Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini berisi prinsip-prinsip dan strategi pengembangan diri melalui pemahaman aspek internal diri atau potensi unik dan aspek sumber daya eksternal berupa sumber daya waktu dan jaringan kerja.
Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting poetnsi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
Kompetensi Dasar Indikator Pengalaman
Pembelajaran Materi Ajar Waktu
Alat/Bahan/Sumber Belajar Penilaian Mahasiswa memahami bahwa kebiasaan sehari-hari sangat menentukan kesuksesan Mahasiswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan potensi atau bakat itu
merupakan anugerah besar dari Allah SWT 2. Menjelaskan kebiasaan menentukan kesuksesan 3. Menjelaskan cara mengubah kebiasaan Mahasiswa terstimulus untuk memiliki pola pikir atau paradigma tentan arti kebiasaan dan dapat membuat rencana nyata
mengubah kebiasaan-kebiasaan yang buruk
PENDAHULUAN 1. Tentang kebiasaan 2. Introspeksi terhadap kebiasaan diri 3. Metode mengubah kebiasaan 150 menit
Alat : lap top,
projector, papan tulis, lembar kerja Sumber Belajar : [6]: Hal. 50, [3]: Hal. 1-52. Obyek penilaian : lembar kerja introspeksi kebiasaan dan membuat rencana perubahan kebiasaan Mahasiswa memahami bahwa Mahasiswa diharapkan dapat: Mahasiswa terstimulus mengubah paradigma TENTANG POTENSI DIRI (BAKAT) 150 menit
Alat : lap top,
projector, papan tulis,
Obyek penilaian : [TKI-107] Pengembangan Diri 1
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I setiao orang
memiliki kekuatan atau potensi unik dan arti penting fokus pada potensi unik.
1. Menjelaskan tentang bukti-bukti potensi unik atau bakat menurut Al Qur’an, Al Hadist, Hasil Penelitian, Pendapat Pakar
2. Menyebutkan kekuatan dari fokus 3. Menjelaskan arti
penting fokus pada bakat
4. Menjelaskan arti penting membiasakan berkarya dari bakat
yang terfokus pada kelemahan diri ke terfokus ke kekuatan atau potensi unik.
1. Bukti-bukti bakat menurut Al Qur’an, Al Hadist, Hasil Penelitian, Pendapat Pakar 2. Kekuatan fokus 3. Fokus pada bakat 4. Membiasakan
berkarya dari bakat
lembar kerja Sumber Belajar : [6]: Hal. 1-50, [2]: Hal. 55-82 lembar kerja akibat fokus pada kelemahan diri dan fokus pada kekuatan atau potensi unik Mahasiswa memahami berbagai metode pengenalan pintu-pintu pembuka potensi unik atau bakat
Mahasiswa diharapkan dapat mengenali potensi unik atau bakat yang melekat pada dirinya melalui berbagai metode yang ada.
Mahasiswa mengalami proses introspeksi diri yang mendalam. MENGENAL PINTU-PINTU PEMBUKA POTENSI DIRI (BAKAT) : 1. Metode dominasi otak (metode Doug Hall, metode Loren D Crane, metode “Brain Preference Indicator”, metode Gregorc, metode Psiko Geometrik). 2. Metode Kecerdasan Majemuk (“Multiple Intelligence”) 3. Metode Identifikasi Keberhasilan Masa 300 menit
Alat : lap top,
projector, papan tulis, lembar kerja Sumber Belajar : [6]: Hal. 71-134, [5]: Hal. 23-58, [4]: Hal. 63-121 Obyek penilaian : hasil pengenalan potensi unik atau bakat
Shapiro) Mahasiswa dapat memahami bagaimana cara menungkan ide-ide yang banyak dengan alat bantu Mind Map
Mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan arti Mind Map dan dapat menggunakan Mind Map untuk mengungkap ide-ide karya yang
bersumber dari potensi unik atau bakat.
