• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 December 31, 2019 and 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 December 31, 2019 and 2018"

Copied!
99
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

April 9, 2020 Paraf/ Sign:

Daftar Isi Halaman/ Table of Contents

Page

Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter

Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report

Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2019 dan 2018

Consolidated Financial Statements For the Years Ended December 31, 2019 and 2018 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

1

Consolidated Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan

Komprehensif Lain Konsolidasian 3

Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas

Konsolidasian 4

Consolidated Statements of Changes in Equity

Laporan Arus Kas Konsolidasian

5 Consolidated Statements of Cash Flows

Catatan Atas Laporan Keuangan

Konsolidasian 6

Notes to the Consolidated Financial Statements

Informasi Tambahan: Additional Information:

Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk

Lampiran I/

Appendix I

Statement of Financial Position of Parent Entity

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Entitas Induk

Lampiran II/

Appendix II

Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income of

Parent Entity

Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk

Lampiran III/

Appendix III

Statement of Changes in Equity of Parent Entity

Laporan Arus Kas Entitas Induk Lampiran IV/

Appendix IV

Statement of Cash Flow of Parent Entity

Pengungkapan Lainnya Lampiran V/

Appendix V

(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements

Catatan/

Notes 2019 2018

ASET ASSETS

Aset Lancar Current Assets

Kas dan Setara Kas 3, 27.a 1.307.773 302.641 Cash and Cash Equivalents

Investasi Jangka Pendek 4 705 715 Short Term Investment

Kas yang Dibatasi

Penggunaannya 5, 27.b 136.542 133.838 Restricted Cash

Piutang Usaha 6 Trade Receivables

Pihak Berelasi 27.c 16.261 34.316 Related Party

Pihak Ketiga - Neto 42.192 33.677 Third Parties - Net

Persediaan 7 351.147 253.623 Inventories

Pajak Dibayar di Muka 8.a 17.267 10.422 Prepaid Taxes

Aset Lancar Lainnya 9 49.810 83.696 Other Current Assets

Jumlah Aset Lancar 1.921.697 852.928 Total Current Assets

Aset Tidak Lancar Non-Current Assets

Investasi pada Entitas Asosiasi 10 1.498.399 601.207 Investment in Associates

Investasi dalam Surat Utang Investment in

Jangka Panjang 11, 27.d 293.310 351.507 Long-Term Notes

Aset Tetap - Neto 12 877.200 855.798 Fixed Assets - Net

Aset Pajak Tangguhan 8.d 178.983 186.419 Deferred Tax Assets

Aset Tidak Lancar Lainnya 13, 27.e 53.922 12.953 Other Non-Current Assets

Jumlah Aset Tidak Lancar 2.901.814 2.007.884 Total Non-Current Assets

JUMLAH ASET 4.823.511 2.860.812 TOTAL ASSETS

LIABILITAS LIABILITIES

Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities

Utang Usaha 14 Trade Payables

Pihak Berelasi 27.f 7.316 7.053 Related Party

Pihak Ketiga 46.425 56.123 Third Parties

Utang Pajak 8.b 20.112 4.629 Tax Payables

Pinjaman Jangka Pendek 15, 27.g 270.000 180.000 Short Term Loans

Utang Lain-lain dan Other Payables and

Beban Akrual 16.a 124.510 137.765 Accrued Expenses

Uang Muka Pelanggan 17 75.584 87.088 Advance from Customers

Liabilitas Jangka Panjang yang Long-Term Liabilities

Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Current Maturities of

Utang Bank 18, 27.h -- 17.377 Bank Loan

Utang Lain-lain 16.b, 27.i 27.202 194.544 Other Payables

Utang Obligasi 19, 27.j 811.644 3.352.165 Bonds Payable

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.382.793 4.036.744 Total Current Liabilities

Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities

Liabilitas Jangka Panjang Setelah

Dikurangi Bagian yang Jatuh Long-Term Liabilities

Tempo dalam Satu Tahun Net of Current Maturities

Utang Bank 18, 27.h -- 782.351 Bank Loan

Utang Lain-lain dan Beban Akrual 16.b 13.640 1.056.269 Other Payables and Accrued Expenses

Pinjaman Pemegang Saham 27.k 9.667 9.667 Shareholder Loan

Liabilitas Imbalan Kerja 20 111.790 116.383 Employee Benefit Liabilities

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 135.097 1.964.670 Total Non-Current Liabilities

(8)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements

2 Catatan/

Notes 2019 2018

EKUITAS EQUITY

Modal Saham 21 5.774.815 13 Share Capital

Tambahan Modal Disetor 8.f, 22 102 102 Additional Paid-in Capital

Komponen Ekuitas Lainnya 8.f 1.262 1.262 Other Equity Component

Defisit (3.144.605) (3.584.392) Deficits

Penghasilan Komprehensif Other Comprehensive

Lain 569.330 520.162 Income

Jumlah Ekuitas (Defisiensi Total Equity (Capital

Modal) yang dapat Deficiency) Attributable

Diatribusikan kepada to Owners of the

Pemilik Entitas Induk 3.200.904 (3.062.853) Parent Entity

Kepentingan Nonpengendali 104.717 (77.749) Non-Controlling Interest

JUMLAH EKUITAS TOTAL EQUITY

(DEFISIENSI MODAL) 3.305.621 (3.140.602) (CAPITAL DEFICIENCY)

JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES

DAN EKUITAS AND EQUITY

(9)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements

Catatan/

Notes 2019 2018

PENDAPATAN 23 3.440.396 3.501.305 REVENUES

BEBAN POKOK PENJUALAN 24 (3.149.477) (3.311.067) COST OF GOODS SOLD

LABA BRUTO 290.919 190.238 GROSS PROFIT

Beban Penjualan 25 (42.406) (32.654) Selling Expenses

Beban Umum dan Administrasi 25 (163.261) (136.725) General and Administrative Expenses

LABA USAHA 85.252 20.859 OPERATING PROFIT

Penghasilan (Beban) Lain-lain Other Income (Expenses)

Penghasilan Bunga 43.612 19.749 Interest Income

Keuntungan (Kerugian) Foreign Exchange

Selisih Kurs - Neto (43.633) 27.237 Gain (Loss) - Net

Penghasilan (Beban) Lain - Neto 26 748.155 (55.276) Other Income (Expenses) - Net

Keuntungan (Kerugian) Pelepasan Profit (Loss) on Disposal of

Aset Tetap - Neto 4 (249) Fixed Assets - Net

Beban Keuangan (185.252) (218.796) Financial Charges

Jumlah BebanLain-lain 562.886 (227.335) Total Other Expenses

Bagian Laba Neto Equity in Net Profit

Entitas Asosiasi 10 (53.352) 11.042 from Associate Entity

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 594.786 (195.434) PROFIT (LOSS) BEFORE TAX

Beban Pajak Penghasilan 8.d (4.552) (193.933) Income Tax Expense

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 590.234 (389.367) PROFIT (LOSS) FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE

LAIN: INCOME:

Pos-pos yang Tidak Akan Direklasifikasi Items that Will Not Be

ke Laba Rugi: Reclassified to Profit or Loss:

Pengukuran Kembali Program Remeasurement of

Imbalan Pasti 20 17.696 4.489 Defined Benefits Plan

Surplus atas Revaluasi Aset Tetap -- 1.363 Surplus on Fixed Assets Revaluation

Pajak Penghasilan Terkait 8.c (4.424) (1.122) Related Income Tax

Bagian Penghasilan Komprehensif Lain Share in Other Comprehensive

atas Entitas Asosiasi (25.602) 41.302 Income of Associate

Pos-pos yang Direklasifikasi Item that Will Be

ke Laba Rugi: Reclassified to Profit or Loss:

Penyesuaian atas Translasi 93.517 34.865 Translation Adjustment

Jumlah Penghasilan Total Comprehensive

Komprehensif Lain Setelah Pajak 81.187 80.897 Income - Net of Tax

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME

(10)

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) (In Millions of Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements

4 Catatan/

Notes 2019 2018

LABA (RUGI) YANG DAPAT PROFIT (LOSS)

DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:

Pemilik Entitas Induk 429.136 (338.135) Owners of the Parent Entity

Kepentingan Nonpengendali 161.098 (51.232) Non-Controlling Interest

JUMLAH 590.234 (389.367) TOTAL

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG DAPAT COMPREHENSIVE PROFIT (LOSS)

DIATRIBUSIKAN KEPADA ATTRIBUTABLE TO:

Pemilik Entitas Induk 488.955 (265.140) Owners of the Parent Entity

Kepentingan Nonpengendali 182.466 (43.330) Non-Controlling Interest

(11)
(12)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these

laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements

April 9, 2020 5 Paraf/ Sign:

Bagian Penghasilan

Komprehensif Jumlah Jumlah Ekuitas yang

Tambahan Selisih Kurs Surplus Lain atas Penghasilan dapat Diatribusikan

Modal Komponen Penjabaran Laporan Revaluasi Entitas Asosiasi/ Komprehensif kepada Pemilik Jumlah Ekuitas Modal Disetor/ Ekuitas Keuangan/ Aset Tetap/ Share in Other Lain/ Entitas Induk/ Kepentingan (Defisiensi Modal)/ Disetor/ Additional Lainnya/ Difference in Fixed Assets Comprehensive Total Other Total Equity Attributable Nonpengendali/ Total Equity Catatan/ Paid in Paid-In Other Equity Defisit/ Foreign Currency Revaluation Income of Comprehensive to Owners of Non-Controlling (Capital

Notes Capital Capital Component Deficits*) Translation Surplus Associate Income the Parent Entity Interest Deficiency)

Saldo Balance as of

31 Desember 2017 13 102 1.262 (3.248.970) (101.792) 415.757 135.915 449.880 (2.797.713) (34.419) (2.832.132) December 31, 2017

Rugi Tahun Berjalan -- -- -- (338.135) -- -- -- -- (338.135) (51.232) (389.367) Loss for the Year

Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income

Tahun Berjalan -- -- -- 2.713 27.890 1.090 41.302 70.282 72.995 7.902 80.897 for the Year

Saldo Balance as of

31 Desember 2018 13 102 1.262 (3.584.392) (73.902) 416.847 177.217 520.162 (3.062.853) (77.749) (3.140.602) December 31, 2018

Modal Disetor 19, 21 5.774.802 -- -- -- -- -- -- -- 5.774.802 -- 5.774.802 Paid In Capital

Penghasilan Tahun Berjalan -- -- -- 429.136 -- -- -- -- 429.136 161.098 590.234 Income for the Year

Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive

Tahun Berjalan -- -- -- 10.651 74.770 -- (25.602) 49.168 59.819 21.368 81.187 Income for the Year

Saldo Balance as of

31 Desember 2019 5.774.815 102 1.262 (3.144.605) 868 416.847 151.615 569.330 3.200.904 104.717 3.305.621 December 31, 2019

