• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KINERJA

INSTANSI PEMERINTAH

( LKjIP )

KEC. DELANGGU

KABUPATEN KLATEN

TAHUN 2019

(2)
(3)

IKHTISAR EKSEKUTIF

Kecamatan Delanggu merupakan Organisasi Perangkat Daerah yang terletak di Jalan Raya Delanggu Utara Nomor 60 Delanggu , Kabupaten Klaten.

Kecamatan Delanggu dipimpin oleh Seorang Camat dan Pejabat Struktural sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Klaten , kemudian ditindak lanjuti dengan Peraturan Bupati Klaten Nomor 63 Tahun 2016 tentang Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan di Kabupaten Klaten. Susunan Pejabat Struktural Kecamatan Delanggu Tahun 2019.

No N a m a N I P Jabatan Ket 1 Sri Wahyuni, SH MH 196205111995032001 Camat

2 Heru Haryana, SE MM 196310191996031001 Sekcam 3 Hardjana, S.IP 196802091988101001 Kasubag

Perencanaan Dan Keuangan 4 Dwi Ning Pujiastuti, S.Pd

MM

196310301986032006 Kasubag Umum Dan

Kepegawian 5 Drs. Joko Suparja 196805101993031017 Kasi Tata

Pemerintahan 6 Maryani, SE 196203021985032009 Kasi PPM

7. Sudarsono, S.Sos 196205271986011001 Kasi Trantibum

(4)

DAFTAR ISI Kata Pengantar ... (1) Ikhtisar Ekskutif ... (2) Daftar Isi ... (3) BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang ... 1

B Maksud dan Tujuan ... 2

C Struktur Organisasi ... 2

BAB II PERENCANAAN KINERJA 17 A Gambaran Umum dan Perencanaan Strategis 2016-2021 ... 17

Tujuan ... 18

Sasaran ... 18

Strategi ... 19

Kebijakan ... 19

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 21 A Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2019 ... 21

B Akuntabilitas Keuangan ... 24

(5)

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKjIP ) Tahun 2019 merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban tugas pokok dan fungsi Pemerintah Kecamatan sebagai salah satu penyelenggara Pemerintahan Kabupaten Klaten dalam rangka mewujudkan Visi Kabupaten Klaten.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKjIP ) merupakan instrumen dan metode peranggung jawaban pemerintah , mengungkapkan target perencanaan , pelaksanaan dan pengukuran kinerja , serta evaluasi dan analisis atas capaian kinerja hasil pelaksanaan tahun sebelumnya.

LKjIP menjelaskan faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan atas capaian/realisasi target kinerja organisasi melalui pengelolaan sumber daya yang berbasis kinerja sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban dalam perspektif transparasi dan akuntabilitas.

Untuk mewujudkan aparatur negara yang profesional serta memahami tugas dan fungsinya, diperlukan keterpaduan langkah dan koordinasi yang optimal agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif dan dinamis. Undang – Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Peratutan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang secara teknis diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja , Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah , mewajibkan setiap Instansi Pemerintah sebagai Penyelenggara Negara untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya dalam pengelolaan sumber daya yang diamanatkan kepada organisasi pemerintah berdasarkan perencanaan strategis yang ditetapkan dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( SAKIP ).

Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah ( SAKIP ) pada dasarnya merupakan sistem manajemen berorientasi pada hasil yang merupakan instrumen menjadikan pemerintah yang akuntabel dapat berperan secara efisien, efektif dan responsif.

(6)

B. MAKSUD DAN TUJUAN

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kecamatan Delanggu Tahun 2019 perwujudan tanggung jawab Camat Delanggu tentang keberhasilan atau kegagalan melaksanakan misi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2019, juga sebagai umpan balik sebagai upaya perbaikan Kinerja Kecamatan yang akan datang.

Tujuan penyusunan LKjIP Kecamatan Delanggu :

1. Sebagai media Akuntablitas Kecamatan yang menjadi acuan baku dan analisis lanjutan , mengarah pada sinergitas, sinkronisasi dan integrasi pelaksanaan program/kegiatan Kecamatan sesuai dengan acuan Renstra Kecamatan dengan arah kebijakan mewujudkan good governance di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

2. LKjIP Kecamatan dapat digunakan sebagai sarana perbaikan dan peningkatan kinerja secara berkesinambungan disertai analisis lanjutan untuk mengidentifikasi peluang-peluang dan masukan penting berdasarkan potensi dan sumber daya yang dimiliki sehingga kecamatan dapat berperan dan berfungsi maksimal dalam pembangunan di Kabupaten klaten.

