• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hasil yang berbeda-beda. Penelitian sebelumnya dari Sartini and Purbawangsa, (2014)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hasil yang berbeda-beda. Penelitian sebelumnya dari Sartini and Purbawangsa, (2014)"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

6 BAB II

TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Penelitian Terdahulu

Penelitian mengenai nilai perusahaan masih menimbulkan daya tarik, beberapa penelitian telah melakukan penelitian dengan mengaitkan suatu variabel dan didapatkan hasil yang berbeda-beda. Penelitian sebelumnya dari Sartini and Purbawangsa, (2014) meneliti tentang “Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, serta Keputusan Pendanaan terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi, kebijakan dividen dan keputusan pendanaan berpengaruh positif signifikan pada nilai perusahaan. Menurut Mardiyati, Abrar et al. (2015) dengan judul “Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan, Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Manufaktur Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010- 2013". Hasil dari penelitiannya yaitu: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan investasi, ukuran perusahaan dan profitabilitas secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan keputusan pendanaan berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.

Gunawan, (2016) dengan judul “Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Konstruksi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Hasil dari penelitian yaitu:

keputusan investasi, keputusan pendanaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan kebijakan dividen berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.” Sedangkan penelitian yang dilakukan Ayem and Nugroho (2016) “Pengaruh Profitabilitas, Struktur Modal, Kebijakan Dividen, Dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan Studi Kasus Perusahaan Manufaktur Yang Go Public Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-

(2)

2014”. Dari penelitian ini dapat disimpulkan profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Mastura, Mardani et al. (2019) dengan judul “Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015”. Hasil penelitian menyatakan keputusan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan juga menunjukkan bahwa 16,3% perubahan nilai perusahaan dipengaruhi oleh keputusan investasi, keputusan pendanaan dan kebijakan dividen. Ada juga penelitian yang dilakukan Gustian, (2017) dengan judul “Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Keputusan Investasi dan Keputusan Pendanaan Terhadap Nilai Perusahaan”. Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2010-2014. Hasil penguji menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh signifikan positif terhadap nilai perusahaan, keputusan investasi tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan keputusan pendanaan berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai perusahaan.

Putra, Hidayati et al. (2018) dengan judul “Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Studi Kasus Pada Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Hasil penelitian disimpulkan keputusan investasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, keputusan pendanaan dan kebijakan dividen secara parsial tidak berpengaruh terhadap nilai.

Indriawati, Ariesta et al. (2018) dengan judul “Pengaruh Profitabilitas, Keputusan Investasi, Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kebijakan Dividen Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Manufaktur Food And Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016”. Hasil penelitian menyatakan

(3)

profitabilitas, keputusan investasi berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan kebijakan deviden tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan deviden, keputusan investasi, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan deviden. Adapun penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu membahas tentang pengaruh keputusan investasi dan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2017.

B. Teori dan Tinjauan Pustaka 1. Signalling Theory

Masyithoh, (2018) isyarat atau signal adalah tindakan yang diambil perusahaan untuk memberi petunjuk bagi investor tentang bagaimana manajemen memandang prospek perusahaan. Sinyal-sinyal yang diberikan berupa informasi mengenai apa saja yang sudah dilakukan oleh manajamen untuk merealisasikan keinginan pemilik yakni pemegang saham. Informasi ini penting bagi para investor dan para pelaku bisnis karena informasi tersebut menyajikan keterangan, catatan atau gambaran, baik untuk keadaan masa lalu, saat ini, maupun masa depan bagi kelangsungan dan efeknya bagi perusahaan.

Laporan keuangan berisi berbagai informasi yang diperlukan para investor dan pihak manajemen dalam mengambil keputusan. Integritas informasi dalam laporan keuangan yang mencerminkan nilai perusahaan merupakan sinyal positif yang dapat mempengaruhi opini investor dan kreditor serta pihak-pihak lain yang berkepentingan (Fenandar and Raharja 2012). pengeluaran investasi memberikan sinyal positif tentang pertumbuhan perusahaan di masa mendatang, sehingga dapat meningkatkan harga saham yang digunakan sebagai indikator nilai perusahaan.

