• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai Pada PT. Everbright

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai Pada PT. Everbright"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

0 2 5 1 -8 7 9 1

Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai

Pada PT. Everbright

Sukiman

STMIK IBBI

Jalan Sei Deli No. 18 Medan e-mail: [email protected]

Abstrak

PT. Everbright adalah sebuah pabrik yang memproduksi baterai. Proses penyimpanan dan pengetesan ini meliputi peng-input-an data ke program Excel dan pencatatan hasil penyimpanan dan pengetesan baterai. Penggunaan cara semi manual dalam menjalankan proses analisa baterai pada perusahaan dapat mengalami kendala yaitu jika terjadi kesalahan pencatatan maka akan terjadi kesalahan produksi dikarenakan hasil pengetesan dengan kadar produksi berbeda dan terjadi pembocoran baterai. Pekerjaan karyawan menjadi lebih lama karena pembuatan laporan direkap menggunakan Excel, dan kemungkinan terjadi kesalahan lebih besar dalam membuat laporan hasil report baterai. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem penyimpanan dan pengetesan baterai yang dapat mengatasi semua masalah yang terjadi.

Untuk itu peneliti membangun sebuah sistem penyimpanan dan pengetesan baterai yang dapat membantu mengolah proses penyimpanan dan pengetesan baterai menjadi lebih cepat. Sistem ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman VB. Net 2008 dan Ms. MySQL sebagai database-nya. Hasil penelitian ini adalah sebuah aplikasi penyimpanan dan pengetesan baterai.

Kata Kunci: Pengetesan Baterai, VB. Net 2008, MySQL, Sistem, Baterai, Perancangan. 1. PENDAHULUAN

Sumber daya alam yang diperlukan untuk mendukung aktivitas masyarakat tersedia bebas oleh alam. Sumber daya tersebut sebagian telah diolah oleh pemerintah untuk mendukung aktivitas masyarakat banyak seperti listrik negara (Pembangkit Listrik Negara). Penggunaan sumber daya listrik yang dikomsumsi oleh masyarakat bervariasi mulai dari tegangan rendah (untuk remote TV, Jam dinding, jam tangan) sampai dengan tegangan tinggi (kulkas, televisi, Air Conditioner). Kelebihan penggunaan sumber daya listrik yang dikomsumsi oleh masyarakat membuat defisit listrik. Untuk mengatasi defisit listrik pada tegangan tinggi dapat digunakan mesin genset, sedangkan untuk tegangan rendah digunakan baterai atau elemen kering yang tersedia dalam berbagai ukuran.

Perusahaan yang memproduksi elemen kering atau yang sering disebut dengan baterai. PT. Everbright adalah sebuah pabrik yang memproduksi baterai beralamat di jalan Binjai KM 9.5 Paya Geli. Baterai yang siap diproduksi diuji terlebih dahulu, bagi baterai yang lulus pengetesan maka akan dipersiapkan untuk dijual ke pasaran dan bagi yang gagal akan disimpan kembali ke gudang bagian bad stok. Baterai siap produksi akan dicatat menggunakan program Ms. Excel. Data dicatat berdasarkan tanggal produksinya, dan beterai akan disimpan pada sebuah oven selama 2 bulan. Setelah 2 bulan baterai akan dites lagi ke mesin discharge baterai selama 1 hari penuh untuk mengetahui umur dari pemakaian baterai tersebut.

Mesin tersebut akan dihasilkan informasi mengenai kelayakan penggunaan baterai. Informasi ini akan dicatat lagi menggunakan Ms. Excel, kemudian dibuat laporannya dan diberikan kepada manajer. Dengan sistem semi manual seperti ini, perusahaan mengalami kendala yaitu karyawan yang bertugas harus setiap hari mengecek file excel untuk melihat baterai yang sudah berumur 2 bulan untuk dikeluarkan dari oven dan dites ke mesin, sehingga menjadi tidak efisien karena setiap hari harus mengecek banyak data.

