BAB IX
PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH
Indikator-indikator yang ditetapkan dalam rangka melakukan evaluasi
pelaksanaan pembangunan Kabupaten Grobogan dalam kurun waktu tahun
2011-2016 adalah sebagai berikut :
9.1 Aspek Kesejahteraan Masyarakat
A.
Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
1.
Pertumbuhan PDRB ADHK (Pertumbuhan Ekonomi) (%)
2.
Laju Inflasi (%)
3.
PDRB per Kapita ADHB (Ribu Rupiah)
4.
Indeks Gini
5.
Indeks Williamson (Indeks Ketimpangan Regional) ADHK
6.
Persentase Penduduk di bawah Garis Kemiskinan (%)
7.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
B.
Fokus Kesejahteraan Sosial
1. Daya Beli Masyarakat (Ribu Rupiah)
2. Angka Melek Huruf (%)
3. Rata-rata Lama Sekolah (Tahun)
4. Angka Harapan Hidup (Tahun)
5. Angka Partisipasi Kasar (%) : PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA
6. Angka Partisipasi Murni (%) : SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA
7. Angka Kematian Ibu (per 100.000 KH)
8. Angka Kematian Bayi (per 1000 KH)
9. Angka Kematian Balita (per 1000 KH)
10. Persentase Penduduk yang Memiliki Lahan (%)
11. Rasio Penduduk (Angkatan Kerja) yang Bekerja (%)
C.
Fokus Seni Budaya dan Olahraga
9.2 Aspek Pelayanan Umum
A.
Pelayanan Urusan Wajib
1.
Pendidikan
a.
Persentase anak usia 4-6 tahun mengikuti program PAUD dan
TK/RA
b.
Persentase TK/RA memiliki sarana dan prasarana belajar/bermain
c.
Persentase TK/RA menerapkan manajemen sekolah berbasis
sekolah sesuai dengan manual yang ditetapkan oleh menteri
d.
Persentase APM SD/MI
e.
Persentase APM SMP/MTs
f.
Persentase Angka Putus Sekolah SD
g.
Persentase ruang kelas SD/MI sesuai standar
h.
Persentase SD/MI memiliki laboratorium IPA dan computer
i.
Persentase SD/MI memiliki perpustakaan sesuai standar
j.
Persentase SMP/MTs memiliki laboratorium IPA dan computer
k.
Persentase SMP/MTs memiliki perpustakaan sesuai standar
l.
Persentase Angka Kelulusan UASBN
m.
Persentase lulusan SD/MI melanjutkan ke SMP/MTs
n.
Persentase Angka Putus Sekolah SMP/MTs
o.
Persentase Angka Kelulusan Ujian Nasional SMP/MTs
p.
Persentase lulusan SMP/MTs melanjutkan ke SMA/MA/Kejuruan
q.
Persentase APM SMA/SMK/MA
r.
Persentase Angka Putus Sekolah
s.
Persentase kelulusan UN SMA/SMK/MA
t.
Persentase lulusan SMK diterima di dunia kerja sesuai dengan
keahliannya
u.
Persentase penduduk usia 15-44 tahun bisa membaca dan menulis
v.
Jumlah orang buta aksara dalam kelompok usia 15-44 tahun
w.
Tersedianya data dasar keaksaraan yang diperbarui secara terus-
menerus
x.
Persentase penduduk usia sekolah yang belum sekolah di SD/MI,
SMP/MTs dan SMA/SMK/MA menjadi peserta didik program paket A,
B dan C
y.
Persentase tutor program paket A, B dan C memiliki kualifikasi
sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan
z.
Persentase pusat kegiatan belajar masyarakat memiliki sarana dan
prasarana minimal sesuai dengan standar teknis pembelajaran
aa.
Tersedianya data dasar kesetaraan SD/MI, SMP/MTs dan
SMA/SMK/MA yang diperbarui secara terus menerus
bb.
Prosentase penduduk putus sekolah, pengangguran dan dari
keluarga pra sejahtera menjadi peserta didik dalam
kursus-kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang
cc.
Prosentase lembaga kursus memiliki ijin operasional dari
pemerintah atau pemerintah daerah
dd.
Persentase lembaga kursus dan lembaga pelatihan terakreditasi
ee.
Persentase lulusan kursus, pelatihan, magang, kelompok belajar
usaha dapat memasuki dunia kerja
ff.
Persentase tenaga pendidik, instruktur atau penguji praktek
kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang memiliki
kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan
gg.
Persentase lembaga kursus/pelatihan/kelompok belajar
usaha/magang memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai
dengan standar teknis yang ditetapkan
hh.
Tersedianya data dasar kursus/pelatihan/kelompok belajar
usaha/magang yang diperbarui secara terus menerus
ii.
Persentase penduduk difable menjadi peserta didik SLB
jj.
Persentase angka kelulusan SLB
kk.
Persentase guru SLB memiliki kualifikasi sesuai dengan standar
kompetensi yang ditetapkan
ll.
Persentase SLB memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai
dengan standar teknis pembelajaran
mm.
Tersedianya data dasar pendidikan khusus yang diperbarui secara
terus menerus
nn.
Persentase guru yang layak mendidik TK/RA dengan kualifikasi
sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional
oo.
Persentase guru SD yang sertifikasi
pp.
Persentase guru SD/MI layak mengajar
qq.
Persentase guru SMP/MTs memiliki kualifikasi sesuai dengan
kompetensi yang ditetapkan
rr.
Persentase guru SMP/MTs yang bersertifikasi
ss.
Persentase guru SMA/SMK/MA yang bersertifikasi
tt.
Persentase guru SMA/SMK/MA layak mengajar
uu.
Persentase lembaga PAUD memiliki tata kelola dan citra yang baik
vv.
Persentase SD/MI menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
ww.
Persentase SMP/MTs menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah
(MBS)
xx.
Persentase SMA/SMK/MA melaksanakan program MBS dengan baik
yy.
Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001-2000/sekolah
RSBI (unit)
2.
Kesehatan
a.
Cakupan kunjungan ibu hamil K4
b.
Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani (%)
c.
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang
memiliki kompetensi kebidanan (%)
d.
Cakupan pelayanan nifas (%)
e.
Cakupan neonates dengan komplikasi yang ditangani (%)
f.
Cakupan kunjungan bayi (%)
g.
Cakupan desa/kelurahan Universsal Child Immunization (UCI) (%)
h.
Cakupan pelayanan anak balita (%)
i.
Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24
bulan keluarga miskin
j.
Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan (%)
k.
Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat (%)
l.
Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA
(%)
m.
Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD (%)
n.
Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin
(%)
o.
Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan
sarana kesehatan (RS) di Kab/Kota (%)
p.
Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan
penyelidikan epidemiologi < 24 jam (%)
q.
Cakupan Desa Siaga Aktif (%)
r.
Persentase Rumah Tangga Bersanitasi (%)
s.
Persentase Rumah Tangga pengguna air bersih (%)
t.
Persentase gizi buruk (%)
u.
Angka Kematian Ibu (per 10.000 KH)
v.
Angka Kematian Bayi (per 1000 KH)
w.
Angka Kematian Balita (per 1000 KH)
3.
Pekerjaan Umum
a.
Panjang jalan (km)
b.
Persentase panjang jalan kondisi baik (%)
c.
Persentase panjang jalan permukaan beraspal (%)
d.
Persentase jembatan kondisi baik (%)
e.
Persentase saluran drainase/gorong-gorong kondisi baik (%)
f.
Persentase panjang saluran irigasi kondisi baik (%)
g.
Persentase embung kondisi baik (%)
h.
Persentase waduk kondisi baik (%)
4.
Perumahan Rakyat
a.
Cakupan lingkungan perumahan yang sehat dan aman yang
didukung dengan prasarana, sarana dan utilitas (PSU)
b.
Cakupan ketersediaan rumah layak huni (%)
c.
