• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Oleh :

Ngurah Made Gunantara,S.Pd.Gr

(2)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 4 Tejakula Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas/Semester : VIII / Ganjil

Tema : Pengaruh interaksi sosial terhadap kehidupan sosial dan kebangsaan Sub Tema : Konflik dalam kehidupan sosial

Alokasi Waktu : 2 X 40 menit ( 1 x pertemuan )

A. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin

tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.2 Menganalisis pengaruh interaksi

sosial dalam ruang yang berbeda terhadap kehidupan sosial budaya serta pengembangan kehidupan kebangsaan.

IPK Kunci

3.2.12 Menjelaskan pengertian konflik IPK Pendukung

3.2.13 Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab konflik sosial

3.2.14 Mengidentifikasi akibat-akibat konflik sosial

3.2.15 Menganalisis cara menangani konflik sosial

IPK Pengayaan

3.2.16 Mengidentifikasi syarat-syarat terjadinya integrasi social

(3)

4.2 Menyajikan hasil analisis tentang pengaruh interaksi sosial dalam ruang yang berbeda terhadap kehidupan sosial dan budaya serta pengembangan kehidupan

kebangsaan.

IPK Kunci

4.2.12 Menyajikan hasil diskusi tentang konflik dalam kehidupan sosial

IPK Pendukung

4.2.13 Mempresentasikan hasil diskusi konflik dalam kehidupan sosial

C. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Saintifik dan model pembelajaran Problem Based Learning, peserta didik dapat :

1. Menjelaskan pengertian konflik dengan benar

2. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab konflik sosial dengan teliti 3. Mengidentifikasi akibat-akibat konflik sosial dengan teliti

4. Menganalisis cara menangani konflik sosial dengan benar Fokus Penguatan Karakter:

Sikap Spritual : Religius

Sikap Sosial : Percaya diri, disiplin, gotong royong, tanggung jawab serta pantang menyerah

D. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Regular

 Pengertian konflik

 Faktor-faktor penyebab konflik sosial

 Akibat-akibat konflik sosial

 Cara menangani konflik sosial

2. Materi Pembelajaran Remedial

 Pengertian konflik

 Faktor-faktor penyebab konflik social

 Akibat-akibat konflik social

 Cara menangani konflik sosial

3. Materi Pembelajaran Pengayaan

 Syarat-syarat terjadinya integrasi sosial

E. Pendekatan , Model dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik

Model : Problem Based Learning

Metode : Diskusi Kelompok dan Penugasan

(4)

F. Sumber Belajar, Media, alat dan bahan

 Sumber Belajar : Buku siswa IPS kelas 8 halaman 119-124, Internet, lingkungan sekitar dan sumber lain yang relevan

 Media : LCD Proyektor

 Alat dan bahan : Laptop, kabel roll dan alat-alat tulis

G. Langkah – langkah Pembelajaran

Tahap Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi

Waktu A. Kegiatan Pendahuluan

Pendahuluan

(persiapan/orientasi)

Apersepsi

Motivasi

Pemberian Acuan

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada TYME dan berdoa untuk memulai pembelajaran (Religius)

 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran

 Memeriksa keadaan lingkungan kelas, kalau lingkungan kelas kurang bersih jadi secara gotong royong melakukan pembersihan di lingkungan kelas

 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

 Pembagian kelompok belajar

 Memberitahukan tentang mekanisme penilaian yang akan dilakukan pada pertemuan berlangsung

5 menit

B. Kegiatan Inti Sintak Model 1. Stimulation

(Stimulasi/

pemberian

 Guru menayangkan gambar-gambar tentang konflik dalam kehidupan sosial

65 menit

(5)

rangsangan)

 Peserta didik melihat gambar-gambar terkait konflik dalam kehidupan social

2. Problem statement (pernyataan/ide ntifikasi

masalah)

 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin permasalahan yang dihadapi setelah melihat gambar tersebut

 Peserta didik menanyakan permasalahan yang dihadapi setelah melihat gambar-gambar terkait konflik dalam kehidupan sosial (Critical thinking, and problem solving)

3. Data collection (Pengumpulan Data)

 Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab temuan masalah yang di hadapi. Menemukan penyebab masalah dan Menentukan penyelesaian dari masalah dengan cara: (problem solving)

(6)

Membaca sumber lain dan buku teks untuk mengeksplor pengetahuannya dengan membaca buku referensi atau sharing sesama kelompok lain.

(literasi dan Communication)

 Peserta didik terlihat aktif dalam diskusi dan mengkaji kejadian-kejadian diluar pemikiran peserta didik yang ditemui saat praktek kemudian menyelesaikan masalah yang ada, peserta didik termotivasi untuk berdiskusi dalam menggali informasi dari berbagai sumber . Critical thinking, creative, problem solving aand communication)

 Peserta didik menuliskan hasil pekerjaannya (untuk masing-masing peserta didik) dan hasil diskusi kelompok pada LKPD dengan kreativitas jawaban masing-masing. (Creativitas)

4. Data Processing (Pengolahan Data)

Critical Thinking (berpikir kritis) & Collaboration (Kerjasama)

 Peserta didik menggali data yang relevan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah diindentifikasi melalui :

- Tayangan slide presentasi

- Membaca buku paket IPS dan sumber lain dari internet

- Peserta didik saling bertukar informasi data yang telah didapatkan Creativity (Kreativitas)

 Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah

diidentifikasi

 Guru membimbing siswa dalam berdiskusi 5. Verfication

(pembuktian / verifikasi)

 Peserta didik secara berkelompok

mempresentasikan hasil diskusi yang telah dikerjakan

 Kelompok lain menanggapi baik berupa pertanyaan maupun tanggapan dan masukkan kemudian

membuat catatan kecil untuk dibandingkan dengan hasil pemahamannya

 Guru melakukan identifikasi dan mencatat keaktifan peserta didik

(7)

6. Generalization (menyimpulkan)

 Peserta didik mengkaji ulang dan menyimpulkan hasil diskusi dalam kelompok tentang konflik dalam kehidupan sosial (Creativity and critical thinking)

 Guru memberikan penguatan dengan memberikan penjelasan dan mengkoreksi kesalahan konsep jika ada.

C. Kegiatan Penutup

Peserta Didik  Melakukan refleksi tentang pelaksanaan pembelajaran

 Membuat ringkasan/rangkuman melalui bimbingan guru

10 menit

Guru  Melakukan refleksi secara individu dengan memberikan post tes

 Memberikan aperesiasi berupa pujian dan motivasi pada kelompok yang telah mempresentasikan dan menyampaikan materi pembelajaran untuk pertemuan berikutnya

 Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

H. Penilaian

1. Tehnik penilaian a. Sikap

 Bentuk : non tes observasi , instrumen lembar observsi sikap b. Keterampilan

 Bentuk : non tes kegiatan diskusi dan presntasi kelompok berupa laporan tentang konflik dalam kehidupan sosial

c. Pengetahuan : Tes Tulis 2. Instrumen penilaian

 Sikap ( terlampir )

 Pengetahuan ( terlampir )

 Keterampilan ( terlampir )

(8)

I. Rencana tindak lanjut

 Remedial

Kegiatan pembelajaran remedial dilakukan dengan memanfaatkan tutor sebaya melalui belajar kelompok untuk menjawab pertanyaan yang diberikan guru terkait materi konflik dalam kehidupan sosial

 Pengayaan

Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan tentang syarat-syarat terjadinya integrasi sosial

Bondalem, 30 Juli 2022

Kepala Guru Mapel IPS

SMP Negeri 4 Tejakula

Sastrawan Wijaya Mandala, S.Pd. Bio Ngurah Made Gunantara,S.Pd.Gr

NIP. 19670607 199002 1 001 NIP. -

(9)

Lampiran

A. Penilaian Sikap

1. Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah : SMP Negeri 4 Tejakula Mata Pelajaran : IPS

Kelas/Semester : VIII/Ganjil Tahun Pelajaran : 2022/2023

Petunjuk:

1) Kegiatan pengamatan dilakukan selama proses (jam) pembelajaran dan/atau di luar jam pembelajaran

2) Pencatatan hanya pada perilaku ekstrim yang ditunjukkan oleh seorang siswa No. Waktu/

Tanggal

Nama

Siswa Catatan Perilaku Butir

Sikap Ttd Tindak Lanjut

2. Jurnal Penilaian Sikap Sosial

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 4 Tejakula 2. Mata Pelajaran : IPS

3. Kelas/Semester : VIII/Ganjil 4. Tahun Pelajaran : 2022/2023 Petunjuk:

1) Kegiatan pengamatan dilakukan selama proses (jam) pembelajaran dan/atau di luar jam pembelajaran

2) Pencatatan hanya pada perilaku ekstrim yang ditunjukkan oleh seorang siswa No. Waktu/

Tanggal

Nama

Siswa Catatan Perilaku Butir

Sikap Ttd Tindak Lanjut

(10)

B. Penilaian Pengetahuan 1. Kisi-kisi soal

Teknik Penilaian : Tes Tulis

Bentuk Instrumen : Soal Pilihan Ganda dan Uraian

NO KD Materi Indikator Bentuk No.soal

1 3.2 Menganalisis pengaruh interaksi sosial dalam ruang yang berbeda terhadap kehidupan sosial dan budaya serta pengembangan kehidupan kebangsaan

 Pengertian Konflik

 Faktor-faktor penyebab konflik sosial

 Akibat-akibat konflik social

 Cara menangani konflik sosial

3.2.12 Menjelaskan pengertian konflik

3.2.13 Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab konflik sosial

3.2.14 Mengidentifikasi akibat-akibat konflik sosial 3.2.15 Menganalisis cara

menangani konflik sosial

PG Uraian

PG Uraian

PG Uraian

PG Uraian

1 1

2,3 2

4 3

5 4

2. Daftar Pertanyaan dan Jawaban

a. Pilihlah salah satu jawaban yang paling anggap kalian benar !

1. Konflik adalah perjuangan untuk memperoleh hal-hal yang langka, seperti nilai, status, kekuasaan, dan sebagainya dengan tujuan tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan pesaingnya. Pengertian konflik tersebut diungkapkan oleh ….

a. Robert M.Z. Lawang b. Kartono

c. Soerjono Soekanto d. James W. Vander Zanden

2. Perhatikan pernyataan di bawah ini!

1) Perbedaan individu

2) Retaknya hubungan antarindividu/kelompok 3) Rusaknya harta benda

4) Perbedaan kepentingan

(11)

Dari pernyataan di atas, yang termasuk faktor-faktor penyebab konflik social adalah ….

a. 1 dan 3 b. 1 dan 4 c. 2 dam 3 d. 3 dan 4

3. Perhatikan gambar kasus di bawah ini !

Pada gambar kasus diatas merupakan penolakan sebagian warga terhadap rencana pembangunan bandara di Kulonprogo, Yogyakarta. Pemerintah dan pengusaha yakin bahwa pembangunan bandara di Kulonprogo akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Namun, sebagian masyarakat tidak setuju karena khawatir lahan pertanian akan hilang, ganti rugi kurang jelas, dan berbagai alasan lainnya. Faktor penyebab konflik dari kasus di atas adalah ….

a. Perbedaan individu

b. Perbedaan latar belakang kebudayaan c. Perbedaan kepentingan

d. Perubahan-perubahan nilai yang cepat 4. Perhatikan tabel di bawah ini !

A B C

1. Perubahan nilai-nilai yang cepat

1. Rusaknya harta benda 1. Terjadinya perubahan kepribadian para individu

2. Retaknya hubungan antar individu

2. Perbedaan latar belakang kebudayaan

2. Meningkatnya solidaritas sesama kelompok

Dari data tabel di atas, yang merupakan akibat-akibat konflik sosial adalah ….

a. A1,B2,C2 b. A1,B1,C2 c. A2,B2,C2 d. A2,B1,C1

(12)

5. Perhatikan gambar di bawah ini !

Gambar di atas merupakan salah satu cara penanganan konflik social dengan cara ….

a. Mediasi b. Ajudikasi c. Kolaborasi d. Paksaan b. Soal Uraian

1) Jelaskan pengertian konflik menurut : a. Robert M.Z Lawang

b. Kartono

2) Perhatikan kasus berikut ini, kemudian faktor-faktor penyebab konflik apa yang sesuai dengan kasus tersebut? dan berikan alasannya !

No Kasus Faktor Penyebab Konflik

1 Para siswa dalam satu kelas ada perbedaan tanggapan ketika mendengarkan musik dangdut. Ada yang merasa terganggu karena suara gendang, tetapi ada pula yang merasa terhibur

……….

……….

……….

2 Penolakan sebagian warga terhadap rencana reklamasi teluk benua di Bali.

Pemerintah dan pengusaha yakin bahwa reklamasi teluk benua di Bali akan meningkatkan pariwisata dan perekonomian di Bali. Namun,

……….

……….

……….

(13)

sebagian masyarakat yang mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan didaerah tersebut tidak setuju karena khawatir mata pencahariannya akan hilang.

3) Perhatikan tabel di bawah ini, kemudian identifikasi akibat terjadinya konflik ! No Akibat Konflik Sosial Penjelasan

1 Positif 1). ………..

2 Negatif 1). ………..

2). ………..

3). ………..

4). ………..

4) Perhatikan gambar-gambar cara menangani konflik di bawah ini ! Kemudian analisislah gambar-gambar tersebut !

Gambar 01 Gambar 02

(14)

3. Pedoman Penilaian:

a. Petunjuk Penilaian Soal Pilihan Ganda Nomor

Soal

Kunci Jawaban Bobot Soal

1 A 2

2 B 2

3 C 2

4 D 2

5 B 2

Jumlah skor maksimal 10

Jika benar mendapatkan 2 Jika salah mendapatkan skor 0 Penentuan Nilai :

Nilai = Skor yang diperoleh

x 100 Skor maksimal

Kriteria Penilaian:

A = 90-100 (Sangat Baik) B = 78-89 ( Baik )

C = 66-77 ( Cukup) D = 0-65 (Kurang)

b. Petunjuk penilaian soal uraian

No Jawaban Skor

1 Pengertian Konflik Menurut : a. Robert M.Z Lawang

Konflik adalah perjuangan untuk memperoleh hal-hal yang langka, seperti nilai,status, kekuasaan, dan sebagainya dengan tujuan tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan pesaingnya.

b. Kartono

Konflik adalah proses social yang bersifat antagonistik dan terkadang tidak bisa diserasikan karena dua belah pihak yang berkonflik memiliki tujuan, sikap dan struktur nilai yang berbeda, yang tercermin dalam

25

(15)

berbagai bentuk perilaku perlawanan, baik yang halus, terkontrol, tersembunyi,tidak langsung, terkamuflase maupun yang terbuka dalam bentuk tindakan kekerasan.

2 Kasus No 1 :

“ Para siswa dalam satu kelas ada perbedaan tanggapan ketika mendengarkan musik dangdut. Ada yang merasa terganggu karena suara gendang, tetapi ada pula yang merasa terhibur”.

Jawaban :

Faktor penyebab konflik yang sesuai dengan kasus tersebut adalah faktor perbedaan individu. Karena masing-masing individu mempunyai perbedaan perasaan akan sesuatu hal. Dalam hal ini adalah dari musik yang disukai masing-masing siswa. Ada siswa yang suka music dangdut, dan ada pula yang tidak suka mendengarkan music dangdut. Hal ini yang menjadi faktor penyebab konflik.

Kasus No 2 :

“Penolakan sebagian warga terhadap rencana reklamasi teluk benua di Bali. Pemerintah dan pengusaha yakin bahwa reklamasi teluk benua di Bali akan meningkatkan pariwisata dan perekonomian di Bali. Namun, sebagian masyarakat yang mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan didaerah tersebut tidak setuju karena khawatir mata pencahariannya akan hilang”.

Jawaban :

Faktor penyebab konflik yang sesuai dengan kasus tersebut adalah faktor perbedaan kepentingan. Karena kepentingan pemerintah dan pengusaha bahwa reklamasi teluk benua akan meningkatkan pariwisata, sedangkan kepentingan masyarakat nelayan reklamasi justru merugikan dia, karena mata pencahariannya akan terganggu. Hal inilah yang akan menjadi faktor penyebab konflik sosial.

25

3 Yang termasuk akibat terjadinya konflik yang bersifat : 1. Positif

1). Meningkatnya solidaritas sesama anggota kelompok 2. Negatif

25

(16)

1). Retaknya hubungan antarindividu atau kelompok 2). Terjadinya perubahan kepribadian para individu

3). Rusaknya harta benda dan bahkan hilangnya nyawa manusia 4). Terjadinya dominasi dan penaklukan

4 1. Berdasarkan hasil analisis gambar 1, bahwa cara menangani konflik bila dilihat dari gambar tersebut yaitu dengan cara mediasi. Dimana Cara mediasi ini adalah bentuk pengendalian konflik sosial yang dimana pihak-pihak yang berkonflik sepakat menunjuk pihak ketiga sebagai mediator/penengah.