Mahasiswa memiliki pengalaman menggunakan Mind Map untuk mengungkap ide-ide. MENGUNGKAP IDE-IDE KARYA 1. Mengenal Mind Map 2. Mengungkap ide-ide dengan Mind Map
300 menit
Alat : lap top,
projector, papan tulis, lembar kerja Sumber Belajar : [6]: Hal. 150-186, [1] Obyek penilaian : lembar kerja Mind Map untuk mengungkap berbagai ide, presentasi Mahasiswa dapat memahami arti penting membuat prioritasi ide dan dapat membuat prioritasi ide Mahasiswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan arti penting membuat prioritas ide karya 2. Menggunakan
metode membuat prioritas ide karya dengan perbandingan berpasangan
3. Membuat daftar prioritas ide karya
Mahasiswa memiliki pengalaman bagaimana membuat urutan prioritas ide. MEMBUAT PRIORITAS IDE KARYA 1. Arti penting membuat prioritas ide karya 2. Metode membuat prioritas ide karya dengan
perbandingan berpasangan 3. Membuat daftar
prioritas ide karya
300 menit
Alat : lap top,
projector, papan tulis, lembar kerja Sumber Belajar : [6]: Hal. 187-210. Obyek penilaian : lembar kerja hasil prioritasi ide, presentasi Mahasiswa memahami arti penting rencana Mahasiswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan arti Mahasiswa memiliki pengalaman membuat rencana kerja MEMBUAT RENCANA KERJA 1. Arti penting rencana
300 menit
Alat : lap top,
projector, papan tulis, lembar kerja
Obyek penilaian : lembar kerja [TKI-107] Pengembangan Diri 3
Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I
[TKI-107] Pengembangan Diri 4 Jurusan
kerja dan cara membuat rencana kerja.
penting rencana kerja 2. Mengembangkan rencana kerja kerja 2. Mengembangkan rencana kerja Sumber Belajar : [6]: Hal. 211-230. rencana kerja Mahasiswa memahami proses penciptaan karya-karya Mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan
perbedaan proses dan hasil 2. Menjelaskan perbedaan kegagagalan, ketekunan, keuletan 3. Menyebutkan arti
penting jaringan kerja 4. Menjelaskan
optimalisasi
kreativitas otak kanan dan otak kiri
5. Menjelaskan arti penting manajemen waktu
Mahasiswa memiliki pengalaman membuat daftar jaringan kerja dan membuat rencana pengelolaan waktu
STRATEGI BERKARYA
1. Antara proses dan hasil
2. Antara kegagagalan, ketekunan, keuletan 3. Jaringan kerja 4. Kreativitas otak
kanan dan otak kiri 5. Manajemen waktu
300 menit
Alat : lap top,
projector, papan tulis, lembar kerja Sumber Belajar : [6]: Hal. 231-300, [7]: Hal. 1-90. Obyek penilaian : lembar kerja daftar jaringan kerja dan manajemen waktu Daftar Referensi:
1. Buzan, Tony, 2002. Application of Mind Map, www.buzancentres.com
2. Canfield, Jack; Hansen, Mark Victor; Hewitt, Les, 2004. Kekuatan Fokus, Batam Centre. 3. Covey, Stephen R, 1994. 7 Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif, Binapura Aksara, Jakarta. 4. Hall, Doug, 2004. 3 Metode Kreativitas Bisnis, Kaifa, Bandung. Hal.
5. Leider, Richard J & Shapiro, David, A, 2003,Whislte While You Work, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. 6. Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta.
Pokok Bahasan : Pendahuluan Alokasi Waktu : 150 menit
Pertemuan ke : 1
I. Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting potensi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
II. Kompetensi Dasar:
Mahasiswa memahami bahwa kebiasaan sehari-hari sangat menentukan kesuksesan
III. Indikator:
Mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan potensi atau bakat itu merupakan anugerah besar dari Allah SWT
2. Menjelaskan kebiasaan menentukan kesuksesan 3. Menjelaskan cara mengubah kebiasaan
IV. Materi Ajar:
1. Tentang kebiasaan
2. Introspeksi terhadap kebiasaan diri 3. Metode mengubah kebiasaan V. Metode/Strategi Pembelajaran:
1. Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh, Bertanya, Menjawab, Diskusi, dan Memberikan Lembar Kerja
2. Mahasiswa : Mendengarkan, Mencatat, Bertanya, Diskusi, dan Mengerjakan Lembar Kerja
VI. Tahap Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal : dosen menjelaskan pokok materi, daftar pustaka. B. Kegiatan Inti : penjelasan materi melalui paparan, diskusi. C. Kegiatan Akhir : mahasiswa mengisi lembar kerja dan presentasi
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I
VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
A. Alat/Media : lap top, projector, papan tulis, lembar kerja B. Bahan/Sumber Belajar :
1. Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta. Hal. 1-50
2. Covey, Stephen R, 1994. 7 Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif, Binapura Aksara, Jakarta. Hal. 1-52.