Cakupan layanan rumah layak huni yang terjangkau (%)
d.
Jumlah rumah korban bencana alam yang terehabilitasi (%)
e.
Jumlah pemakaman yang terpelihara dengan baik (unit)
5.
Penataan Ruang
a.
Jumlah dokumen penataan ruang kecamatan (buah)
b.
Jumlah kasus pelanggaran tata ruang (kasus)
c.
Jumlah bangunan ber-IMB (unit)
6.
Perencanaan Pembangunan
a. Jumlah dokumen perencanaan pembangunan wilayah strategis dan
cepat tumbuh (buah)
b. Jumlah dokumen perencanaan kota (buah)
c. Jumlah dokumen perencanaan pembangunan ekonomi (buah)
d. Jumlah dokumen perencanaan pembangunan sosial budaya (buah)
e. Jumlah dokumen perencanaan pembangunan daerah (buah)
f. Ketersediaan dokumen perencanaan prasarana wilayah dan
sumberdaya alam (buah)
g. Jumlah dokumen pengendalian evaluasi monitoring
7.
Perhubungan
a. Jumlah penumpang semua moda angkutan umum dalam setahun
(orang)
b. Persentase sarana prasarana LLAJ dalam kondisi baik (%)
c. Persentase kendaraan wajib uji yang telah dilakukan uji kendaraan
(%)
d. Persentase kendaraan yang layak jalan (%)
e. Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (kasus)
8.
Lingkungan Hidup
a. Persentase sampah yang terangkut (%)
b. Pelayanan pencegahan pencemaran air (%)
c. Pelayanan tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya
dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup (%)
d. Luas lahan kritis (ha)
e. Pelayanan informasi status kerusakan lahan dan/atau tanah untuk
produksi biomassa (%)
f. Pelayanan pencegahan pencemaran udara dari sumber tidak
bergerak (%)
g. Persentase luas RTH (taman dan makam) terhadap luas wilayah
(%)
9.
Pertanahan
a. Jumlah permohonan persertifikatan tanah ke Pemkab (ha)
b. Persentase luas lahan bersertifikat (%)
c. Jumlah kasus/konflik sengketa tanah milik negara yang
terselesaikan (%)
10.
Kependudukan dan Catatan Sipil
a.
Jumlah tempat perekaman data kependudukan kecamatan yang
terhubung dengan jaringan SIAK (kecamatan)
b.
Persentase kepemilikan akta kelahiran (%)
c.
Persentase kepemilikan KTP bagi wajib KTP (%)
d.
Persentase kepemilikan KK bagi setiap keluarga (%).
11.
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
a.
Persentase perempuan dalam eksekutif (PNS) (%)
b.
Persentase perempuan dalam lembaga legislatif (%)
c.
Jumlah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan
Anak (P2TP2A) di tingkat kecamatan dan kabupaten (unit)
e.
Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang
mendapatkan penanganan pengaduan oleh petugas terlatih di
dalam unit pelayanan terpadu (%)
f.
Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang
mendapatkan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di
Puskesmas mampu tatlaksana KTP/A dan PPT/PKT di RS (%)
g.
Cakupan layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh petugas
rehabilitasi sosial terlatih bagi perempuan dan anak korban
kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu (%)
h.
Cakupan layanan bimbingan rohani yang diberikan oleh petugas
bimbingan rohani terlatih bagi perempuan dan anak korban
kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu (%)
i.
Cakupan penegakan hukum dari tingkat penyidikan sampai dengan
putusan pengadilan atas kasus-kasus kekerasan terhadap
perempuan dan anak (%)
j.
Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang
mendapatkan layanan bantuan hukum (%)
k.
Cakupan layanan pemulangan bagi perempuan dan anak korban
kekerasan (%)
l.
Cakupan layanan reintegrasi sosial bagi perempuan dan anak
korban kekerasan (%)
m.
Jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga (kasus)
n.
Presentase pemahaman tentang gender dan persoalannya
o.
Presentase pengarustamaan gender yang telah dilakukan
p.
Cakupan penerapan PPRG dan ARG lintas sektor
q.
Cakupan pemetaan data pilah sebagai data pembuka wawasan
issue gender (siga)
r.
Presentase peningkatan kualitas hidup perempuan di berbagai
bidang pembangunan
t.
Cakupan pelaksanaan pengembangan kabupaten, kecamatan,
desa/kelurahan layak anak (%)
u.
Cakupan pengarustamaan hak anak dan bidang perlindungan anak
(%)
v.
Cakupan anak berhadapan hukum yang mendapat
perlindungan/restoratif justice (%)
12.
Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera
a.
Cakupan pasangan usia subur yang istrinya di bawah usia 20 tahun
(%)
b.
Cakupan sasaran pasangan usia subur menjadi peserta KB aktif (%)
(SDKI)
c.
Cakupan PUS yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (unmetneed) (%)
d.
Cakupan PUS peserta KB anggota Usaha Peningkatan Pendapatan
Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB (%)
e.
Cakupan penyediaan alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi
permintaan masyarakat (%)
f.
Ratio Petugas Pembantu Pembina KB Kelurahan/Desa (PPKBD)
(orang/desa)
g.
Ratio Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB
h.
Jumlah PIK-KRR aktif (buah)
i.
Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB (%)
j.
Cakupan penyediaan informasi data mikro keluarga di setiap
desa/kelurahan
k.
Remaja yang menjadi anggota BKR (%)
l.
Lansia yang menjadi anggota BKL (%)
13.
Sosial
a.
Persentase PMKS yang memperoleh bantuan sosial untuk
b.
Persentase PMKS yang menerima program pemberdayaan sosial
melalui Kelompok Usaha Ekonomi Bersama (KUBE) atau kelompok
sosial ekonomi sejenisnya (%)
c.
Persentase panti sosial yang menyediakan sarana dan prasarana
pelayanan kesejahteraan sosial (%)
d.
Persentase wahana kesejahteraan sosial yang menyediakan sarana
dan prasarana pelayanan kesejahteraan sosial (%)
e.
Persentase korban bencana yang menerima bantuan sosial selama
masa tanggap darurat (%)
f.
Persentase korban bencana yang dievakuasi menggunakan sarana
prasarana tanggap darurat (%)
g.
Persentase penyandang cacat mental fisik dan mental serta lanjut
usia tidak potensial yang telah menerima bantuan sosial (%)
14.
Ketenagakerjaan
a.
Persentase peserta pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja yang
diterima kerja (%)
b.
Rasio penduduk (angkatan kerja) yang bekerja (%)
c.
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (%)
d.
Tingkat pengangguran terbuka (%)
e.
Persentase penempatan tenaga kerja dibandingkan penawaran
tenaga kerja (%)
f.
Persentase kasus perselisihan tenaga kerja yang terselesaikan (%)
g.
Jumlah tenaga kerja yang memperoleh jaminan sosial tenaga kerja
(Jamsostek) (%)
h.
Rasio UMK terhadap KHL (%)
i.
Jumlah MOU antar daerah kerjasama transmigrasi
j.
Jumlah transmigran yang diberangkatkan ke lokasi transmigrasi
(KK)
15.
Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
a.
Jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (unit)
b.
Persentase UMKM yang telah berbadan hukum (memiliki ijin usaha)
(unit)
c.
Persentase usaha mikro, kecil dan menengah yang dapat
mengakses kredit/pembiayaan bank (unit)
d.
Persentase koperasi aktif (%)
16.
Penanaman Modal
a.
Nilai realisasi investasi PMA (US $)
b.
Nilai realisasi investasi PMDN (milyar rupiah)
c.
Persentase realisasi investasi PMDN dari perijinan investasi yang
disetujui
d.
Rata-rata waktu penyelesaian 1 jenis perijinan
17.
Kebudayaan
a. Jumlah pengiriman pementasan seni daerah di luar daerah (kali)
b. Jumlah kelompok seni daerah (kelompok)
c. Persentase benda purbakala dan peninggalan sejarah yang ditandai
sebagai benda cagar budaya (%)
d. Jumlah mitra dalam pengelolaan kekayaan budaya (%)
18.
