• Tidak ada hasil yang ditemukan

Vol. 05, No. 01, Januari 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Vol. 05, No. 01, Januari 2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Vol. 05, No. 01, Januari 2017

Table of Contents

Articles

PELAKSANAAN PEMBAYARAN KLAIM ASURANSI JIWA KEPADA

TERTANGGUNG PADA PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE CABANG KUTA

PDF I Made WahyudiAnantha, NgakanKetutDunia, A.A. KetutSukranatha

PELAKSANAAN SISTEM PENGUPAHAN PEKERJA OUTSOURCING PADA KOPERASI KARYAWAN (KOPKAR) COCA-COLA UNIT BALI DI DENPASAR

PDF I PutuWidhiSemarajaya, I NyomanMudana, I Made Pujawan

PELAKSANAAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN OLEH BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DI KOTA DENPASAR

PDF Ni Made SantiAdiyaniPutri, I Made Sarjana, Ni Made DedyPriyanto

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG POLIS DARI PERUSAHAAN ASURANSI YANG PAILIT

Untitled Ni KadekWitarini, Edward Thomas LamuryHadjon

TANGGUNG JAWAB PT KARYA AGUNG DEWATA SEBAGAI DEVELOPER TERHADAP KONSUMEN DITINJAU DARI HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

PDF Ni LuhGedeUtamiKasih, SuatraPutrawan

TANGGUNG JAWAB PT KARYA AGUNG DEWATA SEBAGAI DEVELOPER TERHADAP KONSUMEN DITINJAU DARI HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

PDF Ni LuhGedeUtamiKasih, SuatraPutrawan

AKIBAT HUKUM TERHADAP PENGUASAAN HAK MILIK ATAS TANAH OLEH ORANG ASING BERDASARKAN PERJANJIAN PINJAM NAMA (NOMINEE)

PDF GedeHerdaVirgananta, I NyomanMudana, I Made DedyPriyanto

TANGGUNG JAWAB PENYEWA DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KENDARAAN RODA EMPAT DI KOTA GIANYAR

PDF GustiNgurahBagusDanendra, I KetutSudantra

TANGGUNG JAWAB PENYEWA DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KENDARAAN RODA EMPAT DI KOTA GIANYAR

PDF GustiNgurahBagusDanendra, I KetutSudantra

TANGGUNG JAWAB PENYEWA DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KENDARAAN RODA EMPAT DI KOTA GIANYAR

PDF GustiNgurahBagusDanendra, I KetutSudantra

TANGGUNG JAWAB PENYEWA DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KENDARAAN RODA EMPAT DI KOTA GIANYAR

PDF GustiNgurahBagusDanendra, I KetutSudantra

(3)

KENDARAAN RODA EMPAT DI KOTA GIANYAR GustiNgurahBagusDanendra, I KetutSudantra

KAJIAN YURIDIS JUAL BELI HAK WARIS ATAS WARISAN YANG BELUM TERBAGI MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA

PDF A.A NgrBagusIndraKusuma, A.A Sri Indrawati, Ida AyuSukihana

RINGKASAN SKRIPSI AKIBAT HUKUM DARI PEMBATALAN PERKAWINAN TERHADAP STATUS ANAK

PDF Ni NyomanTrisnaFebriJayanti, I NyomanDarmadha, A.A Sri Indrawati

GANTI RUGI ATAS KEHILANGAN BARANG BAWAAN PENUMPANG OLEH PENGANGKUT UDARA: STUDI PADA PT. LION MENTARI AIRLINES

DENPASAR

Untitled

I KomangSuwidnyana, NgakanKetutDunia, A.A. KetutSukranatha

GANTI RUGI ATAS KEHILANGAN BARANG BAWAAN PENUMPANG OLEH PENGANGKUT UDARA: STUDI PADA PT. LION MENTARI AIRLINES

DENPASAR

Untitled

I KomangSuwidnyana, NgakanKetutDunia, A.A. KetutSukranatha

GANTI RUGI ATAS KEHILANGAN BARANG BAWAAN PENUMPANG OLEH PENGANGKUT UDARA: STUDI PADA PT. LION MENTARI AIRLINES

DENPASAR

Untitled

I KomangSuwidnyana, NgakanKetutDunia, A.A. KetutSukranatha

GANTI RUGI ATAS KEHILANGAN BARANG BAWAAN PENUMPANG OLEH PENGANGKUT UDARA: STUDI PADA PT. LION MENTARI AIRLINES

DENPASAR

Untitled

I KomangSuwidnyana, NgakanKetutDunia, A.A. KetutSukranatha

PENGAJUAN ALIH STATUS IZIN TINGGAL TERBATAS MENJADI IZIN TINGGAL TETAP OLEH INVESTOR ASING

PDF Kt. AyuTututNovitasari, I KetutSudantra

PENYELESAIAN WANPRESTASI BERKAITAN DENGAN PEMASANGAN IKLAN PADA PERUSAHAAN MAJALAH DI KOTA DENPASAR

PDF AnakAgungBagus Putra Wibawa, Ni KetutSupastiDharmawan, A.A

SagungWiratniDarmadi

PELANGGARAN HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN TUNTUTAN GANTI RUGI MENGENAI HAK CIPTA LOGO DARI PENCIPTA

PDF A ANgrTianMarlionsa, Ida AyuSukihana

TANGGUNG JAWAB PENJAMIN ATAS KREDIT YANG DIBERIKAN TERHADAP WARGA LUAR DESA PAKRAMAN PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI DESA PAKRAMAN RENON KECAMATAN DENPASAR SELATAN

PDF

I Made HengkiPermadi, DewaGde Rudy, I WayanNovyPurwanto

AKIBAT HUKUM BAGI PENGUSAHA YANG MENGAKHIRI HUBUNGAN KERJA KEPADA PEKERJA SEBELUM JANGKA WAKTU YANG TELAH DITETAPKAN

(4)

DALAM PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU BERAKHIR AnakAgung Ari Aditya Putra, I NyomanDarmadha

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN BAGI PEKERJA DI DALAM PROSES PRODUKSI PADA PT SATYALOKA TIRTA

AMERTA DI KABUPATEN BANGLI

PDF

M. Edwin Ryan Danu, I KetutMarkeling, I Made DedyPriyanto

AKIBAT HUKUM TERHADAP PENERIMA FIDUSIA APABILA TIDAK MELAKUKAN PENDAFTARAN SECARA ELEKTRONIK DI KABUPATEN GIANYAR

Untitled

KomangAndhikaYunaArinataThema, SuatraPutrawan

AKIBAT HUKUM TERHADAP PENERIMA FIDUSIA APABILA TIDAK MELAKUKAN PENDAFTARAN SECARA ELEKTRONIK DI KABUPATEN GIANYAR

Untitled

KomangAndhikaYunaArinataThema, SuatraPutrawan

PELAKSANAAN BATAS WAKTU PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL MELALUI MEDIASI PADA DINAS SOSIAL DAN TENAGA KERJA KOTA DENPASAR

PDF

PutuAndikaRisnanda Putra, I WayanWiryawan, I Made DediPriyanto

TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN PENERBANGAN TERHADAP HILANG, MUSNAH, ATAU RUSAKNYA KARGO

Untitled A.A. NgurahTresnaAdnyana, I GustiAgungAyu Dike Widhiyaastuti

KEKUATAN HUKUM PERJANJIAN UTANG PIUTANG DIBAWAH TANGAN I G AA. Tamara Sheila Saraswati, AnakAgung Sri Utari

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HARTA SUAMI - ISTRI DENGAN ADANYA PERJANJIAN KAWIN

PDF Made TopanAntakusuma, DewaGde Rudy, I NyomanDarmadha

PERJANJIAN SEWA BELI SEBAGAI SALAH SATU PERJANJIAN INNOMINAAT DI INDONESIA

Untitled Made Gladys Fridiana, I KetutKeneng

KEABSAHAN PERJANJIAN NOMINEE OLEH ORANG ASING DALAM KEPEMILIKAN TANAH DI BALI

PDF A. A. NgurahAgungSatriyaPrabawa Putra, AnakAgung Sri Utari

PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA ANAK DI INDONESIA PDF

Ida BagusDalem Try UtamaManuaba, I GustiAgungAyu Dike Widhiyaastuti PERTANGGUNG JAWABAN PIHAK RUMAH SAKIT TERHADAP PASIEN

TERLANTAR PENGGUNA JASA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL ( BPJS ) DI RUMAH SAKIT SANGLAH

PDF

I Gede Sri Dana, Ida Bagus Putra Atmadja, AnakAgung Sri Indrawati

PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN MELALUI MEKANISME GUGATAN PERWAKILAN KELOMPOK (CLASS ACTIONS)

(5)