Penghasilan Komprehesif Lain/ Other Comprehensive Income

(13)

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements

Catatan/

Notes 2019 2018

ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM

AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan dari Pelanggan 3.438.432 3.592.211 Collections from Customers

Pembayaran kepada Disbursements to

Pemasok, Karyawan Vendors, Employees and for

dan Beban Operasional (3.361.594) (3.330.353) Other Operating Expenses

Pembayaran Beban Keuangan (71.260) (46.414) Payment of Finance Cost

Pembayaran Denda Pajak 8.f -- (19.858) Payment of Tax Penalty

Pembayaran Pajak Penghasilan (3.409) (4.406) Payment of Income Tax

Pembayaran Bagi Hasil -- (1.502) Profit Sharing Payment

Penerimaan Restitusi Pajak Penghasilan 2.286 1.523 Income Tax Restitution Received

Pembayaran Denda Pajak (1.215) (20.663) Payment of Tax Penalty

Arus Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from

Aktivitas Operasi 3.240 170.538 Operating Activities

ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM

AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES

Perolehan Aset Tetap (148.521) (118.316) Acquisition of Fixed Assets

Hasil Penjualan Aset Tetap 17 252 Proceeds from Sale of Fixed Assets

Penerimaan Bunga 17.323 19.749 Interest Received

Penempatan Investasi Jangka Pendek -- (715) Placement of Short Term Investments

Penerimaan Dividen dari Divident Receipt from

Entitas Asosiasi 10.628 26.079 Associates

Penempatan Investasi dari Placement of Investment from

dari Kepentingan Non Pengendali 1 -- Non Controling Interest

Penempatan Investasi pada Placement of Investment in

Entitas Asosiasi (976.146) -- Associates

Arus Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Flows Used in

Aktivitas Investasi (1.096.698) (72.951) Investing Activities

ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM

AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES

Penerimaan dari Penerbitan Saham 3.156.561 -- Receipt from Sahres Issueance

Pembayaran Utang Bank (944.389) (12.193) Payment of Bank Loans

Penerimaan Pinjaman Jangka Pendek 90.000 33.753 Receipt from Due to Related Party

Pembayaran Utang Lain-lain (134.949) (90.557) Payment to Other Payables

Pembayaran Utang Obligasi (25.000)

--Arus Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from

(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 2.142.223 (68.997) (Used in) Financing Activities

KENAIKAN NETO NET INCREASE IN

KAS DAN SETARA KAS 1.048.765 28.590 CASH AND CASH EQUIVALENTS

Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents

Awal Tahun 302.641 246.814 at the Beginning of the Year

Dampak Selisih Kurs Mata Uang Asing atas Foreign Exchange Rate on

Kas dan Setara Kas (43.633) 27.237 Cash and Cash Equivalents

SALDO KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS

AKHIR TAHUN 1.307.773 302.641 AT END OF THE YEAR

Informasi transaksi yang tidak memengaruhi arus kas disajikan pada Catatan 30.

Information of non-cash transaction is presented in Note 30.

(14)

1. Umum 1. General

1.a. Pendirian Perusahaan 1.a. The Company’s Establishment

PT Tuban Petrochemical Industries

(“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Kerangka Undang-Undang No.1/1995 tentang Perseroan Terbatas, Akta Notaris No. 14 tanggal 16 Maret 2001 dari A. Partomuan Pohan, S.H., LL.M. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia

dengan Surat Keputusannya

No. C-00015.HT.01.01.TH.2001 tanggal 2 April 2001, serta terdaftar di Departemen Perindustrian dan Perdagangan di Jakarta melalui Surat No.940/BH.09.05/VI/2001 tanggal 21 Juni 2001 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 87 tanggal 30 Oktober 2001 Lampiran No. 6783.

PT Tuban Petrochemical Industries (the “Company”) was established within the framework of Law No. 1/1995 regarding Limited Liability Company by notarial deed of A. Partomuan Pohan, S.H., LL.M., No. 14 dated March 16, 2001. The deed was approved by the Minister of Justice of Republic of Indonesia under decree No. C-00015.HT.01. 01.TH.2001 on April 2, 2001, registered with the Department of Industry and Trade in Jakarta through Letter No.940/BH.09.05/VI/2001 dated June 21, 2001 and published in State of Republic Indonesia Gazette No. 87 of October 30, 2001 Supplement No. 6783.

Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran Dasar terakhir dengan Akta Notaris No. 08 tanggal 27 November 2019, Ny. Grace Supena Sundah, S.H., Notaris di Jakarta. Perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

melalui Surat Keputusan No. AHU

AH.01.03 0365456 Tahun 2019 tanggal 27 November 2019.

The Company’s Articles of Association have been amended several times. The latest amendment to the Articles of Association was effected by the Deed of Notary public Ny. Grace Supena Sundah,S.H., No. 08 dated November 27, 2019. This deed was approved by the Minister of Law and Human Rights under decree No. AHU AH.01.03 0365456 2019 dated November 27, 2019.

