• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANYAKAN TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) DENGAN JUMLAH MATA TUNAS PADA VARIETAS UNGGUL MEKAR MANIK DAN LOKAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERBANYAKAN TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) DENGAN JUMLAH MATA TUNAS PADA VARIETAS UNGGUL MEKAR MANIK DAN LOKAL"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Rata-rata jumlah daun tanaman ubi kayu varietas unggul dan lokal dengan  berbagai jumlah mata tunas
Tabel 3. Rata-rata jumlah batang tanaman ubi kayu varietas unggul dan lokal dengan  berbagai  jumlah mata tunas

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perlakuan fisik dengan pengeratan spiral merupakan perlakuan terbaik yang berpengaruh nyata terhadap jumlah akar, jumlah ubi,

Adapun tahapan-tahapan dalam perakitan varietas unggul ubi kayu meliputi penciptaan atau perluasan keragaman genetik populasi awal, evaluasi karakter agronomi dan seleksi kecambah

Umumnya planlet memberikan respon pertumbuhan berupa tinggi tunas, jumlah daun, dan jumlah buku terbaik jika menggunakan single node bagian tengah dan dikulturkan

daun bewarna ungu kemerahan, permukaan batang bewarna gading, permukaan cabang bewarna hijau, kulit luar umbi bewarna coklat muda dan daging umbi bewarna gading

Hasil analisa ragam terlihat tidak ada beda nyata antar perlakuan varietas dan teknik perbanyakan bibit terhadap jumlah anakan tanaman tebu, hal tersebut menunjukkan

KARAKTERISASI BERBAGAI VARIETAS UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) UNTUK PRODUKSI

Hasil persentase bertunas (%), berakar (%) dan waktu inisiasi tunas (hari setelah tanam) pada berbagai konsentrasi asam indol butirat dan perlakuan jumlah buku stek batang

Setelah 4 minggu pada media perbanyakan, kultur diamati dengan peubah: jumlah tunas adventif, jumlah tunas aksilar, jumlah mata tunas aksilar, panjang tunas yang diukur mulai dari