C. STRUKTUR ORGANISASI KECAMATAN 1. Camat

2. Sekretaris Kecamatan

2.1 Kasubag Perencanaan Dan Keuangan 2.2 Kasubag Umum Dan Kepegawaian 3. Kepala Seksi Tata Pemerintahan

4. Kepala Seksi Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat 5. Kepala Seksi Ketentraman Dan Ketertiban Umum

6. Jabatan Fungsional 7. Kelurahan

Dalam melaksanakan Tugas sebagimana dimaksud Pasal 10 Peraturan Bupati Klaten Nomor 63 Tahun 2016 Kecamatan menyelenggarakan Fungsi :

a. penyelenggaraan urusan pemerintahan umum;

(7)

c. pengoordinasian upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum;

d. pengoordinasian penerapan dan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati;

e. pengoordinasian pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum;

f. pengoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh Perangkat Daerah di tingkat kecamatan;

g. pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan kegiatan desa atau kelurahan;

h. pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja Pemerintahan Daerah kabupaten yang ada di kecamatan;

i. pelaksanaan tugas yang dilimpahkan oleh Bupati untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

1. Tugas dan Fungsi Camat

Camat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf a, mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan tugas urusan pemerintahan umum, pemberdayaan masyarakat, ketentraman dan ketertiban di wilayah kecamatan serta melaksanakan tugas yang dilimpahkan oleh Bupati untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. mengoordinasikan penyusunan program Kecamatan dengan mengacu

pada Indikator Kinerja Utama, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Rencana Strategis Kabupaten, Kebijakan Bupati dan kondisi obyektif serta ketentuan yang berlaku;

b. mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan dan pelayanan kepada masyarakat;

c. mengoordinasikan pekerjaan yang sifatnya segera atas gangguan dan atau bencana.

d. mengoordinasikan penyusunan laporan kinerja Kecamatan;

e. memberikan saran dan masukan kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah dibidang tugasnya;

(8)

f. mengoordinasikan tugas dalam rangka peningkatan peran serta dan partisipasi masyarakat dibidang tugasnya;

g. menyelenggarakan urusan pemerintahan umum;

h. mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;

i. mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum;

j. mengoordinasikan penerapan dan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati;

k. mengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum; mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh Perangkat Daerah di tingkat kecamatan;

l. melaksanakan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan kegiatan desa atau kelurahan;

m. melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja Pemerintahan Daerah kabupaten yang ada di kecamatan;

n. melaksanakan tugas yang dilimpahkan oleh Bupati untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah;

o. mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai bidangnya berdasarkan ketentuan yang berlaku;

p. mengusulkan, menunjuk, menetapkan dan melaksanakan pembinaan pejabat pengelolaan keuangan;

q. membina bawahan dalam pencapaian program kegiatan dengan memberi petunjuk pemecahan masalah agar bawahan mampu melaksanakan tugas jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku; r. mengevaluasi dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan pada tahun

yang sudah dan sedang berjalan berdasarkan rencana dan realisasi sebagai bahan dalam penyusunan sasaran tahun berikutnya;

s. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;

t. melaksanakan koordinasi dengan perangkat daerah dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

u. melaksanakan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

(9)

v. menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan dibidang tugasnya;

w. melaporkan hasil pertanggungjawaban pelaksanaan tugas/kegiatan kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah;

x. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan

y. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan. 2. Sekretariat

Sekretariat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf b, dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan yang mempunyai tugas :

melaksanakan sebagian tugas Camat dalam merumuskan kebijakan, mengoordinasikan, membina dan mengendalikan kegiatan perencanaan, monitoring, evaluasi, pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. menghimpun, mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan,

pedoman dan petunjuk teknis perencanaan, monitoring, evaluasi, pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;

b. mengoordinasikan tugas perencanaan, monitoring, evaluasi, pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;

c. mengoordinasikan penyusunan rencana program kegiatan sekretariat berdasarkan peraturan perundang-undangan;

d. mengoordinasikan, menyiapkan rumusan kebijakan strategis program dan kegiatan dalam rangka penyusunan anggaran Kecamatan;

e. mengoordinasikan bahan penyusunan evaluasi dan pelaporan program dan kegiatan Kecamatan;

f. mengoordinasikan penyusunan laporan kinerja Kecamatan;

g. mengoordinasikan bahan rancangan peraturan perundang-undangan dibidang tugasnya;

h. mengoordinasikan usulan, penunjukan, penetapan pejabat pengelolaan keuangan;

i. mengoordinasikan, menyampaikan informasi, publikasi dan hubungan masyarakat serta layanan pengaduan masyarakat;

j. mengoordinasikan penyusunan mekanisme sistem prosedur kerja Kecamatan;