2. Berdasarkan hasil analisis gambar 2, bahwa cara menangani konflik bila dilihat dari gambar tersebut yaitu dengan cara ajudikasi. Dimana cara ajudikasi ini adalah cara penyelesaian konflik melalui pengadilan yang tetap dan adil. Pada bentuk ini telah terjadi konflik yang terjadi antara dua belah pihak kemudian pihak tersebut memilih untuk menyelesaikan konfliknya di pengendalian.

25

Skor Total 100

Rubrik Penilaian Bentuk Uraian

No Skor Kriteria

1-4 25 Jika jawaban benar dan lengkap 20 Jika jawaban benar

15 Jika jawaban benar tapi kurang lengkap 10 Jika jawaban tidak lengkap

5 Jika jawaban salah 0 Jika tidak menjawab

Pedoman Penilaian/Penskoran:

1. Soal uraian dari nomor 1 sampai dengan masing-masing soal memiliki skor, yaitu sebagai berikut:

soal nomor 1 = 25 soal nomor 2 = 25 soal nomor 3 = 25 soal nomor 4 = 25

sehingga skor maksimal adalah 100.

(17)

2. Rumus Nilai:

Nilai = Jumlah Skor

x 100 Skor Maksimal

3. Kriteria Penilaian:

A = 90-100 (Sangat Baik) B = 78-89 ( Baik )

C = 66-77 ( Cukup) D = 0-65 (Kurang) C. Penilaian Keterampilan

1. Rubrik Penilaian Praktik Diskusi Kelompok

No Nama Peserta Didik

Kemampuan presentasi

(1-4)

Kemampuan bertanya

(1-4)

Kemampuan menjawab

(1-4)

Menjaga tata tertib berdiskusi

(1-4)

Jumlah skor

1.

2.

3.

Pedoman perskoran dan penentuan nilai:

Skor terentang antara 1 – 4, yaitu 1 = kurang, 2 = cukup, 3 = baik, 4 = amat baik.

Rumus nilai:

Nilai = Jumlah Skor

x 100 Skor Maksimal (16)

2. Rubrik Penilaian Praktik Presentasi

No Aspek yang Dinilai Skor

0 1 2 3 4

1. Penyampaian presentasi dengan lugas 2. Kemampuan berargumentasi

3. Kemampuan menjawab pertanyaan 4. Penguasaan materi

Jumlah

Skor Maksimum 16

Pedoman perskoran dan penentuan nilai:

Skor terentang antara 1 – 4, yaitu 1 = kurang, 2 = cukup, 3 = baik, 4 = amat baik.

Rumus nilai:

Nilai = Jumlah Skor

x 100 Skor Maksimal (16)

(18)

Kriteria Penilaian:

A = 90-100 (Sangat Baik) B = 78-89 ( Baik )

C = 66-77 ( Cukup) D = 0-65 (Kurang)

Referensi

Dokumen terkait

Kepada pihak rumah sakit agar memperbaiki manajemen sanitasi khususnya di instalasi gizi, untuk air bersih yang digunakan dalam proses pencucian peralatan makan,

Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian survey secara langsung, data yang diperoleh adalah data primer langsung dari proses belajar mengajar

Berdasarkan penelusuran kepustakaan yang dilakukan oleh penulis di Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan internet, penulisan hukum yang berkaitan dengan

Jadi, agar penghuni rumah bisa mengetahuinya, digunakanlah teknologi mikrokontroler ini sebagai alat yang mengendalikan alarm berupa suara dan lampu pengawas pada pagar

Untuk mengungkap embat gamelan perlu dilakukan pengukuran frekuensi fundamental dari setiap nada dari seluruh instrumen dari perangkat gamelan yang dijadikan

FAKUTTAS IIUI(UilI UIIIYERSITAS SURABAYT

Dalam rangka menjamin pasien memperoleh pelayanan asuhan tenaga kesehatan berkualitas, maka tenaga kesehatan sebagai pemberi pelayanan harus bermutu, kompeten,

Dari Kegiatan konstruksi maupun pertambangan dapat mengakibatkan gangguan akibat kerja pada operator alat berat yaitu low back pain akibat getaran seluruh tubuh