9
RadaR malang online | sabtu 16 januaRi 2021radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
Mulai
Siapkan
Vaksinator
malang KoTa – sejumlah
fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) telah menjalani
serangkaian persiapan menjelang vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes). Persiapan ini meliputi pelatihan teknis bagi para petugas vaksinator serta simulasi
pelaksanaan vaksinasi. Kepala Puskesmas Janti Endang Listyowati mengatakan telah menugasi anak buahnya untuk mengikuti pelatihan secara daring pada November lalu. Ketiga orang yang sudah menjalani pelatihan itu meliputi petugas vaksin, penanggung jawab vaksinasi dan dokter.
”akhir Januari nanti akan kita kirimkan lagi 3 orang untuk pelatihan juga,” terang Endang. Ketiga orang yang sudah menjalani pelatihan itu meliputi petugas vaksin, penanggung jawab vaksinasi dan dokter. setelah menjalani pelatihan tersebut, para nakes akan memberikan laporan kepada kepala puskesmas untuk kemudian disosialisasikan kepada
nakes lain. Dalam pelatihan tersebut, dijelaskan mengenai teknis pelaksanaan vaksin secara umum.
setelah menjalani pelatihan tersebut pihaknya menyusun persiapan pelaksanaan vaksinasi. sejauh ini pihaknya masih
mempersiapkan tempat khusus untuk vaksinasi Covid-19 agar tidak bercampur dengan layanan lain. Rencananya, Puskesmas Janti akan menyediakan 4 meja dengan fungsinya masing-masing. Meja pertama untuk pendaftaran dengan menunjukkan sMs dari Kemenkes dan bPJs Kesehatan. Meja kedua untuk skrining awal, apakah peserta memenuhi kriteria untuk mendapatkan vaksin
ataukah harus ditunda sementara. Meja ketiga untuk vaksinasi yang dilakukan oleh vaksinator ketika peserta sudah lolos skrining. berlanjut di meja keempat usai vaksinasi, peserta akan
mendapatkan kartu untuk pendataan. (ref/mas)
10
RadaR malang online | sabtu 16 januaRi 2021Mental serta keberanian untuk
merasakan sensasi dolphin flying sangat diperlukan. Perasaan takut bercampur penasaran menyelimuti perasaan ini ketika akan mengambil foto momen sensasi dolphin flying di bukit Waung, kawasan Pantai Modangan, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
setelah memastikan semua kelengkapan terpasang dengan benar, bismillah, langkah kaki pun berjalan cepat dan mantap
bersama sang master tandem dan wussssss… kami berdua pun melayang-layang di atas ketinggian 210 mdpl.
setelah di atas langit, tidak banyak kata yang terucap selain dalam batin ini
mensyukuri nikmat dan kebesaran sang Pencipta. Di udara, kami menikmati gugusan bukit Waung yang berbatasan dengan bibir Pantai Modangan. spot paralayang satu
satunya di Jawa timur yang
menawarkan pesona bisa terbang malam hari ini lebih memesona
bila saat sunset tiba. Kurang lebih 30 menit berkeliling di atas bukit dan
pantai, lalu tiba-tiba parasut seperti naik
turun dengan cepat, serasa berada di laju
roller coaster. Inilah yang
namanya dolphin flying. untuk titik
landing, kami bisa memilih di tempat take off atau di hamparan pasir putih Pantai Modangan yang ”empuk”. Kurang lebih 6 menit menikmati sensasi ini sebelum akhirnya happy landing di hamparan pasir Pantai Modangan nan memesona. (mon/mas)
RadaR malang online | sabtu 16 januaRi 2021
11
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
KoTa BaTu - Problem banjir tidak melanda
Kota Malang saja. Di Kota batu ternyata banjir juga menghantui. Ini cukup ironis. sebab, Kota batu dengan dataran tinggi ternyata masih jadi langganan banjir. seperti yang terjadi Dusun beru, Desa bumiaji, pada Minggu (10/1). untuk mengetahui penyebab banjir itu, Wali Kota batu Hj Dra Dewanti Rumpoko Msi meninjau lokasi banjir di Dusun beru, Desa bumiaji. terlihat dua ekskavator (alat berat) dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PuPR) dikerahkan untuk mengangkat endapan batuan sedimen yang membuat sungai menjadi agak dangkal.
