1
PENGANTAR
Segala Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, berkat rahmat dan hidayah-Nya Laporan Kinerja Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tahun 2018 sudah disusun.
Laporan Akuntabilitas Kinerja ini disusun, selain yang utama dalam rangka memenuhi kewajiban sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Serta berpedoman pada Keputusan KPU Republik Indonesia Nomor 5/PR.03-1-Kpt/03/KPU/I/2018 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja di Pelaporan Kinerja di Lingkungan KPU. Laporan ini dimaksudkan sebagai bentuk pertanggungjawaban Kinerja Komisioner KPU Kabupaten Bangka dan Sekretariat KPU Kabupaten Bangka yang berguna untuk melakukan evaluasi atas pencapaian Kinerja Tahun Anggaran 2018.
Disamping itu, laporan ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan program kerja tahun berikutnya, sehingga kinerja aparat jajaran Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka dapat dioptimalkan baik kualitas maupun kuantitasnya. Disadari bahwa dari segi substansi laporan ini masih terdapat berbagai kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran sangat terbuka bagi penyempurnaan laporan ini.
Semoga laporan ini bermanfaat dalam rangka peningkatan kinerja KPU Kabupaten Bangka di masa mendatang.
Sungailiat, Januari 2019 KPU KABUPATEN BANGKA
KETUA,
2 RINGKASAN EKSEKUTIF
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka disusun dengan maksud memberikan gambaran mengenai pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2018. Laporan Kinerja ini berisi uraian singkat organisasi KPU Kabupaten Bangka, Gambaran umum Renstra KPU Kabupaten Bangka, Perjanjian Kinerja (PK), Pengukuran Capaian Perjanjian Kinerja, Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja, serta Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2018.
Pada tahun 2018 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka telah menetapkan 3 (tiga) sasaran strategis sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2015-2019 dan Perjanjian Kinerja Tahun 2018 untuk mencapai 8 (delapan) indikator kinerja. Pada umumnya pengukuran atas capaian kinerja tahun 2018 menunjukkan bahwa tingkat Capaian Kinerja tahun 2018 telah mencapai target capaian kinerja dari indikator sasaran dan indikator kinerja utama. Hal ini menggambarkan capaian kinerja Sekretariat KPU kabupaten Bangka dapat dikategorikan berhasil. Untuk pelaksanaan kegiatan yang mendukung pencapaian indikator sasaran strategis dibutuhkan dana sebesar Rp 31.160.403.000,- (Tiga puluh satu milyar seratus enam puluh juta empat ratus tiga ribu rupiah), dengan realisasi Rp 29.579.834.313 (Dua puluh sembilan milyar lima ratus tujuh puluh sembilan juta delapan ratus tiga puluh empat ribu tiga ratus tiga belas rupiah) atau 94,93 % (sembilan puluh empat koma sembilan puluh tiga persen).
3
Berdasarkan hasil evaluasi dan analisis capaian kinerja, terhadap capaian secara umum, beberapa capaian utama kinerja tahun 2018 dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1
Capaian Kinerja KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018
No. Indikator Kinerja Target (%) Realisasi (%) Capaian
Sasaran Program 1 : Meningkatnya Penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan yang demokratis
1. Persentase Penyelenggaraan Tahapan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku
100 100 100
2. Persentase Partisipasi Pemilih dalam Pemilu/Pemilihan
65 63 97
3. Persentase Partisipasi Pemilih
perempuan dalam
5. Persentase Pemilih disabilitas dalam Pemilu/Pemilihan
15 47 313
Sasaran Program 2 : Terlaksananya Pemilu/ Pemilihan yang aman, damai, jujur dan adil
1. Persentase Penyelenggara Pemilu/Pemilihan yang terbukti melakukan pelanggaran
Sasaran Program 3 : Meningkatnya kapasitas Lembaga penyelanggara Pemilu/Pemilihan
4
2. Persentase Pemenuhan Laporan Keuangan KPU Kabupaten Bangka sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah
100 100 100
Selanjutnya berdasarkan analisis Akuntabilitas Keuangan Tahun Anggaran 2018, KPU Kabupaten Bangka mendapatkan Pagu sebesar Rp. 31.160.403.000,- dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 29.579.834.313,- Atau ekuivalen dengan 94.93%. tingkat capaian tersebut menunjukkan upaya yang sungguh-sungguh, kerja keras dan konsisten dari KPU Kabupaten Bangka dan komitmen bersama sepanjang tahun 2018. Keberhasilan kinerja KPU Kabupaten Bangka ditahun 2018 tercermin dengan terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati, dan Pelaksanaan penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2019 sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Adapun pelaksanaan penyelenggaraan tahapan Pemilu serentak tahun 2019 dimulai dengan tahapan verifikasi partai politik calon peserta pemilu terhadap 14 Parpol dan 3 Parpol pasca putusan Bawaslu. Hasil capaian terhadap pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja dan anggaran KPU Kabupaten Bangka di Tahun 2018 tidak luput dari kekurangan yang dapat menjadi bahan perbaikan ke depan oleh di masa mendatang, antara lain :
1. Perlu peningkatan sosialisasi Pemilu melalui media dan Pendidikan Pemilih Pemilih dilakukan dengan metode/strategi yang lebih variatif ditujukan kepada pemilih pemula, pemilih perempuan, pemilih marginal, pemilih disabilitas dan pemilih keagamaan;
2. Memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk aktif dalam pemutakhiran data pemilih, sehingga tidak ada masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT;
5
masyarakat pemlih dalam pelaksanaan Pemilu;
6
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR... 1
RINGKASAN EKSEKUTIF... 2
DAFTAR ISI... 6
DAFTAR TABEL... 7
BAB I PENDAHULUAN... 9
A. Latar Belakang... 9
B. Maksud dan Tujuan... 10
C. Tugas, Fungsi, Wewenang, dan Kewajiban KPU Kabupaten Bangka... 11
D. Struktur Organisasi... 16
E. Sistematika Penyajian... 18
BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA... 19
A. Rencana Strategis... 19
1.Pernyataan Visi... 19
2.Pernyataan Misi... 19
3.Tujuan... 19
4.Sasaran... 20
5.Rencana Kinerja Tahunan... 21
B. Perjanjian Kinerja Tahun 2018... 22
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA... 24
A. Capaian Kinerja... 24
B. Analisis Capaian Kinerja... 25
C. Realisasi Anggaran... 76
7
DAFTAR TABEL & LAMPIRAN
Tabel 1.1 Struktur Organisasi KPU Kabupaten Bangka... 17 Tabel 2.1 RKT KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018... 21 Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja KPU Kabupaten Bangka... 22 Tabel 3.1 Formulir Pengukuran Kinerja KPU Kabupaten Bangka
Tahun 2018... 25 Tabel 3.2 Indikator Kinerja 1... 26
Tabel 3.2.1 Persentase KPU Kabupaten Bangka yang menyelenggarakan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku... 26 Tabel 3.2.2 Tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil
Presiden Tahun 2019 di TA. 2018... 29 Tabel 3.2.3 Perbandingan Pengukuran Kinerja terhadap Indikator
Persentase KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan Indikator Kinerja Realisasi Tahun 2017/2018... 32 Tabel 3.3 Indikator Kinerja 2... 33 Tabel 3.3.1 Partisipasi Pemilih Dalam Pemilukada 2018... 33 Tabel 3.3.2 Perbandingan Pengukuran Kinerja terhadap Indikator
Kinerja KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018 Terhadap Persentase Partisipasi Pemilih dalam Pemilihan... 60 Tabel 3.4 Indikator Kinerja 3... 62
Tabel 3.4.1 Perbandingan Pengukuran Kinerja Terhadap Indikator Kinerja Persentase Pemilih Perempuan dalam Pemilihan pada Tahun 2015-2019... 63 Tabel 3.5 Indikator Kinerja 4... 63
8
Tabel 3.6.1 Perbandingan Pengukuran Kinerja Terhadap Indikator Kinerja Persentase Pemilih Disabilitas dalam Pemilihan pada Tahun 2015-2019... 65 Tabel 3.7 Indikator Kinerja 1... 66
Tabel 3.7.1 Perbandingan Pengukuran Kinerja terhadap Indikator Kinerja Persentase KPU Kabupaten Bangka yang melaksanakan Pemilu/Pemilihan tanpa konflik...