Efektif tanggal 3 September 2014, Perusahaan kehilangan pengendalian atas TPPI sehingga tidak mengkonsolidasi laporan keuangan TPPI dan investasi Perusahaan pada TPPI sejak tanggal tersebut dicatat sebagai Investasi pada Entitas Asosiasi (Catatan 10). Hal ini sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Perdamaian yang telah disahkan oleh Pengadilan Niaga pada tanggal 26 Desember 2012, dan berdasarkan hasil RUPS Luar Biasa TPPI yang telah diaktakan No. 9 tanggal 3 September 2014 oleh Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-06679.40.21.2014 tanggal 26 September

2014, saldo utang TPPI sebesar

Rp6.025.786.256.211 (dalam Rupiah penuh) atau ekuivalen USD501,856 pada tanggal 26 September 2014 dikonversi menjadi ekuitas. Atas konversi ini, kepemilikan Perusahaan mengalami perubahan dari semula 59,50% menjadi 19,16%.

Effective on September 3, 2014, the Company has lost the control over TPPI, therefore TPPI’s financial statements were no longer consolidated and the Company investment in TPPI was recorded as Investments in Associate (Note 10). As follow up from the Composition Plan which ratified by Commercial Court on December 26, 2012, and based on result of the Company’s Extraordinary AGMS of TPPI which had been forth into notarial deed No. 9 dated September 3, 2014 by Jose Dima Satria, S.H, M.Kn., had been approved by Minister of Law and Human Rights No. AHU-06679.40.21.2014 dated September 26, 2014, the balance of the TPPI’s payables amounted to Rp6,025,786,256,211 (in full Rupiah) or equivalent to USD501,856 as of September 26, 2014 was converted to equity. Consequently, the Company’s ownership changed from 59.50% to 19.16%.

Perusahaan berlokasi di MidPlaza 2, Lantai 21, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 10-11, Jakarta, Indonesia.

The Company is located at MidPlaza 2, 21st Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 10-11, Jakarta, Indonesia.

(15)

1.b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan 1.b. Board of Commissioners, Directors, and Employees

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang diaktakan No. 53 tanggal 24 Agustus 2016 oleh Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., para pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

Republik Indonesia dengan Surat

Keputusannya No. AHU-AH.01. 03-0077190 tanggal 2 September 2016.

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang diaktakan No. 09 tanggal 27 Mei 2019 oleh Merry Susanti Siaril, S.H., para pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

Republik Indonesia dengan Surat

Keputusannya No. AHU-AH.01.03-0293890 tanggal 4 Juli 2019.

Based on the General Meeting of Shareholders was notarized No. 53 dated August 24, 2016 by Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., the shareholder agrees changes in the composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company. The changes have been approved by Minister of Law and Human Rights of Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0077190 dated September 2, 2016.

Based on the General Meeting of Shareholders was notarized No. 09 dated May 27, 2019 by Merry Susanti Siaril, S.H., the shareholder agreed changes in the composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company. The changes have been approved by Minister of Law and Human Rights of Republic of Indonesia in decision letter No. AHU-AH.01.03-0293890 dated July 4, 2019.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 adalah sebagai berikut:

The compositions of The Company’s Board Commissioners and Directors as and of December 31, 2019 and 2018 were as follows:

2019 2018

Dewan Komisaris Board of Commissioners

Komisaris Utama Bacelius Ruru Bacelius Ruru President Commissioner

Komisaris Indra Surya Andi Saddawero Commissioner

Komisaris -- Indra Surya Commissioner

Direksi Directors

Direktur Utama Sukriyanto Sukriyanto President Director

Direktur Andi Saddawero Herdia Supriatna Director

Direktur Adri Triwitjahjo Yadi Jaya Ruchandi Director

Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 masing-masing sebanyak 12 dan 11 karyawan (tidak diaudit).

As of December 31, 2019 and 2018 the Company had total employees of 12 and 11 respectively (unaudited).

1.c. Entitas Anak 1.c. Subsidiaries

Dalam Laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan Entitas Anak secara bersama- sama disebut sebagai “Grup”.

In these consolidated financial statements, the Company and Subsidiaries are collectively referred to as “Group”.

Laporan keuangan konsolidasian meliputi akun Perusahaan dan entitas anak yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung sebagai berikut:

The consolidated financial statement include the account of the Company and its subsidiaries directly and indirectly owned as follows:

(16)

Entitas Domisili/ Jenis Usaha/ Tahun Persentase

Anak/ Domicile Nature of Operasi Kepemilikan/ Jumlah Laba Jumlah Laba

Subsidiaries Business Komersial/ Percentage Aset/ (Rugi) Bersih/ Aset/ (Rugi) Bersih/

Start of of Total Net Total Net

Commercial Ownership Assets Income (Loss) Assets Income (Loss)

Operations % Rp Rp Rp Rp

Kepemilikan Langsung/ Direct Ownership

PT Polytama Indonesia Pembuatan dan 1 Agustus/ 80.00 2,436,944 (805,491) 2,320,289 (70,579) Propindo Penjualan August, 1995

Polypropylene / Polypropylene Manufacturing and Trading

PT Tuban Propilena Indonesia Perdagangan besar 11 Oktober; 99.99 182,354 (5,509) -- Nusantara dan Industri/ October, 2019

Trading and Manufacturing Kepemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership

Polytama Belanda/ Pembiayaan/ 1 Mei/ 100.00 295,772 (108,337) 301,879 (39,453) International Netrherlands Financing May, 1997 **)

Finance BV *)

PT Trans-Pacific Indonesia Tidak Aktif/ 29 Oktober/ 82.00 83,436 -- 91,693 --Polypropylene Dormant October, 1997 **)

Indonesia *)

2019 2018

*) Kepemilikan Tidak Langsung melalui PT Polytama Propindo/ Indirect ownership through PT Polytama Propindo **) Merupakan Perusahaan dormant/ Dormant Company

PT Polytama Propindo (“Polytama”)

Polytama didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Oktober 1993, kegiatan utama Polytama termasuk pembuatan dan penjualan polypropylene.

