• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I. Gambar 1 1 Logo Bank BRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I. Gambar 1 1 Logo Bank BRI"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

1.1.1 Profil Perusahaan

Berikut merupakan logo Bank BRI:

Gambar 1 1 Logo Bank BRI

Sumber: https://bri.co.id/

Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan salah satu bank pemerintah yang terbesar di Indonesia. Bank Rakyat Indonesia berdiri pertama kali di Purwokerto, Jawa Tengah didirikan oleh Raden Bei Aria Wiraatmadja tanggal 16 Desember 1895. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memilih untuk menjual 30% saham bank ini, maka bank ini menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang masih digunakan sampai saat ini.

Bank BRI memiliki nilai-nilai yang terkandung di dalam perusahaan, yaitu

Integrity yang mempunyai arti selalu berkata, berpikir, dan berperilaku terpuji,

mempertahankan kehormatan, serta taat aturan. Professionalism yang mempunyai arti senantiasa berkomitmen bekerja dan dengan keahlian terbaik dan selalu bertanggung jawab. Trust yang mempunyai arti selalu menciptakan keyakinan dan saling percaya antara pemangku kepentingan. Innovation yang mempunyai arti selalu mengaplikasikan kemahiran dan keahlian untuk menciptakan solusi dan ide baru untuk melahirkan produk/kebijakan dalam menjawab tantangan permasalahan Perseroan.

(2)

2

Customer Centric yang mempunyai arti selalu mengartikan pelanggan sebagai mitra

utama yang saling menguntungkan untuk tumbuh secara berkesinambungan. Bank BRI juga menerapkan 10 sikap yang harus dimiliki oleh insan BRI, yaitu:

1. Jujur, bisa dipercaya, dan mematuhi aturan.

2. Senantiasa mempertahankan kehormatan dan nama baik pribadi dan perusahaan. 3. Dapat diandalkan, disiplin, prudent, dan bertanggung jawab.

4. Mengarah ke masa depan.

5. Menjadi panutan dan berjiwa besar.

6. Tegas dalam melawan adanya penyimpangan.

7. Membagikan pelayanan terbaik dengan tetap melihat pada kepentingan perusahaan.

8. Ramah, terampil, senantiasa melayani.

9. Menganggap para pekerja secara terbuka, adil, saling menghargai.

10. Meningkatkan sikap kerja sama dalam membentuk sinergi untuk kepentingan perusahaan.

1.1.2 Visi dan Misi Visi:

Menajadi The Most Valuable Bank di Asia Tenggara dan Home to the Best Talent. Misi:

1. Memberi yang terbaik

2. Menyediakan pelayanan yang prima 3. Bekerja dengan optimal dan baik

(3)

3 1.1.3 Struktur Organisasi

Gambar 1 2 Struktur Organisasi Bank BRI Kabupaten Wonosobo

Sumber: HRD Bank BRI Kabupaten Wonosobo

Pemimpin Cabang KCP Kertek Pincapem AO Komersial Funding Officer Customer Service ADM Kredit Sales Person Dana Satpam Pramubakti Supervisor Teller AMP Account Officer Funding Officer SPB ADM Kredit Petugas OA SPV Penunjang OPR Sekretariat dan SDM Logistik Arisp, LAP dan IT Satpam Pengemudi Pramubakti AMO

Sup. Lyn Kas

Teller SLO Petugas Adm. Djs Customer Service Petugas Devisa TKK Petugas Layanan KK Polres Samsat/ PP RSUD AMBM I AMBM II PAU RAU UNIT Staff

(4)

4 1.2 Latar Belakang

Model employee engagement Aon di bawah ini memberikan gambaran lengkap tentang dampak bisnis dari engagement, employee engagemet dan faktor-faktor pengalaman kerja yang mengarah ke engagement yang lebih tinggi. Selain mengukur

employee engagement, studi ini juga mengukur 16 dimensi pengalaman kerja: Karir &

Pengembangan, Kolaborasi, Fokus Pelanggan, Pengambilan Keputusan, Keanekaragaman & Inklusi, Pemberdayaan / Otonomi, Mengaktifkan Infrastruktur, Proposisi Nilai Karyawan (EVP), Manajer, Misi / Nilai, Manajemen Kinerja, Penghargaan & Pengakuan, Kepemimpinan Senior, Bakat & Kepegawaian, Pekerjaan dan Keseimbangan Kerja / Hidup, (www.aon.com:2018).