(10)

l. melaksanakan pembinaan, bimbingan, pengawasan dan pengendalian agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar;

m. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;

n. mengevaluasi dan menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas serta mencari alternatif pemecahan masalah; o. melaksanakan koordinasi dan kerjasama sesuai bidang tugasnya dalam

rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

p. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan

q. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan. 3. Subbagian Perencanaan dan Keuangan

Subbagian Perencanaan dan Keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf b angka 1, dipimpin oleh Kepala Subbagian yang mempunyai tugas menyusun rencana program kegiatan, pengumpulan dan pengolahan data, evaluasi, pelaporan serta sebagai Pejabat Penatausahaan Keuangan yang melaksanakan fungsi pengelolaan keuangan Kecamatan dan Kelurahan.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. menyiapkan bahan kebijakan dan petunjuk teknis subbag perencanaan

dan keuangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; b. menyusun rencana program dan kegiatan kecamatan;

c. membagi pelaksanaan tugas kepada bawahannya;

d. mencari, mengumpulkan, mengolah data dan informasi serta menyusun Indikator Kinerja Utama, Rencana Strategis, Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Rencana Kerja Dinas sesuai perundang-undangan yang berlaku;

e. menyiapkan bahan dan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara, Rencana Kerja dan Anggaran, Dokumen Pelaksanaan Anggaran kecamatan;

f. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana dan realisasi sebagai bahan penyusunan sasaran berikutnya;

(11)

h. menyiapkan bahan perubahan, penggeseran dan perhitungan program kerja akibat adanya perubahan, penggeseran dan perhitungan anggaran kecamatan;

i. menghimpun, mengolah dan menganalisa data serta penyajian data statistik hasil kegiatan kecamatan;

j. melaksanakan penelitian dan verifikasi kelengkapan Surat Permintaan Pembayaran yang diajukan bendahara kecamatan;

k. menyiapkan Surat Perintah Membayar atas dasar Surat Permintaan Pembayaran yang diajukan bendahara kecamatan;

l. melaksanakan verifikasi Surat Pertanggungjawaban dan menyiapkan bahan pengesahan Surat Pertanggungjawaban;

m. melaksanakan akuntansi keuangan kecamatan; n. menyiapkan bahan laporan prognosis anggaran;

o. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan;

p. menyiapkan bahan dan menyusun data informasi keuangan;

q. melaksanakan pembinaan, pemantauan dan pengawasan keuangan; r. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang keuangan; s. melaksanakan dan menyusun laporan realisasi anggaran;

t. menyiapkan bahan dan menyusun laporan kinerja program di bidang keuangan;

u. memberikan usul dan saran kepada atasan sesuai bidang tugasnya; v. melaksanakan pembinaan, bimbingan dan pengawasan agar

pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar;

w. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;

x. mengevaluasi dan menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas serta mencari alternatif pemecahan masalah; y. melaksanakan koordinasi dan kerjasama sesuai bidang tugasnya dalam

rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

z. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan

aa. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan. 4. Subbagian Umum dan Kepegawaian

(12)

Subbagian Umum dan Kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf b angka 2, dipimpin oleh Kepala Subbagian yang mempunyai tugas melakukan urusan surat menyurat, penggandaan, ekspedisi, kearsipan, kehumasan, ketatalaksanaan dan rumah tangga, pengadaan dan pemeliharaan perlengkapan kantor serta melakukan pengelolaan administrasi kepegawaian.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. menyiapkan bahan kebijakan dan petunjuk teknis subbag umum dan

kepegawaian sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; b. menyusun rencana program kegiatan dan laporan pelaksanaan kegiatan

umum dan kepegawaian;

c. membagi pelaksanaan tugas kepada bawahannya;

d. melaksanakan administrasi surat menyurat, ekspedisi, penggandaan, kearsipan, pengadaan alat tulis kantor, akomodasi rapat, pertemuan, upacara, penerimaan tamu serta pengadaan dan pemeliharaan perlengkapan rumah tangga dan barang inventaris;

e. menyusun bahan publikasi dan hubungan masyarakat;

f. menyusun data dan informasi serta layanan pengaduan masyarakat; g. menyiapkan bahan rancangan peraturan perundang-undangan; h. menyusun mekanisme sistem prosedur kerja kecamatan;

i. menyiapkan kebutuhan dan melaksanakan pemeliharaan kendaraan dinas;

j. mengatur dan mengelola penggunaan kendaraan dinas serta perlengkapan perjalanan dinas;

k. mengatur dan mengelola tata ruang kantor, kebersihan, ketertiban, keamanan, kenyamanan dan keserasian ruang kantor;