Kepemudaan dan Olah Raga
a. Jumlah pemuda berprestasi (orang)
b. Persentase organisasi kepemudaan yang telah dibina (%)
c. Jumlah Kelompok Pemuda Produktif (KUPP) (kelompok)
d. Jumlah atlet yang memperoleh medali pada PORDA Jawa Tengah
(orang)
19.
Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri
a. Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu (%)
b. Jumlah kasus tindak kriminalitas (kasus)
c. Jumlah Linmas (orang)
20.
Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan
Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian
a. Persentase pelaksanaan fungsi DPRD : Fungsi Legislasi,
Pengawasan dan Penganggaran
b. Jumlah Perda yang ditetapkan (buah)
c. Persentase pelaksanaan kegiatan kedinasan kepala daerah (%)
d. Waktu penyelesaian buku APBD murni (bulan)
e. Status audit keuangan daerah
f. Persentase tenaga pemeriksa yang professional (%)
g. Jumlah jenis pelayanan secara online (jenis)
h. Jumlah MoU kerjasama antar pemerintah daerah (buah)
i. Persentase keberhasilan pendidikan kedinasan terhadap
peningkatan kinerja PNS (%)
j. Persentase keberhasilan peningkatan kapasitas aparatur terhadap
peningkatan kinerja PNS (%)
21.
Ketahanan Pangan
a. Ketersediaan energi dan protein per kapita
b. Penguatan cadangan pangan
c. Ketersediaan informasi pasokan, harga dan akses pangan di daerah
d. Stabilitas harga dan pasokan pangan
e. Skor pola pangan harapan (PPH)
f. Pengawasan dan pembinaan keamanan pangan
g. Penanganan daerah rawan pangan
h. Jumlah lumbung pangan
i. Jumlah Desa Mandiri Pangan
22.
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
a.
Jumlah kelembagaan masyarakat/organisasi masyarakat pedesaan
yang dibina (unit)
b.
Jumlah desa/kelurahan yang telah terjangkau program PNPM
Mandiri (desa/kel)
c.
Rata-rata persentase tingkat partisipasi masyarakat dalam
pembangunan desa (stimulant) (%)
d.
Persentase PKK aktif (%)
e.
Persentase Posyandu aktif (%)
23.
Statistik
a. Jumlah dokumen statistik dasar sesuai dengan kebutuhan
perencanaan pembangunan (buah)
b. Persentase SKPD yang memiliki buku profil/statistik SKPD (%)
24.
Kearsipan
a.
Persentase arsip yang terolah dengan baik (%)
b.
Persentase SKPD yang telah menerapkan pengelolaan arsip secara
baku
c.
Persentase arsip (tekstual dan non tekstual) yang tersimpan
dengan baik
25.
Komunikasi dan Informatika
a. Jumlah lembaga komunikasi masyarakat (radio) yang aktif
b. Jumlah warung internet (unit)
c. Jumlah SKPD yang memiliki SDM berkeahlian teknologi informasi
d. Jumlah SKPD yang telah memiliki jaringan internet
e. Jumlah website/blog resmi SKPD yang aktif
26.
Perpustakaan
a. Jumlah perpustakaan (unit)
b. Jumlah pengunjung perpustakaan daerah (pengunjung)
c. Jumlah buku koleksi perpustakaan daerah
B.
Pelayanan Urusan Kewenangan Pilihan
1. Pertanian
a. Nilai Tukar Petani
b. Produksi pertanian tanaman pangan utama : padi, jagung, kedelai
dan kacang hijau
c. Produksi pertanian tanaman hortikultura utama : mangga, cabe
merah, melon dan semangka
d. Populasi produksi komoditas perkebunan utama : kelapa dan tebu
rakyat
e. Populasi produksi komoditas peternakan utama : sapi potong dan
kambing
f. Penyuluh Pertanian
- Penyuluh Pertanian
- Penyuluh Peternakan
- TPH
g. Jumlah kelompok tani (kelas) : pemula, lanjut, madya dan utama
2. Kehutanan
a.
Jumlah produksi hasil hutan kayu
b.
Jumlah produksi hasil hutan non kayu
c.
Luas hutan rakyat (ha)
d.
Persentase hutan dan lahan kritis terehabilitasi (%)
e.
Persentase kerusakan kawasan hutan (%)
f.
Jumlah kasus kejahatan bidang kehutanan (pencurian kayu,
pembalakan liar, dsb)
3. Energi dan Sumberdaya Mineral
a. Persentase lokasi penambangan yang masih dalam kondisi baik
b. Jumlah Penambangan Tanpa Ijin (PETI)
c. Persentase rumah yang menggunakan listrik (%)
d. Jumlah perusahaan memiliki SIPD
4. Pariwisata
a. Jumlah kunjungan wisata (orang)
b. Jumlah objek wisata yang telah dikembangkan (unit)
c. Jumlah pengeluaran belanja wisatawan : nusantara dan
mancanegara
e. Jumlah restoran dan rumah makan (unit)
f. Jumlah penginapan / hotel (unit)
5. Perikanan
a.
Jumlah produksi perikanan budidaya (kg)
b.
Tingkat konsumsi ikan masyarakat (kg/kapita)
6. Perdagangan
a. Jumlah kasus peredaran barang ilegal dan tidak memenuhi standar
b. Nilai ekspor (US $)
c. Jumlah pasar tradisional kondisi baik
d. Jumlah pedagang kaki lima yang telah dibina
7. Perindustrian
a. Nilai produksi industri besar/sedang (ribu rupiah)
b. Nilai produksi industri kecil (ribu rupiah)
c. Nilai produksi industri rumah tangga (ribu rupiah)
d. Persentase industri yang telah menggunakan teknologi dalam
proses produksi (%)
e. Persentase industri yang telah memiliki ijin usaha (%)
f. Jumlah cluster industri yang telah berkembang (buah)
g. Jumlah sentra industri yang telah berkembang (buah)
8. Transmigrasi
a.
Jumlah MoU antar daerah kerjasama transmigrasi (buah)
b.
Jumlah transmigran yang diberangkatkan ke lokasi transmigrasi
(KK)
c.
Jumlah calon transmigran (KK)
9.3 Aspek Daya Saing Daerah
1. Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah
a.
Pengeluaran konsumsi non pangan per kapita (rupiah)
b.
Nilai tukar petani
2. Fokus Infrastruktur
a.
Rasio panjang jalan per jumlah kendaraan (km)
b.
Jumlah orang/barang yang terangkut angkutan umum (orang)
c.
Luas wilayah (ha)
d.
Luas wilayah produktif (ha)
e.
Luas wilayah industri (ribu ha)
f.
Luas wilayah kebanjiran (ribu ha)
g.
Luas wilayah kekeringan (ribu ha)
h.
Luas wilayah perkotaan (ribu ha)
i.
Jenis dan jumlah bank dan cabang (unit)
j.
Jenis dan jumlah perusahaan asuransi dan cabang (unit)
k.
Jumlah restoran dan rumah makan (unit)
l.
Jumlah penginapan/hotel (unit)
m.
Persentase rumah tangga (KK) yang menggunakan air bersih (%)
n.
Ketersediaan daya listrik/daya listrik terpasang (Mwatt)
o.
Jumlah kebutuhan listrik (Mwatt)
p.
Persentase rumah yang menggunakan listrik (%)
q.
Jumlah penduduk yang menggunakan handphone (orang)
3. Fokus Investasi
a.
Jumlah kasus kriminalitas
b.
Jumlah kasus demonstrasi dalam 1 tahun
c.
Rata-rata waktu penyelesaian 1 jenis perijinan
d.