VIII. Penilaian:
A. Teknik dan instrumen penilaian –per materi ajar :
Obyek penilaian : lembar kerja introspeksi kebiasaan dan membuat rencana perubahan kebiasaan
B. Kriteria Penilaian :
Nilai Total = 50% Nilai isian lembar kerja + 50% Nilai Presentasi.
Pokok Bahasan : Potensi Diri Alokasi Waktu : 300 menit Pertemuan ke : 2 dan 3
I. Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting potensi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
II. Kompetensi Dasar:
Mahasiswa memahami bahwa setiao orang memiliki kekuatan atau potensi unik dan arti penting fokus pada potensi unik.
III. Indikator:
Mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan tentang bukti-bukti potensi unik atau bakat menurut Al Qur’an, Al Hadist, Hasil Penelitian, Pendapat Pakar
2. Menyebutkan kekuatan dari fokus
3. Menjelaskan arti penting fokus pada bakat
4. Menjelaskan arti penting membiasakan berkarya dari bakat IV. Materi Ajar:
1. Bukti-bukti bakat menurut Al Qur’an, Al Hadist, Hasil Penelitian, Pendapat Pakar
2. Kekuatan fokus 3. Fokus pada bakat
4. Membiasakan berkarya dari bakat V. Metode/Strategi Pembelajaran:
1. Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh, Bertanya, Menjawab, Diskusi, dan Memberikan Lembar Kerja
2. Mahasiswa : Mendengarkan, Mencatat, Bertanya, Diskusi, dan Mengerjakan Lembar Kerja
VI. Tahap Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal : dosen menjelaskan pokok materi, daftar pustaka. B. Kegiatan Inti : penjelasan materi melalui paparan, diskusi. C. Kegiatan Akhir : mahasiswa mengisi lembar kerja
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I
VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
A. Alat/Media : lap top, projector, papan tulis, lembar kerja B. Bahan/Sumber Belajar :
1. Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta. Hal. 1-50.
2. Canfield, Jack; Hansen, Mark Victor; Hewitt, Les, 2004. Kekuatan Fokus, Batam Centre. Hal. 55-82
VIII. Penilaian:
A. Teknik dan instrumen penilaian –per materi ajar :
Obyek penilaian : lembar kerja akibat fokus pada kelemahan diri dan fokus pada kekuatan atau potensi unik
B. Kriteria Penilaian :
Nilai Total = 50% Nilai isian lembar kerja + 50% Nilai Presentasi.
Pokok Bahasan : Mengenali Potensi Unik Alokasi Waktu : 300 menit
Pertemuan ke : 4 dan 5 I. Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting potensi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
II. Kompetensi Dasar:
Mahasiswa memahami berbagai metode pengenalan pintu-pintu pembuka potensi unik atau bakat.
III. Indikator:
Mahasiswa diharapkan dapat mengenali potensi unik atau bakat yang melekat pada dirinya melalui berbagai metode yang ada.
IV. Materi Ajar:
1. Metode dominasi otak (metode Doug Hall, metode Loren D Crane, metode “Brain Preference Indicator”, metode Gregorc, metode Psiko Geometrik).
2. Metode Kecerdasan Majemuk (“Multiple Intelligence”) 3. Metode Identifikasi Keberhasilan Masa Lalu
4. Metode Identifikasi Mind Set Metode Identifikasi Bakat Berpikir (Dawna Markova)
5. Metode Calling Card (Leider & Shapiro)
V. Metode/Strategi Pembelajaran:
1. Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh, Bertanya, Menjawab, Diskusi, dan Memberikan Lembar Kerja
2. Mahasiswa : Mendengarkan, Mencatat, Bertanya, Diskusi, dan Mengerjakan Lembar Kerja
VI. Tahap Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal : dosen menjelaskan pokok materi, daftar pustaka. B. Kegiatan Inti : penjelasan materi melalui paparan, diskusi. C. Kegiatan Akhir : mahasiswa mengisi lembar kerja
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I
VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
A. Alat/Media : lap top, projector, papan tulis, lembar kerja B. Bahan/Sumber Belajar :
1. Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta. Hal. 71-134.