l. melaksanakan administrasi umum kepegawaian meliputi menyiapkan bahan dan mengusulkan Kartu Pegawai, Kartu Isteri, Kartu Suami, Tabungan Asuransi Pegawai Negeri, Asuransi Kesehatan dan izin cuti; m. menyusun Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Evaluasi Jabatan; n. menyiapkan bahan usulan pengembangan karir pegawai, meliputi

kebutuhan pegawai/formasi pegawai, usulan untuk menduduki jabatan, tugas belajar/izin belajar, ujian dinas, pendidikan dan latihan, serta pemberian penghargaan dan tanda jasa;

o. menyiapkan bahan usulan mutasi pegawai meliputi kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, pemindahan/mutasi, pemberhentian dan pensiun, penyesuaian ijazah dan Sasaran Kinerja Pegawai;

(13)

p. menyiapkan, menghimpun dan mengelola data pegawai serta menyusun Daftar Urut Kepangkatan;

q. menyiapkan usulan pejabat pengelola keuangan dan barang;

r. memberikan usul dan saran kepada atasan sesuai bidang tugasnya; s. melaksanakan pembinaan, bimbingan dan pengawasan kepada

bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar;

t. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;

u. mengevaluasi dan menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas serta mencari alternatif pemecahan masalah; v. melaksanakan koordinasi dan kerjasama sesuai bidang tugasnya dalam

rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

w. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan

x. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

5. Seksi Tata Pemerintahan

Seksi Tata Pemerintahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf c, dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan koordinasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di kecamatan, membina penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan dan melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. menghimpun, mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan,

pedoman dan petunjuk teknis Seksi Tata Pemerintahan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. menyiapkan bahan kebijakan dan petunjuk teknis Seksi Tata Pemerintahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; c. menyusun rencana program kegiatan dan laporan pelaksanaan kegiatan

Seksi Tata Pemerintahan;

(14)

e. melaksanakan koordinasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan;

f. melaksanakan Pemembina penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan;

g. melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan;

h. membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa/kelurahan;

i. mengendalikan dan mengawasi perubahan pola tata ruang di wilayah kecamatan;

j. mengendalikan pengalihan fungsi lahan pertanian di wilayah kecamatan;

k. memberikan penilaian/saran rekomendasi terhadap produk-produk Peraturan Desa dan Keputusan Kepala Desa dan/atau Kelurahan; l. memberikan bimbingan dan petunjuk kerjasama dan penyelesaian

sengketa antar Desa dan Kelurahan;

m. melakukan dan membina pelaksanaan administrasi kependudukan; n. melayani permohonan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, Mutasi

Kartu Keluarga dan Mutasi Kartu Tanda Penduduk;

o. mempersiapkan bahan-bahan kegiatan dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Umum;

p. mengadakan koordinasi dengan para penyelenggara Pemilihan Umum di tingkat kecamatan;

q. melaksanakan fasilitasi pemungutan pajak daerah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), retribusi daerah, serta pendapatan daerah lainnya; r. memberikan usul dan saran kepada atasan sesuai bidang tugasnya; s. melaksanakan pembinaan, bimbingan dan pengawasan kepada

bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar

t. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;

u. mengevaluasi dan menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas serta mencari alternatif pemecahan masalah;

(15)

v. melaksanakan koordinasi dan kerjasama sesuai bidang tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

w. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan

x. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

6. Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf d, dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan koordinasi kegiatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan melaksanakan koordinasi pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. menghimpun, mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan,

pedoman dan petunjuk teknis Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. menyiapkan bahan kebijakan dan petunjuk teknis Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

c. menyusun rencana program kegiatan dan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat;

d. membagi pelaksanaan tugas kepada bawahannya;

e. mengumpulkan, mensistematisasikan dan menganalisa data pembangunan pada umumnya;

f. menyusun program dalam rangka pembinaan pembangunan sarana dan prasarana fisik perekonomian, produksi dan distribusi;

g. melakukan pembinaan terhadap lembaga kemasyarakatan Desa/Kelurahan yang bergerak di bidang Pembangunan;

h. melaksanakan koordinasi kegiatan pemberdayaan masyarakat;

i. melaksanakan koordinasi pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;

j. melakukan pengawasan terhadap pengelolaan sumber pendapatan desa/kelurahan;

k. mempersiapkan bahan-bahan pedoman dan petunjuk tentang usaha peningkatan pendapatan Pemerintahan Desa/Kelurahan;