Jumlah Perda yang mendukung iklim usaha (buah)
4. Fokus Sumberdaya Manusia
Tabel 9.1
Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja
Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
I Aspek Kesejahteraan Masyarakat A Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
1 Pertumbuhan PDRB ADHK (Pertumbuhan Ekonomi) (%) 5,00-5,50 5,30-5,80 5,60-6,10 5,70-620 5,80-6,30 5,90-6,40 5,95-6,50 Bappeda
2 Laju Inflasi (%) 4-9 4-9 4-9 4-9 4-9 4-10 4-10 Bappeda
3 PDRB per Kapita ADHB (Ribu Rupiah) 5.825 5.943 6.531 6.972 7.237 7.785 7.896 Bappeda
4 Indeks Gini 0,32 0,30 0,28 0,27 0,26 0,25 0,23 Bappeda
5 Indeks Williamson (Indeks Ketimpangan Regional)
ADHK 0,22 0,22 0,21 0,20 0,20 0,19 0,17 Bappeda
6 Persentase Penduduk di bawah Garis Kemiskinan (%) 17,00 16,50 16,00 15,50 15,00 14,50 12,85 Bappeda
7 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,90 71,32 71,89 72,40 72,90 73,50 65,25 Bappeda
B Fokus Kesejahteraan Sosial
1 Daya Beli Masyarakat (Ribu Rupiah) 750 800 850 900 950 1.000 1.200 Bappeda
2 Angka Melek Huruf (%) 85 88 91 94 97 100 120 Dsdik
3 Rata-rata Lama Sekolah (Tahun) 6,4 6,6 6,8 6,8 6,9 6,9 6,9 Disdik
4 Angka Harapan Hidup (Tahun) 72,00 72,50 73,00 73,50 74,00 74,50 75,6 Dinkes
5 Angka Partisipasi Kasar (%)
PAUD (%) 33,00 41,00 49,00 57,00 65,00 70,00 71,4 Disdik
SD/MI (%) 97,8 98,67 98,8 100,5 101,5 102,7 103,2 Disdik
SMP/MTs (%) 83,16 84,6 86,5 87,9 88,6 88,90 90,2 Disdik
SMA/SMK/MA (%) 54,16 55,6 56,8 57,5 56,8 57,9 60,6 Disdik
6 Angka Partisipasi Murni
SD/MI (%) 94,8 95 95,3 95,8 95,9 98,2 98,8 Disdik
SMP/MTs (%) 69 75 81 87 91 98 99,5 Disdik
SMA/SMK/MA (%) 40 44 48 52 56 60 61,2 Disdik
7 Angka Kematian Ibu (per 100.000 KH) 102,8 103,7 104,6 105,6 105,8 106,20 107,6 Dinkes
8 Angka Kematian Bayi (per 1000 KH) 15,42 14,2 13,8 13,1 12,8 12,5 11,8 Dinkes
9 Angka Kematian Balita (per 1000 KH) 15,9 15,9 14,8 14,,3 13,6 13,2 12,8 Dinkes
10 Persentase Penduduk yang Memiliki Lahan (%) 26 28 30 32 34 36 36 Bappeda
11 Rasio Penduduk (Angkatan Kerja) yang Bekerja (%) 93,78 94,00 94,25 94,50 94,75 95 95,2 Disnakertransos
C Fokus Seni Budaya dan Olahraga
1 Jumlah Group Kesenian 1.253 1.278 1.303 1.329 1.356 1.383 1.385 Disbudparpora
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
II Aspek Pelayanan Umum A Pelayanan Urusan Wajib 1 Pendidikan
a % anak usia 4-6 tahun mengikuti program PAUD
dan TK/RA 33 41 49 57 65 70 71
Disdik
b % TK/RA memiliki sarana dan prasarana
belajar/bermain 40 42 44 46 48 50 51
Disdik
c
% TK/RA menerapkan manajemen sekolah berbasis sekolah sesuai dengan manual yang ditetapkan oleh menteri
50 55 60 65 70 74 75 Disdik
d % APM SD/MI 94,8 95 95,3 95,8 95,9 98,2 98,8 Disdik
e % APM SMP/MTs 69,27 70,4 71,2 72,5 73,4 75,2 75,8 Disdik
f % Angka Putus Sekolah SD 0,20 0,17 0,12 0,09 0,04 0.04 0,03 Disdik
g % ruang kelas SD/MI sesuai standar 42 58 60 62 64 66 67 Disdik
h % SD/MI memiliki laboratorium IPA dan
komputer 0 3 7 11 15 18 19
Disdik
i % SD/MI memiliki perpustakaan sesuai standar 34 40 45 50 55 60 65 Disdik
j % SMP/MTs memiliki laboratorium IPA dan
komputer 51 54 58 62 66 70 72
Disdik
k % SMP/MTs memiliki perpustakaan sesuai standar 67 75 80 85 90 95 98 Disdik
l % Angka Kelulusan UASBN 100 100 100 100 100 100 100 Disdik
m % lulusan SD/MI melanjutkan ke SMP/MTs 98,9 98,7 98,09 99,9 99,4 99,7 99,8 Disdik
n % Angka Putus Sekolah SMP/MTs 0,45 0,37 0,29 0,21 0,13 0,05 0,07 Disdik
o % Angka Kelulusan Ujian Nasional SMP/MTs 99,75 99,80 99,85 99,9 99,92 99,95 98,8 Disdik
p % lulusan SMP/MTs melanjutkan ke
SMA/MA/Kejuruan 85 86 87 88 89 90 92
Disdik
q % APM SMA/SMK/MA 35,18 35,9 36,8 37,8 39,8 40,4 42,6 Disdik
r % Angka Putus Sekolah 0,60 0,51 0,42 0,33 0,24 0,15 0,14 Disdik
s % kelulusan UN SMA/SMK/MA 95,5 95,5 96,1 96,5 97 97,5 98,2 Disdik
t % lulusan SMK diterima di dunia kerja sesuai dengan
keahliannya 5 8 11 14 17 20 18
Disdik
u % penduduk usia 15-44 tahun bisa membaca dan
menulis 85 88 91 94 97 100 100
Disdik
v Jumlah orang buta aksara dalam kelompok usia 15-44
tahun 2.855 2.284 1.713 1.142 571 0 Disdik
w Tersedianya data dasar keaksaraan yang diperbarui
secara terus menerus 1 1 1 1 1 1 1
Disdik
x
% penduduk usia sekolah yang belum sekolah di
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
peserta didik program paket A, B dan C
y
% tutor program paket A, B dan C memiliki kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan
50 55 60 65 70 75 78 Disdik
z
% pusat kegiatan belajar masyarakat memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis pembelajaran
76 77 78 79 79,5 80 85 Disdik
aa
Tersedianya data dasar kesetaraan SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang diperbarui secara terus menerus
1 1 1 1 1 1 1 Disdik
bb
% penduduk putus sekolah, pengangguran dan dari keluarga pra sejahtera menjadi peserta didik dalam
kursus-kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang
6 10 15 20 25 30 34 Disdik
cc
% lembaga kursus memiliki ijin operasional dari pemerintah atau pemerintah daerah
83 86 89 90 92 94 95 Disdik
dd % lembaga kursus dan lembaga pelatihan
terakreditasi 5 8 11 13 16 20 24
Disdik
ee
% lulusan kursus, pelatihan, magang, kelompok belajar usaha dapat memasuki dunia kerja
28 31 34 38 41 45 44 Disdik
ff
% tenaga pendidik, instruktur atau penguji praktek
kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang memiliki kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan 40 45 50 55 60 65 66 Disdik gg % lembaga kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan
52 54 56 58 60 62 64 Disdik
hh
Tersedianya data dasar kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang yang diperbarui secara terus menerus
1 1 1 1 1 1 1 Disdik
ii % penduduk difable menjadi peserta didik SLB 10 11 12 13 14 15 16 Disdik
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 kk % guru SLB memiliki kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan
45 52 59 66 73 80 85 Disdik
ll
& SLB memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis pembelajaran
60 62 63 65 67 70 72 Disdik
m m
Tersedianya data dasar pendidikan khusus yang diperbarui secara terus menerus
1 1 1 1 1 1 1 Disdik
nn
