BAB 6
Perkembangan Islam pada Abad
Pertengahan
SK/KD
A. Sekilas tentang Dunia Islam pada Abad Pertengahan
1. Kerajaan Ottoman di Turki 2. Kerajaan Mogul di India
3. Kerajaan Safawi di Persia (sekarang Iran)
Negara Jajahan Bangsa Eropa
C. Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Abad Pertengahan
D. Perkembangan Kebudayaan Islam pada Abad Pertengahan
ِ ن
ن م
م ح
ح ررلاِ هنلرلاِ م
ن س
ح بن
م
ن ِيح
ن ررلا
ASPEK TARIKH DAN
KEBUDAYAAN ISLAM
STANDAR KOMPETENSI :MEMAHAMI PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN
KOMPETENSI DASAR:
1. MENJELASKAN PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN 2. MENYEBUTKAN CONTOH PERISTIWA PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN
A.
A.
Sekilas tentang Dunia Islam pada
Sekilas tentang Dunia Islam pada
Abad Pertengahan
Abad Pertengahan
Periode Sejarah Islam
Periode Klasik (650-1250 M)
(Masa Kemajuan dan Keeamasan Islam)
Periode Pertengahan (1250-1800 M)
(Masa Kemunduran Islam)
Pada periode klasik, Islam mengalami masa kemajuan
dan keemasan, ditandai dengan:
Sangat luasnya wilayah kekuasaan Islam yang utuh
Adanya integrasi antar wilayah Islam
Adanya kemajuan di bidang ilmu dan sains
Pada periode pertengahan, Islam mengalami kemunduran, ditandai dengan:
Tidak ada lagi kekuasaan Islam yang utuh
Kerajaan didirikan dan diproklamasikan
kemerdekaannya oleh Utsman I dari bangsa Turki
Utsmani, setelah Sultan Alaudin dari Dinasti Saljuk
meninggal dunia tahun 1300 M
Kerajaan ini mengalami kemajuan pada masa
Pemerintahan Sultan Muhammad II (1451-1481),
dengan menyebarluaskan Islam ke Benua Eropa,
Kerajaan Ottoman mengalami masa keemasan pada masa pemerintahan Sultan Sulaeman I (1520-1566 M), yang
bergelar Sulaeman Agung dan Sulaeman Al-Qanuni. Wilayah kekuasaannya, yaitu: Afrika Utara, Mesir, Hedzjaz, Irak,
Armenia, Asia Kecil, Krimea, Balkan, Yunani, Bulgaria, Bosnia, Hongaria, Rumania, sampai batas Sungai Danube dengan tiga lautan, yaitu: Laut merah, Laut Tengah, dan Laut Hitam.
2.Kerajaan Mogul di India
Peranan Umat Islam India dalam penyebarluasan agama Islam dapat dilihat dalam empat periode:
1) Sebelum kerajaan Mogul (705-1526 M)
2) Masa kerajaan Mogul (1526-1858 M)
3) Masa penjajahan Inggris (1858-1947)
4) Negara India Sekuler (1947-sekarang)
Kerajaan Mogul didirikan oleh Zahiruddin
Muhammad Babur, keturunan Jengis Khan bangsa Mongol, pada tahun 1526 M. Kerajaan Mogul
Kerajaan Mogul diperintah secara silih berganti oleh 15 orang raja (sultan).
Sultan pertama adalah Zahiruddin Muhammad Babur (1526-1530). Sultan terakhirnya, yaitu Sultan Bahadur Syah II (1843-1858)
Puncak Kejayaan Kerajaan Mogul
1.
Akbar Syah I (1556-1605)
2.
Jangahir atau Nuruddin Muhammad Jahangis
(1605-1627)
3.
Syah Jihan (1627-1658)
3.Kerajaan Safawi di Persia (sekarang Iran)
Didirikan oleh Syah Ismail Syafawi (Ismail I) pada tahun 907 H/ 1501 M di Tabriz. Beliau berkuasa pada tahun 1501 M-1524 M, yang wilayah kekuasaannya disebelah barat berbatasan dengan kerajaan Utsmani di Turki dan di sebelah timur berbatasan
dengan kerajaan Islam Mogul di India.