Gambar 1 3 Grafik Persentase Global Engagement

Sumber: www.aon.com

Tingkat employee engagement diukur secara global, dan menunjukan hasil yang relative tinggi. Pada tahun 2015 tingkat employee engagement di dunia adalah sebesar 65%, pada tahun 2016 tingkat employee engagement cenderung menurun yaitu sebesar 63%, dan pada tahun 2017 tingkat employee engagement di dunia sebesar 65%. Hal ini berarti, employee engagement merupakan hal yang sangat diperhatikan dalam sumber daya manusia.

(5)

5 Gambar 1 4 Perbandingan Tingkat Employee Engagement

Sumber: www.aon.com

Berdasarkan hasil employee engagement survey global (www.aon.com:2018), dapat dilihat bahwa benua Africa memiliki tingkat employee engagement tertinggi dibandingkan benua Eropa dan Asia Pacific, yaitu sebesar 65%. Sementara, tingkat

employee engagement di benua Eropa yaitu sebesar 60% dan Asia Pacific yaitu sebesar

65%. Hal ini juga dapat mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia agar memiliki karyawan yang engage atau dapat dikatakan memiliki employee engagement yang tinggi sesuai persentase pada benua Asia Pasific yaitu sebesar 65%.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Yordania pada tahun 2014, menunjukkan bahwa employee engagement memiliki hubungan yang kuat dengan komitmen normatif. Oleh karena itu, karyawan bank Yordania, yang memiliki tingkat engagement yang tinggi, akan cenderung memiliki komitmen normatif yang tinggi. Penjelasan yang mungkin dari temuan ini adalah bahwa karyawan yang secara fisik, kognitif, dan

(6)

6

emosional terlibat dalam kinerja peran akan merasa berkewajiban untuk tetap di organisasi (Albdour dan Altarawneh: 2014).

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa, employee engagement dan komitmen merupakan hal yang penting yang harus dimiliki karyawan agar karyawan memiliki rasa ingin tetap tinggal di perusahaan. Sehingga, perusahaan harus dapat membentuk dan meningkatkan employee engagement dan komitmen pada setiap karyawan dengan pengelolaan sumber daya manusia yang baik.

(7)

7 Tabel 1.1 Preliminary Employee Engagement Bank BRI Kabupaten Wonoosbo Tahun 2019

Item Pertanyaan STS TS CS S SS Jumlah Total

Skor

Skor Ideal Persentase 1 Saya memiliki energi saat saya

bekerja. 1 4 6 6 7 24 86 120 77%

2 Kegigihan selalu ada di dalam diri saya saat saya menyelesaikan

pekerjaan. 0 5 9 7 3 24 80 120 67%

3 Saya selalu tekun dalam pekerja. 3 4 9 5 3 24 73 120 61% 4 Saya bangga dengan pekerjaan

yang saya jalani. 2 4 13 5 0 24 69 120 57%

5 Saya selalu antusias bekerja setiap

hari. 3 5 9 5 2 24 70 120 58%

6 Banyak inspirasi yang saya

dapatkan saat bekerja. 1 3 8 9 2 23 77 120 64%

7 Pekerjaan saya adalah tantangan. 0 5 8 9 2 24 80 120 67% 8 Saya dapat berkonsentrasi saat

bekerja. 1 7 10 4 2 24 71 120 59%

9 Lingkungan kerja saya nyaman sehingga saya dapat terbawa

lingkungan kerja. 3 11 6 3 1 24 60 120 50%

10 Saya senang dengan pekerjaan

saya. 1 1 4 9 9 24 96 120 80%

Jumlah 762 64%

(8)

8

Berdasakan preliminary employee engagement yang dilakukan pada karyawan gen y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo, tingkat employee engagement di Bank BRI Kabupaten Wonosobo tergolong dalam kategori cukup dengan persentase 64%. Hal tersebut berarti tingkat employee engagement di Bank BRI Kabupaten Wonosobo belum tergolong baik atau belu, maksimal.