PT Polytama Propindo (“Polytama”)

Polytama was established in the Republic of Indonesia on October 29, 1993. Polytama’s principal activities include the manufacture and sale of polypropylene.

Polytama International Finance BV (“PIF”) Pada tanggal 1 Mei 1997, Polytama mendirikan PIF yang tujuan utamanya adalah untuk memperoleh pinjaman untuk membiayai operasional Perusahaan. PIF berdomisili di Belanda.

Polytama International Finance BV (“PIF”) On May 1, 1997, Polytama established PIF whose main purpose is to obtain loans to finance the Company’s operations. PIF is domiciled in Netherland.

PT Trans-Pacific Polypropylene Indonesia (“Polytama II”)

Polytama II didirikan untuk tujuan operasi pabrik produksi polypropylene di Tuban, Jawa Timur (“Proyek Polytama II”). Pembangunan Proyek Polytama II ini dihentikan pada tahun 1998. Pada tahun 2000, biaya tercatat atas pembangunan Proyek Polytama II telah dihapuskan.

PT Trans-Pacific Polypropylene Indonesia (“Polytama II”)

Polytama II was established for the purpose of operating a polypropylene production plant in Tuban, East Java (the Polytama II Project). The construction of the Polytama II Project was halted in 1998. In 2000, the recorded cost of the Polytama II Project construction in progress was written off.

Seluruh kepemilikan saham Perusahaan pada entitas anak telah dijaminkan ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”), Cabang Jakarta untuk kepentingan Pemegang Obligasi.

All of the Company’s shareholdings in its Subsidiaries have been pledged to PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”), Jakarta Branch for the interest of the Bondholder.

PT Tuban Propilena Nusantara (“TPN”)

TPN didirikan pada tanggal 21 Agustus 2019, di mana maksud dan tujuan persero bergerak di bidang perdagangan besar dan industri dengan menjalankan kegiatan usaha industri produk dari hasil kilang minyak bumi dan perdagangan bahan bakar, padat, dan gas.

PT Tuban Propilena Nusantara (“TPN”)

TPN was established on August 21, 2019, where the purpose and objective of the company in the field of wholesale trade and industry is by carrying out business activities of industrial products from petroleum refineries and trading fuel, solid, and gas.

(17)

2. Kebijakan Akuntansi Signifikan 2. Significant Accounting Policies 2.a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi

Keuangan (SAK)

2.a. Compliance with the Financial Accounting Standards (SAK)

Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK – IAI).

The Group's consolidated financial statements were prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards (SAK) which include the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) and Interpretation of Financial Accounting Standards (ISAK) which issued by the Financial Accounting Standard Board – Indonesian Institute of Accountant (DSAK – IAI).

2.b. Dasar Pengukuran dan Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian

2.b. Basis of Measurement and Preparation of consolidated financial statements

Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan

arus kas. Dasar pengukuran dalam

penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya perolehan umumnya dihitung berdasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam pemerolehan aset.

The consolidated financial statements have been prepared and presented based on going concern assumption and accrual basis of accounting, except for the statements of cash flows. Basis of measurement in preparation of these consolidated financial statements is the historical costs concept, except for certain accounts which have been prepared on the basis of other measurements as described in their respective policies. Historical cost is recalculated based on the fair value of the consideration given in exchange for assets.

Laporan arus kas konsolidasian disajikan

dengan metode langsung dengan

mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

The consolidated statements of cash flows are prepared using the direct method by classifying cash flows into operating, investing and financing activities.

Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah.

The presentation currency used in the preparation of the consolidated financial statements is Rupiah.

Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam jutaan Rupiah (Rp), kecuali dinyatakan lain.

The consolidated financial statements are presented in milions of Rupiah (Rp), unless otherwise stated.

2.c. Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan

2.c. New and Revised Statements and Interpretation of Financial Accounting Standards Effective in the Current Year Berikut adalah revisi, amandemen dan

penyesuaian atas SAK serta ISAK yang dikeluarkan oleh DSAK - IAI berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2019, yaitu:

The following are revision, amendments and adjustments SAK and ISAK by DSAK - IAI and effectively applied for the year starting on or after January 1, 2019, are as follows:

 PSAK 22 (Penyesuaian 2018): “Kombinasi Bisnis”;

 PSAK 24 (Amandemen 2018): “Imbalan Kerja tentang Amendemen, Kurtailmen atau Penyelesaian Program”;

 PSAK 26 (Penyesuaian 2018): “Biaya Pinjaman”;

PSAK 22 (Improvement 2018): “Business Combination”;

PSAK 24 (Amendment 2018): “Employee Benefit regarding Plan Amendment, Curtailment or Settlement”;

PSAK 26 (Improvement 2018): “Borrowing Cost”;

(18)

 PSAK 46 (Penyesuaian 2018): “Pajak Penghasilan”;

 PSAK 66 (Penyesuaian 2018): “Pengaturan Bersama”;

 ISAK 33: “Transaksi Valuta Asing dan Imbalan di Muka”;

PSAK 46 (Improvement 2018): “Income Taxes”;

PSAK 66 (Improvement 2018): “Joint Arrangement”;

ISAK 33: “Foreign Currency Transactions and Advance Consideration”;

 ISAK 34: “Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan”.

ISAK 34: “Uncertainty over Income Tax Treatments”.