2. METODE PENELITIAN

Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall yang di dalamnya terdapat tahapan-tahapan dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam mengembangkan sistem informasi

(2)

Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai Pada PT. Everbright

2.1 Metode Pengumpulan Data

Pada metode ini akan dilakukan pengumpulan data dan informasi dengan cara yang dijadikan sumber informasi yaitu:

a. Observasi

Peneliti mengamati langsung obyek yang akan diteliti berupa proses perancangan aplikasi penyimpanan dan pengetesan baterai pada bagian kamar test, proses pencatatan jenis baterai yang baru diproduksi pada bagian analisa baterai dan proses peng-input-an data hasil tes baterai pada bagian tim kerja mutu, yang kemudian akan di sesuaikan dengan permasalahan yang ada.

b. Wawancara

Peneliti mengajukan beberapa tanya jawab pada Manager QA (Ibu Yanti Kifly) yang dapat memberikan penjelasan mengenai informasi yang berhubungan dengan judul “Perancangan aplikasi penyimpanan dan pengetesan baterai pada PT Everbright” usulan penelitian yang diangkat oleh peneliti, data yang diperoleh selama interview yaitu sistem pencatatan pengetesan baterai, hasil pengetesan baterai, laporan-laporan yang ada, dan kendala-kendala yang dihadapi perusahaan saat ini, dan harapan manajemen untuk suatu sistem baru seperti pada tabel 1.

Tabel. Hasil Wawancara

No. Pertanyaan yang diajukan Jawaban

1. Baterai apa saja yang dijual pada PT. Everbright ?

Baterai jenis AAA, AA, C, D, 9V, dan lain-lain

2. Dalam setiap hari berapa jumlah baterai yang dites dan yang hasil pengecekannya baik?

Sehari pengetesan baterai paling sedikit 500 buah dan hampir 95% memiliki kualitas yang baik.

3. Apakah hasil pengetesan dan proses pengetesan dicatat?

Semua dicatat dan dirangkum menggunakan Ms. Excel

4. Kendala apa saja yang dirasakan ketika masih menggunakan pencatatan Excel?

Proses pencarian, pengelompokan dan pembuatan laporan tidak efisien.

c. Studi Literatur

Pencarian informasi untuk mendukung penelitian yang dilakukan, maka peneliti mencari referensi dengan judul buku Rekayasa Perangkat Lunak terstruktur dan berorientasi objek, Aplikasi Web Database dengan Dreamweaver dan PHP-MySQL, Easy Web Programming with php plus HTML 5, sedangkan dari jurnal yaitu Outsourcing dan Insourcing sebagai Strategi dalam Sistem Informasi, Rancang Bangun Sistem Informasi Permintaan Pembelian Barang Berbasis Web di STMIK STIKOM Surabaya, Sistem Informasi Penggajian Menggunakan Presensi Sidik Jari, Pengaruh Upah Minimum terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi di Indonesia, Peran Usaha Industri Mikro dan Kecil Dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Aceh, Prosedur Pembayaran Gaji Pegawai dengan

System Application and Product in Data Processing (SAP) pada PT. PLN (Persero) ,“Pembuatan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website”. Dreamweaver dengan menggunakan buku “Aplikasi Web Database dengan Dreamweaver dan PHP-MySQL”, HTML dengan jurnal “Pembuatan Website sekolah”, PHP dengan jurnal “Aplikasi Sistem Database Rumah sakit terpusat pada rumah sakit umum (RSU) dengan menerapkan open square (PHP-MySQL)”, UML dengan jurnal “memahami penggunaan UML” 2.2 Metode Analisa dan Perancangan

Dalam melakukan pencatatan informasi berupa analisa dan data dari pengguna maka harus mendapatkan kebutuhan user dari pihak-pihak tersebut, maka dibuat suatu dokumen pencatatan seperti yang dapat dilihat pada tabel 2.

Tabel User Requirement Analisis Data

Langkah Keterangan Output

Preliminary Investigation

Merupakan tahap awal penyelidikan yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan dan menyimpulkan proyek tersebut layak dicari atau tidak.

Ruang lingkup pengembangan sistem informasi.

Problem Analisis Identifikasi masalah dan analisis masalah sehingga dapat diidentifikasi akar permasalahannya.

Tabel identifikasi masalah, akar masalah, dan alternative

(3)

Requirements Analysis

Merupakan tahap setelah problem analisis mengenai metodelogi yaitu untuk menegaskan dan memprioritaskan persyaratan bisnis. Pada dasarnya tujuan dari tahap ini adalah untuk memperkenalkan data, proses, dan interface

requirements.