Robinson et al (dikutip oleh Litile 2006:113 dalam Ramadhan dan Sembiring:2014) mengatakan bahwa karyawan yang mempunyai hubungan kuat dengan perusahaan akan mengakibatkan meningkatnya kinerjanya untuk kepentingan perusahaan. Hal serupa juga diungkapkan oleh Siddhanata dan Roy (2010:171 dalam Ramadhan dan Sembiring:2014) yang menyatakan bahwa kesuksesan perusahaan dapat diciptakan dengan employee engagement salah satunya melalui peningkatan kinerja karyawan.

Menurut Hafiz (2017), komitmen dianggap sebagai konsep yang paling penting yang mempengaruhi perputaran dan kinerja pekerjaan serta kinerja pada organisasi. Berdasarkan penelitian di Lahore oleh Hafiz (2017), menunjukan bahwa dimensi komitmen secara independen dan bersama-sama mempengaruhi kinerja karyawan di Bank. Ini berarti bahwa karyawan bersedia bekerja di Bank untuk mencapai tujuan pekerjaan karena mereka memiliki tujuan yang sama di dalam organisasi

(9)

9 Tabel 1.2 Hasil Preliminary Study Komitmen Karyawan di Bank BRI Kabupaten Wonosobo

Item Pertanyaan STS TS CS S SS Jumlah Total

Skor

Skor Ideal

Persentase 1 Kompensasi yang saya terima sesuai

dengan pekerjaan saya. 2 7 6 5 4 24 74 120 62%

2 Saya bekerja sesuai dengan kompetensi

saya. 1 4 9 6 4 24 80 120 67%

3 Saya betah di perusahaan ini, karena

pemimpin kerja yang baik. 2 4 9 7 2 24 75 120 62%

4 Saya betah bekerja di perusahaan ini,

karna tempat kerja yang nyaman. 1 5 8 6 4 24 79 120 66% 5 Rekan kerja saya dapat diajak kerja

sama. 0 5 9 6 4 24 81 120 67%

6 Saya mempuyai peluang untuk

berinovasi di perusahaan ini 4 8 5 5 2 24 65 120 54%

7 Saya mempunya peluang promosi di

perusahaan ini. 1 5 8 6 4 24 79 120 66%

8 Saya mendapat bimbingan karir yang

baik dari perusahaan. 1 6 7 9 1 24 75 120 62%

9 Saya tidak akan berpindah kerja dari

perusahaan ini. 1 7 8 7 1 24 72 120 60%

10 Saya mempunyai kerabat di

perusahaan, sehingga saya tidak akan

berpindah pekerjaan. 2 4 8 6 4 24 78 120 65%

63%

(10)

10

Berdasarkan hasil preliminary study komitmen karyawan pada generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo, menunjukan bahwa komitmen karyawan di Bank BRI Kabupaten Wonosobo tergolong cukup dengan persentase 63%. Hal tersebut menunjukan bahwa komitmen karyawan di Bank BRI Kabupaten Wonosobo belum tergolong baik atau belum maksimal.

Gambar 1.5 Data Kinerja Bank BRI Kabupaten Wonosobo

Sumber: HRD Bank BRI Kabupaten Wonosobo

Data kinerja Bank BRI Kabupaten Wonosobo dilihat dari jumlah laba atau rugi perusahaan. Kinerja Bank BRI Kabupaten Wonosobo selalu mengalami peningkatan mulai tahun 2013 sampai tahun 2017. Hal ini berarti kinerja Bank BRI Wonosobo terbilang baik. Menurut Sutanto dan Ratna (2015:56), kinerja karyawan akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja perusahaan. Hal tersebut berarti, kinerja perusahaan dapat merepresentasikan kinerja karyawan yang baik.