66
Tabel 3.8 Indikator Kinerja 2... 67 Tabel 3.8.1 Perbandingan Pengukuran Kinerja terhadap Indikator
Kinerja Persentase KPU Kabupaten Bangka dalam sengketa hukum yang dimenangkan... 68 Tabel 3.9 Indikator Kinerja 1... 68
Tabel 3.9.1 Perbandingan terhadap Pengukuran Kinerja terhadap Indikator Nilai Akuntabilitas Kinerja... 70 Tabel 3.9.2 Penilaian Akuntabilitas Kinerja KPU Kabupaten Bangka... 71 Tabel 3.10 Indikator Kinerja 2... 72
Tabel 3.10.1 Laporan Realisasi Anggaran KPU Kabupaten Bangka Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2018... 74 Tabel 3.10.2 Perbandingan terhadap Pengukuran Kinerja terhadap
Indikator Persentase Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan SAP... 75 Tabel 3.10.3 Anggaran KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018... 76 Tabel 3.10.4 Akuntabilitas Keuangan Terhadap Indikator Kinerja KPU
Kabupaten Bangka Tahun 2018... 77 Tabel 3.10.5 Perbandingan realisasi anggaran Tahun 2018 dengan tahun
sebelumnya... 80 Tabel 4.1 Capaian Kinerja Tahun 2018... 81 LAMPIRAN
9
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang diselenggarakan secara Demokratis, Luber, Jurdil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Pemilu dilaksanakan untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota serta memilih Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 22E ayat (5) Pemilu diselenggarakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap dan mandiri. Berdasarkan dengan Undang- Undang Nomor 15 Tahun 2011 pasal 5 ayat (1) dikatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bersifat hierarkis oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari organisasi KPU dan berkewajiban melaksanakan program dan kegiatan agar target kinerja yang telah ditetapkan dapat tercapai berdasarkan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum dalam rangka mewujudkan visi dan misi Komisi Pemilihan Umum yang tercantum dalam Renstra 2015-2019.
Untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban KPU Kabupaten Bangka sebagai Lembaga Penyelenggara Pemilu di tingkat Kabupaten yang mempunyai sumber pendanaan dari APBN, berkewajiban untuk melaporkan hasil kinerja baik secara tertulis dan periodik setiap tahunnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) maka disusunlah Laporan Kinerja Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka. Penyusunan Laporan Kinerja KPU Kabupaten Bangka mengacu kepada peraturan perundangan, sebagai berikut:
10
b. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; c. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional;
d. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah; e. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara
Pemilihan Umum;
f. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
g. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk teknis penyusunan perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan review atas laporan kinerja;
h. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor : 90/ Kpts/KPU/TAHUN 2015 tentang Rencana Strategis Komisi Pemilihan Umum Tahun 2015 – 2019.
i. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor : 5/PR.03-1-Kpt/03/KPU/I/2018 tentang Petunjuk teknis Perjanjian Kinerja dan Pelaporan Kinerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum. Laporan Kinerja ini memberikan penjelasan mengenai perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi dan pencapaian kinerja KPU Kabupaten Bangka selama Tahun Anggaran 2018. Capaian kinerja (performance
results) Tahun 2018 tersebut diperbandingkan dengan Perjanjian Kinerja
(performance agreement) Tahun 2018 sebagai tolak ukur dan gambaran
tingkat keberhasilan pencapaian kinerja KPU selama 1 (satu) tahun. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana target kinerja digunakan sebagai check point yang memberikan hasil guna perbaikan dan peningkatan kinerja.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
11
kinerja yang terukur atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai, dan sebagai upaya perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan kinerjanya agar tujuan organisasi dapat diwujudkan sesuai dengan Renstra yang sudah ditetapkan sebelumnya.
C. TUGAS, FUNGSI, WEWENANG DAN KEWAJIBAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANGKA
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 18, tugas, wewenang, dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka dalam penyelenggaraan Pemilu meliputi :
1. Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD; 2. Pemilu Presiden dan Wakil Presiden; 3. Pemilihan Gubernur dan Bupati.
Tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah meliputi :
a. menjabarkan program dan melaksanakan anggaran serta menetapkan jadwal di kabupaten/kota;
b. melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan di kabupaten/kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. membentuk PPK, PPS, dan KPPS dalam wilayah kerjanya;
d. mengoordinasikan dan mengendalikan tahapan penyelenggaraan oleh PPK, PPS, dan KPPS dalam wilayah kerjanya;
e. menyampaikan daftar pemilih kepada KPU Provinsi;
f. memutakhirkan data pemilih berdasarkan data kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh Pemerintah dengan memperhatikan data Pemilu dan/atau pemilihan gubernur, bupati, dan walikota terakhir dan menetapkannya sebagai daftar pemilih;
g. menetapkan dan mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara di PPK dengan membuat berita acara rekapitulasi suara dan sertifikat rekapitulasi suara;
12
Daerah, dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi di kabupaten/kota yang bersangkutan berdasarkan berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara di PPK;
i. membuat berita acara penghitungan suara dan sertifikat penghitungan suara serta wajib menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilu, Panwaslu Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi;
j. menerbitkan keputusan KPU Kabupaten/Kota untuk mengesahkan hasil Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dan mengumumkannya;
k. mengumumkan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota terpilih sesuai dengan alokasi jumlah kursi setiap daerah pemilihan di kabupaten/kota yang bersangkutan dan membuat berita acaranya;
l. menindaklanjuti dengan segera temuan dan laporan yang disampaikan oleh Panwaslu Kabupaten/Kota;
m.mengenakan sanksi administratif dan/atau menonaktifkan sementara anggota PPK, anggota PPS, sekretaris KPU Kabupaten/Kota, dan pegawai sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilu berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan;
n. menyelenggarakan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu dan/atau yang berkaitan dengan tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat;
o. melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu; dan melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, dan/atau peraturan perundang-undangan.
Tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden meliputi :
a. menjabarkan program dan melaksanakan anggaran serta menetapkan jadwal di kabupaten/kota;
b. melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan di kabupaten/kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
13
d. mengoordinasikan dan mengendalikan tahapan penyelenggaraan oleh PPK, PPS, dan KPPS dalam wilayah kerjanya;
e. memutakhirkan data pemilih berdasarkan data kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh Pemerintah dengan memperhatikan data Pemilu dan/atau pemilihan gubernur, bupati, dan walikota terakhir dan menetapkannya sebagai daftar pemilih;
f. menyampaikan daftar pemilih kepada KPU Provinsi;
g. melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di kabupaten/kota yang bersangkutan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara di PPK dengan membuat berita acara penghitungan suara dan sertifikat hasil penghitungan suara; h. membuat berita acara penghitungan suara dan sertifikat penghitungan
suara serta wajib menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilu, Panwaslu Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi;
i. menindaklanjuti dengan segera rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota atas temuan dan laporan adanya dugaan pelanggaran Pemilu;
j. mengenakan sanksi administratif dan/atau menonaktifkan sementara anggota PPK, anggota PPS, sekretaris KPU Kabupaten/Kota, dan pegawai sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilu berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan;
k. melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu dan/atau yang berkaitan dengan tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat;
l. melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu; dan
m.melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, dan/atau peraturan perundang-undangan.
Tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan pemilihan bupati/walikota meliputi :
a. merencanakan program, anggaran, dan jadwal pemilihan bupati/walikota;
14
dan KPPS dalam pemilihan bupati/walikota dengan memperhatikan pedoman dari KPU dan/atau KPU Provinsi;
c. menyusun dan menetapkan pedoman teknis untuk setiap tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati/walikota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
d. membentuk PPK, PPS, dan KPPS dalam pemilihan gubernur serta pemilihan bupati/walikota dalam wilayah kerjanya;
e. mengoordinasikan, menyelenggarakan, dan mengendalikan semua tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati/walikota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan memperhatikan pedoman dari KPU dan/atau KPU Provinsi;
f. menerima daftar pemilih dari PPK dalam penyelenggaraan pemilihan bupati/walikota;
g. memutakhirkan data pemilih berdasarkan data kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh Pemerintah dengan memperhatikan data pemilu dan/atau pemilihan gubernur dan bupati/walikota terakhir dan menetapkannya sebagai daftar pemilih;
h. menerima daftar pemilih dari PPK dalam penyelenggaraan pemilihan gubernur dan menyampaikannya kepada KPU Provinsi;
i. menetapkan calon bupati/walikota yang telah memenuhi persyaratan; j. menetapkan dan mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara
pemilihan bupati/walikota berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara dari seluruh PPK di wilayah kabupaten/kota yang bersangkutan;
k. membuat berita acara penghitungan suara serta membuat sertifikat penghitungan suara dan wajib menyerahkannya kepada saksi peserta pemilihan, Panwaslu Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi;
l. menerbitkan keputusan KPU Kabupaten/Kota untuk mengesahkan hasil pemilihan bupati/walikota dan mengumumkannya;
m.mengumumkan calon bupati/walikota terpilih dan dibuatkan berita acaranya;
n. melaporkan hasil pemilihan bupati/walikota kepada KPU melalui KPU Provinsi;
15
pemilihan;
p. mengenakan sanksi administratif dan/atau menonaktifkan sementara anggota PPK, anggota PPS, sekretaris KPU Kabupaten/Kota, dan pegawai sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan pemilihan berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan;
q. melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota dan/atau yang berkaitan dengan tugas KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat;
r. melaksanakan tugas dan wewenang yang berkaitan dengan pemilihan gubernur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan pedoman KPU dan/atau KPU Provinsi;
s. melakukan evaluasi dan membuat laporan penyelenggaraan pemilihan bupati/walikota;
t. menyampaikan hasil pemilihan bupati/walikota kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Menteri Dalam Negeri, bupati/walikota, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota; dan
u. melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, dan/atau yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
KPU Kabupaten/Kota dalam Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, dan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota berkewajiban :
a. melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan Pemilu dengan tepat waktu;
b. memperlakukan peserta Pemilu dan pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon gubernur, bupati, dan walikota secara adil dan setara; c. menyampaikan semua informasi penyelenggaraan Pemilu kepada
masyarakat;
d. melaporkan pertanggungjawaban penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan;
16
penyelenggaraan Pemilu kepada KPU melalui KPU Provinsi;
f. mengelola, memelihara, dan merawat arsip/dokumen serta melaksanakan penyusutannya berdasarkan jadwal retensi arsip yang disusun oleh KPU Kabupaten/Kota dan lembaga kearsipan Kabupaten/Kota berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh KPU dan ANRI;
g. mengelola barang inventaris KPU Kabupaten/Kota berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan;
h. menyampaikan laporan periodik mengenai tahapan penyelenggaraan Pemilu kepada KPU dan KPU Provinsi serta menyampaikan tembusannya kepada Bawaslu;
i. membuat berita acara pada setiap rapat pleno KPU Kabupaten/Kota dan ditandatangani oleh ketua dan anggota KPU Kabupaten/Kota; j. menyampaikan data hasil pemilu dari tiap-tiap TPS pada tingkat
kabupaten/kota kepada peserta pemilu paling lama 7 (tujuh) hari setelah rekapitulasi di kabupaten/kota;
k. melaksanakan keputusan DKPP; dan
l. melaksanakan kewajiban lain yang diberikan KPU, KPU Provinsi dan/atau peraturan perundang-undangan.
D. STRUKTUR ORGANISASI
Dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka dilakukan pembagian tugas diantara para anggota dalam bentuk divisi periode 2018-2023. Sesuai dengan Berita Acara hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Nomor : 56/PK.01-BA/1901/KPU-Kab/XI/2018 tanggal 07 November 2018 maka dibentuk divisi-divisi yang berada dalam struktur operasional Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka dan merupakan pembagian tugas diantara anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka, yang terdiri dari :
a) Divisi Teknis penyelenggaraan dengan penanggung jawab divisi yaitu Iman Supiar;
b) Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat dengan penanggung jawab divisi yaitu Hartati, S.Pd.I ;
17
d) Divisi Umum, Keuangan dan Logistik dengan penanggung jawab divisi yaitu M. Hasan, A.Md, Ak;
e) Divisi Perencanaan dan Data dengan penanggung jawab divisi yaitu Cepenk Susanti, S.Pd.I
Adapun bagan organisasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka periode 2018 – 2023 yang dibagi dalam 5 (lima) divisi dimaksud dapat dilihat pada tabel 1.1 di bawah ini :
Tabel 1.1
Struktur Organisasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka
K E T U A
DIVISI KEUANGAN, UMUM DAN LOGISTIK
M. HASAN, A.Md, Ak
DIVISI TEKNIS DIVISI SDM DAN
PARMAS DIVISI HUKUM
DIVISI PERENCANAAN
& DATA
18
E. SISTEMATIKA PENYAJIAN
Sistematika penyusunan Laporan Kinerja Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka adalah sebagai berikut :
KATA PENGANTAR
RINGKASAN EKSEKUTIF DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
Menjelaskan tentang latar belakang penulisan laporan, maksud dan tujuan penulisan laporan, tugas pokok dan fungsi, serta sistematika penulisan laporan.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
Dijelaskan mengenai Rencana Strategis, Rencana Kinerja Tahunan dan Perjanjian Kinerja. Pada Bab ini akan disampaikan tujuan, sasaran, strategi, program dan kegiatan serta indikator kinerja yang akan dilaksanakan dalam rangka pencapaian visi dan misi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka, dan Perjanjian Kinerja
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
Diuraikan Analisis capaian Perjanjian kinerja, evaluasi atas capaian perjanjian kinerja dan Realisasi anggaran yang digunakan selama tahun 2018, termasuk didalamnya menguraikan secara sitematis keberhasilan dan kegagalan, hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah antisipatif yang akan diambil.
BAB IV PENUTUP
19
BAB II
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
A. RENCANA STRATEGIS KPU KABUPATEN BANGKA 2015-2019 1. PERNYATAAN VISI
Visi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka adalah mengacu kepada Visi Komisi Pemilihan Umum, yaitu : Terwujudnya KPU Kabupaten Bangka sebagai Penyelenggara Pemilu yang mandiri, professional dan berintegritas untuk terwujudnya Pemilu yang LUBER dan JURDIL, sehingga menjadikan Komisi Pemilihan Umum sebagai lembaga penyelenggara Pemilihan Umum yang terpercaya dan professional dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di Kabupaten Bangka.
2. PERNYATAAN MISI
Dalam upaya mencapai visi tersebut, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka telah menetapkan 6 (enam) misi yang akan dilaksanakan selama kurun waktu 2015-2019 sebagai berikut :
a. Membangun SDM di lingkungan KPU Kabupaten Bangka yang kompeten sebagai upaya menciptakan penyelenggara Pemilu yang profesional;
b. Meningkatkan kualitas pelayanan Pemilu khususnya para pemangku kepentingan dan umumnya untuk seluruh masyarakat; c. Meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam Pemilu;
melalui sosialisasi dan pendidikan pemilih yang berkelanjutan;
d. Meningkatkan integritas penyelenggara Pemilu dengan memberikan bimbingan dan pendidikan secara intensif dan komprehensif khususnya mengenai kode etik penyelenggara Pemilu;
e. Mewujudkan penyelenggara Pemilu yang efektif dan efisien, transparan, akuntabel serta aksesabel.
3. TUJUAN
20
a. Terwujudnya lembaga KPU Kabupaten Bangka yang memiliki integritas, kompetensi, kredibilitas dan kapabilitas dalam menyelenggarakan Pemilu;
b. Terselenggarannya Pemilu sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku yang efektif dan efisien, transparan, akuntabel dan eksasebel; dan
c. Meningkatnya kesadaran masyarakat dan partisipasi politik dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
4. SASARAN STRATEGIS
Untuk meningkatkan akselerasi pencapaian kinerja yang merujuk visi, misi dan tujuan, KPU Kabupaten Bangka telah menetapkan 3 (tiga) Sasaran Strategis dan 9 (Sembilan) Indikator Kinerja Utama periode 2015 – 2019 adalah sebagai berikut :
a. Meningkatnya kualitas penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan yang Demokratis, dengan Indikator Kinerja sasaran strategis sebagai berikut :
1) Persentase penyelenggaraan tahapan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan Jadwal dan Ketentuan yang berlaku;
2) Persentase Partisipasi pemilih dalam Pemilu/Pemilihan;
3) Persentase Partisipasi Pemilih Perempuan dalam Pemilu/Pemilihan;
4) Persentase Pemilih yang berhak memilih tetapi tidak masuk dalam daftar pemilih.
5) Persentase Partisipasi disabilitas dalam Pemilu/Pemilihan.
b. Terlaksananya Pemilu/Pemilihan yang aman, damai, jujur dan adil, dengan Indikator Kinerja sasaran strategis sebagai berikut :
1) Persentase Penyelenggara Pemilu/Pemilihan yang terbukti melakukan pelanggaran Pemilu/Pemilihan;
2) Persentase Sengketa Hukum yang dimenangkan;
c. Meningkatnya Kapasitas lembaga penyelenggara Pemilu/Pemilihan, dengan Indikator Kinerja sasaran strategis sebagai berikut :
1) Nilai Akuntabilitas Kinerja;
21
5. RENCANA KINERJA TAHUNAN
Sebagai tindak lanjut terhadap Renstra KPU Tahun 2015-2019, telah ditetapkan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2018 sebagaimana disajikan pada Tabel 2.1.
Tabel 2.1
RKT KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018
INDIKATOR KINERJA TARGET %
(1) (2)
Sasaran 1 : Meningkatnya Penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan
yang Demokratis
Persentase penyelenggaraan tahapan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan Jadwal dan Ketentuan yang berlaku
100
Persentase Partisipasi Pemilih dalam Pemilu/Pemilihan
65
Persentase Partisipasi Pemilih Perempuan dalam Pemilu/Pemilihan
65
Persentase Pemilih yang Berhak Memilih Tetapi Tidak Masuk dalam Daftar Pemilih
15
Sasaran 2 : Terlaksananya Pemilu/Pemilihan yang Aman,
Damai, Jujur dan Adil
Persentase Penyelenggara Pemilu/Pemilihan yang terbukti melakukan pelanggaran Pemilu/Pemilihan
1.15
Persentase Sengketa Hukum yang dimenangkan KPU
100
Sasaran 3 : Meningkatnya Kapasitas Lembaga Penyelenggara
Pemilu/Pemilihan
Nilai Akuntabilitas Kinerja B
Persentase Pemenuhan Laporan Keuangan KPU Kabupaten Bangka sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP)
22
B. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2018
Perjanjian Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya. Tujuan khusus penetapan kinerja antara lain adalah untuk :
1. Meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur sebagai wujud nyata komitmen antara penerima amanah dengan pemberi amanah sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi.
2. Menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur; dan sebagai dasar pemberian reward atau penghargaan dan sanksi.
Berikut Perjanjian Kinerja KPU Kabupaten Bangka tahun 2018 sebagaimana dijelaskan dalam Tabel 2.2 :
Tabel 2.2
Perjanjian Kinerja KPU kabupaten Bangka
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
1. Meningkatnya Penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan yang Demokratis
Persentase penyelenggaraan tahapan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan Jadwal dan Ketentuan yang berlaku
100%
Persentase Partisipasi pemilih dalam Pemilu/Pemilihan
65%
Persentase Partisipasi Pemilih Perempuan dalam Pemilu/Pemilihan
65%
Persentase Pemilih yang berhak memilih tetapi tidak masuk dalam daftar pemilih
1.15%
Persentase Pemilih disabilitas dalam Pemilu/Pemilihan
23
2. Terlaksananya Pemilu/Pemilihan yang aman, damai, jujur dan adil
Persentase Penyelenggara Pemilu/Pemilihan yang terbukti melakukan pelanggaran Pemilu/Pemilihan
2%
Persentase Sengketa Hukum yang dimenangkan
100%
3. Meningkatnya Kapasitas Lembaga Penyelenggara Pemilu/Pemilihan
Nilai Akuntabilitas Kinerja B
Persentase Pemenuhan Laporan Keuangan KPU Kabupaten Bangka sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP)
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. CAPAIAN KINERJA
Pengukuran capaian kinerja tahun 2018 merupakan bagian dari penyelenggaraan Akuntabilitas Kinerja Tahunan KPU Kabupaten Bangka. Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan realisasi capaian kinerja dan target yang diperjanjikan dalam dokumen Perjanjian Kinerja/Penetapan Kinerja tahun 2018. Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalamPeraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014, yang menitikberatkan pengukuran kinerja pada pengukuran pencapaian tujuan/sasaran strategis, maka KPU Kabupaten Bangka telah menetapkan rumusan sasaran strategis dan Indikator Kinerja Utama (IKU). IKU tersebut dinilai dapat merepresentasikan kinerja KPU Kabupaten Bangka dalam pencapaian tujuan/sasaran strategis secara langsung.
Pengukuran capaian kinerja sasaran strategis meliputi identifikasi atas realisasi capaian IKU dominan dan membandingkan dengan target yang telah ditetapkan. Analisis lebih mendalam dilakukan terutama terhadap capaian kinerja yang di bawah target untuk mengindentifikasi faktor penyebab sebagai bahan penetapan strategi peningkatan kinerja (performanceimprovement)untuk tahun berikutnya. Oleh karena itu kinerja KPU Kabupaten Bangka sangat dipengaruhi oleh kinerja Bidang/Bagian terkait.
Sesuai dengan Renstra KPU kabupaten Bangka Tahun 2015 – 2019, kinerja sasaran strategis merupakan resultante kinerja dari berbagai Bidang/Bagian terkait yang tentunya berhubungan dengan capaian terhadap kinerja itu sendiri. Hasil yang diperoleh harus sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan agar selaras dengan Perjanjian Kinerja pada tahun berjalan. Pengukuran pencapaian sasaran strategis output dihitung secara proporsional.
25
Tabel 3.1
FORMULIR PENGUKURAN KINERJA KPU KABUPATEN BANGKA Nama Lembaga : KPU Kabupaten Bangka
Tahun : 2018
B.ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Analisa terhadap capaian kinerja sasaran dan indikator tersebut selengkapnya dapat dijelaskan sebagai berikut :
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi %
1. Meningkatnya
Persentase Partisipasi pemilih
dalam Pemilu/Pemilihan
65% 63% 97
Persentase Partisipasi Pemilih
Perempuan dalam
Pemilu/Pemilihan
65% 67 % 103
Persentase Pemilih yang
berhak memilih tetapi tidak
masuk dalam daftar pemilih
1.15% 1.04% 90
Persentase Pemilih disabilitas
dalam Pemilu/Pemilihan
Persentase Sengketa Hukum
yang dimenangkan
Nilai Akuntabilitas Kinerja B CC CC
Persentase Pemenuhan
Laporan Keuangan KPU
Kabupaten Bangka sesuai
dengan Standar Akuntansi
Pemerintah (SAP)
26
Sasaran Strategis 1
Meningkatnya Penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan yang Demokratis
Indikator Kinerja 1
Persentase Penyelenggaraan Tahapan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan
Jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Tabel 3.2
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi %
1. Meningkatnya
Realisasi terhadap pencapaian indikator ini adalah 100% dikarenakan dalam Pelaksanaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2018 KPU Kabupaten Bangka sudah menjalankan dan tepat waktu sesuai dengan tahapan dan jadwal berdasarkan PKPU Nomor 02 Tahun 2018.
1.
Pengukuran Indikator Persentase KPU Kabupaten Bangka yang menyelenggarakan Pemilu/ Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Serentak Tahun 2018Tabel 3.2.1
Persentase KPU Kabupaten Bangka yang menyelenggarakan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku
NO KEGIATAN
1. PERENCANAAN PROGRAM DAN
27
4. PEMBENTUKAN PPK, PPS DAN
KPPS
c. Sinkronisasi DP4 dengan
Daftar Pemilih
Pemilu/Pemilihan Terakhir
5 Des 2017 25 Des 2017 Terealisasi 100%
d. Penyampaian Hasil Analisis
DP4 dan Hasil Sinkronisasi
Kepada KPU Provinsi dan KPU
Kabupaten/Kota
26 Des 2017 29 Des 2017 Terealisasi 100%
e. Pengumuman Hasil Analisis
DP4
30 Des 2017 30 Des 2017 Terealisasi 100%
7. PEMUTAKHIRAN DATA DAN
DAFTAR PEMILIH
a. Penyusunan Daftar Pemilih
oleh KPU Kabupaten/Kota
2) Pencocokan dan penelitian
3) Penyusunan daftar pemilih
hasil pemutakhiran
4) Rekapitulasi DPHP tingkat
Kab untuk ditetapkan
sebagai DPS
5) Rekapitulasi DPS Hasil
28
a. Penetapan Rekapitulasi DPT
Pemilu/Pemilihan terakhir
c. Pasangan bupati dan wakil
29
Untuk pelaksanaan Tahapan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2018, tahapan pelaksanaannya telah dimulai pada bulan September 2017 dan sudah dilaksanakan sesuai dengan PKPU RI Nomor 2 Tahun 20118 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 dengan persentase keberhasilan indikator kinerja sebesar 100%.
C. Pengukuran Indikator Persentase KPU Kabupaten Bangka yang menyelenggarakan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku pada Tahapan Pemilihan Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019
Tabel 3.2.2
Persentase KPU Kabupaten Bangka yang menyelenggarakan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku (Tahapan Pemilu Legislatif
dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di TA. 2018)
PERMOHONAN PERSELISIHAN
HASIL PEMILIHAN
Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bangka 2018
pemilihan dalam buku
registrasi perkara
Terealisasi 100%
7. EVALUASI DAN PELAPORAN
TAHAPAN
Bupati dan Wakil Bupati Bangka
30
a. Pembentukan PPK dan PPS
- Masa Kerja PPK dan PPS
2. PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH
DAN PENYUSUNAN DAFTAR
PEMILIH
Penyusunan bahan DPS Hasil
Pemutahiran PPS
3. PENATAAN DAN PENETAPAN
DAPIL
Uji Publik usulan Dapil DPRD
Kabupaten kepada publik
Pendaftaran dan Verikasi calon
anggota DPD
Pendaftaran dan verifikasi calon
anggota DPR, DPRD Provinsi
dan DPRD Kabupaten
Pendaftaran dan verifikasi bakal
paslon presiden dan wakil
Penyampaian LADK, dan RKDK
31
Dari kedua Tahapan Pemilihan yang berjalan, analisis dan evaluasi yang dilaksanakan terhadap indikator tersebut menyebutkan bahwa Kegiatan yang dilaksanakan telah mencapai target Indikator Kinerja yang telah ditetapkan secara nasional yaitu 100% dengan kategori BERHASIL karena setiap kegiatan dilaksanakan berdasarkan jadwal tahapan dan ketentuan yang berlaku.
Namun dari Tahapan Pelaksananaan Pemilihan yang berjalan masih terdapat beberapa kendala /hambatan yang dihadapi antara lain :
1. Regulasi Hukum yang sering berganti–ganti pada saat tahapan pemilukada, sehingga menyulitkan KPU Kabupaten Bangka untuk menyesuaikan dengan keadaan dilapangan;
2. Kurangnya Tenaga SDM yang profesional pada struktur Penyelenggara Pemilu ditingkat PPK, PPS dan KPPS;
3. Adanya persepsi dari sebagian pemilih bahwa Pemilu/Pemilihan tidak penting dan tidak membawa dampak langsung bagi masyarakat;
4. Masih rendahnya kesadaran pemilih untuk melapor secara aktif jika tidak terdaftar dalam DPT;
5. KPU Kabupaten terkadang sudah melampaui tugas pokoknya, yaitu berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk mengurus penduduk yang belum ber E-KTP, padahal itu merupakan tugas Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Biro Pemerintahan yang harus mendata setiap penduduk;
6. Banyak Pemilih yang bekerja pada hari Pemungutan Suara, atau yang bersekolah diluar daerah;
7. Banyak pemilih yang memanfaatkan hari pemungutan suara sebagai hari rekreasi dan berkumpul bersama keluarga.
Sebagai upaya untuk mendongkrak kembali tingkat kepedulian masyarakat/pemilih terhadap pemilu serta mengatasi permasalahan yang ada diatas, KPU Kabupaten Bangka melakukan langkah- langkah sebagai berikut : 1. Meningkatkan sosialisasi guna mengingatkan kembali kepada masyarakat
32
pentingnya kesadaran hak memilih dalam pemilu dengan hal yang terbaru dalam meningkatkan partisipasi pemilih;
2. Meningkatkan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan bagi Pegawai KPU Kabupaten/Kota serta Penyelenggara KPU lainnya seperti PPK, PPS dan KPPS agar mereka dapat mengetahui tugas dan fungsinya serta menguasai tugas yang diberikan serta menjadi SDM yang profesional dan bertanggungjawab;
3. Meningkatkan Kesadaran Pemilih tentang pentingnya memiliki E-KTP, yang tidak hanya digunakan untuk Pemilu saja tetapi untuk kemudahan keperluan lainnya serta menghimbau kepada masyarakat agar segera mengurus e-ktp;
4. Memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Peserta Pemilu (Partai maupun calon Gubernur / Bupati / Walikota untuk memperkenalkan dirinya melalui sosialisasi/kampanye;
5. Pembentukan relawan demokrasi di KPU kabupaten;
6. Penggunaan media massa dengan strategi iklan yang lebih variatif & efektif. Tahapan Pelaksanaan KPU Kabupaten Bangka yang menyelenggarakan Pemilu/Pemilihan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku dapat dikatakan baik, hal ini dapat dilihat pada Tabel Perbandingan Pengukuran Kinerja Terhadap Pilkada Bangka Belitung.
Tabel 3.2.3
Perbandingan Pengukuran Kinerja terhadap Indikator Persentase KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pemilu/Pemilihan sesuai
dengan jadwal dan ketentuan Indikator Kinerja Realisasi Tahun 2017/2018
Indikator Kinerja Tahun 2017 Target
2018
sesuai dengan jadwal dan ketentuan
yang berlaku
100% 100% 100% 100%
33
Indikator Kinerja 2
Persentase Partisipasi pemilih dalam Pemilu/Pemilihan
Tabel 3.3
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi %
1. Meningkatnya
Persentase partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilukada 2018 dengan Capaian sebesar 97% dari target yang ditentukan. Sebagaimana tercantum pada Tabel 3.3 di atas dapat dikategorikan BERHASIL dengan kata lain bahwa kegiatan yang dilaksanakan telah mendekati target indikator Kinerja. Partisipasi Pemilih per Kabupaten/Kota didasarkan pada hasil Rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang tertuang dalam formulir Model DC-1 KWK :
TABEL 3.3.1
Partisipasi Pemilih Dalam Pemilukada 2018
Kecamatan
Jumlah Pemilih DPT Partisipasi Pemilih
34
Grafik Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilu
Tahun 2017 dan Pemilu Tahun 2018
KPU Kabupaten Bangka telah melakukan langkah-langkah antisipatif dan upaya-upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan 2018 melalui serangkaian program kegiatan pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat walaupun partisipasi pada hari pelaksanaan rendah. Berikut adalah upaya dan langkah yang dilakukan dalam rangka peningkatan partisipasi pemilih sebagai berikut :
1. Konsolidasi Program Partisipasi Masyarakat;
2. Pemetaan Tingkat Partisipasi Masyarakat pada Pemilu untuk merumuskan strategi pendidikan pemilih dan sosialisasi pada Pemilihan 2018;
3. Fasilitasi Pendidikan Pemilih dengan 6 Segmen (Pra Pemilih, Pemula, Agamawan, Perempuan, Marginal, Disabilitas);
4. Kerjasama di bidang Pendidikan Pemilih dengan Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Masyarakat dan Komunitas;
5. Pembentukan dan Pengelolaan Pusat Pendidikan Pemilih/Rumah Pintar Pemilu;
35
(DPTb) sejumlah 202.251 pemilih, sedangkan total pengguna hak pilih sejumlah 126.001 pemilih.
Dibandingkan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun 2017 lalu atau saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung maka terjadi peningkatan partisipasi pemilih sebesar 4% (partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung tahun 2017 sebesar 59%) walaupun masih jauh dari target nasional sebesar 77,5%, tetapi hal ini sudah dianggap suatu keberhasilan karena dalam pelaksanaan pemilu atau pemilihan kepala daerah yang telah lewat sebelumnya sulit bagi daerah ini tingkat partisipasi pemilih diatas 70%. Daerah penyumbang tingkat partisipasi terendah terjadi di Kecamatan sungailiat, Kecamatan Belinyu, Kecamatan Mendo Barat dan Kecamatan Merawang. Hal tersebut lebih dikarenakan oleh faktor banyak penduduk didaerah tersebut berada diluar daerah pada saat pelaksanaan pemungutan suara karena sedang menjalani pendidikan, bekerja di tempat lain dan perkebunan serta sikap pesimisme menganggap kurang pentingnya pemilihan tersebut karena anggapan tidak berdampak apapun pada kehidupan mereka. Juga dibeberapa tempat karena faktor alam yaitu cuaca dengan curah hujan yang, hujan terus mengguyur di sebagian TPS-TPS dari dimulainya waktu pemungutan suara sampai dengan waktu penutupan pemungutan suara sehingga menyebabkan sebagian masyarakat enggan keluar rumah dan enggan memberikan suaranya karena tidak ingin berbasah-basahan dengan suhu udara yang juga dingin ke TPS-TPS terdekat. Terkait dengan Pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT Pilbup 2018 KPU Kabupaten Bangka telah berupaya agar pemilih yang tidak terdaftar di DPT, tetap dapat menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP. Namun berdasarkan riset diketahui permasalahan sebagai berikut:
a) Partisipasi pemilih dalam konteks mencari informasi penggunaan KTP apabila tidak terdaftar dalam KTP masih kurang.
b) Rendahnya pemahaman masyarakat terkait penggunaan KTP apabila tidak terdaftar dalam DPT.
36
Peran Serta Masyarakat pada Sosialisasi
Pada berbagai kesempatan tatap muka dengan masyarakat, Pers dan instansi lain, KPU Kabupaten Bangka juga menggugah dan membangkitkan peran serta Masyarakat pada Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018. Selain itu, KPU Kabupaten Bangka bersurat kepada media massa cetak dan elektronik, kepada instansi-instansi pemerintah dan swasta, untuk ikut berperan serta mensuseskan Pemilihan kepala daerah serentak tanggal 27 Juni 2018 dengan cara ikut serta mensosialisasikannya. Peran serta masyarakat ini dapat dilakukan dengan membuat dan memasang spanduk sosialisasi di gedung/instansinya sampai dengan membuat program/acara pada instansi/media massanya. Pada surat yang dikirimkan KPU Kabupaten Bangka disertakan materi-materi sosialisasi, seperti format spanduk, image maskot, jinggle dan mars pilgub yang dikemas di CD.
Peran serta masyarakat, pers dan instansi pemerintah maupun swasta pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka ini layak mendapat apresiasi. Mulai dari membuat sendiri media sosialisasi (spanduk, kalender, banner, poster, dll.) sampai membuat program acara berkaitan dengan Pemilihantersebut, seperti yang dilakukan baik oleh KPU Kabupaten Bangka sendiri maupun oleh media massa cetak dan elektronik, serta lembaga – lembaga swadaya masyarakat, dan kampus-kampus.
Hal lain yang dapat diamati pada penyelenggaraan tahapan Pemilihan kali ini adalah bahwa jaringan sosial media ternyata mempunyai peranan besar dalam sosialisasi, karena sosial media dapat menjangkau para pemilih secara individu. Seperti facebook, whatapps, BBM, twitter, youtube dan blogger ternyata mempunyai suatu kekuatan yang tidak bisa dideteksi tetapi merambat secara cepat seperti gelombang suara. Jaringan sosial media ini ternyata mampu mensosialisasikan secara cepat Pemilihan kepala daerah, dan mampu membangun basis penyampaian informasi mengenai tahapan Pilkada tahun 2018 dalam jumlah besar yang kalau dilakukan secara konvensional membutuhkan waktu bertahun-tahun dan memerlukan struktur organisasi yang bisa menjangkau segala lapisan pemilih.
37
://www.kpu-bangkakab.go.id, dan juga memasuki jaringan sosial media yaitu https ://www.facebook.com/kpubangka/
Satu hal yang gagal dijajaki oleh KPU Kabupaten Bangka adalah kerjasama dengan Provider Seluler untuk penayangan SMS Pilbup dan ringback tone jinggle Pilbup tetapi dikarenakan tidak memadainya anggaran yang diperuntukkan bagi terlaksananya kegiatan tersebut.
Sosialisasi Dalam Bentuk Penyuluhan
Sosialisasi dalam bentuk penyuluhan dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Bangka terhadap beberapa segmen masyarakat pemilih, yaitu kepada tim kampanye pasangan calon, segmen Tokoh Agama, Camat, Lurah/Kepala Desa, LSM, Tokoh Pemuda, Guru-Guru dan Akademisi.
Penyuluhan terhadap segmen pemilih ini dilaksanakan selama satu hari yaitu hari Selasa tanggal 12 September 2017 dengan mengundang peserta sebanyak 50 (lima puluh) bertempat di hotel Sunjaya Sungailiat dengan menghadirkan narasumber dari KPU Provinsi Bangka Belitung, Bawaslu dan Kepala Dinas Dukcapil Bangka.
Selain itu juga diadakan Sosialisasi kepada segmen pemilih pemula yaitu Lomba Festival Musik Pilkada tingkat SMA/SMK/MA dan Sederajat dengan sasaran pemilih pemula dengan usia maksimal 21 tahun yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 24 Maret 2018 yang merupakan kerjasama antara KPU Kabupaten Bangka, Dinas Pendidikan Bangka dan Panwaslu Bangka dengan tim Juri berasal dari kalangan pendidikan/akademisi. Peserta lomba yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebanyak 9 (sembilan) tim dari SMA/SMK/MA dan Sederajat se-Kabupaten Bangka.
Sementara penyuluhan kepada segmen kaum perempuan dilaksanakan dengan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peran Perempuan dengan tema Perempuan Cerdas Berdemokrasi. Selain itu penyuluhan kepada segmen kaum perempuan dilaksanakan dengan mendatangi majelis/kelompok pengajian/perwiridan kaum ibu. Selanjutnya diminta kerjasamanya untuk mengajak anggota pengajiannya turut serta mensukseskan Pilkada Serentak 2018.
Sosialisasi Melalui Media Massa Cetak dan Elektronik
berita-38
berita seputar kegiatan KPU Kabupaten Bangka dan penyelenggaran Pilkada di Kabupaten Bangka.
Dalam hal ini KPU Kabupaten Bangka bekerjasama dengan media massa cetak lokal untuk menyebarluaskan informasi pilkada kepada masyarakat Bangka. Adapun media cetak lokal yang aktif melakukan sosialisasi Pilkada di Kabupaten Bangka adalah Harian Bangka Pos, Babel Pos, Rakyat Pos dan Radar Bangka.
Sedangkan media elektronik yang digunakan adalah melalui penayangan iklan di Radio. Tema yang diangkat adalah ajakan untuk menggunakan hak pilih dan ajakan untuk datang ke TPS hari Rabu tanggal 27 Juni 2018. Iklan layanan masyarakat merupakan kerjasama dengan RRI Sungailiat yang memfokuskan pada hal tahapan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka termasuk juga diadakannya semacam talkshow dengan narasumber diisi secara rutin oleh Komisioner dalam acara agenda Pilkada di RRI sungailiat. Selain itu juga digunakan jaringan media sosial yaitu facebook PPID KPU Kabupaten Bangka dan website dengan alamat
www.kpu-bangkakab.go.id
Sosialisasi Melalui Pemasangan Alat Peraga & Bahan Sosialisasi
Sosialisasi melalui Alat Peraga dilakukan dalam beberapa tahap dan beberapa jenis, berikut ini adalah rician Alat Peraga Sosialisasi yang digunakan oleh KPU Kabupaten Bangka, yaitu:
1) Spanduk sosialisasi Tahapan dan Jadwal sebanyak 89 buah yang masing-masing ditempatkan di masing-masing Kantor Camat dan Kantor Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bangka.
2) Sosialisasi Tahapan dan Jadwal dengan cara menempelkan Peraturan KPU No. 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada di setiap kecamatan/desa/kelurahan sebanyak 170 lembar yang disebar 2 (dua) rangkap untuk setiap kecamatan/desa/kelurahan dan ditempelkan di papan-papan pengumuman kecamatan/desa/kelurahan.
3) Spanduk sosialisasi Pendaftaran Pemilih sebanyak 89 buah dengan rincian masing-masing 1 Spanduk untuk setiap kecamatan/desa/kelurahan.
39
dan 1 baliho di KPU Kabupaten.
5) Baliho sosialisasi Pendaftaran Pemilih sebanyak 9 buah dengan persebaran 1 baliho untuk setiap kecamatan dan 1 baliho di KPU Kabupaten.
6) Baliho sosialisasi Pasangan Calon sebanyak 9 buah dengan persebaran 1 baliho untuk setiap kecamatan dan 1 baliho di KPU Kabupaten.
7) Baliho sosialisasi Hari dan Tanggal pemungutan suara pada hari Rabu, 27 Juni 2018 sebanyak 9 buah dengan persebaran 1 baliho untuk setiap kecamatan dan 1 baliho di KPU Kabupaten.
8) Poster pasangan calon sebanyak 24.000 lembar yang disebar keseluruh desa/kelurahan.
9) Poster visi misi pasangan calon sebanyak 24.000 lembar yang disebar keseluruh desa/kelurahan.
10)Pamflet sosialisasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 sebanyak 24.000 buah yang disebar keseluruh desa/kelurahan.
11)Standing Banner sosialisasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 sebanyak 4 buah.
12)Pena sosialisasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 sebanyak 24.000 buah.
13)Kalender sosialisasi ajakan untuk memilih pada tanggal 27 Juni 2018 sebanyak 600 buah yang disebar keseluruh desa/kelurahan.
14)Maskot Pilkada si Punai sebanyak 2 buah, boneka besar si Punai sebanyak 1 buah, boneka kecil sebanyak 400 buah.
40
Berikut beberapa bahan dan alat peraga sosialisasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018
41
Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 dengan terlebih dahulu dilakukan perencanaan, pemetaan dan penghitungan kebutuhan serta peruntukan sasaran yang ingin dicapai sehingga tujuan dan target dapat dicapai sebesar 65% (enam puluh lima persen). Informasi bersifat dua arah dan juga melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan serta yang terkait agar penyebarluasan informasi dapat berkesinambungan.
Sosialisasi Melalui Kegiatan Karnaval HUT RI
KPU Kabupaten Bangka melakukan sosialisasi dengan cara ikut berpartisipasi dalam acara karnaval memperingati HUR RI yang ke-72 yang diselenggarakan oleh Pemerintah kabupaten Bangka menggunakan mobil hias dengan rute sepanjang jalan Jenderal Sudirman Sungailiat pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2017. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan tahapan penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 sekaligus memberikan informasi mengenai hari dan tanggal pelaksanaan pencoblosan Pemilihan kepala daerah serentak, yaitu hari Rabu tanggal 27 Juni 2018.
42
43
Sosialisasi Launching Jinggle dan Maskot Pilkada
Dalam upaya memberikan informasi, komunikasi, pengetahuan, media sosialisasi, motivasi pemilih, memberikan citra positif dan mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, KPU kabupaten Bangka membuat sayembara maskot dan jingle Pilkada Bangka tahun 2018 yang persiapannya dimulai awal bulan September 2017 dengan mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sayembara ini menyediakan trofi dan hadiah uang sebesar :
Juara pertama sebesar Rp.5.000.000,- Juara kedua sebesar Rp.2.500.000,- Juara ketiga sebesar Rp.1.500.000,-
Tahapan pelaksanaan ini terbagi kedalam 4 (empat) tahap yaitu, pertama pengumuman dan penerimaan pendaftaran, kedua seleksi dan penjurian, ketiga penetapan pemenang sayembara dan keempat launching maskot dan jingle pilkada. Masyarakat yang mengirimkan hasil karya berupa maskot sebanyak 14 orang dengan 20 jenis calon maskot dan jingle sebanyak 18 orang dengan 18 jenis calon jinggle, untuk kemudian dilakukan seleksi dan penjurian oleh tim juri independen yang memilih masing-masing 3 (tiga) karya terbaik tentunya dengan mempertimbangkan unsur estetika, etika, komunikatif, informatif, tidak bias gender dan orisinalitas masing-masing atas nama :
MASKOT JINGGLE
Juara 1 Hendra Rani Wahab Juara 1 Sodiq Wardoyo
Juara 2 Ikhsan Dwiyono Juara 2 Adi Rinaldi
Juara 3 Situr Kuswantoro Juara 3 Ivan Sona
44
Oktober 2017 sekaligus menandakan dimulainya penyelenggaraan tahapan Pilkada Bangka tahun 2018.
45
Sosialisasi Ramadhan Pilkada
Hari pemungutan suara jatuh pada hari Rabu tanggal 27 Juni 2018 yang berarti 11 hari setelah pelaksanaan Idul Fitri 1439 H sehingga kegiatan sosialisasi juga gencar dilakukan pada bulan Ramadhan baik oleh KPU, PPK dan PPS. Kegiatan sosialisasi dikemas dalam wujud Takjil Pilkada selama 4 (empat) kali yang dibagikan kepada masyarakat menjelang buka puasa di tempat-tempat strategis atau saat kultum ramadhan di masjid disertai ajakan dan himbauan untuk menggunakan hak pilihnya memilih pemimpin daerah.
46
Sosialisasi Gapura Pilkada
Sosialisasi Gapura Pilkada merupakan salah satu ide kreatif dari KPU kabupaten Bangka untuk menggerakkan masyarakat desa ikut berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah, peran serta dari masyarakat sangat penting mengingat mereka adalah sasaran dari kegiatan sosialisasi itu sendiri. Peran aktif yang dilakukan baik secara komunitas maupun swadaya menunjukkan perbaikan tingkat pemahaman yang semakin baik dalam proses pemilihan itu sendiri. Masyarakat desa diketahui juga memiliki kearifan dan budaya lokal sebagai bagian dari khasanah budaya yang mencerminkan kehidupan yang penuh toleran dan gotong royong, proses demokrasi lokal dapat disaksikan dalam pemilihan kepala desa secara langsung juga merupakan amanat dari Undang-Undang yang selama ini berjalan dengan baik dan tertib.