Tabel kebutuhan sistem, berisi identifikasi kebutuhan

1. Data (input) 2. Proses

3. Informasi (output)

Design Mendesain sistem informasi yang akan dikembangkan.

Desain logis terdiri dari : 1. Desain logis data (ERD) 2. Desain logis proses (DFD) 3. Desain interface

Perancangan sistem dilaksanakan dengan menyesuaikan konseptual desain yang kemudian diterapkan pada tahap penulisan kode dan perancangan user interface. Bagian ini berisi penjelasan mengenai analisis dan perancangan sistem penyimpanan dan pengetesan baterai. Tahapan utama siklus hidup pengembangan sistem terdiri dari:

1. Desain Sistem

Peneliti mendesain sistem sesuai dengan hasil wawancara tentang elemen dan posisi sesuai yang di sarankan oleh nara sumber dan berdasarkan kebutuhan yang ada. Desain sistem yang digunakan peneliti adalah penggambaran perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan mempunyai fungsi. Proses desain akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan.

2. Perancangan Sistem

Merancang alir kerja (workflow) dari sistem dalam bentuk diagram alir (flowchart) atau Data Flow

Diagram (DFD). Merancang basis data (Database) dalam bentuk Entity Relationship Diagram

(ERD) bisa juga sekalian basis data secara fisik. Merancang input/output aplikasi (interface) dan menentukan form-form dari setiap modul yang ada.

2.3 Metode Pengujian

Metode pengujian perancangan aplikasi penyimpanan dan pengetesan baterai ini menggunakan bahasa pemograman Visual Basic.net dan database MySQL, dimana untuk pengujian pada sistem ini peneliti melakukan pengujian pada sistem produksi baterai ,sistem transaksi pencatatan informasi baterai, bahan dan pengujian fungsionalitas interoperabilitas dari masing-masing platform yang dibangun. Pengujian sistem menggunakan metode black box dimana proses yang terjadi tidak diperlihatkan kepada pengguna sistem.

Metode ini juga berfungsi untuk memastikan apakah aplikasi yang telah diteliti berjalan dengan lancar dan sesuai dengan keinginan peneliti dan juga keinginan para pengguna (User). Setelah metode pengujian ini berhasil dan tidak mengalami masalah dengan coding-coding yang diteliti, maka aplikasi tersebut akan dipastikan oleh peneliti bahwa sistem yang telah diteliti berjalan dengan lancar.Jika ternyata perangkat lunak masih belum sesuai dengan kebutuhan, maka akan dilakukan perbaikan dan pada akhirnya mengalami pengujian sekali lagi, hingga perangkat lunak resmi untuk dipergunakan.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Analisa Sistem Usulan

(4)

Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai Pada PT. Everbright

Gambar 1. Sistem Usulan

Proses usulan dimulai dari meng-input-kan data baterai ke program. Saat operator melakukan penyimpanan baterai ke oven, maka admin meng-input-kan data penyimpan baterai pada program, jika baterai yang disimpan pada oven telah jatuh tempo maka akan dikeluarkan dan dimasukkan pada ruangan terbuka, pada saat ini admin juga meng-input-kan data penyimpanan pada ruang terbuka, jika tanggal jatuh tempo tiba maka baterai akan dites pada mesin, hasil tes pada mesin di-input ke program.

(5)

3.2 Implementasi Sistem

1. Form login : tampilan awal pada saat program dijalankan, user harus memasukkan nama username dan password user yang sudah pernah tersimpan di database. Jika user salah mengetikan nama user atau password maka akan muncul pesan peringatan dan tidak bisa masuk ke program produksi. Jika

user mengetikan dengan benar maka akan muncul form utama program penyimpanan dan pengetesan baterai pada Gambar 2.

Gambar 2. Form Login

Form login akan muncul untuk meminta user memasukkan username dan password untuk keamanan aplikasi dan hanya user tertentu yang diizikan membukanya.

2. Form utama: tampilan ini muncul jika user sudah dengan benar meng-input-kan nama user dan

password. Di tampilan utama ini terdiri dari beberapa menu yaitu: file, proses dan laporan, Form utama program pada Gambar 3.