I KetutSedayatana, Made SuksmaPrijandhini Devi Salain

JURNAL TANGGUNG JAWAB PENGANGKUT TERHADAP HILANG, RUSAK DAN TERTUKARNYA BARANG PENUMPANG BERDASARKAN UU NO. 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN : STUDY PADA P.O BUS PAHALA KENCANA CABANG BALI

Untitled

I GedeAgusYudiSuryawan, NgakanKetutDunia, A.A KetutSukranatha

KEDAULATAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ATAS PULAU NIPA DITINJAU BERDASARKAN UNITED NATIONS CONVENTION ON THE LAW OF THE SEA (UNCLOS) 1982

PDF

PutriTriariDwijayanthi, I NyomanBagiastra

TANGGUNG JAWAB PT KARYA AGUNG DEWATA SEBAGAI DEVELOPER TERHADAP KONSUMEN DITINJAU DARI HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

PDF Ni LuhGedeUtamiKasih, SuatraPutrawan

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEGAWAI NON PNS DI PUSAT

KESEHATAN MASYARAKAT UBUD II TERKAIT DENGAN JAMINAN SOSIAL

Untitled Ni WayanErlinaPutri, I Made Pujawan

KEABSAHAN PENGANGKATAN ANAK YANG HANYA MENGGUNAKAN AKTA NOTARIS (STUDI KASUS MARGARET-ANGELINE)

AnakAgungGedeAgungSuyoga, I KetutWirawan

PENYELESAIAN SENGKETA JUAL BELI TANAH YANG DILAKUKAN OLEH AHLI WARIS YANG PEWARISNYA MASIH HIDUP (STUDI KASUS DI LBH-HPP-PETA)

PDF Margareth Vera Sonia Korassa, I WayanSuardana

PELAKSANAAN PERJANJIAN PINJAM-MEMINJAM DENGAN JAMINAN BENDA TIDAK BERGERAK PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP) SRINADI DI KABUPATEN KLUNGKUNG

PDF

Komang Ari Setiadi, I KetutMarkeling, A.A. KetutSukranatha

PENGATURAN LEMBAGA MANAJEMEN KOLEKTIF BERKAITAN DENGAN PENARIKAN ROYALTI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA

PDF

Made ReditiyaAbhiPawitram, Ni KetutSupastiDharmawan, A.A Ketut Sri Indrawati PENGATURAN DAN MANFAAT PEMBUATAN POST-MARITAL AGREEMENT DALAM PERKAWINAN CAMPURAN DI INDONESIA

PDF Kasandra DyahHapsari, I KetutKeneng

(6)

1

TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN PENERBANGAN

TERHADAP HILANG, MUSNAH, ATAU RUSAKNYA KARGO

Oleh :

A.A. Ngurah Tresna Adnyana I Gusti Agung Ayu Dike Widhiyaastuti

Bagian Hukum Keperdataan Fakultas Hukum Universitas Udayana

ABSTRACT

The title of this journal is “The Responsibility Of The Corporate Airline To The Disappearance, Destruction, And The Damage Of ACargo”. The aim of this journal is to know the responsibility of the airline to the disappearance, destruction, and the damage of a cargo based on the legislation. The metode that is used in this research is normative legal metode. The conclusion of this reasearch is the law of the republic of indonesia number 1 year 2009 about airline that the regulation in general about the airline in disappearance, destruction, and the damage of a cargo is regulate in the ministerial regulation number 77 year 2011 about the responsibility of airlift.

Key Words: Responsibility, Airline, Cargo

ABSTRAK

Jurnal ini berjudul “Tanggung Jawab Perusahaan Penerbangan Terhadap Hilang, Musnah, Atau Rusaknya Kargo”. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab perusahaan penerbangan terhadap hilang, musnah, atau rusaknya kargo sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif. Kesimpulan penulisan ini adalah Undang –Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan mengatur secara umum mengenai penerbangan di Indonesia, sedangkan tanggung jawab perusahaan penerbangan terhadap hilang, musnah, atau rusaknya kargo diatur dalam dengan Peraturan Menteri Nomor 77 tahun 2011 Tentang Tanggung Jawab Pengangkutan Udara.