Dewanti mengapresiasi masyarakat Desa bumiaji yang mau ikut bergotong royong bersama tim dan relawan badan
penanggulangan bencana daerah (bPbD) untuk membantu kegiatan normalisasi sungai Kaliparon di Dusun beru. Dia mengatakan, ekskavator diturunkan karena kondisi kali yang dipenuhi batuan sendimen. ”Memang sangat menjadikan hal yang membahayakan, jadi tidak enak kalau (ada) banjir (susulan lagi),” katanya.
(nug/abm)
Banjir
Hantui
Masih
Kota Batu
aKiBaT Sedimen:
Wali Kota Batu
dewanti Rumpoko
(tengah) sedang
memantau sungai
yang airnya sempat
meluap pada
minggu (10/1).
Bagian pRoToKol SeTda KoTa BaTu foR RadaR BaTu
Rad a R malang online | s ab tu 16 j anu a R i 2021
12
Ko Ta B a Tu - K edisiplinan warga K ota b atumematuhi pemberlakuan pembatasan k
egiatan
masyarakat (PPKM) masih belum maksimal.
terbukti,
setelah lima hari PPKM diberlakukan, tercatat sudah ada 209 pelanggar
. Mereka dari kalangan pedagang,
pengusaha, ataupun perorangan.
a
nehnya, mereka ada
yang mengaku tidak tahu kalau ada aturan jam malam. Kepala
satpol PP K ota b atu M. Nur a dhim mengatakan,
pihaknya lebih mengedepankan cara-cara persuasif untuk mengingatkan masyarakat. Meski begitu, untuk pelanggar protok
ol k
esehatan (prok
es) Covid-19 masih
kerap ditemui, total ada 48 orang. ”Y
a seperti biasanya,
tidak menggunakan mask
er atau cara penggunaannya
yang tidak benar
, tidak sampai menutupi hidung dan
mulut, ” katanya. (nug/abm)
langg
a
R PPK
m
: P
etugas tim operasi gabungan
merazia warga yang melanggar jam operasional di
salah satu kafe
, K
amis malam.
Malang
Makin
209
Pelanggar
PPKM
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
13
RADAR MALANG ONLINE | SABTU 16 JANUARI 2021
KEPANJEN
– Selain Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa minggu belakangan juga harus menjadi pertimbangan jika ingin berwisata ke pesisir pantai Malang Selatan. Selain berbahaya bagi nelayan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau agar para wisatawan waspada dengan gelombang tinggi.
Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun
Klimatologi Karangploso mencatat, kecepatan angin saat ini bisa mencapai 20 knot atau setara dengan 37 kilometer per jam. ”Kami imbau kepada
masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir agar selalu waspada dan berhati-hati,” terang Kepala Sub Bagian Observasi dan Informasi (BMKG)
Karangploso Malang Anung Suprayitno. Anung menerangkan, potensi tinggi ombak di Malang Selatan berkisar antara 1,5 meter sampai 3,5 meter. Dari hasil pemetaan BMKG perahu nelayan yang berlayar dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter punya berisiko tinggi membahayakan awak pelayaran. Tidak hanya berlaku bagi perahu berukuran kecil, resiko laka laut juga
mengancam kapal-kapal besar seperti kargo, kapal persiar, juga
Ferry. (fik/
14
RADAR MALANG ONLINE | SABTU 16 JANUARI 2021MALANG KOTA – Tarik ulur wisuda daring dan luring masih menjadi perbincangan dikalangan civitas academica perguruan tinggi. Termasuk bagi Universitas Islam Malang (Unisma). Wakil Rektor I UNISMA Prof Drs H Junaidi MPd PhD mengatakan, pihaknya sampai harus melakukan survei kepada para mahasiswa yang dijadwalkan untuk melaksanakan wisuda gelombang 64.
