Penerapan Ketentuan Pidana Dalam Kekerasan Fisik Terhadap Istri Dintinjau Dari Aspek Perlindungan Terhadap Korban (Studi Terhadap 4 (empat) Putusan Pengadilan Negeri)
Teks penuh
Dokumen terkait
Penerapan saksi pidana terhadap terdakwa yang melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak diatur dalam beberapa peraturan perundang- undangan, seperti Kitab
Meskipun hukum acara pidana sudah diatur dalam undang-undang namun dalam penyelesaian kasus penganiayaan adakalanya antara pelaku tindak pidana dan
Penerapan saksi pidana terhadap terdakwa yang melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak diatur dalam beberapa peraturan perundang- undangan, seperti Kitab
Pertanggungjawaban pidana anak sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada anak tidak hanya diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana saja tetapi juga diatur
Pada dasarnya kasus yang diteliti oleh penulis adalah tindak pidana tentang kekerasan dalam rumah tangga dalam bentuk penganiayaan, yaitu dilakukan oleh
dapat ditarik kesimpulan bahwa Kekerasan Seksual Terhadap Istri Sebagai Salah Satu Tindak Pidana Pemerkosaan Dalam Rumah Tangga (marital rape).Bentuk Perlindungan
23 Tahun 2004 tindak kekerasan terhadap istri dalam rumah tangga dibedakan ke dalam 4 (empat) macam: 1) Kekerasan Fisik, Kekerasan fisik adalah perbuatan
Sebagai pelaku tindak kekerasan dalam rumah tangga maka suami tidak dapat lepas dari sanksi pidana yang sudah ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan