Pengaruh pemberian fraksi heksan-etanol dari ekstrak metanol-air daun Macaranga tanarius L. jangka panjang 6 hari terhadap aktivitas alkaline phosphatase pada tikus betina galur wistar terinduksi karbon tetraklorida.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Sinusoid hepatik merupakan kapiler darah yang memiliki permeabilitas tinggi yang terletak diantara jejeran hepatosit yang memperoleh darah teroksigenasi dari cabang
*Hasil uji statistika dengan Mann Whitney menunjukkan nilai p yang sama yaitu (0,009) untuk pengujian kontrol positif diklofenak dengan seluruh peringkat dosis pemberian
Hasil penelitian ini menunjukkan hanya pemberian dekokta kulit alpukat dosis 363 mg/kgBB selama 6 hari yang mempunyai aktivitas penurunan aktivitas ALT, AST dan ALP, namun
pada tikus yang terinduksi karbon tetraklorida dengan melihat peningkatan kadar albumin serta untuk mengetahui ada atau tidaknya kekerabatan dosis pemberian fraksi
Hasil penelitian ini menunjukkan hanya pemberian dekokta kulit alpukat dosis 363 mg/kgBB selama 6 hari yang mempunyai aktivitas penurunan aktivitas ALT, AST dan ALP, namun
memberikan pengaruh terhadap penurunan aktivitas ALP serum tikus jantan terinduksi karbon tetraklorida, serta tidak ada kekerabatan antara dosis pemberian infusa kulit
Dari hasil tersebut maka pada penelitian ini digunakan asam asetat dosis 50 mg/KgBB karena dosis tersebut adalah dosis optimum yang telah memberikan geliat yang dapat diamati
mempunyai keberbedaan yang bermakna terhadap kelompok kontrol hepatotoksin karbon tetraklorida 2 ml/kgBB (tabel VI). Aktivitas ALT-serum ini menunjukkan keberbedaan bermakna