”Kami tawarkan kepada mereka mau dilaksanakan daring atau luring. Kalau menunggu luring ya masih lama, tapi kalau mau daring akan kami laksanakan
secepatnya,” terang Junaidi. Dari hasil survei tersebut, mayoritas
calon wisudawan memilih untuk melakukan wisuda secara daring. ”Jadi sebelum menggelar wisuda daring, ijazah asli milik wisudawan sudah kami bagikan dulu,”
sambungnya. Dari hasil survei tersebut, pelaksanaan wisuda daring akan mereka gelar besok (17/1).
Dalam periode wisuda ke-64 tersebut, total terdapat 1.401 wisudawan yang akan mengikuti prosesi wisuda melalui platform Zoom. ”Tetap ada seremonial secara luring yang dihadiri oleh senat dan perwakilan dari masing-masing program studi. Juga ada 30 wisudawan yang hadir langsung,,” tukas Junaidi. (cho/iik)
MA
JU
MUNDUR
WISUD
A D
ARING
LAOH MAHFUD/ RADAR MALANG
DARING LAGI: Kebijakan PPKM dan dikeluarkannya Surat Edaran Wali Kota Malang tentang larangan menyeleng-garakan wisuda luring mendorong Unisma untuk kembali melaksanakan wisuda secara online.
15
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
RadaR malang online | sabtu 16 JanUaRi 2021
malang KoTa – Merebak
sejak Maret 2020 lalu, Covid-19 sudah cukup banyak menyedot anggaran pemerintah pusat. salah satu contohnya yakni klaim anggaran penanganan pasien Covid-19. selama 10 bulan, tepatnya mulai Maret hingga Desember 2020 lalu, bPJs Kesehatan Cabang Malang telah mengakomodasi pengajuan klaim biaya penanganan pasien Covid-19 dari 31 rumah sakit (Rs) di Malang Raya. Hasilnya, ada nominal pengajuan senilai Rp 281,17 miliar .
”Kami (bPJs) tugasnya memverifikasi, kemudian melaporkan ke Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI. sementara biaya penanganannya ditanggung oleh pemerintah (pusat),” kata Kepala bPJs Kesehatan Cabang Malang Dina Diana Permata. Rekapitulasi yang ditunjukkannya itu sudah
mengakomodasi semua jenis penanganan. baik rawat jalan maupun rawat inap.
Pengajuan klaim itu didasarkan pada seluruh kebutuhan biaya penanganan pasien Covid-19. Mulai dari administrasi pelayanan, biaya pelayanan di ruang uGD,
perawatan intensif, ruang isolasi, jasa dokter, sampai penggunaan ventilator. ”Pihak rumah sakit biasanya melakukan
pengajuan klaim setiap bulan sekali,” sambung Dina. sementara itu, dari pantauan koran ini, penanganan pasien korona di Malang Raya
tetap berjalan intensif. salah satunya tersaji di Rumah sakit umum Daerah (RsuD) saiful anwar. sebagai salah satu Rs utama rujukan Covid-19, di sana ada 141 bed untuk perawatan pasien Covid-19. ”Hingga awal pekan ini sudah terisi 128 bed, tapi di ICu, Covid-19 sudah penuh,” terang Kepala bagian Humas RsuD saiful anwar Dony Iryan Vebry Prasetyo.
soal klaim biaya penanganan pasien Covid-18, dia memastikan bila sejauh ini sudah berjalan sesuai harapan. ”sejauh ini pembayaran untuk klaim itu lancar terus,” kata dia. Dony menambahkan bila nilai klaim penanganan Covid-19 yang terendah untuk rawat jalan senilai Rp 377 ribu per pasien.