(16)

l. mengadakan pemantauan kegiatan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

m. menyiapkan bahan penyusunan program pembinaan pendidikan, kebudayaan dan kesehatan;

n. menyiapkan bahan penyusunan program, pelayanan bantuan sosial, hibah serta pembinaan kepemudaan, olah raga dan kepramukaan; o. menyiapkan bahan penyusunan program pembinaan teknis tentang

pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga;

p. mempersiapkan bahan-bahan kegiatan dalam rangka pembinaan keagamaan dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta kerukunan umat beragama;

q. mengoordinasikan pelaksanaan penyuluhan dalam bidang kesejahteraan sosial;

r. melakukan pembinaan dan bimbingan terhadap penyelenggaraan usaha-usaha sosial;

s. pembinaan dan pengembangan ketenagakerjaan dan transmigrasi; t. melaksanakan pencegahan dan penanggulangan bencana alam dan

pengungsi serta rehabilitasi akibat bencana alam;

u. mengkoordinir pelaksanaan kegiatan di bidang pertanian dan ketahanan pangan;

v. mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka menyusun laporan keadaan pangan dan upaya mengatasi rawan pangan;

w. membina BKPD, LPK, KCK dan BKK;

x. melakukan pembinaan terhadap lembaga ekonomi desa;

y. melakukan pembinaan terhadap perkembangan perekonomian desa/kelurahan tentang dana bantuan ekonomi lemah;

z. mengikuti perkembangan harga sembilan bahan pokok;

aa. memberikan petunjuk untuk meningkatkan usaha gotong royong; bb. mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pelaksanaan pemugaran

lingkungan dan pemugaran perumahan desa;

cc. memberikan usul dan saran kepada atasan sesuai bidang tugasnya; dd. melaksanakan pembinaan, bimbingan dan pengawasan kepada

bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar

ee. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;

ff. mengevaluasi dan menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas serta mencari alternatif pemecahan masalah;

(17)

gg. melaksanakan koordinasi dan kerjasama sesuai bidang tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

hh. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan

b. ii. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

7. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum

Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf e, dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas melaksanakan koordinasi penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta melaksanakan penerapan dan penegakaan peraturan perundang-undangan.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. menghimpun, mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan,

pedoman dan petunjuk teknis Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. menyiapkan bahan kebijakan dan petunjuk teknis Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b. menyusun rencana program kegiatan dan laporan pelaksanaan kegiatan Ketentraman dan Ketertiban Umum;

c. membagi pelaksanaan tugas kepada bawahannya;

d. melaksanakan koordinasi upaya penyelenggaraan ketentramanan dan ketertiban umum;

e. melaksanakan koordinasi penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan;

f. membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan ketentraman, dan ketertiban umum;

g. mempersiapkan bahan-bahan pemikiran dalam membina Ibukota Kecamatan dan pusat-pusat pengembangan lainnya yang ada di wilayah Kecamatan untuk mewujudkan kota yang tertib, aman dan teratur;

(18)

i. melaksanakan sosialisasi dan menyiapkan bahan pembinaan terhadap pelanggaran Peraturan Daerah dan Peraturan lainnya;

j. menyiapkan bahan fasilitasi penyelesaian perselisihan antar Desa/Kelurahan;

k. melakukan pembinaan semangat Bela Negara, perlindungan masyarakat dan siskamling di wilayah kecamatan secara optimal; l. memberikan usul dan saran kepada atasan sesuai bidang tugasnya; m. melaksanakan pembinaan, bimbingan dan pengawasan kepada

bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar

n. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;

o. mengevaluasi dan menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas serta mencari alternatif pemecahan masalah;

p. melaksanakan koordinasi dan kerjasama sesuai bidang tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

q. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan

(19)

A. PERMASALAHAN

Permasalahan yang dihadapi Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten dalam melaksanakan tugas dan fungsi organisasi pemerintah kecamatan adalah personil / pegawai yang kurang secara kuantitas dan kualitas . Belum semua pegawai bisa mengoperasikan komputer, sementara era sekarang hampir seluruh pekerjaan menggunakan komputer , berbasis on-line dan aplikasi . Hal ini menghambat kelancaran penyelesaian pekerjaan. Walaupun sudah ada pembagian tugas secara berjenjang , tapi tidak bisa dilaksanakan sesuai yang direncanakan. Pegawai yang bisa menyelesaikan pekerjaan selalu ditambah beban pekerjaan yang berbasis aplikasi.

Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi Kecamatan Delanggu didukung dengan sumber daya aparatur yang ada.

Secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut Jumlah Pegawai Kecamatan Delanggu

Gol. Jumlah Jenis Kelamin Pendidikan I 0

Laki-laki

Perempuan SD SMP SMA Diploma S1 S2 II 7

12 11 0 0 13 1 6 3 III 13

(20)

BAB II.

