• Tidak ada hasil yang ditemukan

7. Daftar Pustaka

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "7. Daftar Pustaka"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

92

DAFTAR PUSTAKA

Akbar,B. M. Muryono, F. Hendrayana. 2011. Pengaruh Kerapatan Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabacum) Varietas Serumpung dan Semboja. Institut Teknologi Surabaya, Surabaya. http://digilib.its.ac.id/public/ITS-paper-27250-1507100013-paper-bari.pdf

Arwiyanto, T. 1997. Pengendalian hayati penyakit layu bakteri tembakau(isolasi bakteri antagonis). J. Perlindungan Tanaman Indonesia 1 (3):44-60.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. 2014. Luas/Banyaknya Pohon Tanaman Perkebunan Rakyat di Kabupaten Semarang Menurut Kecamatan Tahun 2014. https://semarangkab.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/85.

Badan Pusat Statistik Jawa Tengah. 2013. Sentra Tembakau Rakyat Tahun 2009-2013. https://jateng.bps.go.id/linktabel/view/id/32

Boediono. 1982. Ekonomi Mikro Edisi Kedua. BPFE, Yogyakarta.

Budiman, H. 2011. Budidaya Tanaman Tembakau. Pustaka Baru Press, Yogyakarta.

Cahyono, B. 2005. Tembakau: Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta.

Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur. 2013. Mekanisasi Pengolahan Tanah dan Pasca Panen Tembakau Rajangan Jawa. Surabaya.

Fauziyah, E. 2010. Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Tembakau (suatu kajian dengan menggunakan fungsi produksi frontier stokhastik).J. Embriyo. 7 (1): 1-7

Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Gujarati, D. 2010. Ekonometri Dasar. Erlangga, Jakarta. (Diterjemahkan oleh S. Zain).

Hafsah, M.J. 2003. Hubungan Hukum Petani Tembakau Dengan Perusahaan Pengelola Dalam Perjanjian. Transformasi Ekonomi Rakyat. Pustaka Cidesindo, Jakarta.

(2)

93

Hasyim, H. 2003. Laporan Hasil Penelitian Analisis Hubungan Faktor Sosial, Ekonomi Petani terhadap Program Penyuluhan Pertanian. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Heriyanto, A. 2000. Analisis pendapatan usahatani dan efisiensi produksi tembakau Madura program intensifikasi tembakau rakyat. http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/13954/A00ahe1.pdf?s equence=2&isAllowed=y

Lucas, G.B. 1975. Disease of TabbaccoThird Edition. Biology Consortium Association. North Calorina State University. America.

Mamat H.S., S.R.P. Sitorus , H. Hardjomidjojo, dan A.K. Seta. 2006. Analisis mutu, produktivitas, keberlanjutan dan arahan pengembangan usahatani tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. J. Littri 12 (4): 146 - 153.

Mardikanto, T. 2009. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press Surakarta,Solo.

Marhasan. 2005. Analisis Efisiensi Ekonomi Ussaha Tani Murbei dan Kokon di Kabupaten Enrekang. Diakses Tanggal 12 Desember 2016.

Martono, N. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Moehar. 2001. Pengantar Ekonomi Pertanian. Bumi Aksara, Jakarta.

Mubyarto. 1995. Pengantar Ekonomi Pertanian Edisi Ketiga. LP3ES, Jakarta

Nawawi. 2001. Metode Penelitian Bidang Sosial. Gadjah Mada University. Press, Yogyakarta.

Negara S.L. 2000. Tingkat Adopsi dan Faktor-Faktor yang Menghubungkannya. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Nicholson, W. 2002. Mikroekonomi Intermediate dan Aplikasinya. Edisi VIII, Erlangga, Jakarta.

Partomo dan Soedjono. 2002. Ekonomi Skala Kecil/Menengah dan Koperasi. Ghalia Indonesia, Jakarta.

(3)

94

Putri E.A., A. Suwandari, dan J.A. Ridjal. 2015. Analisis pendapatan dan efisiensi biaya usahatani tembakau maesan 2 di Kabupaten Bondowoso. J. SEP. 8 (1): 64-69.

Ramadhani, Y.2011. Analisis Efisiensi, skala dan elastisitas produksi dengan pendekatan Cobb-Douglass dan regresi berganda. J. Teknologi 4 (1): 53-61.

Reed, D.T. and P.J.Semtner. 2014. Effects of tobacco aphid (homoptera: aphididae) populations on flue-cured tobacco production. J. Economic Entimology. 85 (5): 1963-1971.

Sarief, S. 1993. Kesuburan Dan Pemupukan Tanah Pertanian. Cv. Pustaka Buana, Bandung.

Soekartawi. 2002. Prinsip Ekonomi Pertanian. Rajawali Press, Jakarta.

Subijanto. 2011.Peran negara dalam hubungan tenaga kerja Indonesia.J. Pendidikan dan Kebudayaan17(6): 708.

Subiyakto, S. 1992. Pestisida Untuk Tanaman. Kansius, Yogyakarta.

Sugiarto. 2000. Ekonomi Mikro Sebuah Kajian Komprehensif. PT Gramdeia Pustaka Utama, Jakarta.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian K uantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Sukestiyarno. 2008. Workshop Olah Data Penelitian dengan SPSS. Universitas Negeri Semarang Press, Semarang.

Sunarto, D.A. 2016. Tanaman perangkap untuk pengendalian serangga hama tembakau. J. Buletin Tanaman Tembakau, Serat dan Minyak Industri 2 (2): 55-68

Suratiyah, K. 2008. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya, Jakarta.

Tambunan, T .T.H. 2003. Perkembangan Sektor Pertanian di Indonesia. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Tirtosastro, S. dan W. Musholaeni. 2015. Penanganan panen dan pasca panen tembakau di Kabupaten Bojonegoro. J. Buana Sains 15 (2): 155-164.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk :(1) mengkaji kemitraan yang terjadi pada usahatani tembakau di Kabupaten Lampung Timur, (2) menganalisis efisiensi produksi usahatani tembakau

karya ilmiah tertulis (skripsi) yang berjudul “Analisis Efisiensi Biaya dan Kontribusi Pendapatan Usahatani Kopi Rakyat Terhadap Pendapatan Total Keluarga (Studi Kasus

Fitri Yulistiyani Roszana, 011510201032 , Judul Analisis Pola Kemitraan terhadap Pendapatan Usahatani Tembakau White Burley (Kasus pada Usahatani Tembakau White

Berdasarkan hasil penelitian analisis efisiensi ekonomi penggunaan faktor- faktor produksi pada usahatani tembakau di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang,

Pendapatan bersih usahatani padi diperoleh dari hasil pengurangan antara penerimaan usahatani dengan biaya yang dikeluarkan selama proses produksi.. Analisis pendapatan

Analisis Kontribusi Pendapatan Usahatani Manggis Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Manggis Di Desa Cikalong, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa

Analisis Efisiensi Usahatani Padi Sawah pada Program Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu di kabupaten Serang provinsi Banten [tesis] Bogor: program Studi

Di lain pihak, perbedaan pendapatan relatif faktor produksi tenaga kerja dengan elastisitas produksi semakin besar pada usahatani minapadi, berarti penerapan intensifikasi