• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KECENDERUNGAN PENGHINDARAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi Pada KPP Pratama Sidoarjo Utara)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PENGARUH PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KECENDERUNGAN PENGHINDARAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi Pada KPP Pratama Sidoarjo Utara)"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik Perkembangan Jumlah Wajib Pajak dan SPT Yang Disampaikan

Referensi

Dokumen terkait

Artinya apabila Wajib Pajak dikategorikan sebagai Wajib Pajak patuh, maka semakin patuhnya Wajib Pajak dalam melakukan kewajiban perpajakannya seperti melaporkan SPT

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan membuktikan secara parsial apakah kesadaran wajib pajak, kejujuran wajib pajak, hasrat membayar pajak, dan kedisiplinan wajib

Pemerintah tidak lagi dibebankan kewajiban administrasi menghitung jumlah pajak terutang Wajib Pajak dan menerbitkan Surat Ketetapan Pajak untuk memberitahukan (sekaligus

Dengan masih banyaknya Wajib Pajak yang belum mengerti dalam perhitungan jumlah pajak terutang, masih kurangnya kesadaran dalam membayar dan melaporkan SPT, maka untuk

Dalam hal ini fiskus memberikan kepercayaan kepada wajib pajak untuk menghitung sendiri jumlah pajak terutangnya, dengan kepercayaan yang sudah diberikan oleh fiskus kepada

Kelebihan dari sistem self assesment ini adalah Wajib Pajak diberikan tiga kepercayaan oleh fiskus yaitu menghitung, membayar dan melaporkan sendiri pajak yang

Variabel dalam penelitian adalah Self Assessment System (X) mempunyai indicator meliputi kesadaran wajib pajak, kejujuran wajib pajak, hasrat membayar pajak, kedisiplinan

Dalam penerapan Self Assessment System ini wajib pajak diharapkan memiliki kesadaran, kejujuran, kedisiplinan dan hasrat yang tinggi dalam memenuhi