% guru yang layak mendidik TK/RA dengan kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional
32 34 36 38 40 42 44 Disdik
oo % guru SD yang sertifikasi 25 32 50 60 75 100 100 Disdik
pp % guru SD/MI layak mengajar 67 70 75 80 85 90 95 Disdik
qq % guru SMP/MTs memiliki kualifikasi sesuai dengan
kompetensi yang ditetapkan 90,5 91 91,5 92 92,5 93 94
Disdik
rr % guru SMP/MTs yang bersertifikasi 23 24 25 26 27 38 46 Disdik
ss % guru SMA/SMK/MA yang bersertifikasi 44 45 46 47 48 49 55 Disdik
tt % guru SMA/SMK/MA layak mengajar 90 92 94 96 98 100 100 Disdik
uu % lembaga PAUD memiliki tata kelola dan citra yang
baik 20 25 30 35 40 45 60
Disdik
vv % SD/MI menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah
(MBS) 100 100 100 100 100 100 100 Disdik
w w
% SMP/MTs menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah
(MBS) 100 100 100 100 100 100 100
Disdik
xx % SMA/SMK/MA melaksanakan program MBS
dengan baik 100 100 100 100 100 100 100
Disdik
yy
Penerapan Sistem
Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001-2000/sekolah RSBI (unit)
33 67 100 100 100 100 100 Disdik
2 Kesehatan
a Cakupan kunjungan ibu hamil K4 89,12 95 95 95 95 95 98 Dinkes
b Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani
(%) 77 80 85 90 95 100 100
Dinkes
c
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan (%)
90,40 90 92 95 97 100 100 Dinkes
d Cakupan pelayanan nifas (%) 68,62 95 95 95 100 100 100 Dinkes
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
f Cakupan kunjungan bayi (%) 90,43 90 90 90 90 90 92 Dinkes
g Cakupan desa/kelurahan Universsal Child
Immunization (UCI) (%) 80 90 95 95 100 100 100
Dinkes
h Cakupan pelayanan anak balita (%) 55 65 75 90 95 95 Dinkes
i
Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin
28,33 42,66 56,99 71,32 85,65 86,6 88,8 Dinkes
j Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan (%) 100 100 100 100 100 100 100 Dinkes
k Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan
setingkat (%) 80 87 93 95 100 100 100
Dinkes
l Cakupan penemuan dan penanganan penderita
penyakit TBC BTA (%) 35 45 50 60 65 70 72
Dinkes
m Cakupan penemuan dan penanganan penderita
penyakit DBD (%) 100 100 100 100 100 100 100
Dinkes
n Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien
masyarakat miskin (%) 100 100 100 100 100 100 100
Dinkes
o
Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS) di Kab/Kota (%) 100 100 100 100 100 100 100 Dinkes
p Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam (%) 100 100 100 100 100 100 100 Dinkes
q Cakupan Desa Siaga Aktif (%) 30 40 50 60 70 80 90 Dinkes
r Persentase Rumah Tangga Bersanitasi (%) 76 77 78 79 80 80 84 Dinkes
s Persentase Rumah Tangga pengguna air bersih (%) 65 69 73 76 81 85 86 Dinkes
t Persentase gizi buruk (%) 0,30 0,25 0,20 0,15 0,10 0,05 0,06 Dinkes
3 Pekerjaan Umum
a Panjang jalan (km) 883,10 883,10 883,10 883,10 883,10 883,10 882,20 Dinas Bina Marga
b Persentase panjang jalan kondisi baik (%) 18,84 22,60 27,12 32,55 39,06 42,96 42,98 Dinas Bina Marga
c Persentase panjang jalan permukaan beraspal (%) 47,25 49,61 52,09 54,70 57,43 60,30 61,58 Dinas Bina Marga
d Persentase jembatan kondisi baik (%) 60,79 63,83 67,02 70,37 73,89 77,58 77,59 Dinas Bina Marga
e Persentase saluran drainase/gorong-gorong
kondisi baik (%) 33 36,3 39,93 43,92 48,32 53,15 55,6
Dinas Cipta Karya TRK
f Persentase panjang saluran irigasi kondisi baik (%) 42 44,10 46,31 48,62 51,05 53,60 53,80 Dinas Pengairan
g Persentase embung kondisi baik (%) 52,5 55,13 57,88 60,78 63,81 67 75 Dinas Pengairan
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 baik (%) 4 Perumahan Rakyat a Cakupan lingkungan perumahan yang sehat dan aman yang didukung dengan prasarana, sarana dan utilitas (PSU)
50 55 60 65 70 80 82,5 Dinas Cipta Karya TRK
b Cakupan ketersediaan rumah layak huni (%) 65 68 71 74 77 80 876,8 Dinas Cipta Karya TRK
c Cakupan layanan rumah layak huni yang terjangkau
(%) 49,17 51,34 53,51 55,68 57,85 60 61,2
Dinas Cipta Karya TRK
d Jumlah rumah korban bencana alam yang
terehabilitasi (%) 100 100 100 100 100 100 100
Dinas Cipta Karya TRK
e Jumlah pemakaman yang terpelihara dengan baik
(unit) 15 18 20 24 26 35 36
Dinas Cipta Karya TRK
5 Penataan Ruang
a Jumlah dokumen penataan ruang kecamatan (buah) 3 3 3 3 3 3 3 Bappeda
b Jumlah kasus pelanggaran tata ruang (kasus) 0 0 1 2 1 .20 3 Dinas Cipta Karya TRK
c Jumlah bangunan ber-IMB (unit) 350 425 450 500 525 550 670 Dinas Cipta Karya TRK
6 Perencanaan Pembangunan
a
Jumlah dokumen
perencanaan pembangunan wilayah strategis dan cepat tumbuh (buah)
2 2 3 2 2 2 4 Bappeda
b Jumlah dokumen perencanaan kota (buah) 1 2 1 1 1 2 3 Bappeda
c Jumlah dokumen perencanaan pembangunan
ekonomi (buah) 1 1 2 2 2 3 4
Bappeda
d Jumlah dokumen perencanaan pembangunan
sosial budaya (buah) 2 3 2 2 3 3 43
Bappeda
e Jumlah dokumen perencanaan pembangunan
daerah (buah) 3 7 6 5 5 8 9
Bappeda
f
Ketersediaan dokumen perencanaan prasarana wilayah dan sumberdaya alam (buah)
1 2 1 1 1 1 2 Bappeda
g Jumlah dokumen pengendalian evaluasi
monitoring 7 7 7 7 7 8 9
Bappeda
7 Perhubungan
a Jumlah penumpang semua moda angkutan umum dalam setahun (orang)
1.747.500 1.834.875 1.926.619 2.022.950 2.124.097 2.230.302 2.240.300 Dishubinfokom
b Persentase sarana prasarana LLAJ dalam kondisi baik (%) 63 67 71 74 77 80 89 Dishubinfokom
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
uji yang telah dilakukan uji kendaraan (%)
d Persentase kendaraan yang layak jalan (%) 95 96 97 98 95 100 98 Dishubinfokom
e Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (kasus) 391 332 282 240 204 173 206 Dishubinfokom
8 Lingkungan Hidup
a Persentase sampah yang terangkut (%) 5,75 6,5 7,25 8 8,75 9,5 10,5 Dinas Cipta Karya TRK
b Pelayanan pencegahan pencemaran air (%) 40 60 80 100 20 40 45 BLH
c
Pelayanan tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup (%)
40 60 80 100 20 40 48 BLH
d Luas lahan kritis (ha) 650 2.375 1.937 860 837,90 832,69 Dishutbun
e
Pelayanan informasi status kerusakan lahan dan/atau tanah untuk produksi biomassa (%)
100 100 100 100 100 100 100 Dishutbun
f Pelayanan pencegahan pencemaran udara dari
sumber tidak bergerak (%) 40 60 80 100 20 40 45
BLH