Kerajaan Safawi mencapai puncak kejayaannya tatkala diperintah oleh Syah Abbas (1585-1628 M). Beliau berjasa mempersatukan seluruh Persia.
Setelah pemerintahan Syah Abbas berakhir, kedudukan Kerajaan Safawi menjadi lemah. Hal ini disebabkan karena adanya
perebutan kukuasaan.
Selanjutnya Persia diperintah oleh Dinasti Zand (1759-1794), Dinasti Qajar (1794-1925), Dinasti Pahlevi (1925-1976).
Kemudian sejak tanggal 11 Februari 1979 melalui revolusi Islam yang dipimpin oleh ulama terkenal Ayatullah Komeini
(1900-1989M), sistem kerajaan yang telah ribuan tahun berkuasa
dihapus dan diganti dengan sistem republik (demokrasi) dengan nama ye Eslami-ye Iran” (Republik Islam Iran) dan dengan
Pada waktu kerajaan-kerajaan Islam lemah, sebaliknya bangsa Eropa kuat dan maju, khusunya dibidang ilmu pengetahuan dan tekhnologi baru.
Selanjutnya, bangsa Eropa berusaha menjajah negara-negara lemah, khususnya kerajaan-keerajaan Islam di Asia dan
Afrikadengan membawa tiga misi:
Gold maksudnya memperoleh keuntungan besar.
Negara Jajahan Bangsa Eropa
Negara yang Dijajah
Negara yang Dijajah Negara PenjajahNegara Penjajah
Mesir, Jazirah Arab, Yaman,
Mesir, Jazirah Arab, Yaman,
Afganistan, dan India
Afganistan, dan India InggrisInggris
Maroko, Aljazair, Tunisia,
Maroko, Aljazair, Tunisia,
Libia, Libanon, dan Suriah
Libia, Libanon, dan Suriah PrancisPrancis
Mindanao, (philipina Selatan)
Mindanao, (philipina Selatan) SpanyolSpanyol
Malaka (Malaysia)
Malaka (Malaysia) Portugal (1511-1641), Belanda Portugal (1511-1641), Belanda (1641-1795), dan Inggris
(1641-1795), dan Inggris
(1795-1957
(1795-1957
Indonesia
Indonesia Belanda dan jepang Belanda dan jepang
Kaukasia, Armenis, Tajikistan,
Akibat Buruk dari Penjajahan
Bangsa Eropa bagi Islam
Umat Islam mengalami
kemunduran dan
keterbelakangan di bidang
politik, ilmu pengetahuan,
Di India :
Kerajaan Mogul telah mendirikan Masjid dan
Madrasah dengan materi yang diajarkan seperti ilmu tafsir, ilmu hadis, ilmu fikih dll.
Sekelompok ulama telah menyusun sebuah kitab berjudul Al-Fatawa Al-Hindiyyah atas permintaan Sultan Al_muzaffar Muhyiddin Aurangzeb (alamgir) sehingga kitab itu dikenal dengan sebutan Fatawa Alamgariyah
B.
B.
Perkembangan Ajaran Islam
Perkembangan Ajaran Islam
pada Abad Pertengahan
Di Mesir :
Ketika Dinasti Maluk berkuasa (1250-1517 M), telah muncul ulama-ulama besar seperti:
Ibnu Hajar Al-Asqalani (1372-1449M)
Buku hasil karyanya: Fath Bari fi Syarh
Al-Bukhari dan Bulug Al-Maram Min Adillah Al-Ahkam.