(4)

2. Keputusan Pendanaan

Keputusan pendanaan dapat diartikan sebagai keputusan yang menyangkut struktur keuangan (financial structure). Struktur keuangan perusahaan merupakan komposisi dari keputusan pendanaan yang meliputi hutang jangka pendek, hutang jangka panjang dan modal sendiri (Afzal and Rohman, 2012). Menurut Van and Wachowicz, (2009) dalam keputusan pendanaan maka manajer berhubungan dengan perbaikan sisi kanan neraca. Manajer keuangan harus memperhatikan mengenai komposisi hutang yang akan dimiliki oleh perusahaan, karena hal ini akan berdampak pada laba yang akan diterima oleh perusahaan.

3. Keputusan Investasi

Keputusan investasi merupakan keputusan terhadap aktiva yang dikelola perusahaan. Keputusan investasi berpengaruh secara langsung terhadap besarnya rentabilitas investasi dan aliran kas perusahaan dimasa-masa yang akan datang.

Tujuan keputusan investasi adalah memperoleh tingkat keuntungan yang tinggi dengan tingkat risiko tertentu (Sari and Wijayanto, 2015). Investor akan melihat bagaimana cara dari manajemen perusahaan dalam mengelola asset atau aktiva yang dimiliki oleh perusahaan karena keputusan investasi yang diambil akan berdampak pada pada profit yang dihasilkan perusahaan. Van and Wachowicz, (2009) menyebutkan keputusan investasi merupakan hal yang paling penting untuk menciptakan nilai perusahaan, dimulai dengan penetapan total aktiva yang diperlukan oleh perusahaan.

4. Profitabilitas

Kherismawati, Wiagustini et al. (2017) menyatakan profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba dapat juga digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat efektivitas dalam suatu perusahaan. Profitabilitas merupakan

(5)

indikator untuk menilai sebuah perusahaan. Indikator ini juga dapat digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dan dapat membantu dalam menentukan efektivitas perusahaan dalam mengelola sumber saya yang dimiliki. Gultom, (2015) menyatakan bahwa rasio profitabilitas merupakan sekelompok rasio yang menunjukkan kombinasi dari pengaruh likuiditas, manajemen aset, dan utang pada hasil operasi.

5. Nilai Perusahaan

Islahudin, (2008) menyatakan bahwa nilai perusahaan merupakan konsep penting bagi investor, karena merupakan indikator bagi pasar menilai perusahaan secara keseluruhan. Nilai perusahaan merupaka harga sebuah saham yang telah beredar di pasar saham yang harus dibayar oleh investor untuk dapat memiliki sebuah perusahaan. Islahudin, (2008) juga menyatakan bahwa nilai perusahaan adalah harga yang bersedia dibayar oleh calon pembeli jika perusahaan tersebut dijual dalam bentuk rupiah.

Penelitian ini juga memilih Tobin’s Q sebagai alat ukur nilai perusahaan dikarenakan. Tobin’s Q memiliki sifat menyeluruh (komprehensif) yaitu dengan memasukkan semua hutang dan modal saham serta seluruh aset yang dimiliki perusahaan (Noor and Astika 2016). Dengan memasukkan semua unsur tersebut, maka informasi atas perkembangan nilai perusahaan dapat digunakan untuk semua pengguna informasi seperti para investor dan kreditur. Dan penelitian ini menggunakan periode tahun yang terbaru yaitu tahun 2018.

Nilai perusahaan merupakan hal yang sangat penting, dengan nilai perusahaan yang sangat tinggi akan diikuti oleh tingginya kemakmuran bagi pemegang saham.

Semakin tinggi harga saham, maka meningkatnya nilai perusahaan yang akan menunjukkan prospek perusahaan di masa yang akan datang. Peningkatan nilai

(6)

perusahaan dapat menggambarkan kesejahteraan dan kemakmuran pemilik perusahaan, sehingga pemilik perusahaan akan mendorong para manajer agar bekerja lebih keras lagi dengan menggunakan insentif untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Meningkatnya nilai perusahaan merupakan sebuah prestasi yang sesuai dengan keinginan para pemiliknya, maka kesejahteraan para pemilik perusahaan juga akan meningkat. Nilai perusahaan dapat dikatakan baik apabila memiliki nilai lebih dari 1 (>1).

C. Perumusan Hipotesis

1. Pengaruh Keputusan Pendanaan Terhadap Nilai Perusahaan

Brigham dan Houston, (2011) dalam Damayanti, (2019) peningkatan hutang didefinisikan sebagai kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban di masa yang akan datang atau adanya risiko bisnis yang rendah, hal tersebut akan direspon secara positif oleh pasar. Terdapat dua pandangan mengenai keputusan pendanaan.

Pandangan pertama dikenal dengan pandangan tradisional yang menyatakan bahwa struktur modal mempengaruhi nilai perusahaan. Pandangan tradisional diwakilkanoleh dua teori yaitu Trade off Theory dan Pecking Order Theory.

Pandangan kedua dikemukakan oleh Modigliani dan Miller, (1958) dalam Damayanti, (2019) yang menyatakan bahwa struktur modal tidak mempengaruhi nilai perusahaan. Masulis, (1980) dalam Damayanti, (2019), menemukan bahwa terdapat kenaikan abnormal returns sehari sebelum dan sesudah pengumuman peningkatan proporsi hutang, sebaliknya terdapat penurunan abnormal returnspada saat perusahaan mengumumkan penurunan proporsi hutang.

Sartini and Purbawangsa, (2014) mengimplikasikan bahwa keputusan pendanaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kemudian ada Fenandar and Raharja, (2012) menemukan keputusan pendanaan berpengaruh secara positif

(7)

terhadap nilai perusahaan sehingga jika keputusan pendanaan naik, maka nilai perusahaan juga akan naik dengan rasio yang seimbang. Manajer keuangan diharuskan untuk mempertimbangkan dan menganalisis kombinasi dan kelayakan dari sumber-sumber dana yang ekonomis bagi perusahaan guna membelanjakan kebutuhan-kebutuhan investasi serta kebutuhan usahanya (Brigham and Houston, 2011) dalam (Damayanti 2019).

Sumber dana yang diperoleh tidak hanya dari internal financing saja, namun juga dari external financing yang memaksa banyak entitias untuk memperluas jaringannya. Semakin tinggi pendanaan yang dilakukan perusahaan baik dalam bentuk eksternal maupun internal, maka perusahaan dapat memaksimalkan potensi bersaing yang dimiliki dan pada akhirnya hal tersebut akan menambah nilai perusahaan.

H1: Keputusan pendanaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan 2. Pengaruh Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan

Fenandar and Raharja, (2012) berpendapat bahwa, nilai perusahaan yang dibentuk melalui indikator nilai pasar saham sangat dipengaruhi oleh peluang-peluang investasi. Pengeluaran investasi memberikan sinyal positif tentang pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang, sehingga meningkatkan harga saham sebagai indikator nilai perusahaan (signaling theory).

Myers, (1977) dalam Fenandar and Raharja, (2012) memperkenalkan Investment Opportunity Setyang memberikan petunjuk yang lebih luas dengan nilai perusahaan yang bergantung pada pengeluaran perusahaan di masa depan, sehingga perusahaan dapat ditaksir dari IOS. IOS diartikan sebagai perpaduan antara aktiva yang dimiliki (assets in place) dan pilihan investasi di masa depan dengan net present value positif. Sartini dan

(8)

Sartini and Purbawangsa, (2014) menemukan bahwa keputusan investasi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan selain juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti keputusan pendanaan, kebijakan dividen, faktor eksternal perusahaan. Pada penelitian yang dilakuakan Wijaya, dkk (2010) dalam Fenandar and Raharja, (2012) menemukan bahwa keputusan investasi mengimplikasikan pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Implikasi tersebut bagi perusahaan adalah terdapat perencanaan yang perusahaan lakukan untuk mengambil keputusan investasi melalui pengenalan produk baru atau perluasan produk lama, penggantian peralatan atau gedung, penelitian dan pengembangan, serta eksplorasi (Wijaya dkk, 2010) dalam (Fenandar and Raharja 2012).