g Persentase luas RTH (taman dan makam) terhadap luas
wilayah (%) 3,29 4,63 5,97 7,31 8,65 10 12
BLH
9 Pertanahan
a Jumlah permohonan persertifikatan tanah ke
Pemkab (ha) 273.048 290.741 309.581 329.642 351.003 373.748 375745
DPPTR
b Persentase luas lahan bersertifikat (%) 62,73 66,18 69,63 73,08 76,53 80,00 83.200 DPPTR
c Jumlah kasus/konflik sengketa tanah milik negara
yang terselesaikan (%) 100 100 100 100 100 100 100
DPPTR
10 Kependudukan dan Catatan Sipil
a
Jumlah tempat perekaman data kependudukan kecamatan yang terhubung dengan jaringan SIAK (kecamatan)
16 19 19 19 19 19 20,6 Dispendukcapil
b Persentase kepemilikan akta kelahiran (%) 51,13 56 60 63 67 70 78 Dispendukcapil
c Persentase kepemilikan KTP bagi wajib KTP (%) 77 84 88 92 95 95 98 Dispendukcapil
d Persentase kepemilikan KK bagi setiap keluarga di
Kabupaten Grobogan (%) 95 96 97 98 80 90 100
Dispendukcapil
11 Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 dalam eksekutif (PNS) (%)
b Persentase perempuan dalam lembaga legislatif (%) 24 24 24 24 24 35 35 BP3AKB
c
Jumlah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di tingkat kecamatan dan kabupaten (unit)
1 5 9 12 15 17 25 BP3AKB
d Jumlah Focal Point yang terbentuk (unit) 46 46 46 46 46 46 50 BP3AKB
e
Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan penanganan pengaduan oleh petugas terlatih di dalam unit pelayanan terpadu (%)
100 100 100 100 100 100 100 BP3AKB
f
Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di Puskesmas mampu tatlaksana KTP/A dan PPT/PKT di RS (%)
100 100 100 100 100 100 100 BP3AKB
g
Cakupan layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh petugas rehabilitasi sosial terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu (%)
75 75 75 75 75 75 80 BP3AKB
h
Cakupan layanan bimbingan rohani yang diberikan oleh petugas bimbingan rohani terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu (%)
50 55 60 65 70 75 85 BP3AKB
i
Cakupan penegakan hukum dari tingkat penyidikan sampai dengan putusan pengadilan atas kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak (%)
50 55 62 68 74 80 85 BP3AKB
j
Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum (%) 30 34 38 42 46 50 BP3AKB k Cakupan layanan pemulangan bagi
perempuan dan anak korban
kekerasan (%) 30 34 38 42 46 50 58
BP3AKB
l
Cakupan layanan reintegrasi sosial bagi perempuan dan
anak korban kekerasan (%) 60 68 76 84 92 100 220 BP3AKB
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
tentang Gender dan persoalannya
o Presentase pengarustamaan Gender yang telah dilakukan 30 34 45 51 56 60 80 -sda-
p Cakupan penerapan PPRG dan ARG lintas sektor 25 40 55 75 40 100 100 -sda-
q Cakupan pemetaan data pilah sebagai data pembuka
wawasan issue gender (siga) 30 40 50 60 65 75 80 -sda-
r
Presentase peningkatan kualitas hidup perempuan di berbagai bidang
pembangunan
20 25 30 30 20 40 60 -sda-
s Presentase akses perempuan dalam pekerjaan 20 23 30 35 45 50 60 -sda-
t Cakupan pelaksanaan pengembangan kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan layak anak (%) 40 50 70 80 95 100 90 -sda-
u Cakupan pengarustamaan hak anak dan bidang
perlindungan anak (%) 40 50 70 80 90 100 100
-sda-
v
Cakupan anak berhadapan hukum yang mendapat perlindungan / restoratif justice (%)
70 85 90 100 100 100 100 -sda-
12 Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera
a Cakupan pasangan usia subur yang istrinya di bawah
usia 20 tahun (%) 50 38,37 26,74 15,11 3,5 2 1,8 BP3AKB
b Cakupan sasaran pasangan usia subur menjadi peserta
KB aktif (%) (SDKI) 77,95 79,36 80,77 82,18 83,59 85 70
BP3AKB
c Cakupan PUS yang ingin ber-KB tidak terpenuhi
(unmetneed) (%) 10,56 9,17 7,78 6,39 5 3,61 2,8
BP3AKB
d
Cakupan PUS peserta KB anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB (%)
50 59,25 68,5 77,75 87 96,25 92,5 BP3AKB
e
Cakupan penyediaan alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat (%)
30 30 30 30 30 30 35 BP3AKB
f Ratio Petugas Pembantu Pembina KB Kelurahan/Desa
(PPKBD) (orang/desa) 1 1 1 1 1 1 1
BP3AKB
g Ratio Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB 1 per 5 desa 1 per 4 desa 1 per 4 desa 1 per 3 desa 1 per 3 desa 1 per 2 desa 1 per 2 desa BP3AKB
h Jumlah PIK-KRR aktif (buah) 90,74 92,59 94,44 96,29 98,14 100 97,5 BP3AKB
i Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB
(%) 50 55 60 65 70 72 65
BP3AKB
j
Cakupan penyediaan informasi data mikro
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
k Remaja yang menjadi anggota BKR (%) 72 75 80 80 85 90 85 BP3AKB
l Lansia yang menjadi anggota BKL (%) 57 60 65 70 80 90 86 BP3AKB
13 Sosial
a
Persentase PMKS yang memperoleh bantuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar (%) 50 56 62 68 74 80 75 Dinsosnakertrans
b Persentase PMKS yang menerima program pemberdayaan sosial melalui Kelompok Usaha Ekonomi Bersama (KUBE) atau kelompok sosial ekonomi sejenisnya (%)
50 56 62 68 74 80 78 Dinsosnakertrans
c
Persentase panti sosial yang menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesejahteraan sosial (%)
50 56 62 68 74 80 80 Dinsosnakertrans
d
Persentase wahana kesejahteraan sosial yang menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesejahteraan sosial (%)
10 20 30 40 50 60 70 Dinsosnakertrans
e
Persentase korban bencana yang menerima bantuan sosial selama masa tanggap darurat (%)
80 80 80 80 80 80 80 Dinsosnakertrans
f
Persentase korban bencana yang dievakuasi
menggunakan sarana prasarana tanggap darurat (%)
80 80 80 80 80 80 80 Dinsosnakertrans
g
Persentase penyandang cacat mental fisik dan mental serta lanjut usia tidak potensial yang telah menerima bantuan sosial (%)
30 32 34 36 38 40 50 Dinsosnakertrans
14 Ketenagakerjaan
a
Persentase peserta pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja yang diterima kerja (%)
75 80 80 85 85 90 85 Dinsosnakertrans
b Rasio penduduk (angkatan kerja) yang bekerja (%) 93,78 94 94,25 94,50 94,75 95 90 Dinsosnakertrans
c Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (%) 83,5 84,8 86,1 87,4 88,7 90 85 Dinsosnakertrans
d Tingkat pengangguran terbuka (%) 13 12,5 12 11,5 11 10 10 Dinsosnakertrans
e Persentase penempatan tenaga kerja dibandingkan