Implementasi dari standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

The implementation of the standards above had no significant effect on the amounts reported for the current year or prior financial year.

-

2.d. Prinsip-prinsip Konsolidasian 2.d. Principles of Consolidation

Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak seperti disebutkan pada Catatan 1.c.

The consolidated financial statements incorporate the financial statements of the Company and subsidiaries as described in Note 1.c.

Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup, yakni Grup terekspos, atau memiliki hak, atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas investee).

A subsidiary is an entity controlled by the Group, i.e. the Group is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the entity and has the ability to affect those returns through its current ability to direct the entity’s relevant activities (power over the investee).

Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Grup memiliki kemampuan praktis untuk melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Grup mengendalikan entitas lain.

The existence and effect of substantive potential voting rights that the Group has the practical ability to exercise (i.e. substantive rights) are considered when assessing whether the Group controls another entity.

Laporan keuangan Grup mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari Perusahaan dan seluruh entitas anak yang, secara langsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh Perusahaan. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana Grup secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian berakhir.

The Group’s financial statements contain the results, cash flows, assets and liabilities of the Company and all of its directly and indirectly controlled subsidiaries. Subsidiaries are consolidated since the effective date of acquisition, which is the date that the Group effectively obtains control of the acquired business, until that control ceases.

Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh transaksi, saldo, laba, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam grup dieliminasi secara penuh.

A parent prepares consolidated financial statements using uniform accounting policies for transactions and other events in similar circumstances. All intragroup transactions, balances, income, expenses and cash flows are eliminated in full on consolidation.

(19)

Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan nonpengendali di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.

The Group attributed the profit and loss and each component of other comprehensive income to the owners of the parent and noncontrolling interest even though this results in the non-controlling interests having a deficit balance. The Group presents non-controlling interest in equity in the consolidated statement of financial position, separately from the equity owners of the parent.

Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan nonpengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah dimana kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk.

Changes in the parent’s ownership interest in a subsidiary that do not result in loss of control are equity transactions (i.e. transactions with owners in their capacity as owners). When the proportion of equity held by non-controlling interest change, the Group adjusted the carrying amounts of the controlling interest and non-controlling interest to reflect the changes in their relative interest in the subsidiaries. Any difference between the amount by which the non-controlling interests are adjusted and the fair value of the consideration paid or received is recognized directly in equity and attributed to the owners of the parent.

Jika Grup kehilangan pengendalian, maka Grup:

(a) Menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah tercatatnya ketika pengendalian hilang;

(b) Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk setiap komponen penghasilan komprehensif lain yang

diatribusikan pada kepentingan

nonpengendali);

(c) Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan yang mengakibatkan hilangnya pengendalian;

(d) Mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal hilangnya pengendalian;

(e) Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba jika disyaratkan oleh SAK lain, jumlah

yang diakui dalam penghasilan

komprehensif lain dalam kaitan dengan entitas anak;

(f) Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan sebagai keuntungan atau

kerugian dalam laba rugi yang

diatribusikan kepada entitas induk.

If the Group loses control, the Group:

(a) Derecognizes the assets (including goodwill) and liabilities of the subsidiary at their carrying amounts at the date when control is lost;

(b) Derecognize the carrying amount of any non-controlling interests in the former subsidiary at the date when control is lost (including any components of other comprehensive income attributable to them);

(c) Recognize the fair value of the consideration received, if any, from the transaction, event or circumstances that resulted in the loss of control;

(d) Recognize any investment retained in the former subsidiary at fair value at the date when control is lost;

(e) Reclassify to profit or loss, or transfer directly to retained earnings if required by other SAK, the amount recognized in other comprehensive income in relation to the subsidiary;

(f) Recognize any resulting difference as a gain or loss attributable to the parent.

(20)

2.e. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing

2.e. Foreign Currency Transactions and Balances

Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata uang fungsional Perusahaan dan TPN, entitas anak, adalah Rupiah.

In preparing financial statements, each of the entities within the Group record by using the currency of the primary economic environment in which the entity operates (“the functional currency”). The functional currency of the Company and TPN, subsidiary, is Rupiah.

Mata uang fungsional Polytama, entitas anak adalah Dolar Amerika Serikat (USD). Untuk

tujuan penyajian laporan keuangan

konsolidasian, aset dan liabilitas Polytama pada tanggal laporan dijabarkan menggunakan kurs penutup yang berlaku pada tanggal

laporan posisi keuangan, sedangkan

pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs rata-rata. Selisih kurs yang dihasilkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain

The functional currency of Polytama, a subsidiary, is United States Dollar (USD). For presentation purposes of consolidated financial statements, assets and liabilities of Polytama at reporting date are translated at the closing rate at statement of financial position date, while revenues and expenses are translated using average rate for the period. All resulting exchange differences shall be recognized in other comprehensive income.

Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir tahun pelaporan, pos moneter dalam mata uang

asing dijabarkan ke dalam Rupiah

menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia pada 31 Desember 2019 dan 2018 sebagai berikut:

Transactions during the year in foreign currencies are recorded in Rupiah by applying to the foreign currency amount the spot exchange rate between Rupiah and the foreign currency at the date of transactions. At the end of reporting year, foreign currency monetary items are translated to Rupiah using the closing rate, i.e middle rate of Bank of Indonesia at December 31, 2019 and 2018 as follows:

2019 2018

Dolar Amerika Serikat/ United States Dollar (USD) 13.901 14.481

Euro (EUR) 15.588 16.560

Dolar Singapura/ Singapore Dollar (SGD) 10.320 10.603

Baht Thailand/ Thailand Baht (THB) 466 445

Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penjabaran mata uang asing diperhitungkan dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali keuntungan atau kerugian yang terkait langsung dengan perolehan, konstruksi atau produksi dari aset tetap, dikapitalisasi sebagai bagian harga perolehan aset tetap tersebut.