PERENCANAAN KINERJA

A. GAMBARAN UMUM DAN PERENCANAAN STRATEGIS 2016-2021

Rencana Strategis merupakan dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah ( 6 tahunan ) dari OPD yang memuat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran , Strategi, Kebijakan, Program Prioritas dan kegiatan pembangunan berdasarkan pagu anggaran OPD yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat untuk jangka waktu 6 tahun sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ). Adapun Visi dan Misi Kecamatan Delanggu adalah :

VISI :

Terwujudnya Pelayanan Prima, Efektif dan Efisien, dalam

Penyelenggaraan Pemerintahan, Pemberdayaan masyarakat, serta Ketentraman dan Ketertiban Umum di Kecamatan Delanggu “

MISI

Guna mewujudkan Visi tersebut maka Misi yang dirumuskan adalah : 1. Meningkatkan Pelayanan masyarakat cepat dan akurat :

Misi ini mengamanatkan pada Aparatur Pemerintah Kecamatan Delanggu dalam memberikan pelayanan masyarakat bersikap santun, memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku , memahami data dan informasi yang akurat , mampu memanfaatkan teknologi secara cepat dan tepat , mampu memanfaatkan sarana dan prasarana kantor dengan optimal.

2. Meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat

Misi ini mengamanatkan Aparatur Pemerintah Kecamatan Delanggu untuk dapat meningkatkan pembangunan dan pembedayaan masyarakat di bidang ekonomi, sosial dan budaya , pembangunan sarana dan prasarana di wilayah sehingga dapat memperlancar pencapaian kesejahteraan masyarakat.

3. Meningkatkan kondusifitas ketentraman dan ketertiban wilayah Misi ini mengamatkan Aparatur Pemerintah Kecamatan Delanggu untuk dapat memfasilitasi dan menciptakan situasi ketentraman dan ketertiban umum wilayah yang kondusif.

(21)

4. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik

Misi ini mengamanatkan Aparatur Pemerintah Kecamatan Delanggu agar menjaga kewibawaan dan kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan partisipasi, transparansi , responsiblitas, efektif , efisien dan akuntabel , serta menjalankan tugas pokok dan fungsinya berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. TUJUAN

Merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi. Tujuan merupakan hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 sampai 5 tahun ke depan.Tujuan pada Tahun 2016-2021 yaitu 1. Meningkatkan kapsitas aparatur, sarana dan prasarana kantor

2. Meningkatnya pemberdayaan masyarakat dan desa

3. Meningkatkan kondusifitas ketentraman dan ketertiban umum wilayah 4. Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa

SASARAN

Sasaran ditetapkan agar proses kegiatan dalam mencapai tujuan dapat berlangsung secara fokus, efektif dan efisien. Sasaran tersebut :

1. Meningkatnya efektifitas dan efisiensi birokrasi 2. Meningkatnya sarana dan prasarana kantor

3. Meningkatnya kualitas pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan sarana prasarana wilayah

4. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam menciptakan ketentraman dan ketertiban umum

5. Meningkatnya kualitas aparatur pemerintahan desa STRATEGI

Strategi yang dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Delanggu adalah : 1. Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya mengacu pada

peraturan perundang-undangan yang berlaku

2. Mengembangkan Budaya Kerja , disiplin serta menjalin tali silaturahmi antar personal

(22)

3. Mengubah mind set / cara pandang Aparatur Kecamatan Delanggu agar dapat menjalankan tugasnya lebih efektif dan efisien dengan mengutamakan pelayanan prima pada masyarakat , dengan pengembangan sumber daya yang profesional, bersih, berwibawa , taat pada hukum dan taat pada norma yang berlaku.

4. Dalam menjalankan tugas berdasar pada acuan kerja penyusunan jadwal serta penyelesaian tugas tepat waktu.

5. Menjalankan evaluasi terhadap hasil pekerjaan sebagai bahan penilaian pada periode berikutnya.

STRATEGI Pembangunan Kecamatan Delanggu Tahun 2016-2021 1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik

2. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam partisipasi dan pemberdayaan pembangunan

3. Meningkatkan kondusifitas ketentraman dan ketertiban umum 4. Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa

KEBIJAKAN

Arah Kebijakan untuk mendukung terwujudnya misi 1 yaitu meningkan pelayanan masyarakat cepat dan akurat adalah :

1. Peningkatan pelayanan masyarakat tepat waktu, cermat dan akurat.

2. Penyediaan sarana dan prasarana kantor

Arah Kebijakan untuk mendukung terujudnya Misi 2 , yaitu meningkatkan pemberdayaan masyarakat menuju sejahtera adalah Peningkatan koordinasi , pembinaan dan fasilitasi pemberdayaan masyarakat desa dan prasarana wilayah.