Seiring perkembangan transformasi dari kegiatan investasi yang dilakukan oleh perusahaan maupun investor, keputusan investasi sangat perlu dipertimbangkan oleh perusahaan. Keputusan investasi mempunyai dimensi waktu jangka panjang, sehingga keputusan yang akan diambil harus dipertimbangkan dengan baik, karena mempunyai konsekuensi berjangka panjang pula. Hal ini ditujukan untuk perusahaan yang memiliki nilai harga saham yang tinggi. Dengan harga saham yang lebih tinggi dari perusahaan lain, maka nilai perusahaan dimata investor akan semakin tinggi, dengan demikian diturunkan hipotesis sebagai berikut:

H2: Keputusan investasi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.

3. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan

Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba. Laba diperoleh perusahaan berasal dari penjualan dan investasi yang dilakukan perusahaan.

Profitabilitas juga merupakan gambaran kinerja manajemen dalam mengelola perusahaan. Profitabilitas perusahaan dapat dihitung menggunakan ROA (Return On

(9)

Asset), dengan membagi laba bersih setelah pajak (Earnings After Tax) dengan total

aset.

Semakin tinggi ROA maka semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dan akan membuat profitabilitas perusahaan tinggi, Hal ini menjadi daya tarik investor untuk memiliki saham perusahaan. Yuniasih and Wirakusuma, (2007) menemukan hasil bahwa ROA berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan satu periode ke depan. Oleh karena itu, ROA merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Dengan demikian maka profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Oleh karena itu hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut :

H3 : Profitabilitas berpengaruh positif terhasap nilai perusahaan.

D. Kerangka Pemikiran

Gambar 2.1 Rerangka Pemikiran

Keputusan Pendanaan (X1)

Keputusan Investasi (X2)

Profitabilitas (X3)

Nilai Perusahaan (Y)

Gambar

Gambar 2.1 Rerangka Pemikiran

Referensi

Dokumen terkait

TINJAUAN PUSTAKA.. meningkat sehingga, mahasiswa dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan baik. Di bawah ini petunjuk bagaimana mengelola makanan yang paling tepat agar menjadi

Service Transition dan Service Operation di Pemerintah Kota Bandung ini adalah data primer yang terdiri dari kondisi layanan eksisting dan target, yang akan digunakan

Pembuatan preparat dengan metode parafin adalah metode yang paling umum digunakan untuk pembuatan preparat permanen, baik pada tumbuhan ataupun pada hewan (Alfiandri,

Komitmen Indonesia dalam pelestarian hutan yang berdampak pada perubahan iklim telah dirancang dalam Strategi Nasional REDD+ yang merujuk pada kesepakatan UNFCCC, yaitu

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa siswa Akuntansi SMK X tahun pelajaran 2017/2018, yang memiliki kecender- ungan gaya belajar visual mayoritas

Untuk memperjelas pembahasan agar dalam pembahasan tidak terjadi penyimpangan yang terlalu jauh, maka akan ada batasan masalah penelitian ini difokuskan pada strategi komunikasi

Dalam mendesain pakaian yang akan diluncurkan oleh Sandiwara Store, desain musik atau film yang akan diluncurkan oleh Sandiwara Store akan lebih mudah

Dari hasil yang disebutkan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan siswa SMA Negeri 5 Medan tentang kesehatan reproduksi remaja berada pada kategori baik.. Dari hasil