Gambar 3. Form Utama Program

Form utama terdapat menu File, Proses dan Laporan dan akan mucul setelah melakukan login . Menu File terdapat nama perusahaan dan jenis baterai yang diproduksi, Menu Proses terdapat form penyimpanan dan pengetesan baterai, Menu Laporan terdapat hasil cetak dari proses penyimpanan dan pengetesan baterai.

3. Form mesin: form ini fungsinya untuk meng-input-kan, mengubah dan menghapus data mesin yang digunakan dalam memproduksi baterai. Form mesin pada Gambar 4.

Gambar 4. Form Mesin

Form Mesin biasanya muncul setelah kita memilih File – Master Baterai.

4. Form operator: form ini fungsinya untuk meng-input-kan, mengubah dan menghapus data operator mesin. Form operator pada Gambar 5.

(6)

Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai Pada PT. Everbright

Gambar 5. Form Operator

Form operator akan muncul setelah kita selesai meng-input form mesin ,form operator terletak di bagian File – Master Ruang.

5. Form barang produksi: form ini fungsinya untuk meng-input-kan, mengubah dan menghapus data

master barang produksi, dengan bahan yang digunakan dalam memproduksi baterai, Form Barang Produksi pada Gambar 6.

Gambar 6. Form Barang Produksi

Form barang produksi akan muncul setelah selesai meng-input form operator, form barang produksi terletak di bagian File – Master Oven.

6. Form about: form ini untuk menampilkan informasi tentang pembuat dan aplikasinya. Form About program pada Gambar 7.

Gambar 7. Form About

Form about itu terdapat di File – User biasanya digunakan untuk meng-edit username dan password

user.

3.3. Peng-input-an Data Transaksi

1. Form Penyimpanan pada Oven: form ini digunakan untuk meng-input-kan data penyimpanan baterai pada oven, dengan meng-input-kan tanggal jatuh tempo maka aplikasi akan mencatat tanggal tanggal jatuh tempo dan menampilkan form jatuh tempo saat aplikasi dibuka. Form penyimpanan baterai oven pada Gambar 8.

Gambar 8. Form Penyimpanan Baterai pada Oven

(7)

2. Form Penyimpanan pada Ruang Bebas: form ini digunakan untuk meng-input-kan data penyimpanan baterai pada ruang bebas, dengan meng-input-kan tanggal jatuh tempo maka aplikasi akan mencatat tanggal tanggal jatuh tempo dan nenampilkan form jatuh tempo saat aplikasi dibuka.

Form Penyimpanan Baterai Ruang Bebas dapat dilihat pada Gambar 9.

Gambar 9. Form Penyimpanan Baterai pada Ruang Bebas

Form Penyimpanan Ruang akan muncul di Proses – Penyimpanan Ruang.

3. Form Hasil Pengetesan Baterai: form ini digunakan untuk meng-input-kan data hasil pengetesan baterai, tidak semua baterai dites, untuk setiap ruang bebas dapat diwakilkan dengan beberapa baterai untuk dites. Form Hasil Pengetesan Baterai dapat dilihat pada Gambar 10.

Gambar 10. Form Hasil Pengetesan Baterai

Form Hasil Pengetesan terdapat pada Proses – Hasil Pengetesan. 3.4. Pembuatan Laporan

1. Laporan Penyimpanan Baterai: laporan ini digunakan untuk mencetak laporan penyimpanan baterai. Laporan ini berisi informasi tanggal jatuh tempo baterai dan lokasi penyimpanan apakah pada oven ataupun ruang terbuka. Laporan ini dapat disaring berdasarkan nomor simpan maupun tanggal jatuh tempo baterai. Laporan Penyimpanan Baterai dapat dilihat pada Gambar 11.

Gambar 11. Laporan Penyimpanan Baterai

Laporan Penyimpanan Baterai terdapat di Laporan – Laporan Penyimpanan Baterai ,laporan ini akan dicetak apabila selesai melakukan peng-input-an penyimpanan oven dan ruang.

(8)

Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai Pada PT. Everbright

2. Laporan Hasil Pengetesan Baterai: laporan ini digunakan untuk mencetak laporan hasil pengetesan baterai. Laporan ini dapat disaring berdasarkan nomor hasil dan tanggal. Laporan Hasil Pengetesan Baterai dapat dilihat pada Gambar 12.