Arah Kebijakan untuk mendukung terwujudnya Misi 3 yaitu meningkatkan kondusifitas ketentraman dan ketertiban umum adalah Peningkatan koordinasi, pembinaan dan fasilitasi administrasi ketentraman dan ketertiban umum.

Arah Kebijakan untuk mendukung terwujudnya Misi 4 yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik adalah Peningkatan koordinasi, pembinaan dan fasilitasi administrasi tata pemerintahan.

(23)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) merupakan wujud nyata Instansi Pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/ kegagalan kepada pemberi mandat atas pelaksanaan kegiatan dan program dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP). Laporan tersebut memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian target masing-masing indikator sasaran strategis yang ditetapkan dalam dokumen Rencana Strategis 2016-2021 maupun Rencana Kerja Tahunan 2019. Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang ditetapkan untuk mewujudkan visi dan misi Kecamatan Delanggu.

A. Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2019

Secara umum Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten telah melaksanakan tugas dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten.

Capaian kinerja merupakan dasar dalam menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai tujuan dan sasaran. Pada Tahun anggaran 2019, Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten telah menetapkan 1 ( satu ) sasaran dan 4 Indikator Kinerja.

Penyusunan LKjIP Kecamatan Delanggu Tahun 2019 ini didasarkan kepada pengukuran kinerja.

Skala Pengukuran Capaian LKjIP Tahun 2019

No Rentang Capaian Kategori Capaian 1 Lebih dari 100% Sangat baik 2 75 – 100 % Baik 3 55 – 75 % Cukup 4 Kurang dari 55% Kurang

(24)

Selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi kinerja dilakukan analisis pencapaian kinerja untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai sebab-sebab tercapainya atau tidak tercapainya kinerja yang diharapkan.

Berikut Capaian Indikator Kinerja Utama Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten Tahun 2019 dijabarkan sebagai berikut :

Penjabaran Capaian Indikator Kinerja Utama Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten Tahun 2019 :

Sasaran Indikator Kinerja Target Realisasi % Capaian

(1) (2) (3) (4) (5)=4/3*100% 1 Meningkatnya Kualitas Layanan Masyarakat 1 Indek Kepuasan Masyarakat 85 80 99 % 2 Nilai Evaluasi Pelaporan Kinerja Kecamatan (LKjIP) 80 -- -- 3 Prosentase Desa dengan pelaporan ADD tertib dan baik 90 80 88 % 4 Prosentase Usulan kegiatan masyarakat pada musrenbang tingkat kecamatan yang masuk pada RKP 80 76 95 % 5 Menurunya angka kriminalitas 70 60 85,7 % Rata-rata 93,2 %

Dari tabel di atas dapat diketahui sasaran terwujudnya pelayanan publik tepat waktu, tepat sasaran dan tepat manfaat sebesar 93,2% keberhasilan tersebut disebabkan oleh factor-faktor antara lain peningkatan komitmen SKPD dalam menyediakan data yang diperlukan dalam penyusunanan LKjIP dan peningkatan capaian kinerja dalam penyusunan indicator kinerja kunci yang telah ditetapkan. Yang terinci sebagai berikut :

(25)

1. Indikator Survey Kepuasan Masyarakat sebesar 80,17% dengan target 85% meningkat 2% dari tahun sebelumnya.

2. Realisasi terhadap Prosentase Desa dengan Pelaporan Alokasi Dana Desa ( ADD ) tertib dan baik. Sebesar 80% dengan alasan :

1. Kondisi Situasional dimana batas tenggang waktu pelaporan pertanggung jawaban sangat sempit / terbatas.

2. Kondisi perekrutan sumber daya manusia yang masih baru dalam penguasaan materi pelaporan dan pertanggung jawaban terutama penguasaan Ilmu dan Teknologi Komputer berbasis Siskeudes.

3. Realisasi Prosentase Usulan Kegiatan masyarakat pada Musrenbang tingkat Kecamatan yang masuk pada RKP sebesar 95% dikarenakan belum semua aspirasi dari warga masyarakat yang masuk dan terserap dalam RPJM Des dan RKP Des

4. Realisasi Prosentase angka Kriminalitas sebesar 85,7% dipengaruhi oleh jumlah kenaikan dan penurunan angka Kriminalitas disamping juga adanya laporan akan terjadinya tindak Kriminalitas.

Keberhasilan Pencapaian tidak lepas dari koordinasi, kebersamaan serta dukungan dan peran serta pihak – pihak terkait, namun kegagalan juga tidak lepas dari pihak – pihak terkait juga.