Kata Kunci: Tanggung jawab, Perusahaan penerbangan, Kargo I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Transportasi merupakan hal yang dekat dengan kehidupan masyarakat pada saat ini. Transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat yaitu transportasi darat, transportasi laut, dan transportasi udara. Transportasi udara yang sering digunakan oleh masyarakat dengan perekonomian menengah keatas untuk berpergian antar pulau maupun antar negara yaitu pesawat terbang. Pesawat terbang adalah salah satu angkutan

(7)

2

udara yang dapat mengangkut penumpang dengan jumlah yang banyak, selain itu pesawat terbang juga dapat mengangkut barang dengan jumlah yang besar di dalamnya. Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan,angkutan udara adalah setiap kegiatan dengan menggunakan pesawat udara untuk mengangkut penumpang, kargo, dan/ atau pos untuk satu perjalanan atau lebih dari satu bandar udara ke bandar udara lain atau beberapa bandar udara.

Kargo adalah setiap barang yang diangkut oleh pesawat udara termasuk hewan dan tumbuhan selain pos, barang kebutuhan pesawat selama penerbangan, barang bawaan, atau barang tidak bertuan. Pada saat ini sering kali terjadi kerusakan maupun kehilangan kargo dalam suatu penerbangan. Dalam hal terjadinya kerusakan maupun kehilangan kargo tersebut perusahaan penerbangan wajib mengganti kerugian yang diderita pengirim barang. Pada nyatanya kerusakan maupun kehilangan kargo sering kali tidak ditanggapi serius oleh perusahaan penerbangan. Dengan demikian tanggung jawab perusahaan penerbangan sebagai angkutan udara mencerminkan kewajiban pihak pengangkut yang tidak terlaksana.

1.2 Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan ini yaitu untuk mengetahui tanggung jawab perusahaan penerbangan terhadap kerusakan maupun kehilangan kargo.

II. ISI MAKALAH 2.1 Metode Penulisan

Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (the statute approach).Penelitian hukum normatif meneliti kaidah atau aturan hukum sebagai suatu bangunan sistem yang terkait dengan suatu peristiwa hukum.1

2.2 Hasil dan Pembahasan

2.2.1 Tanggung Jawab Perusahaan Penerbangan Terhadap Hilang, Musnah, Atau Rusaknya Kargo

Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan mengatur secara umum mengenai penerbangan di Indonesia. Badan usaha angkutan udara niaga wajib mengangkut orang dan/atau kargo dan pos setelah disepakatinya perjanjian angkutan,

1

Mukti Fajar ND dan Yulianto Achmad, 2010, Dualisme Penelitian Hukum Normatif &Empiris, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, h.36.

(8)

3

disamping itu badan usaha angkutan udara niaga wajib memberikan pelayanan yang layak terhadap setiap pengguna jasa angkutan udara sesuai dengan perjanjian angkutan yang disepakati 2. Dalam hal pengiriman kargo pengirim wajib memenuhi persyaratan pengiriman dengan surat muatan udara Surat muatan udara (airway bill) adalah dokumen berbentuk cetak, melalui proses elektronik, atau bentuk lainnya, yang merupakan salah satu bukti adanya perjanjian pengangkut udara antara pengirim kargo dan pengangkut, dan hak penerima kargo untuk mengambil kargo. Dalampasal 115 Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan surat muatan udara yang wajib di buat pengirim kargo memuat:

1. Tanggal dan tempat surat muatan dibuat; 2. Tempat pemberangkatan dan tujuan; 3. Nama dan alamat pengangkut pertama; 4. Nama dan alamat pengirim kargo; 5. Nama dan alamat penerima kargo;

6. Jumlah, cara pembungkusan, tanda-tanda istimewa, atau nomor kargo yang ada;

7. Jumlah, berat, ukuran, atau besarnya kargo; 8. Jenis atau macam kargo yang dikirim; dan

9. Pernyataan bahwa pengangkut kargo tunduk pada ketentuan dalam undang- undang ini.

Penyerahan dan penandatangan surat muatan kepada pengangkut membuktikan kargo telah di terima oleh perusahaan penerbangan dalam keadaan sebagaimana tertera dalam surat muatan. Pengirim bertanggung jawab atas kebenaaran isi surat muatan (airway bill) dan bertanggung jawab atas kelengkapan dokumen lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi terkait dan menyerahkan kepada perusahaan penerbangan3. Dengan demikian perusahaan penerbangan bertanggung jawab sepenuhnya mengenai kargo tersebut yang dibuktikan dengan adanya surat muatan (airway bill)

Tanggung jawab pengangkut udara diatur secara khusus dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2009 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan

2

H.K. Martono dan Ahmad Sudiro, 2011, Hukum Angkutan Udara,PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, h.68.

3

H.K. Martono dan Ahmad Sudiro,2012,Hukum Udara Nasional dan Internasional Publik, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, h.334.