penawaran tenaga kerja (%) 29,08 31,16 33,24 35,32 37,34 39,49 40
Dinsosnakertrans
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 g
Jumlah tenaga kerja yang memperoleh jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) (%)
10 15 20 25 30 35 40 Dinsosnakertrans
h Rasio UMK terhadap KHL (%) 84,93 88,71 90,21 91,71 93,21 94,71 95 Dinsosnakertrans
i. Jumlah MOU antar daerah kerjasama transmigrasi 4 5 5 5 5 6 Dinsosnakertrans
j. Jumlah transmigran yang diberangkatkan ke lokasi
transmigrasi (KK) 50 60 60 65 65 70 75
Dinsosnakertrans
k. Jumlah calon transmigran (KK) 120 150 175 175 180 200 189 Dinsosnakertrans
15 Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
a Jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (unit) 22.309 24.400 26.900 29.300 31.600 33.800 33.850 Disperindagkop & UMKM b Persentase UMKM yang telah berbadan hokum (memiliki
ijin usaha) (unit) 15,49 19,12 22,75 26,38 11,86 30 28
Disperindagkop & UMKM
c
Persentase usaha mikro, kecil dan menengah yang dapat mengakses kredit/pembiayaan bank (unit)
84 85 86 87 88 90 90 Disperindagkop & UMKM
d Persentase koperasi aktif (%) 83,59 84 85.15 87.5 88.2 100 100 Disperindagkop & UMKM
16 Penanaman Modal
a Nilai realisasi investasi PMA (US $) 1.866.677 2.133.354 2.400.031 2.666.708 2.933.385 3.200.000 3.800.000 Penanaman Modal Kantor
b Nilai realisasi investasi PMDN (milyar rupiah) 58,29 66,62 74,95 83,28 91,61 99,92 99,60 Penanaman Modal Kantor c Persentase realisasi investasi PMDN dari perijinan
investasi yang disetujui (%) 80 84 88 92 96 100 100
Kantor Penanaman Modal
d Rata-rata waktu penyelesaian 1 jenis
perijinan 10 jam 8 jam 6 jam 5 jam 4 jam 3 jam 3 jam
BPPT
17 Kebudayaan
a Jumlah pengiriman pementasan seni daerah di
luar daerah (kali) 3 4 5 6 7 8 8
Disbudparpora
b Jumlah kelompok seni daerah (kelompok) 596 614 625 645 670 700 700 Disbudparpora
c
Persentase benda purbakala dan peninggalan sejarah yang ditandai sebagai benda cagar budaya (%)
59 63 68 73 76 90 90 Disbudparpora
d Jumlah mitra dalam pengelolaan kekayaan
budaya (%) 3 4 5 5 6 7 7
Disbudparpora
18 Kepemudaan dan Olah Raga
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
b Persentase organisasi kepemudaan yang telah
dibina (%) 36,1 38,6 41,3 44,2 47,3 50,6 45
Disbudparpora
c Jumlah Kelompok Pemuda Produktif (KUPP) (kelompok) 54 62 71 82 95 109 100 Disbudparpora
d
Jumlah atlet yang memperoleh medali pada PORDA Jawa Tengah (orang)
62,7 69,0 75,9 115 91,8 101,0 95 Disbudparpora
19 Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri
a Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu (%) 67,6 - 53,85 74,85 - 70,55 71 Kesbanglinmas Kantor
b Jumlah kasus tindak kriminalitas (kasus) 269 231 194 156 118 80 85 S
c Jumlah Linmas (orang) 9.485 9.577 9.665 9.866 9.974 10.168 10.050 Kesbanglinmas Kantor
d Jumlah relawan bencana kabupaten (orang) 230 243 256 270 285 301 260 Kesbanglinmas Kantor
20 Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian a Persentase pelaksanaan fungsi DPRD : - Fungsi Legislasi - Fungsi Pengawasan - Fungsi Penganggaran 87 100 100 93 100 100 93 100 100 93 100 100 93 100 100 93 100 100 93 90 90 Sekretariat DPRD
b Jumlah Perda yang ditetapkan (buah) 15 15 15 15 15 15
18
Sekretariat DPRDc Persentase pelaksanaan kegiatan kedinasan kepala
daerah (%) 100 100 100 100 100 100 100
Sekretariat DPRD
d Waktu penyelesaian buku APBD murni (bulan) Pebruari Pebruari Januari Januari Desember Desember Desember DPPKAD
e Status audit keuangan daerah
Wajar dengan pengecuali an Wajar dengan pengecuali an Wajar dengan pengecual i an Wajar dengan pengecual i an Wajar tanpa pengecual i an Wajar tanpa pengecual i an Wajar tanpapengecua lian DPPKAD
f Persentase tenaga pemeriksa yang professional
(%) 100 100 100 100 100 100 100
Kantor Inspektorat
g Jumlah jenis pelayanan secara online (jenis) 0 2 4 6 8 10 10 BPPT
h Jumlah MoU kerjasama antar pemerintah daerah
(buah) 4 4 5 6 7 8 8 Bappeda
i Persentase keberhasilan pendidikan kedinasan terhadap peningkatan kinerja PNS (%)
75 80 85 90 95 100 90 BKD
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 j aparatur terhadap peningkatan kinerja PNS (%) 21 Ketahanan Pangan
a Ketersediaan energy dan protein per kapita 75 78 80 89 90 95 80 Kantor Ketahanan Pangan
b Penguatan cadangan pangan 35 40 45 54 60 65 65 Kantor Ketahanan Pangan
c Ketersediaan informasi pasokan, harga dan akses
pangan di daerah 65 70 80 85 90 95 95
Kantor Ketahanan Pangan
d Stabilitas harga dan pasokan pangan (ton) 70 75 80 85 90 95 95 Kantor Ketahanan Pangan
e Skor pola pangan harapan (PPH) 78,9 83,1 87,3 89 90 95 95 Kantor Ketahanan Pangan
f Pengawasan dan pembinaan keamanan pangan (ton) 60 65 70 75 80 85 80 Kantor Ketahanan Pangan
g Penanganan daerah rawan pangan (lokasi) 50 54 56 58 60 65 70 Kantor Ketahanan Pangan
h Jumlah lumbung pangan 60 65 68 70 73 75 80 -sda-
i Jumlah desa mandiri 6 7 8 10 12 13 15 -sda-
22 Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
a
Jumlah kelembagaan masyarakat/organisasi masyarakat pedesaan yang dibina (unit)
214 230 247 264 280 295 290 BPMD
b Jumlah desa/kelurahan yang telah terjangkau program
PNPM Mandiri (desa/kel) 267 283 300 317 333 295 290
BPMD
c
Rata-rata persentase tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa (stimulant) (%)
25 30 35 40 45 50 50 BPMD
d Persentase PKK aktif (%) 94,53 95,62 96,71 97,8 98,89 100 100 BPMD
e Persentase Posyandu aktif (%) 97,3 97,84 98,38 98,92 99,46 100 90 BPMD
23 Statistik
a
Jumlah dokumen statistik dasar sesuai dengan kebutuhan perencanaan pembangunan (buah)
5 5 5 5 5 5 5 Bappeda
b Persentase SKPD yang memiliki buku profil/statistik
SKPD (%) 50 60 70 80 90 100 100
Bappeda
24 Kearsipan
a Persentase arsip yang terolah dengan baik (%) 50 56 59 61 65 68 70 Kantor Perpus dan Arsip b Persentase SKPD yang telah menerapkan pengelolaan
arsip secara baku (%) 12 24 37 49 61 73 70
Kantor Perpus dan Arsip
c Persentase arsip (tekstual dan non tekstual) yang
tersimpan dengan baik 55 58 60 65 70 75 75
Kantor Perpus dan Arsip
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
25 Komunikasi dan Informatika
a Jumlah lembaga komunikasi masyarakat (radio) yang
aktif 45 65 85 105 125 140 140
