• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI ANALISIS KELAYAKAN BETON BERTULANG PADA TEROWONGAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI ANALISIS KELAYAKAN BETON BERTULANG PADA TEROWONGAN."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

STI]DI ANAL'SIS

KELAYAK.AN BSTON BXRTULANG

PADA TEROWONCAN

SKRIPSI

Dajuka ybdsai slsmt

nt&

nentdefuikd, pendtdikrn

Pf.ga

Sttata-l paddJun dn Tekh& Sipil Fatutas felajk U"ie Ni t6 A h.la ld s P a.la a g

Olehi

TAILAN FI]BRINA

n2 172

tot

Pembinbing:

JAFRIL TANJUNG, DR. TNC

ABDUI,Il{KAr!I.

PH.D

JURUSAN

TEKNIK SIPILFAKULTAS

TEKNIK

UNIVERSITAS ANDALAS

PADANC

(2)

ABSTRAK

Tcrowongan

nerupakan

sfukrur

bawah tanah

]ang

berguna

untuk

nendukung kebutuhan

nanusia.

seperti

jaLur ranspo

asi,

rerowongan

pada

pertambangan, terowongan

ai..

dan

sebagainya. Penggunaan beton bertulang pada terwongan dikarenakan penggunaan beton bertulane lebih ekonomis, tidak sulit dalan mcndaparkan mareriai dan pelalsanaann)a. Perercanaan konponen struklor beron dilakukan

sedenikian rupa sehingga

tidak

menimbulkan retak

yang

berlebihan pada penampang sewaku nendukung beban yang bekeda, dan masih

menpun)aj

cukup kcamanan

sefa

cadangan kekualan unluk menahan beban dan tegangan lebih tanjut tanpa mcngalami runtuh

Hasilnya dipe.oleh

kelayakan

beton

bedutang

pada

tcrowongan sebingga

beton

bertulang

kuat

menahan

beban

yang bek€ria. Selain itu juga diperoleh disiribusi iegangan )ang teriadt pada terowongan akibar bcban yang diterima.
(3)

BAB

I

PIINDAIIULUAN

l.l.

Latar

Belal.rang

Topografi

wila),ah

yang berbukil

nrerupakan bentuk dominan Negam Indonesia, sehingga mengharuskan kita untuk rncndisain strxkiur

yang dapat mcnuniarg pemanfaattn sumber

dala

aLam tcrsebur. Salah satu bentuk

struku.

dalam menl,ikapi wila),ah berbukit teNcbut vaitu siruklxr tcro{on saD. 'l ero$,ongan nerupakar

struktu

bau,ah tanah yang

bergunaurtuk mendulung kebutuhan manusia. seperti jalurtBnsporrasi.

rercllongan pada penambangan. tcrowongan

a

dan sebagainya. Pada unrurnya konstruksi bcton bertulang merupakan konsr.uksi

)ang

paling ban)ak

digunakan.

demikjan iuglr untuk

terowongan Pcnrilihan

ini

dikarenakan penggunaan beton bertulang tebih ekonomis.

Iidak

strlil

dalam

nrendapatkan

marerlal

dan

p.laksanaannla.

Perencanaan komponen

(ruktur

beton

ditakuka|

sedemikian rupa

ichingga

tklak

nrenimbulkan retak

yang

berlebihan pada penampang

se$aktu mendukuns beban

kerja. dan

masih

nenpunyai

cukup

l.amanan scfta cadangan kckualan

urrrk

mcnrhan beban dan regangan ranpa mengalami runruh.

Analisis-analisis

pada slruktur'

iero\longrn

beron

befulang

berguna

untuk

mendukung kebutuhan manusia agar aman

dan

kuar

Jalam

pcnggunaannla

kc

depan.

Maka

dari iru

lLilakukantah studi analitis kelayakan beton beftulang dalam mcnahan beban yans beleria lada strukiur lero$,ongan tersebut.
(4)

l.l.

T'rjuan d.n Manfaat

luiuan

penulisan

skripsi

ini

yaitu

unruk

ll1elakukan analisa

l.la)akan

belon bertulang

pada terowongan

tcrhadap

beban vang

b.kerja pada tcrowongan. sehingga bcton bertulang lavak dipakai dalanr pembangunan ierowongan ini.

Adapun

nanlaai

dari

penulisan

skipsi

nri

adalah

untuk

nengetahui apakah

beton

betulang

layak

digunakan

dalan

pembangunan iero\!ongan sehingga

iidak mcninbulkan

retak alaupurl

'

UflLhrn

sehrk

u

-remilul

heo"n yang hekerid

t.3.

Batrsafl Masalah

Studi dan

analisis kelayakan

beton

bertulang tero$'ongan ini

L

Struktur

bangunan

yang digmakan

adalah

struktur

beton benulang

2.

Beban

yang ditinjau

adalah

berat

sendiri tanah terhadap teros,ongan

l.

Analisis

gaya-saya

dalam dan distribusi

tegangan pada ierowongan menggunakan progran komturer PLAXIS 8

.1.