(9)

4

Udara. Tanggung jawab perusahaan penerbangan terhadap pihak yang mengalami kerugian diaturpadapasal 2 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2009 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara yang menyangkut:

1. Penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap atau luka-luka; 2. Hilang atau rusaknya bagasi kabin;

3. Hilang, musnah, atau rusaknya bagasi tercatat; 4. Hilang, musnah, atau rusaknya kargo;

5. Keterlambatan angkutan udara; dan

6. Kerugian yang di derita oleh pihak ketiga.

Perusahaan penerbangan wajib bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh pengirim kargo bila kargo yang dikirim hilang, musnah, atau rusak yang diakibatkan oleh kegiatan angkutan udara perusahaan penerbangan tersebut. Besarnya ganti rugi yang diberikan oleh perusahaan penerbangan sebesar Rp. 100.000 setiap 1 Kg dari berat kargo terhadap kargo tersebut hilang atau musnah. Terhadap rusak sebagian atau seluruh isi kargo atau kargo, perusahaan penerbangan wajib memberikan ganti rugi kepada pengirim sebesar Rp. 50.000 setiap 1 Kg dari berat kargo tersebut. Dalam surat muatan apabila pengirim mencantumkan nilai kargo, ganti kerugian yang wajib dibayar oleh perusahaan penerbangan kepada pengirim kargo sebesar nilai kargo yang dinyatakan dalam surat muatan. Dalam hal hilang, musnah, atau rusaknya kargo tuntutan ganti rugi yang ditujukan kepada pihak perusahaan penerbangan diajukan secara tertulis pada saat kargo diterima oleh penerima kargo. Tuntutan ganti rugi atas hilang, musnah atau rusaknya kargo yang dialami pengirim kargo dapat didasarkan dengan bukti dokumen terkait yaitu surat muatan udara. Apabila perusahaan penerbangan tidak melakukan tanggung jawab atas hilang, musnah, atau rusaknya kargo izin usaha angkutan udara niaga dapat dicabut oleh direktur jendral.

III. KESIMPULAN

Tanggung jawab perusahaan penerbangan terhadap hilang, musnah, atau rusaknya kargo diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2009 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara. Setiap pengiriman kargo wajib memenuhi persyaratan pengiriman dengan surat muatan udara surat muatan udara (airway bill)yang merupakan bukti adanya perjanjian antara pengirim kargo dengan perusahaan penerbangan. Dalam hal hilang, musnah, atau rusaknya kargo pertanggung

(10)

5

jawaban perusahaan penerbangan untuk mengganti kerugian sebesar Rp. 100.000 setiap 1 kg dari berat kargo bila kargo tersebut hilang atau musnah, terhadap rusak sebagian atau seluruh isi kargo atau kargo, pertanggung jawaban perusahaan penerbangan sebesar Rp. 50.000 setiap 1 kg dari berat kargo, apabila pengirim mencantumkan nilai kargo, ganti kerugian yang wajib dibayar oleh perusahaan penerbangan kepada pengirim kargo sebesar nilai kargo yang dinyatakan dalam surat muatan.

DAFTAR PUSTAKA

H.K. Martono dan Ahmad Sudiro, 2011, Hukum Angkutan Udara, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

,2012,Hukum Udara Nasional dan Internasional Publik, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Mukti Fajar ND dan Yulianto Achmad, 2010, Dualisme Penelitian Hukum Normatif &Empiris, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2009 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara (Permen No. 77 Tahun 2011) dan Buku III KUH Perdata serta

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut

Kemudian diteruskan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung

Tanggung jawab maskapai penerbangan dalam bagasi yang rusak maupun hilang sudah jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan Pasal 144 yaitu

Berdasarkan ketentuan undang-undang perlindungan konsumen ada upaya yang tidak sesuai dengan perjanjian yaitu kondisi rumah tidak sesuai dengan isi

Upaya penyelesaian masalah yang dapat dilakukan jika asas contradictoire delimitatie tidak terlaksana adalah Kepala Kantor Pertanahan/petugas pengukuran yang ditunjuk

Bentuk tanggung jawab atas keterlambatan jadwal penerbangan juga diatur dalam Pasal 1 angka 3 Peraturan Menteri Nomor 77 Tahun 2011 sama dengan Pasal 1 angka

Dengan mendapatkan suatu kesimpulan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yaitu hanya yang berasal dari Undang-undang