Gen Y, generasi yang berpendidikan tinggi, lahir antara 1980-2000. Generasi ini sangat bergantung pada teknologi karena mereka tumbuh di era teknologi. Mereka lebih makmur, lebih paham teknologi, mendapatkan pendidikan lebih baik dan lebih banyak hidup dalam lingkungan dengan etnis yang beragam (Amin dan Rahmiati:2018). Menurut Mendryk (2018), pada tahun 2025, perwakilan dari Generasi Y, yang disebut Millennial, akan membentuk 75% dari total tenaga kerja di dunia.

(11)

11 Menurut Kahn (1990 dalam Anitha dan Aruna:2016), employee engagement semakin tenggelam ke dalam pekerjaan tanpa memperhatikan berlalunya waktu. Ini adalah antusiasme, dedikasi, dan kemauan karyawan untuk menginvestasikan waktu mereka dengan melibatkan diri dalam pekerjaan. Jelas bahwa pentingnya keterikatan karyawan untuk Generasi Y sebagian besar berkontribusi terhadap produktivitas organisasi. Oleh karena itu, employee engagement merupakan pendorong penting untuk Generasi Y karena mereka lebih setia pada pekerjaan yang berarti dari pada perusahaan, memiliki kecenderungan untuk sering berganti pekerjaan dan mengurangi retensi dan keterikatan. Beberapa atribut Generasi Y yang merupakan kelebihan dari Generasi Y juga diungkapkan oleh Anitha dan Aruna (2016) bahwa, Generasi Y yang cenderung memiki kecakapan teknologi yang tinggi, kreatif, dan optimis, dapat membantu karyawan Generasi Y dalam meningkatkan kinerjanya sehingga dapat meningkatkan produktivitasnya.

Menuurt Amin dan Rahmiati (2018), Karakteristik yang berbeda serta unik dari generasi X dan Y perlu disikapi dengan baik sehingga perusahaan dapat menghadapi tantangan terkait komitmen pada generasi yang berbeda. Adapun Amin dan Rahmiati (2018), mengungkapkan karakteristik gen y yaitu berkeinginan untuk memimpin, sangat memperhatikan pengembangan profesionalisme. Dapat melakukan beberapa hal, selalu mencari tantangan kreatif dan memandang kolega sebagai sebagai sumber yang dapat meningkatkan pengetahuan mereka. Mereka membutuhkan tantangan untuk mencegah kebosanan. Mereka membutuhkan keseimbangan dan fleksibilitas, work-life balance. Tidak segan untuk meninggalkan pekerjaan bila hal itu tidak membuatnya bahagia.

(12)

12

Tabel 1.3 Data Umur Karyawan Bank BRI Kabupaten Wonosobo Umur Jumlah Karyawan

18-38 Tahun 237

>38 Tahun 76

Sumber: HRD Bank BRI Kabupaten Wonosobo

Berdasarkan data tersebut, menunjukan bahwa Bank BRI Kabupaten Wonosobo didominasi oleh karyawan dengan umur 18 tahun sampai 38 tahun, yang berarti Bank BRI Kabupaten Wonosobo didominasi oleh karyawan Generasi Y.

1.3 Rumusan Masalah

Perubahan lingkungan pekerjaan yang kompetitif, memberikan pengaruh, besar terhadap organisasi termasuk Bank BRI Kabupaten Wonosobo. Dalam menghadapi persaingan, sumber daya manusia sangat menentukan. Perubahan lingkungan bisnis sejalan dengan perubahan angkatan kerja. Saat ini karyawan Generasi Y mendominasi lingkungan kerja Bank BRI Kabupaten Wonosobo.

