• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU BANGUNAN DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PT. CIPTA NUANSA PRIMA TANGERANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU BANGUNAN DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PT. CIPTA NUANSA PRIMA TANGERANG"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  diatas  merupakan  hasil  dari  perhitungan  keseluruhan  Analytical  Hierachy

Referensi

Dokumen terkait

Metode dalam penelitian ini adalah metode AHP (AnalyticalHierarchyProcess) yang digunakan untuk menghitung bobot setiap kriteria (kualitas, harga, waktu pengiriman, respon

Gambar 8 menununjukan bobot kepentingan antar sub kriteria pada kriteria politik pemerintahan dan politik ekonomi yang didapat dari perhitungan expert choice, jika diurutkan

Metode dalam penelitian ini adalah metode AHP (AnalyticalHierarchyProcess) yang digunakan untuk menghitung bobot setiap kriteria (kualitas, harga, waktu pengiriman, respon

Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa nilai bobot yang paling tinggi untuk kriteria pemilihan supplier adalah kriteria kualitas barang dengan nilai 0.29.. Kemudian

AHP adalah metode pengambilan keputusan yang dikembangkan untuk pemberian prioritas beberapa alternatif ketika beberapa kriteria harus dipertimbangkan, serta

Hasil dari pembobotan masing-masing kriteria dengan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP), kriteria yang mempunyai bobot paling banyak untuk pemilihan supplier

Penentuan prioritas solusi untuk pemilihan karyawan terbaik pada KFC Gajah Mada Pontianak dilakukan dengan caramenampilkan matriks bobot alternatif dan kriteria

Dari hasil penilaian tingkat kepentingan kriteria dalam pemilihan supplier menghasilkan skala prioritas/bobot sebagai berikut: prioritas I kualitas (0,486), prioritas II