Gambar 12. Laporan Hasil Pengetesan Baterai

Laporan Hasil Pengetesan Baterai terdapat di Laporan – Laporan Hasil Pengetesan Baterai ,laporan ini akan dicetak apabila selesai melakukan peng-input-an proses pengetesan baterai berupa volt, ampere, berat dan umur pemakaian baterai.

3. Laporan Jatuh Tempo Baterai: laporan ini digunakan untuk mencetak laporan penyimpanan baterai yang akan jatuh tempo. Laporan ini dapat disaring berdasarkan nomor simpan maupun tanggal jatuh tempo baterai. Laporan Jatuh Tempo dapat dilihat pada Gambar 13.

Gambar 13. Laporan Jatuh Tempo Baterai

Laporan Jatuh Tempo terdapat pada Laporan – Laporan Jatuh Tempo ,laporan ini akan dicetak apabila selesai melakukan peng-input-an di penyimpanan oven dan ruang. Biasanya laporan ini dapat berupa tanggal baterai.

4 KESIMPULAN

Hasil penelitian yang dilakukan peneliti maka peneliti dapat mengambil beberapa kesimpulan antara lain:

1. Merancang aplikasi yang dapat memuat hasil pengetesan baterai tanpa harus di print.

2. Perusahaan lebih mudah untuk mengetahui baterai yang akan jatuh tempo untuk dites ke mesin tanpa harus mengecek manual di buku tulis.

3. Merancang aplikasi penyimpanan dan pengetesan baterai yang akan memberikan informasi terhadap baterai.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Abdullah, D dan Erliana, C.I. (2011). Bisnis Rental Mobil Melalui Internet (E-Commerce) Menggunakan Algoritma Sha-1 (Sequre Hash Algorithm-1). Speed-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi 4(2).

[2] Abdullah, D. (2015). Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Sisfotenika 5(2).

[3] Abdullah, D. (2015). Perancangan Sistem Informasi Pendataan Siswa SMP Islam Swasta Darul Yatama Berbasis Web. Indonesian Journal on Networking and Security 4(1).

[4] Abdullah, D dan Erliana, C.I. (2016). Sistem Informasi Pendataan Kendaraan Hilang Berbasis Web Pada Polres Binjai. Prosiding SNIKOM 2016: pp. 39-46.

[5] Abdullah, Dahlan. (2016). Pemrosesan Paralel (Parallel Processing). Lhokseumawe: UNIMAL Press

[6] A.S Rosa dan Salahuddin M, 2011. Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak

(Terstruktur dan Berorientasi Objek). Bandung: Modula.

[7] Amsyah, Zulkifli.2003.Manajemen Sistem Informasi.Jakarta:PT.Gramedia Pustaka Utama. [8] Ashari, Ardianto, Elvinaro dkk. 2014. Komunikasi Massa. Bandung: Simbiosa Rekatama Media. [9] Hartono H. (2017). Model Optimisasi Hybrid Ensembles dalam Menyelesaikan Permasalahan

Class Imbalance. TECHSI-Jurnal Teknik Informatika Vol. 8 No. 2

[10] Hartono, H., Jimmy, J. (2017). Perancangan Aplikasi Mobile Repository Skripsi (Skripsi Alumni Mahasiswa) STMIK IBBI Berbasis Andorid. Jurnal Ilmiah Core IT: Community Research

Information Technology Vol. 5 No. 2

[11] Hartono, H., Simanihuruk, T. (2017). Optimization Model of Fuzzy Rule Based Expert System Using Max-Min Composition and Schema Mapping Translation. INSIST Vol. 2 No. 1

[12] Hartono, H., Simanihuruk, T. (2015). Implementation of Fuzzy Rule Based Expert System in Determing The Major Selection for The Student of Raksana Senior High School. International

Journal of Computing and Technology Vol. 2 No. 11, pp. 442-447

[13] Hartono, H., O.S. Sitompul, T. Tulus, dan E.B. Nababan. (2018). Biased Support Vector Machine and Weighted-SMOTE in Handling Class Imbalance Problem. International Journal of

Advances in Intelligent Informatics 4(1): pp. 21-27

[14] Hartono, D. Abdullah, Fadlisyah dan C.I. Erliana. (2018). Sistem Operasi: Buku Referensi Informatika dan Sistem Informasi. Aceh Utara: Sefa Bumi Persada

[15] Hartama, D. dan H. Hartono. (2016). Analisis Kinerja Dosen STMIK IBBI dengan Menggunakan Metode Rough Set. Semnasteknomedia Online 4(1).