(26)

B. Akuntabilitas Keuangan

Manajemen pembangunan berbasis kinerja mengandaikan bahwa fokus dari pembangunan bukan hanya sekedar melaksanakan program/ kegiatan yang sudah direncanakan. Esensi dari manajemen pembangunan berbasis kinerja adalah orientasi untuk mendorong perubahan, dimana program/kegiatan dan sumber daya anggaran adalah alat yang dipakai untuk mencapai rumusan perubahan, baik pada level keluaran, hasil maupun dampak.

Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip Good Governance dimana salah satu pilarnya yaitu akuntabilitas, akan menunjukan sejauh mana sebuah instansi pemerintahan telah memenuhi tugas dan mandatnya dalam penyediaan layanan publik yang langsung bisa dirasakan hasilnya oleh masyarakat. Karena itulah, pengendalian dan pertanggungjawaban program/kegiatan menjadi bagian penting dalam memastikan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada publik telah dicapai.

Selama tahun 2019 dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi serta untuk mewujudkan target kinerja yang ingin dicapai Kecamatan Delanggu dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klaten, DPA Perubahan Kecamatan Delanggu dengan total nilai anggaran mencapai Rp. 695.200.000,- sedangkan realisasi anggaran mencapai Rp. 676.896.363,- atau dengan serapan dana mencapai 97%.

Dukungan alokasi anggaran pembiayaan dalam upaya pencapaian kinerja tujuan dan sasaran rencana kerja Kecamatan Delanggu Tahun 2019, diuraikan menurut alokasi anggaran per Program adalah sebagai berikut :

NO PROGRAM ANGGARAN Realisasi

%

1 Program Pelayanan Administrasi

Perkantoran 168.500.000 161.105.113 96 2 Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur 113.246.000 111.070.500 98 3 Program Peningkatan Sistem

Pelaporan Pencapaian kinerja dan Keuangan

1.000.000 987.000 98 4 Program peningkatan keberdayaan

masyarakat perdesaan 11.000.000 10.718.200 97 5 Program Pengelolaan Kekayaan

Budaya 125.754.000 123.277.300 98 6 Program Pengembangan Industri Kecil

dan Menengah 3.500.000 3.457.800 99 7 Program Pembinaan Pemuda dan Olah

Raga 41.500.000 40.331.100 97 8 Program Peningkatan Keagamaan 15.000.000 14.569.700 97

(27)

9 Program Peningkatan Pengelolaan

Logistik 1.000.000 971.000 97 10 Program Peningkatan Kualitas

Perencanaan 5.700.000 5.504.200 97 11 Program Peningkata Koordinasi,

Pembinaan dan Fasilitasi Administrasi Pemberdayaan Masyarakat Desa / Kelurahan di Kecamatan

90.000.000 88.241.650 98 12 Program Peningkatan Koordinasi,

Pembinaan dan Fasilitasi Administrasi

Ketentraman dan Ketertiban Umum

65.000.000 63.407.300 97 13 Program Peningkatan Koordinasi,

Pembinaan dan Fasilitasi Administrasi

Tata Pemerintahan di Kecamatan 54.000.000 53.255.500 98

Jumlah 695.200.000 676.896.363 97

Realisasi anggaran tertinggi terdapat pada Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah sebesar 99 % dan realisasi anggaran lainnya hampir sama / mendekati .

(28)

Referensi

Dokumen terkait

penelitian ini penulis akan membuat sebuah produk yaitu rancangan direktori. masjid di Kabupaten Dharmasraya yang

Penegasan bahwa Tuhan yang maha esa yaitu Allah sudah sangat lah gamblang. Bukan hanya di surat Thaha ayat 14 saja bahkan masih banyak sekali riwayat dan ayat-ayat

(1) Kepala Satuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf a mempunyai tugas memimpin, mengoordinasikan, merumuskan sasaran, membina, mengarahkan,

Penyesuaian terhadap data (up-date data) tetap dilakukan dengan berdasarkan hasil diskusi dengan Divisi Audit Internal dan manajemen atas data dan informasi yang diperlukan. 3)

Sebaliknya pada Saudi Arabia, volatilitas dan stock return berhubungan secara positif tetapi juga insignificant dan sesuai dengan teori risk premium pada indeks saham yang

SUMBER BELAJAR 1) Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar penelitian  Motivasi penelitian  Cara memperoleh pengetahuan  Penelitian sebagai proses ilmiah 

Data gaya hidup terdiri dari aktivitas fisik, kebiasaan konsumsi buah dan sayur, konsumsi makanan berisiko (manis, asin, berlemak, jeroan, dan makanan yang

Salah satu fasilitas olahraga yang tidak memenuhi standar dan dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhan aktivitas olahraga baik latihan maupun pertandingan tingkat kabupaten yaitu