Mutu beton yang digunakan adalah 225 Mpa

5.

Mutu baja ]ang digunakan adalah

i20

Nlpa

6.

Srudi kasus pada Terowongan

Vl

Panli-Rao Pasaman yang

bedokasi

di

Jorone Suka Damai, Desa

Panli,

Kabupalcf Pasaman. Propinsi Sunatera Baral.
(5)

6.1.

Kesimpulan

Berdasarkan

studi

analisis

beion berulang

pada Terowongan Panti-Rao dengan menggunakan progl.aln

plaxis 8

dapal disimpltkan

L

Struktur

beto

be.tulang rcrowongan berbentuk tapat kuda dengan diameter

2,5

m

kuar nenahan

bcban

tanai

yang beke'ja.

2.

Perubahan regangan yang redadi

di

sekitar terowongan disaar adanya struktur tcrowongan, lebih srabit dibandingkan Lanpa

adanya

strukrur

terowongan.

De.gan

demikian

beton

bertulang mengakibatkan tegangan ranah

menuju

kondki

siabil, s€lingga

beron

bertularg

pada terowongan layak digunakan.

6.2.

Saran

Daiam skr.ipsi

nri

penulis hanya lnempefiiiungkan berar sendiri tanah yang membebani terorvongan, unruk pengembangan

slripsi ini

lebih

lanjut, dapar dilakukan nntuk permasatahan-pennasatahan yang lebih konpleks, seperti mernperhitu.gkan bcban gempa ataupun beban_ beban lainnyayang menpengaruhj terowongan itu sendiri.

BAB

VI

KESIMPI]I,AN

(6)

DAFTAR

KEPUSTAI'AAN

lll

George

Wint$

dan

AdhurH.

Nilson, "Pel€r.dna.tn

Strukt

Bebn

Beftulang" , PT Pradny^ Pararn

itq

Jakafa, 1 993.

[2]

B.N.

mittaker

and

R.C.

Fr]ft,

"Tunnelk!'.

The lnstjtution

of

Mining

and Metallurgy, Englan4 1990.

f3l Jaftil

Tanjung,

"Analisb

Tesd

san

Pada

Lubans

Bukaan

Tet.Nangan

Dalan

Dengah Metorle Elenen H

jns4d,, llniversitas

Andalas. Padang,

l99l.

[4]

Sunsgono. Ir.,

",'ttenrr*a

rdnd&", Nova. Banduns, 1984.

[5]

M.J. Snrith dan Elly M^dyayanti,,,MekaniLa Tdndh,,. tgBA.

[6]

Robert

D.

Cook,

'ro,set

dan

Aplikdti

Etenen Hinssa,..

p-1. Eresco. Bandune, 1990.

[7]

Das, Braja M., Noor Endah dan

lndmsxija

R.

M$hra\,,Mekanika

L"al

. J

liu

.&2.

I rtdr

g. _,dhdnJ, .oo.

[8]

Wah}.l]di,

L.,'Sr.z*&r

Beton

Be

utunt,,

G-rrmedi4 Jakart4 1999.

[9]

Deparienren

Peke{aar

Umuln, Si:.SN1

Z-lJ tggl

A3. Tatd

Ottu

?erhitungdn Sttutuur

Ueton Untuk Bdnganan GedunE,

yayaljal

LPMB, Bandung. I991.

fl0lDaniel,

Schod€ck

L.,

,,Strukat'Edjsi

Kedtra, E.langsa, Jakaria. 1999.

LlllWang,

Chu-Kia.

Chartes

c.

Satlnon.

Binsar

Harian{tja,

..rriat,

Beton

Bettulan{

',

Jilid I,

Erlangga, Jakarra, i993.

Referensi

Dokumen terkait

Namun, ketika angka kematian sudah rendah penyebab kematian tidak lagi disebabkan karena penyakit Infeksi, tetapi lebih disebabkan oleh penyakit

Sejalan dengan perlambatan total kredit yang disalurkan oleh industri perbankan pada triwulan laporan, pertumbuhan penyaluran kredit produktif kepada sektor korporasi juga

Penelitian dilakukan terhadap dua kelas, yaitu kelas V di SDN Gayam 1 sebanyak 41 siswa sebagai kelas eksperimen yang diberi pembelajaran yang mengacu pada model

Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberi kontribusi bagi perusahaan yaitu Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, dalam melihat sejauh mana WOM mempengaruhi seseorang

setiap Negara Pihak yang memiliki klaim yurisdiksinya sesuai dengan Pasal 7, ayat 1, sub-ayat (b), atau ayat 2, sub-ayat (b), untuk mengundang Komite Palang Merah Internasional untuk

[r]

Hal ini menyebabkan sistem tidak dapat berjalan secara real time karena kecepatan subyek saat bergerak melebihi kemampuan sistem dalam melakukan proses

indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan beberapa mata pelajaran lainnya yang nantinya bisa ia aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan SD