PRODUKSI PADI, JAGUNG DAN KEDELAI DI PROVINSI SULAWESI SELATAN (ANGKA TETAP 2013 DAN ANGKA RAMALAN I 2014)
Teks penuh
Dokumen terkait
Penurunan produksi padi tahun 2014 disebabkan oleh penurunan luas panen turun sebesar 4.713 hektar (-2,10 persen), sedangkan produktivitas naik sebesar 0,56 kuintal/hektar
Penurunan produksi padi diperkirakan terjadi karena tingkat produktivitas mengalami penurunan sebesar 2,46 kuintal/hektar (-3,98 persen), meskipun terjadi kenaikan pada luas panennya
Kenaikan produksi terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 3,23 kuintal/hektar (12,81 persen), meskipun luas panen mengalami penurunan sebesar 77 hektar (0,32
Sementara itu, produktivitas kedelai pada tahun 2015 juga mengalami peningkatan, provitas kedelai pada tahun 2015 mencapai 13,72 kuintal per hektar naik sebesar 0,46 kuintal per
Penurunan produksi terjadi karena luas panen turun sebesar 1 hektar (-5,88 persen) namun produktivitas kedelai di Provinsi Kepulauan Riau mengalami kenaikan
Peningkatan produksi padi tahun 2013 diperkirakan disebabkan oleh peningkatan produktivitas sebesar 1,67 kuintal/hektar (3,74 persen), sedangkan luas panen diperkirakan
Penurunan produksi disebabkan berkurangnya luas panen seluas 38 hektar (-11,21 persen), meskipun produktivitas mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,06 kuintal/hektar
Peningkatan pada subround I dan II disebabkan oleh meningkatnya luas panen dan produktivitas, sedangkan penurunan pada subround III disebabkan oleh menurunnya luas panen