2. Leider, Richard J & Shapiro, David, A, 2003,Whislte While You Work, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Hal. 23-58
3. Hall, Doug, 2004. 3 Metode Kreativitas Bisnis, Kaifa, Bandung. Hal. 63-121
VIII. Penilaian:
A. Teknik dan instrumen penilaian –per materi ajar :
Obyek penilaian : hasil pengenalan potensi unik atau bakat B. Kriteria Penilaian :
Nilai Total = 50% Nilai isian lembar kerja + 50% Nilai Presentasi.
Pokok Bahasan : Mengungkap Ide-ide dengan Mind Map Alokasi Waktu : 300 menit
Pertemuan ke : 6 dan 7 I. Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting potensi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
II. Kompetensi Dasar:
Mahasiswa dapat memahami bagaimana cara menungkan ide-ide yang banyak dengan alat bantu Mind Map
III. Indikator:
Mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan arti penting membuat prioritas ide karya
2. Menggunakan metode membuat prioritas ide karya dengan perbandingan berpasangan
3. Membuat daftar prioritas ide karya
IV. Materi Ajar:
1. Mengenal Mind Map
2. Mengungkap ide-ide dengan Mind Map
V. Metode/Strategi Pembelajaran:
1. Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh, Bertanya, Menjawab, Diskusi, dan Memberikan Lembar Kerja
2. Mahasiswa : Mendengarkan, Mencatat, Bertanya, Diskusi, dan Mengerjakan Lembar Kerja
VI. Tahap Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal : dosen menjelaskan pokok materi, daftar pustaka. B. Kegiatan Inti : penjelasan materi melalui paparan, diskusi. C. Kegiatan Akhir : mahasiswa mengisi lembar kerja
VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
A. Alat/Media : lap top, projector, papan tulis, lembar kerja B. Bahan/Sumber Belajar :
1. Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, [TKI-107] Pengembangan Diri 11
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta. Hal. 150-186. 2. Buzan, Tony, 2002. Application of Mind Map,
www.buzancentres.com VIII. Penilaian:
A. Teknik dan instrumen penilaian –per materi ajar :
Obyek penilaian : lembar kerja mengungkap ide-ide dengan Mind Map B. Kriteria Penilaian :
Nilai Total = 50% Nilai isian lembar kerja + 50% Nilai Presentasi.
Pokok Bahasan : Membuat Prioritas Ide-ide Alokasi Waktu : 300 menit
Pertemuan ke : 8 dan 9 I. Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting potensi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
II. Kompetensi Dasar:
Mahasiswa dapat memahami arti penting membuat prioritasi ide dan dapat membuat prioritasi ide
III. Indikator:
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan arti penting membuat prioritas ide karya
2. Membuat prioritas ide karya dengan perbandingan berpasangan 3. Membuat daftar prioritas ide karya
IV. Materi Ajar:
1. Arti penting membuat prioritas ide karya
2. Metode membuat prioritas ide karya dengan perbandingan berpasangan 3. Membuat daftar prioritas ide karya
V. Metode/Strategi Pembelajaran:
1. Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh, Bertanya, Menjawab, Diskusi, dan Memberikan Lembar Kerja
2. Mahasiswa : Mendengarkan, Mencatat, Bertanya, Diskusi, dan Mengerjakan Lembar Kerja
VI. Tahap Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal : dosen menjelaskan pokok materi, daftar pustaka. B. Kegiatan Inti : penjelasan materi melalui paparan, diskusi. C. Kegiatan Akhir : mahasiswa mengisi lembar kerja
VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
A. Alat/Media : lap top, projector, papan tulis, lembar kerja B. Bahan/Sumber Belajar :
1. Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, [TKI-107] Pengembangan Diri 13
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta. Hal. 187-210. 2. Buzan, Tony, 2002. Application of Mind Map,
www.buzancentres.com VIII. Penilaian:
A. Teknik dan instrumen penilaian –per materi ajar :
Obyek penilaian : lembar kerja membuat prioritas ide-ide B. Kriteria Penilaian :
Nilai Total = 50% Nilai isian lembar kerja + 50% Nilai Presentasi.
