogum Daun Jinten (Coleus amboinicus L.) Pada Tikus Laktasi. Tesis. Bogor: Program Pasca Sarjana IPB.

Sinurat, A.P., Purwadaria, P., Togatorop, M. H., Pasaribu, T., Bintang, I.A.K., Sitompul, S dan Rosida, J (2001). Respon Ayam Pedaging Terhadap Penambahan Bioaktif Tanaman Lidah Buaya Dalam Ransum: Pengaruh Berbagai Bentuk dan Dosis Bioaktif Dalam Tanaman Lidah Buaya Terhadap Performans Ayam Pedaging. JITV. 7: 69-75.

Sinurat, A.P., Purwadaria, T., Zainuddin, D., Bermawie, N., Rizal, M dan Raharjo, M.. (2008). Utilization of Plant Bioactives as Feed Additives for Laying Hens. The First Int. Symp. On Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb);2008:May 27-29; Bogor,. IPB Bogor.

Sobri, M., Supadmo dan Wibowo, A. (2006). Pengaruh Sumber Energi dan Asam Lemak Ransum Terhadap Perlemakan Tubuh Itik Jantan di Daerah Tropik. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 31(1): 41-45.

Soeparno. (1994). Ilmu dan Teknologi Daging. Yogyakarta: UGM Press. Hal. 82-85.

Soto-Salanova, M.F dan. Sell, J.L. (1995). Influence of Supplemental Dietary Fat on Change in Vitamin E Concentration in Livers of Poults. Poultry Sci, 74: 201-204.

Sparks, N.H.C.( 2006). The Hen’s Egg–is Its Role in Numan Nutrition Changing World’s. Poultry Sci. J 62: 308-315.

Sri, P. (2008). Kajian Efektivitas Pemberian Kunyit, Bawang Putih Dan Mineral Zink Terhadap Performa, Kadar Lemak, Kolesterol Dan Status

Kesehatan Broiler. Tesis. Bogor:Sekolah Pasca Sarjana IPB.

Suardi. (2006). Performa Mencit Putih (Mus musculus) Dengan Penambahan Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica, Val.) Dalam Air Minum. Skripsi.Bogor: Fakultas Peternakan IPB.

Suharti S. (2004). Kajian Anti Bakteri Temulawak, Jahe dan Bawang Putih Terhadap Bakteri Salmonella typhymurium Serta Pengaruh Bawang Putih Terhadap Performans dan Respon Imun Ayam Pedaging. Tessis.Bogor: Program Pasca Sarjana IPB.

Sumarasinghe K., Wenk C., Silva, K.F.S.T, Gunasekera, J.M.D.M. (2003). Turmeric (Curcuma longa) Root Powder and Mannan Oligosaccharides as Alternatives to Antibiotics in Broiler Chicken Diets. J Anim Sci. 16(10):1495-1499.

(8)

76

Suryana. (2002). Bahaya Ammonia, dan Penanggulanganya. Poultry Indonesia. Jakarta: Hal. 53.

Syamsuhidayat, S.S., dan Robinson, H.J. (1991). Inventaris Tanaman Obat Indonesia II. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Departemen Kesehatan RI.Jakarta: Hal. 73.

Sutarpa, S (2010). Pengaruh Suplementasi Kapu-Kapu (Pistia stratiotes L) Dalam Ransum Terhadap Kolesterol Pada Serum Dan Daging Ayam Kampung. Laporan Penelitian. Bali: Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Udayana.

Sudarmadji, S., Haryono, B., dan Suhardi. (1989). Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Penerbit Liberty. Hal. 99-104, 140-144,

Tanaka, K., Nakajima, I dan Hayashi, H. (1973). Effect of Dietary Supplement of Stearic Acid or Safflower Oil on the Plasma Lipids and Milk Fat in the Cow. Jpn. J. Zootech. Sci. 44(3): 165-173.

Tillman, A.D., Hartadi, H., Reksohadiprodjo, S., Prawirokusumo, S., Lebdosoekodjo, S. (1986). Ilmu Makanan Ternak Dasar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Hal. 321.

Toha, M.D. widyawati, S.D.E. dan Rasmani, H.M. (1998). Pengaruh Penggantian Jagung dengan cassava Terhadap Performans dan Karkas Broiler. Laporan Penelitian. Jambi: Fakultas Pertanian Universitas.

Turgut, L., A. Hayirli, S. Celebi, M A. Yoruk, M. Gul, M. Karaoglu dan M. Macit. (2006). The effects of vitamin D supplementation to peak-producing hens fed diets differing in fat source and level on laying performance, metabolic profile, and egg quality. Asian Australasian Journal of Animal Sciences. 19(8): 1179-1189)

Wahyu. J. (1992). Ilmu Nutrisi Ternak Unggas. Yogyakarta: UGM press. Hal. 86-87.

Wahyuni, A.S. (2008). Statistika Kedokteran (disertasi aplikasi dengan SPSS). Jakarta: Bambu dua. Hal. 123-140.

Watanasit, S., Siriwathananukul, Y., dan Itharat, (2005). Effect of Andrographis

and Psidium guajava Leaves on Performance and Carcass of Broiler

Chicken. J. Sci. Technol. 24: 587-596.

Wang, L dan Weller, C.L. (2006). Recent Advances in Extraction of Nutraceuticals From Plants. J. Food Science &Technology. 17: 300-312.

(9)

77

Winarto, W.P. (2003). Sambiloto, Budidaya dan Pemanfaatan untuk Obat. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal. 45-49.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah : Mempelajari pengaruh pemberian Tepung Siva ( Synbiotic cassava) sebagai pakan campuran dalam ransum ayam broiler terhadap

“Pengaruh Treatment Air Minum Terhadap Performa Ayam Broiler ” sebagai.. salah satu syarat untuk menyelesaikan studi di Fakultas Peternakan Universitas

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun sembung (Blumea balsamifera) dalam ransum ayam broiler tidak berpengaruh terhadap performa ayam

Daging broiler yang berkadar lemak tinggi tentunya akan menurunkan nilai jual daging tersebut, karena konsumen dewasa ini cenderung untuk mengkonsumsi produk ayam berlemak

Pengaruh Pemberian Tepung Kertas oran pada Periode Grower Terhadap Persentase karkas, Lemak Abdominal, Organ dalam, dan Saluran Pencernaan Ayam Broiler. Fakultas

Kesimpulannya adalah penambahan tepung daun Indigofera hingga 9% dalam ransum komersial tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performa ayam broiler meliputi

Penggunaan Susu Bubuk Afkir sebagai Suplemen pada Pakan Komersial terhadap Karkas dan Persentase Lemak Abdominal Ayam Broiler Jantan. Pengaruh Pemberian Ragi Tape pada Tepung

DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMANS AYAM BROILER JANTAN.. Diora Kristia N. Budi Utomo 3), Mirni Lamid 4) 1) Mahasiswa, 2) Departemen Peternakan Veteriner, 3)