Berdasarkan tabel 1.1, employee engagement di Bank BRI Wonosobo termasuk dalam kategori cukup atau belum maksimal. Selain itu, berdasarkan hasil preliminary study komitmen karyawan juga belum maksimal atau termasuk dalam kategori cukup dengan ditunjukannya hasil preliminary study komitmen karyawan pada tabel 1.2. Dengan adanya karakteristik Gen Y tidak setia terhadap pekerjaan, dan cenderung untuk sering berganti pekerjaan, menimbulkan dampak negatif dan dampak positif bagi organisasi. Adanya tingkat employee engagement yang masih termasuk dalam kategori cukup, dan komitmen karyawan yang juga masih dalam kategori cukup, serta karakteristik Gen Y yang cenderung sering berganti pekerjaan, maka perlu untuk mengetahui pengaruh employee engagement dan komitmen karyawan terhadap kinerja karyawan bank Generasi Y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo.

(13)

13 1.4 Pertanyaan Penelitian

1. Bagaimana employee engagement berdasarkan persepsi karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo?

2. Bagaimana komitmen karyawan berdasarkan persepsi karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo?

3. Bagaimana kinerja karyawan berdasarkan persepsi karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo?

4. Bagimana pengaruh employee engagement berdasarkan persepsi karyawan generasi y terhadap kinerja karyawan di Bank BRI Kabupaten Wonosobo?

5. Bagaimana pengaruh komitmen karyawan berdasarkan persepsi karyawan generasi y terhadap kinerja karyawan di Bank BRI Kabupaten Wonosobo?

6. Seberapa besar pengaruh employee engagement dan komitmen karyawan berdasarkan persepsi karawan generasi y terhadap kinerja karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo secara simultan dan parsial?

1.5 Tujuan Penelitian

Berdasarkan identifikasi rumusan masalah di atas, tujuan dari penelitian ini dapat di jabarkan sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui bagaimana employee engagement berdasarkan persepsi karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo.

2. Untuk mengetahui bagaimana komitmen karyawan berdasarkan persepsi karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo.

3. Untuk mengetahui kinerja karyawan berdasarkan persepsi karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonosobo.

4. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh employee engagement berdasarkan persepsi karyawan generasi y terhadap kinerja karyawan di Bank BRI Kabupaten Wonosobo.

(14)

14

5. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh komitmen karyawan berdasarkan persepsi karyawan generasi y terhadap kinerja karyawan di Bank BRI Kabupaten Wonosobo.

6. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh employee engagement dan komitmen karyawan berdasarkan persepsi karyawan generasi y terhadap kinerja karyawan generasi y di Bank BRI Kabupaten Wonsobo secara simultan dan parsial.

1.6 Kegunaan Penelitian

Dengan dilakukannya penelitian ini seacara umum akan diperoleh manfaat dari dua aspek yaitu aspek teoritis dan aspek praktis. Adapun manfaat tersebut adalah sebagai berikut:

1.6.1 Aspek Praktis

1. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Bank BRI Kabupaten Wonosobo, agar dapat dijadikan masukan dan dapat menjelaskan mengenai pengaruh, employee engagement dan komitmen terutama bagi karyawan Generasi Y, sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan Generasi Y.

2. Bagi karyawan diharapkan dapat mengevaluasi masing-masing pribadi sehingga dapat memberikan kontribusi positif untuk perusahaan.

1.6.2 Aspek Teoritis

1. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi positif pada bidang keilmuan khususnya referensi employee engagement, komitmen karyawan, dan kinerja karyawan.

2. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak yang akan melakukan penelitian dengan tema atau objek yang sama khususnya yang berhubungan dengan

(15)

15 1.7 Ruang Lingkup Penelitian

1.7.1 Ruang Lingkup Penelitian

Agar tidak terjadi pembahasan yang terlalu luas atau menyimpang, maka penulis membuat ruang lingkup penelitian agar penulisan ini hanya fokus terhadap permasalahan yang ada.

1.7.2 Variabel dan Sub Variabel Penelitian

Pada penelitian ini terdapat variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah employee engagement dengan sub variabel vigor, dedication, dan absorbtion, serta variabel bebas lainnya yaitu komitmen karyawan dengan sub variabel logis, lingkungan, harapan, dan ikatan emosional. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu kinerja karyawan dengan sub variabel target, kualitas, waktu penyelesaian, dan taat asas.