Dishubinfokom
b Jumlah warung internet (unit) 102 113 124 136 150 165 170 Dishubinfokom
c Jumlah SKPD yang memiliki SDM berkeahlian teknologi
informasi 18 30 40 50 58 58 60
Dishubinfokom
d Jumlah SKPD yang telah memiliki jaringan internet 35 50 58 58 58 58 60 Dishubinfokom
e Jumlah website/blog resmi SKPD yang aktif 50 58 58 58 58 58 60 Dishubinfokom
26 Perpustakaan
a Jumlah perpustakaan (unit) 261 268 276 284 290 298 300 Kantor Perpus dan Arsip
b Jumlah pengunjung perpustakaan daerah
(pengunjung) 139.255 152.415 166.818 182.583 199.837 218.721
Kantor Perpus dan Arsip
c Jumlah buku koleksi perpustakaan daerah 33. 855 34.855 35.855 36.855 37.855 38.855 Kantor Perpus dan Arsip
B Pelayanan Urusan Kewenangan Pilihan 1 Pertanian
a Nilai Tukar Petani 125,96 1126,8 1129,7 130,8 134,6 138,8 140,6 Bappeda
b
Produksi pertanian tanaman pangan utama : - Padi - Jagung - Kedelai - Kacang Hijau 670.377 715.111 76.738 24.079 677.080 722.262 77.505 24.319 683.850 729.484 78.280 24.562 690.688 736.778 79.062 24.807 697.594 744.145 79.852 25.055 704.569 751.586 80.650 25.305 708.454 752.656 81.898 26.608 Dinpertan TPH c
Produksi pertanian tanaman hortikultura utama : - Mangga - Cabe Merah - Melon - Semangka 13.472 1.015 6.335 16.219 13.741 1.035 6.462 16.543 14.017 1.056 6.591 16.874 14.297 1.077 6.723 17.212 14.583 1.094 6.857 17.556 14.874 1.116 6.995 17.907 14989 1675 7543 18654 Dinpertan TPH d
Populasi produksi komoditas perkebunan utama : - Kelapa
- Tebu rakyat 111,126 2.180 2.305 1.280 2.370 1.408 1.548,8 2.435 1.703,6 2.500 2600 1808 2875 1952
Dinpertan TPH
e
Populasi produksi komoditas peternakan utama : - Sapi potong
- Kambing 196.778
105.750 198.746 106.808 200.734 107.876 202.741 108.954 204.768 110.044 206.816 111.144 218.885 124.256
Disnakkan
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 - Penyuluh Peternakan - TPH 23 51 31 51 39 51 47 51 55 51 64 51 70 60 g
Jumlah Kelompok Tani (kelas) - Pemula - Lanjut - Madya - Utama Jumlah 394 860 348 68 1.670 381 803 412 74 1.670 374 745 470 81 1.670 350 700 532 88 1.670 340 638 600 92 1.670 320 585 668 97 1.670 330 594 565 98 1684 Dinpertan PH 2 Kehutanan
a Jumlah produksi hasil hutan kayu 84.930 85.100 85.270 85.440 85.611 85.782 86,875 Dishutbun
b Jumlah produksi hasil hutan non kayu 2.913 2.919 2.924 2.930 2.936 2.942 3176 Dishutbun
c Luas hutan rakyat (ha) 16.275 16.425 16.825 17.250 17.775 17885 18005 Dishutbun
d Persentase hutan dan lahan kritis terehabilitasi (%) 15,45 17,36 19,27 21,18 23,09 25,12 25,86 Dishutbun
e Persentase kerusakan kawasan hutan (%) 5,27 4,22 3,17 2,12 1,07 1,05 1,03 Dishutbun
f
Jumlah kasus kejahatan bidang kehutanan (pencurian kayu, pembalakan liar, dsb)
114 97 82 70 60 51 50 Dishutbun
3 Energi dan Sumberdaya Mineral
a Persentase lokasi penambangan yang masih
dalam kondisi baik 100 100 100 100 100 100 100
Distamben
b Jumlah Penambangan Tanpa Ijin (PETI) 255 242 230 218 207 197 158 Distamben
c Persentase rumah yang menggunakan listrik (%) 71 73 75 77 79 80 80 Distamben
d Jumlah perusahaan memiliki SIPD 12 14 16 18 20 22 23 Distamben
4 Pariwisata
a Jumlah kunjungan wisata (orang) 75.439 77.702 80.034 82.435 84.908 87.455 87.488 Disbudparpora
b Jumlah objek wisata yang telah dikembangkan (unit) 1 2 2 2 3 3 3 Disbudparpora
c
Jumlah pengeluaran belanja wisatawan : - Wisatawan Nusantara (Rupiah) - Wisatawan Mancanegara (US $) 125 59.000 130 62.000 135 65.000 140 68.000 145 71.000 150 75.000 155 75.122 Disbudparpora
d Jumlah kelompok sadar wisata (orang) 1 2 2 2 3 3 3 Disbudparpora
e Jumlah restoran dan rumah makan (unit) 37 38 40 42 43 45 47 Disbudparpora
f Jumlah penginapan/hotel 9 9 9 10 10 10 10 Disbudparpora
5 Perikanan
No Uraian Kondisi Kinerja pada Awal Periode
Target Capaian Setiap Tahun
Kondisi Kinerja pada Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 masyarakat (kg/kapita) 6 Perdagangan
a Jumlah kasus peredaran barang ilegal dan tidak
memenuhi standar 0 0 0 0 0 0 0
Disperindag & UMKM
b Nilai ekspor (US $) 3.680.458 3.864.481 4.057.705 4.260.590 4.473.620 4.697.301 4789.500 Disperindag & UMKM
c Jumlah pasar tradisional kondisi baik 8 9 10 11 12 13 13 Disperindag & UMKM
d Jumlah pedagang kaki lima yang telah dibina 100 120 140 160 180 200 208 Disperindag & UMKM
7 Perindustrian
a Nilai produksi industri besar/sedang (ribu rupiah) 306.658.360 310.951.577 315.304.899 319.719.168 324.195.236 328.733.969 328855.435 Disperindag &
UMKM
b Nilai produksi industri kecil (ribu rupiah) 141.603.118 157.292.743 174.720.779 194.079.842 215.583.888 239.470.583 240.540.654 Disperindag &
UMKM
c Nilai produksi industri rumah tangga (ribu rupiah) 344.412.515 360.703.227 377.764.49 0 395.632.75 0 414.346.17 9 433.944.75
4 454,865 336 Disperindag & UMKM
d
Persentase industri yang telah menggunakan teknologi dalam proses produksi (%)
43,33 48,66 53,99 59,32 64,65 70 70 Disperindag & UMKM
e Persentase industri yang telah memiliki ijin usaha 50 55 60 65 70 75 80 Disperindag & UMKM f Jumlah cluster industri yang telah berkembang (buah) 5 6 6 7 7 8 8 Disperindag & UMKM g Jumlah sentra industri yang telah berkembang (buah) 22 22 23 23 24 24 Disperindag & UMKM
8 Transmigrasi
a Jumlah MoU antar daerah kerjasama transmigrasi
(buah) 3 3 4 4 5 5 6
Disnakertransos
b Jumlah transmigran yang diberangkatkan ke lokasi
transmigrasi (KK) 20 43 50 57 63 70 76
Disnakertransos
c Jumlah calon transmigran (KK) 50 60 70 80 90 100 90 Disnakertransos
II
I Aspek Daya Saing Daerah 1 Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah
a Pengeluaran konsumsi non pangan per kapita (rupiah) 464.610 469.256 473.948 478.688 483.475 488.309 489.806 Bappeda
b Nilai tukar petani 100 100,5 101 101,5 102 103 114 Bappeda
2 Fokus Infrastruktur
a Rasio panjang jalan per jumlah kendaraan (km) 0,003 0,003 0,003 0,003 0,003 0,003 0,003 Dinas Bina Marga
b Jumlah orang/barang yang terangkut angkutan umum (orang)
1.747.500 1.834.875 1.926.619 2.022.950 2.124.097 2.230.302 2465.500 Dishubinfokom
c Luas wilayah (ha) 182.058,8 182.058,8 182.058,8 182.058,8 182.058,8 182.058,8 182.065,9 Bappeda
d Luas wilayah produktif (ha) 40,83 40,83 40,83 40,83 40,83 40,83 41,85 Bappeda