Lomba Gapura Pilkada merupakan inisiasi dari KPU kabupaten Bangka dengan tujuan agar masyarakat baik yang tinggal di lingkup desa ataupun kelurahan secara swadaya ataupun gotong royong turut berpartisipasi, menyemarakkan, dan bersama sama mensukseskan Pilkada agar berjalan dengan aman dan damai sehingga dapat terpilih pemimpin daerah yang amanah. Lomba Gapura Pilkada dimulai pada bulan Mei sampai dengan bulan Juni 2018 dengan lebih menitik beratkan pada sisi kreatifitas masyarakat desa/kelurahan untuk menata, mendesain dan memberikan kesan dan pesan Pilkada Bangka melalui Gapura. Hasil karya yang disampaikan kepada KPU kabupaten Bangka akan dinilai oleh tim Juri independen dengan melakukan kunjungan langsung ke desa/kelurahan untuk melihat, memeriksa dan menilai Gapura yang nantinya akan ditetapkan sebagai pemenang dengan kategori :
Juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp.10.000.000,- Juara kedua memperoleh hadiah sebesar Rp.7.500.000,- Juara ketiga memperoleh hadiah sebesar Rp.5.000.000,-
Juara harapan satu memperoleh hadiah sebesar Rp.4.000.000,- Juara harapan dua memperoleh hadiah sebesar Rp.3.500.000,- Juara harapan tiga memperoleh hadiah sebesar Rp.2.500.000,-
47
mengesahkan pemenang lomba Gapura Pilkada dengan hasil sebagai berikut :
Juara Pertama Trismono/Kelompok Peduli Pemilu Desa Silip
Juara Kedua Rifki Mardani/ Desa Kimak
Juara Ketiga Ismail/ Kelompok Perumahan Taman Pesona, Sungailiat
Juara Harapan Satu Muhlisin/Pecinta Pemilu Berintegritas, Desa Labu
Juara Harapan Dua Yudi/Kelompok Pemuda Spot Selfie Bukit 7 Sempan, Pemali
48
Sosialisasi Melalui Kegiatan HUT Kota Sungailiat
Dalam rangka mensukseskan dan memperingati HUT kota Sungailiat ke 252 sekaligus sosialisasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Bangka yang menggelar berbagai macam acara seperti perlombaan, pentas seni dan pameran, KPU kabupaten Bangka mengikuti “Bangka Expo” yang berlangsung dari tanggal 26 sampai dengan 29 April 2018 dengan membuka stand/tempat untuk mengenalkan dan menyampaikan semua informasi yang berkaitan dengan proses pelaksanaan Pemilu atau Pilkada maupun tugas dan fungsi penyelenggara pemilu dalam melaksanakan demokrasi kerakyatan.
Masyarakat yang mengunjungi stand KPU kabupaten Bangka dapat melihat dan mengetahui sekaligus dapat bertanya bagaimana proses penyelenggaraan pemilu atau pilkada, hasil-hasil penghitungan suara, tugas dan kewajiban KPU, PPK, PPS dan KPPS, memeriksa apakah sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap, forum aduan masyarakat, permintaan informasi publik, galeri pemilu atau pilkada, photobooth pilkada, kuis pilkada dan diskusi pilkada. Masyarakat juga dapat memperoleh suvenir/cinderamata dari KPU kabupaten Bangka. Selama kegiatan Bangka Expo masyarakat yang mengujungi stand KPU kabupaten Bangka sangat antusias dan cukup banyak terbukti dari catatan buku kunjungan yang mencapai 3.326 orang, sungguh sangat melebihi target dan diluar perkiraan.
49
Sosialisasi Peran Perempuan Dalam Pilkada
50
dengan hiburan dan pentas seni budaya tarian lokal sedangkan di akhir acara peserta diberi hadiah berupa souvenir tas, spound bound, mug, stiker, boneka Si PUNAI dan uang transport.
Hasil yang diharapkan dalam sosialisasi ini agar tersebarnya informasi mengenai tahapan, jadwal, dan program penyelenggaraan sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik perempuan, peran politik perempuan dan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi pemilih perempuan dalam menggunakan hak pilihnya dengan benar pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018.
Sosialisasi Festival Musik Pilkada
51
pemula disini adalah pemilih yang baru memasuki tahapan pra pemilihan ataupun yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam perhelatan pilkada.
Jumlah pemilih pemula cukup besar dari yang terdaftar dalam daftar pemilih. Untuk itulah demi menyampaikan informasi pilkada sekaligus menarik partisipasi aktif dari pemilih pemula maka KPU kabupaten Bangka mengadakan Festival Musik yang dilaksanakan tanggal 24 Maret 2018. Kegiatan ini diikuti oleh pemilih dengan rentang usia 17 sampai 23 tahun secara perorangan ataupun kelompok yang pelaksanaannya dimulai tanggal 24 Maret 2018. Kegiatan ini cukup mendapat perhatian dari pemilih pemula terutama untuk menyalurkan hobi dan bakat dalam bermusik dan seni. Peserta yang mendaftar pada kegiatan ini sebanyak 9 kelompok atau tim.
Peserta menampilkan dan menunjukkan aksinya dimulai pagi sampai sore hari yang sudah diatur dalam jadwal penampilan panggung. Acara ini mendapat perhatian dari masyarakat sungailiat dan sekitarnya karena tempat berlangsungnya pertunjukkan berada tengah kota di Taman Kota Sungailiat.
52
Sosialisasi Kongke Pilkada
Budaya masyarakat Bangka dari dahulu erat dengan sikap toleransi dan kekeluargaan. Pertikaian antar agama, suku dan etnis hampir tidak pernah terjadi disini. Menjalin silahturahmi dan menghormati orang lain merupakan budaya yang dilestarikan dan dipelihara terus menerus oleh masyarakat Bangka. Hal ini tercermin dalam budaya “Sepintu Sedulang” agar semangat kekeluargaan dan gotong royong di masyarakat selalu terjalin dengan baik.
53
Tema yang diangkat cukup beragam antara lain Kenali Pasangan Calon Pilkada Bangka 2018, Ayo.. Cermati Daftar Pemilih Pilkada Bangka 2018, Kampanye dalam Pilkada Bangka 2018, yang intinya masih terkait dengan Sosialisasi Pilkada Bangka 2018 dengan menghadirkan Narasumber diantaranya dari KPU, Panwaslu, Disdukcapil, Kepolisian Resor Bangka, Pemimpin TVRI dan RRI turut serta dihadirkan dalam acara tersebut. Masyarakat yang hadir dapat berdiskusi dan bertanya secara langsung mengenai seputar proses pelaksanaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 yang sudah, sedang atau akan dilakukan.
54
Sosialisasi Gebyar dan Touring Pilkada
Kegiatan sosialisasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka tahun 2018 yang dilakukan oleh KPU kabupaten Bangka puncaknya pada acara kegiatan Gebyar dan Touring Pilkada. Kegiatan ini melibatkan seluruh badan adhoc penyelenggara, komunitas motor, media dan pers, pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan ini dilangsungkan pada tanggal 24 Juni 2017 atau pada masa tenang setelah pasangan calon berkampanye selama kurang lebih 4 (empat) bulan.
Rangkaian acara ini dimulai dari touring komunitas motor yang berada di kabupaten Bangka dengan peserta sebanyak 500 (lima ratus) orang. Titik keberangkatan peserta touring dimulai dari Rumah Dinas Camat Belinyu pukul 10.00 WIB dan dilepas oleh KPU Bangka, H. Zulkarnain Alijuddin, S.Sos. Rombongan touring akan menjelajahi rute sepanjang jalan Simpang Belinyu menuju Kecamatan Bakam, kemudian akan singgah di titik pemberhentian pertama di Lapangan Bola kecamatan Bakam untuk makan siang, istirahat dan ibadah sekaligus akan disambut oleh panitia yang akan dihibur oleh penampilan artis lokal dan permainan sederhana berhadiah yang diikuti oleh masyarakat setempat. Setelah istirahat rombongan touring akan melanjutkan dengan rute sepanjang jalan Balunijuk kecamatan Merawang dan akan berakhir atau berkumpul di titik pemberhentian terakhir yaitu di Taman Kota Sungailiat sehingga total peserta touring akan melintasi perjalanan melalui 7 (tujuh) dari 8 (delapan) kecamatan atau lebih dari separuh jumlah kecamatan yang ada di kabupaten Bangka. Rombongan touring sepanjang perjalanan juga akan menyampaikan pesan, orasi, ajakan dan himbauan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 Juni 2018, tidak golput, anti politik uang dan mengawasi secara bersama-sama pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Rombongan peserta touring menarik minat dan disambut cukup antusias oleh masyarakat disepanjang perjalanan sehingga cukup banyak yang memberikan apresiasi atas pesan-pesan yang disampaikan oleh rombongan.
55
band “Koes Plus” yang sudah sangat dikenal bagi masyarakat indonesia. Selain itu juga ada hiburan tarian daerah, puisi, deklarasi dan comedy show yang ditampilkan artis lokal. Acara berlangsung semarak dan meriah, banyak masyarakat yang hadir dan menyaksikan acara tersebut serta terhibur dengan penampilan dari para artis. Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bapak Erzaldi Rosman Djohan dan Istri serta unsur Forkompida lainnya. Penyerahan penghargaan dan hadiah perlombaan pemenang “Gapura Pilkada”, “Video Pendek Pilkada” dan “Selfie Pilkada” juga dilangsungkan pada acara tersebut.