[16] Hidayat, Harri, H. Hartono, S. Sukiman. (2017). Pengembangan Learning Management System (LMS) untuk Bahasa Pemrograman PHP. Jurnal Ilmiah CORE IT 5(1): 20-29.

[17] Hendrayudi.2009.VB 2008 Untuk Berbagai Keperluan Pemograman Edisi1.Jakarta:PT. Elex Media Komputindo.

[18] Kadir,Abdul.2009.Pengenalan Sistem Informasi.Yogyakarta:Andi.

[19] Kendall. 2003. Analisis dan Perancangan Sistem Jilid 1.Jakarta: Prenhallindo. [20] Kurniawan, Erick.2011. Cepat Mahir Visual Basic 2010. Yogyakarta: Andi.

[21] M. T. Yudi Priyadi.2014.Kolaborasi SQL dan ERD dalam Impelentasi Database, 1st ed., Maya,

Ed. Yogyakarta: Andi.

[22] Sibero,Alexander F. K. .2011.Kitab Suci Web Programing.Yogyakarta: MediaKom.

[23] Sulindawati dan Muhammad Fathoni.2010.Pengantar Analisa Perancangan“Sistem”. Jurnal

SAINTIKOM Volume 9 No.2 Agustus 2010.Medan:LPPMSTMIK Triguna Dharma. [24] Sutanta ,Edhy.2011. Sistem Basis Data.Yogyakarta:Graha Ilmu.

[25] Syahbana, Ali.2013. Marginalisasi Sektor Informal Perkotaan.Surabaya:ITSPress.

[26] Winarno ST,M.Eng , Edy.Ali Zaki dan SmitDev Community.2011.Hacking & Programming

dengan Android SDK untuk Advanced.Jakarta:Elex MediaKomputindo. [27] Yakub.2012. Pengantar Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

[28] Zulkifli.2013. Model Prediksi Berbasis Neural Network untuk Pengujian Perangkat Lunak

Metode Black-Box, Jurnal (SNATI) 15 Juni 2013. Yogyakarta. [29] Website: http://www.academia.edu, tanggal akses 22 Januari 2016

(10)

Perancangan Aplikasi Penyimpanan Dan Pengetesan Baterai Pada PT. Everbright

Gambar

Tabel User Requirement Analisis Data
Tabel  kebutuhan  sistem,  berisi  identifikasi kebutuhan
Gambar 3.  Form Utama Program
Gambar 8. Form Penyimpanan Baterai pada Oven  Form Penyimpanan Oven akan muncul di Proses – Penyimpanan Oven
+3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh strain bakteri yang diisolasi dari lumpur minyak di wilayah Kalimantan Timur adalah strain lokal potensial dengan

物が大便として出て来たので、父親のアメタはたいへん金持ちになった。そのころ、タメネ・シワには、九夜連続で行なわれ

Beberapa sesar berarah utara - selatan pada pematang ini kemungkinan menerus ke arah utara hingga dataran Klaten yang ditutupi endapan fluvial vulkanik Merapi.. Indikasi

degree in forestry remote sensing was obtained from the Graduate School of Science and Technology, Niigata University, Japan in 1996k.  Master of agriculture (M.Agr) degree

Posisi pengisian yang dilakukan dari dalam ruang akomodasi melalui jendela belakang menggunakan slang fleksibel memungkinan terjadinya tumpahan yang dapat mengalir

Jl. Sukarjo wiro pranoto.. Kebon Jeruk Raya No.62 A. Kebon Jeruk Raya No.18 B. Patra Tomang Raya. Mangga Raya Green1ile. Duri Kepa Raya. Kelapa dua raya. Raya Kelapa Dua. Sukiman

Catatan Penting : Selain Diaspora Indonesia di Vietnam, jumlah wisatawan melayu Malaysia dan Singapura sangat signifikan jumlahnya yaitu lebih dari 800 ribu orang ( 7 kali lipat