sementara nilai klaim tertinggi untuk rawat inap, pernah
menembus angka Rp 428,5 juta untuk satu pasien Covid-19 saja. Nilai tinggi karena rawat inapnya cukup lama. belum ditambah dengan biaya dokter, obat-obatan, dan penggunaan ventilator. (ref/c1/by)
Klaim Biaya
Pasien Korona
Sepanjang 2020
RawaT inaP
Jumlah kasus:
3.729
Total pengajuan klaim:
Rp 280,6
miliar
RawaT Jalan
Jumlah kasus:
932
Total pengajuan klaim:
16
RadaR malang online | sabtu 16 JanUaRi 2021
oPTimiSTiS: menjadi penyumbang
pajak daerah paling sedikit di tahun
2020, sejumlah titik reklame tetap
diharapkan mampu menambah
pundi-pundi Pad di tahun 2021 ini.
da
Rmono/Rad
aR
m
alang
MaLaNG KOta – Optimisme tinggi ditunjukkan Pemkot Malang. Meski masih dalam suasana pandemi, target pendapatan asli daerah (PaD) dari sektor pajak diproyeksikan naik. badan Pendapatan Daerah (bapenda) Kota Malang pun menetapkan target pajak tahun ini di nominal Rp 629 miliar. Jumlah itu naik signifikan dibandingkan tahun lalu. sebab, pada 2020 target penyerapan pajak daerah disematkan di angka Rp 425 miliar.
Dari data bapenda hingga akhir Desember 2020 lalu, pendapatan pajak dari semua sektor berkisar di angka Rp 351,7 miliar atau 82,77 persen dari target. Pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (bPHtb) tetap menjadi penyumbang terbanyak tahun lalu, senilai Rp 119 miliar. sementara itu, hingga 23 Desember 2020 lalu penyumbang pajak paling rendah adalah pajak reklame yang hanya tercatat di angka Rp 1,93 miliar.
Melihat data tahun lalu, lantas apa yang membuat Pemkot Malang optimistis menaikkan target pendapatan pajaknya? Kepala bapenda Kota Malang ade Herawanto menyebut bila di masa pandemi saat ini tetap ada sektor-sektor pajak yang bisa menjadi pendongkrak PaD. Dia mencontohkan bPHtb serta pajak bumi dan bangunan (Pbb). ”Kami optimistis bisa memaksimalkan 9 sektor pajak,” kata dia.
Dia juga menyebut bila target itu nantinya akan ada sejumlah penyesuaian lagi. tergantung perkembangan kondisi di Kota Malang ke depannya. sementara itu, peningkatan target pajak daerah di tahun ini juga mendapat perhatian khusus dari Ketua Komisi b DPRD Kota Malang trio agus Purwono. Dia mengatakan bahwa ada beberapa sektor pajak yang dianggap masih stabil, seperti Pbb, bPHtb, dan pajak penerangan jalan.”saat pandemi ini, pihak bapenda bisa melakukan inovasi untuk merangsang wajib pajak agar mau membayar tunggakan yang lama,” kata dia. (arl/c1/by)
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
17
RadaR malang online | sabtu 17 januaRi 2021
Wayang orang, Wayang kulit, srimulat, Ketoprak, Ludruk , Panggungnya hilang terpuruk setiap malam tertimpa pandemi apalagi
Mata pena tumpul Ibu jari berkuasa
bertanding setiap hari tak pasti kapan usai Mengisi panggung dikuasai para kerdil tanpa ilmu
si miskin terpinggir
Penguasa gagal memainkan sihir Kemana para arif berjubah ilmu ?
Penjajah tanpa wajah
Menebarkan ketakutan tanpa alasan Mau bicara mendadak bisu terlalu berani bisa mati harus berani
Polowijen, Des2020.
By. Yose S.Beal *