1.7.3 Lokasi dan Objek Penelitian

Lokasi Penelitian : Bank BRI Kabupaten Wonosobo

Alamat : Jl. Jendral Ahmad Yani No. 1A, Wonosobo, Jawa Tengah.

Objek Penelitan : Karyawan Gen Y Bank BRI Kabupaten Wonosobo

1.7.4 Waktu dan Periode Penelitian

Waktu yang dilakukan untuk melakukan penelitian ini adalah sejak September 2018 hingga Januari 2019, periode selama 5 bulan.

1.8 Sistematika Penulisan Tugas Akhir

Sistematika penulisan diperlukan untuk mempermudah peneliti dalam merangkai penelitian ini dan memudahkan pembaca untuk membaca penelitian ini. Sistematika penulisan adalah sebagai berikut:

(16)

16

Bab ini memuat tentang tinjauan terhadap deskripsi umum objek penelitian, latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, dan sistematika penelitian.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini menampilkan hasil dari kajian pustaka terkait dengan topik dan variabel penelitian yang akan dijadikan acuan dari penyusunan kerangka pemikiran dan perumusan hipotesis. Bab ini menguraikan secara rinci tentang tinjauan dari employee engagement dan produktivitas karyawan.

BAB III METODE PENELITIAN

Mendeskripsikan metode, pendekatan, dan teknik yang dibutuhkan untuk menghimpun dan mengkaji data yang dapat menjawab atau menmaparkan masalah penelitian. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Bab ini memaparkan hasil dari penelitian yang dibahas oleh peneliti secara tersusun dan rinci sesuai dengan perumusan masalah dan tujuan penelitian. Bab ini memaparkan secara rinci beberapa hal, seperti karakteristik responden, hasil penelitian, dan pembahasan hasil penelitian.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini akan dijelaskan pemaknaan atas hasil analisis temuan penelitian, yang disajikan dalam bentuk kesimpulan. Selain itu, bab ini juga akan menyajikan saran yang dapat bermanfaat bagi objek penelian, bagi peneliti, maupun bagi peneliti selanjutnya.

Gambar

Gambar 1 2 Struktur Organisasi Bank BRI Kabupaten Wonosobo  Sumber: HRD Bank BRI Kabupaten Wonosobo
Gambar 1 3 Grafik Persentase Global Engagement  Sumber: www.aon.com
Gambar 1.5 Data Kinerja Bank BRI Kabupaten Wonosobo  Sumber: HRD Bank BRI Kabupaten Wonosobo
Tabel 1.3 Data Umur Karyawan Bank BRI Kabupaten Wonosobo  Umur  Jumlah Karyawan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis ini menunjukkan penilaian karyawan terhadap karakteristik pekerjaan di PT Konimex Pharmaceutical Laboratories Solo termasuk dalam kategori tinggi dan komitmen

Begitupula upaya/cara-cara yang dilakukan karyawan dalam meningkatkan komitmen organisasional termasuk pada kategori yang tinggi, artinya karyawan sudah mampu meningkatkan

terhadap employee engagement termasuk kedalam kategori sangat baik dengan nilai persentase sebesar 84,37% dan aspek vigor memiliki persentase yang paling besar diantara

1) Hasil analisis tanggapan responden menunjukkan bahwa tingkat employee engagement yang terjadi di HCC Telkom termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan

Employee engagement dalam sebuah pekerjaan mempunyai peran penting bahwa dengan adanya pengaruh employee engagement terhadap kinerja karyawan, maka perusahaan dapat

Semen Gresik, perlu diketahui pengaruh Karakteristik Individu, Iklim Organisasi, Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasi dan mengukur tingkat employee

Untuk mendapatkan pemeriksa baru dengan tingkat employee engagement yang tinggi maka perlu dilakukan pembenahan pada proses seleksi pegawai pemeriksa, baik seleksi

Tingkat pengetahuan responden sebelum diskusi FGD yaitu 62,5% dalam kategori cukup 5 orang ; dengan rerata sebesar 73,7 responden termasuk dalam kategori cukup.. Tingkat pengetahuan