Ibnu Khaldun (1332-1406 M) (Sosiolog)
Ulama-ulama Besar pada Abad Pertengahan
Nama Ulama
Nama Ulama Hasil Karya Hasil Karya
Jalaluddin Al-Mahalli (791-964
Jalaluddin Al-Mahalli (791-964
H) dan Jalaluddin As-Syuyuti
H) dan Jalaluddin As-Syuyuti
(849-911 H)
(849-911 H)
Tafsir Jalalain
Tafsir Jalalain
Ibnu Kasir (Bosyra 700-774 H)
Ibnu Kasir (Bosyra 700-774 H) Tafsir Al-Qur’an Al-Azim Tafsir Al-Qur’an Al-Azim
Imam An-Nawawi (Damaskus
C.
C.
Perkembangan Ilmu Pengetahuan
Perkembangan Ilmu Pengetahuan
pada Abad Pertengahan
pada Abad Pertengahan
Di India:
Sekolah di Mugol mengajarkan ilmu pengetahuan
umum, seperti logika, filsafat, geometri, geografi,
sejarah, politik, dan matematika.
DI MESIR
Ketika diperintah Dinasti Mamluk (1250-1517 M) telah muncul para cendekiawan Muslim seperti:
NO NAMA CENDEKIAWAN HASIL KARYA DAN KEAHLIANNYA
1 IBNU ABI USAIBAH “Uyun Al-Anba fi Tabaqat Al-Atibba” (penyampai
informasi dalam tingkatan para dokter)
2 Abu Al-Fida, Ibnu Tagri Badri
Atabaki, dan Al-Maqrizi penulis sejarah kedokteran.
3 Abu Hasan Mi Nafis
(wafat 1288 M)
menemukan susunan dan peredaran darah dalam paru-paru manusia, tiga abad lebih dulu dari Servetus (orang Portugis).
4 Nasirudin At-Tusi
(1201-1274 M
ahli observatorium.
D.
D.
Perkembangan Kebudayaan Islam
Perkembangan Kebudayaan Islam
pada Abad Pertengahan
pada Abad Pertengahan
Nama Daerah/
Nama Daerah/
Negara
Negara Jenis ArsitekturJenis Arsitektur
Persia
Persia Masjid Syah Lutfullah (empat puluh Masjid Syah Lutfullah (empat puluh tiang) tiang) Jembatan Khaju Jembatan Khaju Menara Goyang Menara Goyang Khurasan
Khurasan Makam Imam Ali Ar-RidaMakam Imam Ali Ar-Rida
Masjid Imam Reza (kubah terbuat dari
Masjid Imam Reza (kubah terbuat dari
ratusan Kg emas)
ratusan Kg emas)
Nama Daerah/
Nama Daerah/
Negara
Negara Jenis ArsitekturJenis Arsitektur
Delhi dan Lahore
Delhi dan Lahore Istana Megah Istana Megah
Hyderabad
Hyderabad Benteng merah, Char Minar (empat Benteng merah, Char Minar (empat menara)
menara)
Aunfur
Aunfur Masjid JamiMasjid Jami
India
India Taj MahalTaj Mahal
Turki
Turki Masjid Agung Sultan Muhammad Masjid Agung Sultan Muhammad Al-Fatih dll
Al-Fatih dll
Indonesia
Nama Sastrawan
Nama Sastrawan Hasil Karya Hasil Karya
Fariduddin Al-Attar Fariduddin Al-Attar
(1119-1230)
(1119-1230) Mantiq At-Tair (Mantiq burung)Tazkirotul Auliya Mantiq At-Tair (Mantiq burung)Tazkirotul Auliya
Jaluluddin Ar-Rumi Jaluluddin Ar-Rumi
(1207-1273)
(1207-1273) Diwan Syams-I Tabriz, MasnawiDiwan Syams-I Tabriz, Masnawi Sa’adi Syiraz
Sa’adi Syiraz Bustan (Kebun Buah), Gulistan Bustan (Kebun Buah), Gulistan (kebun Bunga)
(kebun Bunga)
Fuzuli
Fuzuli Shikeyetname (Pangaduan)Shikeyetname (Pangaduan)
Karya Sunan Bonang
“Jangan terlalu jauh mencari keindahan. Keindahan
berada dalam diri seluruh jagad raya terbentang
dalam dirimu. Jadikan dirimu cinta. Maka kau akan