The net foreign exchange gains or losses arising from translation are recognized in the current year's except for gains or losses arising from loans directly attributable to the acquisition, construction or production of fixed assets to the which exchange gains and losses are capitalized as part of acquisition cost of the related fixed assets.

2.f. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi 2.f. Related Parties Transaction and Balances Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang

terkait dengan entitas pelapor:

A related party is a person or an entity that is related to the reporting entity:

a) Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

a) A person or a close member of that person’s family is related to a reporting entity if that person:

i. memiliki pengendalian atau

pengendalian bersama atas entitas pelapor;

i. has control or joint control over the reporting entity;

(21)

ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau

ii. has significant influence over the reporting entity; or

iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.

iii. is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity.

b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

b) An entity is related to the reporting entity if any of the following conditions applies:

i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain);

i. The entity and the reporting entity are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others;

ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama

yang merupakan anggota suatu

kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);

ii. One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the other entity is a member);

iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;

iii. Both entities are joint ventures of the same third party;

iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga;

iv. One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity;

v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;

v. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity in itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity;

vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); atau

vi. The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (a); or

vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);

vii. The person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or a parent of the entity);

viii. Entitas, atau anggota dari kelompok dimana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.

viii. The entity, or any member of a group of which the entity is a part of, provides key management personnel services to the reporting entity or to the parent of the reporting entity.

Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi oleh pemerintah. Pemerintah mengacu kepada pemerintah, instansi pemerintah dan badan yang serupa baik lokal, nasional maupun internasional.

A government related entity is an entity that is controlled, jointly controlled or significantly influenced by a government. Government refers to government, government agencies and similar bodies whether if it’s local, national or international.

(22)

Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi secara signifikan oleh Kementerian Keuangan yang merupakan Pemegang Saham entitas, atau entitas yang dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara sebagai kuasa pemegang saham.

Government related entity can be an entity which is controlled or significantly influenced by the Ministry of Finance being the shareholders of the entity or an entity controlled by the Government of Republic of Indonesia, represented by the Ministry of State Owned Enterprise as the shareholder’s representative.

Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan yang relevan.

All significant transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant Notes.

2.g. Instrumen Keuangan 2.g. Financial Instrument

Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement

Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.

The Group recognized a financial assets or a financial liabilities in the consolidated statement of financial position when, and only when, it becomes a party to the contractual provisions of the instrument. At initial recognition, the Group measure all financial assets and financial liabilites at its fair value. In the case of a financial asset or financial liability not at fair value through profit or loss, fair value plus or minus with the transaction costs that are directly attributtable to the acquisition or issue of the financial asset or financial liability. Transaction costs incurred on acquisition of a financial asset and issue of a financial liability classified at fair value through profit or loss are expensed immediately.

Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan Subsequent Measurement of Financial Assets

Pengukuran selanjutnya aset keuangan tergantung pada klasifikasinya pada saat pengakuan awal. Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu dari empat kategori berikut:

Subsequent measurement of financial assets depends on their classification on initial recognition. The Group classifies financial assets in one of the following four categories:

(i) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)

(i) Financial Assets at Fair Value Through Profit or Loss (FVTPL)

Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau yang pada saat pengakuan awal telah ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Aset keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat, atau bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek aktual saat ini, atau merupakan derivatif, kecuali derivatif yang ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.

Financial assets at FVTPL are financial assets held for trading or upon initial recognition it is designated as at fair value through profit or loss. Financial asset classified as held for trading if it is acquired or incurred principally for the purpose of selling and repurchasing it in the near term, or it is a part of a portfolio of identified financial instruments that are managed together and for which there is evidence of a recent actual pattern of short-term profit taking, or it is a derivative, except for a derivative that is a designated and effective hedging instrument.

(23)

Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi.

After initial recognition, financial assets at FVTPL are measured at its fair value. Gains or losses arising from a change in the fair value of financial assets are recognized in profit or loss.

(ii) Pinjaman yang Diberikan dan Piutang (ii) Loans and Receivables Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah

aset keuangan nonderivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, kecuali:

Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments that are not quoted in an active market, other than:

(a) pinjaman yang diberikan dan piutang yang dimaksudkan untuk dijual dalam waktu dekat dan yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;

(b) pinjaman yang diberikan dan piutang yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual; atau

(c) pinjaman yang diberikan dan piutang dalam hal pemilik mungkin tidak akan memperoleh kembali investasi awal secara substansial kecuali yang disebabkan oleh penurunan kualitas pinjaman.

(a) those that intends to sell immediately or in the near term and upon initial recognition designated as at fair value through profit or loss;

(b) those that upon initial recognition designated as available for sale; or

(c) those for which the holder may not recover substantially all of its initial investment, other than because of credit deterioration.

Setelah pengakuan awal, pinjaman

yang diberikan dan piutang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

After initial recognition, loans and receivable are measured at amortized cost using the effective interest method.

(iii) Investasi Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (HTM)

(iii) Held-to-Maturity (HTM) Investments Investasi HTM adalah aset keuangan

nonderivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan, serta Grup mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo.

