• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT.GGC Sertifikasi Indonesia Quality Procedure

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PT.GGC Sertifikasi Indonesia Quality Procedure"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

This document is the property of PT.GGC Sertifikasi Indonesia .The user of any printed copy of this controlled document is responsible for verifying it is the correct version prior to use. Hardcopies are uncontrolled. The current

version is available at the company network.

Revision History

Date Rev

Change Note

No.

Description Prepared By Approved By

01/04/2020 0 - Initial issue Haeruddin Ir.Hadiamin Kadir

14/01/2021 1 17 Changes to comply renewal regulation of SVLK

Haeruddin Ir.Hadiamin Kadir

(2)

This document is the property of PT.GGC Sertifikasi Indonesia .The user of any printed copy of this controlled document is responsible for verifying it is the correct version prior to use. Hardcopies are uncontrolled. The current

version is available at the company network.

1.0 Tujuan

Prosedur ini mengatur tentang pengurusan dalam menghadapi keluhan dan banding.

2.0 Ruang Lingkup

Ruang lingkup prosedur ini adalah terkait dan harus digunapakai kepada semua urusan sertifikat Sistem Verfikasi Legaltis Kayu dan merupakan tambahan kepada prosedur Keluhan dan Banding (Complaint and Appeal) yang sedia ada.

3.0 Penanggung Jawab

3.1 Quality Manager adalah penanggung jawab untuk menerima keluhan dan banding dari klien mahupun dari pihak berkepentingan.

3.2 Quality Manager adalah penanggung jawab untuk mengurus keluhan dan banding termasuk melakukan siasatan.

4.0 Pelaksanaan Kegiatan 4.1 Keluhan dan Banding

4.1.1 Materi Keluhan dan Banding

a. Materi keluhan yang dapat ditindaklanjuti adalah yang disertai dengan bahan bukti yang relevan dalam proses akreditasi, verifikasi LK, penggunaan Tanda V-Legal, penerbitan Dokumen V-Legal, uji tuntas (due diligence) dan penerbitan Deklarasi Kesesuaian Pemasok.

b. Materi banding yang dapat ditindaklanjuti adalah yang disertai dengan bahan bukti yang relevan dalam proses akreditasi, verifikasi LK, penggunaan Tanda V-Legal, uji tuntas (due diligence) dan penerbitan Deklarasi Kesesuaian Pemasok.

4.1.2 Pihak yang dapat mengajukan keluhan:

a. Pemantau Independen kepada:

- LVLK untuk proses dan/atau keputusan penilaian/verifikasi serta kinerja Pemegang Izin atau Pemegang Hak Pengelolaan atau Pemilik Hutan Hak atau perusahaan yang melakukan pengangkutan produk industri kehutanan antar negara atau IRT/pengrajin, dan/atau penerbitan Dokumen V-Legal, dan/atau uji tuntas (due diligence) dan dalam hal sertifikasi terkait bahan baku yang menggunakan DKP.

- KAN: untuk proses akreditasi, keputusan akreditasi, atau kinerja LVLK yang sudah memperoleh akreditasi

- Kementerian melalui Direktur Jenderal: untuk proses penerbitan DKP atau hasil evaluasi pelaksanaan SVLK untuk perbaikan sistem atau kebijakan.

b. Pemerintah dan/atau pemerintah daerah kepada KAN dan/atau Kementerian Kehutanan atas kinerja LVLK.

(3)

This document is the property of PT.GGC Sertifikasi Indonesia .The user of any printed copy of this controlled document is responsible for verifying it is the correct version prior to use. Hardcopies are uncontrolled. The current

version is available at the company network.

c. Pemegang izin kepada PT. GGC Sertifikasi Indonesia atas proses sertifikasi yang dijalankannya

4.1.3 Pihak Yang Dapat Mengajukan Banding:

a. Pemegang Izin, Industri rumah tangga/pengrajin atau perusahaan yang melakukan pengangkutan produk industri kehutanan antar negara kepada PT.

GGC Sertifikasi Indonesia atas keputusan hasil penilaian/verifikasi.

b. PT. GGC Sertifikasi Indonesia kepada KAN atas keputusan hasil akreditasi.

4.2 Tata Cara Pengajuan Keluhan dan Banding

4.2.1 Keluhan atau banding disampaikan secara tertulis dengan dilengkapi dengan:

a. Identitas yang mengajukan keluhan atau banding secara jelas sekurang- kurangnya berisi: nama; alamat; nomor telepon yang bisa dihubungi dan/atau alamat email; bahan bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan, meliputi:

- Data/informasi awal yang diperoleh dari berita media dan/atau kesaksian langsung narasumber (pemberi informasi, responden atau informan) yang dilengkapi dengan bahan penguat/ pendukung, namun belum diuji silang atau divalidasi.

- Data/informasi tak terbantah yang merupakan kesaksian langsung PI yang dilengkapi dengan bahan penguat/pendukung, dan/atau data/informasi awal yang telah diuji silang atau divalidasi.

b. Pernyataan bahwa informasi yang disampaikan adalah benar dan dibubuhi dengan meterai yang cukup.

c. Parapihak yang mengajukan keluhan dapat diperlakukan sebagai informasi rahasia (apabila diminta oleh yang mengajukan keluhan)

4.2.2 Masa Pengajuan Keluhan dan Banding a. Keluhan dapat diajukan sewaktu-waktu.

b. Banding kepada PT. GGC Sertifikasi Indonesia diajukan selambat lambatnya 14 (empat belas) hari kalender terhitung sejak disampaikannya laporan keputusan hasil penilaian/verifikasi.

c. Keluhan atau banding kepada KAN diajukan sesuai dengan ketentuan KAN.

d. Keluhan kepada Kementerian dapat diajukan sejak diterbitkannya DKP atau digunakannya Tanda V-Legal.

(4)

This document is the property of PT.GGC Sertifikasi Indonesia .The user of any printed copy of this controlled document is responsible for verifying it is the correct version prior to use. Hardcopies are uncontrolled. The current

version is available at the company network.

4.3 Penyelesaian Keluhan atau Banding 4.3.1. Penyelesaian Keluhan atau Banding

Keluhan atau banding yang diajukan oleh Pemegang Izin atau Industri rumah tangga/pengrajin atau perusahaan yang melakukan pengangkutan produk industri kehutanan antar negara:

a. Keluhan atau banding terkait proses dan/atau keputusan penilaian/verifikasi serta kinerja ditujukan kepada PT. GGC Sertifikasi Indonesia dan ditembuskan kepada Direktur Jenderal.

b. PT. GGC Sertifikasi Indonesia mempelajari keluhan atau banding dan menanggapi secara tertulis relevansi keluhan atau banding dimaksud selambat- lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak diterima keluhan atau banding.

c. Tanggapan secara tertulis sebagaimana dimaksud di atas merupakan hasil analisis PT. GGC Sertifikasi Indonesia terhadap relevansi materi keluhan atau banding.

d. Keluhan atau banding yang dinyatakan relevan diproses oleh Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan atau Banding yang ditetapkan oleh PT. GGC Sertifikasi Indonesia.

e. Tugas dan fungsi tim Ad-Hoc penyelesaian keluhan dan banding adalah memeriksa, menginvestigasi serta melaporkan hasil keluhan atau banding kepada PT. GGC Sertifikasi Indonesia untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak yang mengajukan keluhan atau banding.

f. Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan atau Banding menyampaikan laporan tertulis hasil investigasi yang berisi hasil uji materi serta rekomendasi penyelesaian keluhan atau banding kepada PT. GGC Sertifikasi Indonesia.

g. PT. GGC Sertifikasi Indonesia menyampaikan jawaban tertulis kepada pihak yang mengajukan keluhan atau banding, berdasarkan laporan Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan atau Banding.

4.3.2. Keluhan yang diajukan oleh pemerintah dan/atau pemerintah daerah:

a. Keluhan terkait penilaian verifikasi LK diajukan kepada Kementerian dan/atau KAN.

b. Keluhan terkait Tanda V-Legal dan/atau penerbitan Deklarasi Kesesuaian Pemasok diajukan kepada Kementerian.

c. Keluhan diselesaikan sesuai dengan prosedur yang ada pada Kementerian dan/atau KAN

4.3.3. Keluhan yang diajukan oleh Pemantau Independen:

Keluhan yang diajukan kepada PT. GGC Sertifikasi Indonesia:

a. Keluhan terkait proses dan/atau keputusan penilaian/verifikasi, kinerja dan penerbitan Dokumen VLegal ditujukan PT. GGC Sertifikasi Indonesia dan ditembuskan kepada Direktur Jenderal dan KAN.

b. PT. GGC Sertifikasi Indonesia mempelajari keluhan dan menanggapi secara

(5)

This document is the property of PT.GGC Sertifikasi Indonesia .The user of any printed copy of this controlled document is responsible for verifying it is the correct version prior to use. Hardcopies are uncontrolled. The current

version is available at the company network.

tertulis relevansi keluhan dimaksud selambat lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak diterima keluhan.

c. Tanggapan secara tertulis sebagaimana dimaksud butir (2) di atas merupakan hasil analisis PT. GGC Sertifikasi Indonesia terhadap relevansi materi keluhan.

d. Keluhan yang dinyatakan relevan diproses oleh Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan yang ditetapkan oleh PT. GGC Sertifikasi Indonesia.

e. Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan menyampaikan laporan tertulis hasil investigasi yang berisi hasil uji materi serta rekomendasi penyelesaian keluhan kepada PT.

GGC Sertifikasi Indonesia.

f. PT. GGC Sertifikasi Indonesia menyampaikan jawaban tertulis kepada pihak yang mengajukan keluhan, berdasarkan laporan Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan.

4.3.4. Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan atau Banding

d. Tim Audit, Pengambil Keputusan pada kasus yang menjadi materi keluhan atau banding, pihak yang mengajukan keluhan atau banding, pihak yang dikeluhkan, dan instansi pemerintah terkait tidak dapat menjadi Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan atau Banding.

b. Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan atau Banding berjumlah ganjil, sekurang- kurangnya berjumlah 3 (tiga) orang yang memiliki kompetensi sesuai dengan materi keluhan atau banding.

c. Anggota Tim Ad Hoc Penyelesaian Keluhan atau Banding, harus:

▪ Independen, dengan membuat pernyataan ketidakberpihakan.

▪ Memiliki kemampuan melakukan penilaian atas informasi yang disampaikan pada materi keluhan atau banding.

▪ Memahami sistem penilaian verifikasi LK.

▪ Memiliki wawasan interdisipliner dan mampu bekerja sama dengan anggota lain.

▪ Memiliki integritas tinggi dan menjunjung objektivitas dalam proses penyelesaian keluhan atau banding.

▪ Disepakati kedua belah pihak.

4.3.5. Masa Penyelesaian Keluhan atau Banding

a. Penyelesaian atas keluhan atau banding oleh PT. GGC Sertifikasi Indonesia disampaikan secara tertulis kepada pihak yang mengajukan keluhan atau banding selambat-lambatnya 20 (dua puluh) hari kalender terhitung sejak diterimanya laporan keluhan atau banding.

b. Dalam hal keluhan atau banding yang ditujukan kepada PT. GGC Sertifikasi Indonesia tidak dapat diselesaikan oleh PT. GGC Sertifikasi Indonesia, keluhan atau banding dapat diajukan kepada KAN, dengan tembusan kepada Menteri c.q.

Direktur Jenderal.

c. Keluhan atau banding kepada KAN diselesaikan sesuai dengan ketentuan KAN.

d. Selama proses penyelesaian keluhan atau banding, S-PHPL atau SLK yang telah diterbitkan tetap berlaku.

(6)

This document is the property of PT.GGC Sertifikasi Indonesia .The user of any printed copy of this controlled document is responsible for verifying it is the correct version prior to use. Hardcopies are uncontrolled. The current

version is available at the company network.

5.0 References

ISO 17021:2015 Conformity assessment – Requirements for bodies providing audit and certification of management system

ISO 17065:2012 Conformity assessment – Requirements for bodies certifying products, processes and services

QM01 Management System Manual (Ref. Std ISO 17021) QM02 Management System Manual (Ref. Std ISO 17065) QP01 Procedure for Document Control

QP02 Procedure for Record Management

QP04 Procedure for Corrective Action and Preventive Action

6.0 Enclosures Nil

7.0 Formats

F23 Incident Report F24 Incident Log

Referensi

Dokumen terkait

Pada hakikatnya tujuan bisnis adalah untuk menciptakan dan mempertahankan para pelanggan.Karena pelanggan merupakan orang atau organisasi yang menerima hasil pekerjaan, maka

Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian uji Anova atau F test menghasilkan nilai F hitung sebesar 2, 532 dengan tingkat signifikan 0.064 karena probabilitas

pengiriman berita secara tertulis atau terekam yang dikirimkan dalam amplop (surat) dan paket pos dalam negeri. Di dalam penelitian ini tidak menyinggung tentang biaya

Protap atau yang juga dikenal sebagai Standard Operating Procedure (SOP), adalah prosedur tertulis yang telah disahkan oleh pejabat berwenang dan berisi instruksi

Rancangan fasilitas kerja yang dibuat yaitu sebuah meja kerja atau workbench yang dibuat sesuai dengan hasil rekomendasi dari metode Ovako Work Posture Analysis

Bahan hukum sekunder yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang berisi informasi atau hasil kajian terkait perjanjian bagi