KARAKTERISASI DAN IDENTIFIKASI KOMPONEN KIMIARIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) SEBAGAI INHIBITOR BAKTERI PATOGEN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kromatogram analisis Kromatografi Lapis Tipis eluat hasil kromatografi kolom fraksi n-heksan akar ekor naga (Rhaphidophora pinnata Schott) dapat dilihat pada gambar 7 berikut.
Pemisahan komponen kimia komponen kimia yang teraktif pada uji toksisitas dari ekstrak etanol buah merah dapat dilakukan dengan cara Kromatografi Lapis Tipis
Pada Kromatografi Lapis Tipis fase gerak yang terpilih adalah kloroform : metanol (9:1, v/v), untuk Kromatografi Cair Kinerja Tinggi fase gerak yang terpilih
Ekstrak etanol kubis ungu (EEKU) dipisahkan dengan kromatografi kertas (KKt) dan kromatografi lapis tipis (KLT) dengan variasi fase gerak, selanjutnya EEKU diuji
htokimia menggunakan GC-MS, Kromatografi lapis Tipis serta reaksi wama dan pengendapan terhadap fraksi heksan, fraksi kloroform, dan fraksi eanol ekstrak etanol buah
Kromatografi lapis tipis (KLT) adalah salah satu metode pemisahan komponen kimia berdasarkan prinsip partisi dan adsorpsi antara fase diam (adsorben) dan fase gerak (eluen)
Kromatografi lapis tipis adalah metode pemisahan fisika-kimia dengan fase gerak (larutan pengembang yang cocok), dan fase diam (bahan berbutir) yang diletakkan
Pada proses pemisahan dengan kromatografi lapis tipis, terjadi hubungan kesetimbangan antara fase diam dan fasa gerak, dimana ada interaksi antara permukaan fase diam dengan