HTM investments are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments and fixed maturity that The Group has the positive intention and ability to hold to maturity.

Setelah pengakuan awal, investasi dimiliki hingga jatuh tempo diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

After initial recognition, HTM investments are measured at amortized cost using the effective interest method.

(iv) Aset Keuangan Tersedia Untuk Dijual (AFS) (iv) Available-for-Sale (AFS) Financial Assets Aset keuangan AFS adalah aset keuangan

nonderivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan sebagai (a) pinjaman yang diberikan dan piutang, (b) investasi yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo, atau (c) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

AFS financial assets are non-derivative financial assets that are designated as available for sale on initial recognition or are not classified as (a) loans and receivable, (b) held-to-maturity investment, or (c) financial assets at fair value through profit or loss.

(24)

Setelah pengakuan awal, aset keuangan AFS diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya. Pada saat itu, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.

After initial recognition, AFS financial assets are measured at its fair value. Gains or losses arising from a change in the fair value is recognized on other comprehensive income, except for impairment losses and foreign exchange gains and losses, until the financial assets are derecognized. At that time, the cumulative gains losses previously recognized in other comprehensive income shall be reclassified from equity to profit or loss as a reclassification adjustment.

Investasi dalam instrumen ekuitas yang tidak memiliki harga kuotasian di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal diukur pada biaya perolehan.

Investment in equity instruments that do not have a quoted market price in an active market and whose fair value cannot be reliably measured are measured at cost. Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan Subsequent Measurement of Financial

Liabilities Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan

tergantung pada klasifikasinya pada saat pengakuan awal. Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam salah satu dari kategori berikut:

Subsequent measurement of financial liabilities depends on their classification on initial recognition. The Group classifies financial liabilities into one of the following categories:

(i) Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)

(i) Financial Liabilities at Fair Value Through Profit or Loss (FVTPL)

Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL adalah liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau yang pada saat pengakuan awal telah ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat, atau bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek aktual saat ini, atau merupakan derivatif, kecuali derivatif yang ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.

Financial liabilities at FVTPL are financial liabilities held for trading or upon initial recognition it is designated as at fair value through profit or loss. Financial liabilities classified as held for trading if it is acquired or incurred principally for the purpose of selling and repurchasing it in the near term, or it is a part of a portfolio of identified financial instruments that are managed together and for which there is evidence of a recent actual pattern of short-term profit taking, or it is a derivative, except for a derivative that is a designated and effective hedging instrument.

Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi.

After initial recognition, financial liabilities at FVTPL are measured at its fair value. Gains or losses arising from a change in the fair value are recognized in profit or loss.

(ii) Liabilitas Keuangan Lainnya (ii) Other Financial Liabilities

Liabilitas keuangan yang tidak

diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL dikelompokan dalam kategori ini dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

Financial liabilities that are not classified as financial liabilities at FVTPL are grouped in this category and are measured at amortized cost using the effective interest method.

(25)

Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

Derecognition of Financial Assets and Liabilities

Grup menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir atau Grup mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Grup secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset

keuangan, maka Grup menghentikan

pengakuan aset keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Grup secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut dan masih memiliki pengendalian, maka Grup mengakui aset keuangan sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika Grup secara substansial masih memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup tetap mengakui aset keuangan tersebut.

The Group derecognize a financial asset when, and only when the contractual rights to the cash flows from the financial asset expire or the Group transfer the contractual rights to receive the cash flows of the financial asset or retains the contractual rights to receive the cash flows but assumes a contractual obligation to pay the cash flows to one or more recipients in an arrangement. If the Group transfers substantially all the risks and rewards of ownership of the financial asset, the Group derecognize the financial asset and recognize separately as asset or liabilities any rights and obligation created or retained in the transfer. If The Group neither transfer nor retains substantially all the risks and rewards of ownership of the financial asset and has retained control, the Group continues to recognize the financial asset to the extent of its continuing involvement in the financial asset. If the Group retains substantially all the risks and rewards of ownership of the financial asset, the Group continue to recognize the financial asset.

Grup menghentikan pengakuan liabilitas

keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan tersebut berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

The Group derecognized a financial liability from its statement of financial position when, and only when, it is extinguished, i.e when the obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expires.

Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets

Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. Aset keuangan atau kelompok aset keuangan diturunkan nilainya dan kerugian penurunan nilai telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai tersebut sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset tersebut (peristiwa yang merugikan), dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal.

At the end of each reporting year, the Group assess whether there is any objective evidence that a financial asset or group of financial assets are impaired. A financial asset or group of financial assets are impaired and impairment losses are incurred, if and only if, there is objective evidence of impairment as a result of one or more events that occured after the initial recognition of the asset (loss event), and that loss event has an impact on the estimated future cash flows of the financial asset or group of financial assets that can be reliably estimated.

Berikut adalah bukti objektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai:

The following are objective evidence that a financial asset or group of financial assets are impaired:

Gambar

Tabel  berikut  menunjukkan  sensitivitas  terhadap  perubahan  yang  mungkin  terjadi  pada  suku  bunga,  dengan  semua  variabel  lainnya  tetap  konstan,  dari  laba  untuk  tahun  berjalan Grup:
Tabel  di  bawah  ini  menunjukkan  rekonsiliasi  liabilitas  yang  timbul  dari  pendanaan  untuk  periode  yang  berakhir  pada  tanggal    31 Desember 2019 dan 2018, sebagai berikut:

Referensi

Dokumen terkait

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang