• Tidak ada hasil yang ditemukan

Optimasi tween 80 dan span 80 sebagai emulsifying agent serta carbopol sebagai gelling agent dalam sediaan emulgel photoprotector ekstrak teh hijau (Camellia sinensis L.) : aplikasi desain faktorial - USD Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Optimasi tween 80 dan span 80 sebagai emulsifying agent serta carbopol sebagai gelling agent dalam sediaan emulgel photoprotector ekstrak teh hijau (Camellia sinensis L.) : aplikasi desain faktorial - USD Repository"

Copied!
132
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Struktur Span 80 (Anonim, 2010b)
Gambar 3. Struktur Carbopol (Rowe et al., 2009)
Gambar 4. Hasil pengamatan mikroskopik tipe emulgel (perbesaran 40x)
Tabel V. Nilai HLB dari Tiap Formula Emulgel
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor Tween 80, propilen glikol, atau interaksi keduanya pada level yang diteliti terhadap sifat

Variasi dari Tween 80 dan propilen glikol memberikan pengaruh signifikan terhadap stabilitas fisik (pergeseran daya sebar), namun tidak memberikan pengaruh

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Span 80 dan Tween 80 sebagai surfaktan serta faktor yang signifikan dalam menentukan sifat fisis dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang dominan antara Tween 80, PEG 4000 dan interaksi keduanya dalam menentukan sifat fisis (viskositas dan

Nilai efek yang didapat baik dari viskositas maupun daya sebar, respon yang diberikan berbanding terbalik dan sudah sesuai, dimana pada umumnya apabila viskositas

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari variasi level carbopol 940 dan gliserin serta interaksi keduanya terhadap sifat fisik emulgel minyak cengkeh,

Diperoleh formula IV dan V berada pada area optimum Tween 80 dan Span 80 sebagai emulsifying agent dalam lotion minyak almond dengan pengolahan menggunakan metode

KESIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah perbedaan konsentrasi variasi kombinasi emulgator tween 80 dan span 80 berpengaruh terhadap hasil uji sifat fisik sediaan krim ekstrak