KETELADANAN PERSPEKTIF HAMKA KAJIAN TAFSIR AL- AZHAR. Skripsi
Teks penuh
Dokumen terkait
Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.. dari ayat ini dapat diketahui bahwa kemuliaan
Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. Ayat di atas merupakan dalil naqli dari diwajibkannya
Metode yang digunakan dalam pendidikan akhlak adalah ceramah, demonstrasi, dan keteladanan, yang semua itu bersumber pada tiga hal juga, yaitu dari Allah, panduan
Kalimat min nafs w ā h}idah dalam al-Qur’an menurut Tafsir Al-Azhar memiliki dua tujuan yaitu pertama hendaklah manusia bertaqwa kepada Allah karena sesungguhnya orang
Ayat ini (QS Yunus/10:17), 271 memberi peringatan terhadap orang yang paling zalim yakni yang mendustakan Allah dan ayat-ayat-Nya dengan pembalasan yang setimpal yaitu
Dikatakan sombong karena mereka mengetahui bahwa Allah swt., itu adalah Tuhan Yang Maha Kaya, Tuhan Yang Maha Memiliki dan Maha Pemberi, tetapi manusia itu ada yang tidak
Menurut penulis, langkah Hamka yang menafsir satu ayat sekaligus, dan tidak memenggalnya menjadi beberapa penggalan, lebih tepat dan efektif bagi para pembaca Indonesia,
Pada ayat ini sikap cinta terhadap dunia teutama pada kegilaan akan harta benda membuat kelalaian waktu hanya untuk memeneuhi kebutuhan duniawi hingga lalai dan jauh dari ibadah, segala