Pokok Bahasan : Membuat Rencana Kerja Alokasi Waktu : 300 menit
Pertemuan ke : 10 dan 11 I. Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting potensi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
II. Kompetensi Dasar:
Mahasiswa memahami arti penting rencana kerja dan cara membuat rencana kerja.
III. Indikator:
Mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan arti penting rencana kerja
2. Mengembangkan rencana kerja
IV. Materi Ajar:
1. Arti penting rencana kerja 2. Mengembangkan rencana kerja V. Metode/Strategi Pembelajaran:
1. Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh, Bertanya Menjawab, Diskusi, dan Memberikan Lembar Kerja
2. Mahasiswa : Mendengarkan, Mencatat, Bertanya, Diskusi, dan Mengerjakan Lembar Kerja
VI. Tahap Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal : dosen menjelaskan pokok materi, daftar pustaka. B. Kegiatan Inti : penjelasan materi melalui paparan, diskusi. C. Kegiatan Akhir : mahasiswa mengisi lembar kerja
VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
A. Alat/Media : lap top, projector, papan tulis, lembar kerja B. Bahan/Sumber Belajar :
Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta. Hal. 211-230.
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I
VIII. Penilaian:
A. Teknik dan instrumen penilaian –per materi ajar : Obyek penilaian : lembar kerja membuat rencana kerja B. Kriteria Penilaian :
Nilai Total = 50% Nilai isian lembar kerja + 50% Nilai Presentasi.
Pokok Bahasan : Proses Penciptaan Ide Karya Alokasi Waktu : 300 menit
Pertemuan ke : 12 dan 13 I. Standar Kompetensi
Mahasiswa dapat memahami arti penting potensi unik yang melekat pada dirinya dan cara-cara mengembangkan atau mengaktualisasikan potensi unik tersebut, serta dapat mengoptimalkan sumber daya waktu dan jaringan kerja.
II. Kompetensi Dasar:
Mahasiswa memahami proses penciptaan karya-karya III. Indikator:
Mahasiswa diharapkan dapat :
1. Menjelaskan perbedaan proses dan hasil
2. Menjelaskan perbedaan kegagagalan, ketekunan, keuletan 3. Menyebutkan arti penting jaringan kerja
4. Menjelaskan optimalisasi kreativitas otak kanan dan otak kiri 5. Menjelaskan arti penting manajemen waktu
IV. Materi Ajar:
1. Antara proses dan hasil
2. Antara kegagagalan, ketekunan, keuletan 3. Jaringan kerja
4. Kreativitas otak kanan dan otak kiri 5. Manajemen waktu
V. Metode/Strategi Pembelajaran:
1. Dosen : Menjelaskan, Memberikan contoh, Bertanya, Menjawab, Diskusi, dan Memberikan Lembar Kerja
2. Mahasiswa : Mendengarkan, Mencatat, Bertanya, Diskusi, dan Mengerjakan Lembar Kerja
VI. Tahap Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal : dosen menjelaskan pokok materi, daftar pustaka. B. Kegiatan Inti : penjelasan materi melalui paparan, diskusi. C. Kegiatan Akhir : mahasiswa mengisi lembar kerja dan presentasi
Jurusan Teknik Industri UMS – Silabi dan RMP Semester I
VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
A. Alat/Media : lap top, projector, papan tulis, lembar kerja B. Bahan/Sumber Belajar :
0. Musrofi, Muhammad, 2007. 5 Langkah Melahirkan Mahakarya, Hikmah (PT Mizan Publika), Jakarta. Hal. 231-300.
0. Musrofi, M, 2007. Creative Manager, Creative Entrepreneuer”, PT Elex Media Komputindo, Jakarta. Hal. 1-90.
VIII. Penilaian:
. Teknik dan instrumen penilaian –per materi ajar :
Obyek penilaian : lembar kerja daftar jaringan kerja dan manajemen waktu
. Kriteria Penilaian :
Nilai Total = 50% Nilai isian lembar kerja + 50% Nilai Presentasi.