RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS)

48 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

i

RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH

(RPS)

DISUSUN : TK ARIWACANA

RONGKOP, GUNUNGKIDUL

(2)

ii

LEMBAR PENGESAHAN

Rencana Pengembangan Sekolah ini telah disahkan dalam Rapat PlenoTK,yang dihairi oleh KepalaTK,Guru danPengurusKomite TK

Disahkan pada tanggal :

Bertempat di TK ARIWACANA Komite TK ARIWACANA PAULUS SUPARMAN S.Th Rongkop, Juli 2017 Kepala TK ARIWACANA RACHEL SAMTINI NIP. - Mengetahui

Kepala UPT PAUD dan SD Kecamatan Rongkop

SUMIYAT,SPd MMPd NIP. 196604101988041001

(3)

iii

RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah Yang maha Kuasa atas rahmat dan karunia serta hidayahnya,akhirnya buku tentang Rencana PengembanganSekolah ( RPS ) TK ARIWACANA dapat diselesaikan.

Rencana Pengembangan Sekolah ( RPS ) ini dimaksudkan untuk dapat memberikan gambaran perkembangan sekolah TK ARIWACANA dan keadaaan yang diinginkan selama kurun waktu tahun 2017-2020.

Semoga melalui RPS ini dapat dijadikan bahan pengembangan dan evaluasi pengelola pendidikan yang berkepentingan baik langsung, untuk selanjutnya sebagai titik tolak peningkatan baik fungsi dan peranan sekolah TK ARIWACANA ini tidak lepas dari kelemahan dan kekurangan. Oleh karena itu kritik dan saran yang kontruktif sangat kami harapkan guna perbaikan kearah kesempurnaan.

Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu kami sehingga tersusunnya buku Rencana Pengembangan sekolahTK ARIWACANA tahun2017-2020

(4)

iv

IDENTITAS SEKOLAH

1. Nama Sekolah : TK ARIWACANA

2. NPSN : 20408208

3. Status Sekolah : SWASTA 4. Akriditasi/ Tahun : C/ 2009

5. Kode Pos : 55883

6. No Telepun /HP : 085228525088

7. E-mail : idhasuryati73@gmail.com

8. Nama kepala sekolah : RACHEL SAMTINI 9. No. Statistik Sekolah : 002040312003 10.No Statistik bangunan :

11.Alamat : Kerdonmiri Semugih,Rongkop Gunungkidul 12.Tahun berdiri : 1970 13.Tahun perubahan : 2013 14.Tahun dibangun : 2012 15.Tahun digunakan : 2013 16.Luas Tanah : 285 M2 17.Luas bangunan : 54 M2

(5)

v DAFTAR ISI

Lembar Judul ... i

Lembar Pengesahan ... ii

Kata Pengantar ... iii

Identitas Sekolah... iv

Daftar Isi ... v

BAB I A. Latar Belakang ... 1

B. Landasan Hukum ... 2

C. Maksud dan Tujuan ... 3

D. Metode Penyusunan ... 3

E. KerangkaPemikiran ... 3

F. Sistematika Penulisan ... 5

BAB II A. Kondisi Masa Lalu ... 6

B. Kondisi Sekarang ... 8

C. Kondisi yang diharapkan ... 11

D. Identifikasi Tantangan Nyata (Kesenjangan kondisi) ... 15

BAB III A. Visi ... 25

B. Misi ... 25

C. Tujuan Sekolah ... 25

D. Skala Prioritas dan Tantangan Nyata ... 25

E. Tantangan Utama (PRIORITAS) ... 33

F. Sasaran Sekolah ... 34

G. Identitas Fungsi – Fungsi yang diperlukan setiap sasaran ... 35

H. Alternatif langkah Pemecahan Persoalan ... 36

I. Progam peningkatan mutu ... 37

J. Jadwal kegiatan ... 38

K. Jadwal Kegiatan Pembelajaran TK ARIWACANA ... 41

BAB IV Penutup ... 42

(6)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kebijakan dan strategi Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Derektorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini,Non formal Dan Formal tahun 2012, antara lain: 1.Mendorong penyelenggaraan PAUD holistik-integratif yang mampu mengoptimalkan/melejitkan kecerdasan anak, sesuai tahap tumbuh kembang anak, memberikan kesiapan mengikuti pendidikan lebih lanjut dengan jangkauan sasaran yang makin luas, bermutu, merata dan berkeadilan. 2.Meningkatkan dan kapasitas kelembagaan PAUDNI melalui perbaikan sistem manajemen informasi, asistensi danadvokasi, peningkatan sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kapasitas tenaga yang profesional agar mampu memberikan layanan pendidikan yang bermutu melalui akreditasi dan sertifikasi serta dapat menjangkau sasaran yang makin luas, adil dan merata. 3. Meningkatkan mutu pelayanan program PAUDNI melalui pengembangan model dan program percontohan yangdilakukan oleh UPT Pusat dan Daerah.

Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 32 tentang Pemerintah Daerah, implementasinya pada tingkat sekolah secara nyata direkomendasi oleh model manajemen berbasis sekolah (MBS) dengan tujuan untuk memandirikan dan memberdayakan Sekolah. Kemandirian saja tentu tidak cukup. Hal ini akan memberikan dampak pada terciptanya peningkatan kualitas, efektifitas, efisiensi, produktifitas, dan inovasi pendidikan. Upaya peningkatan mutu membutuhkan komitmen dari semua pihak, untuk itu budaya mutu mutlak ditanamkan dan dikembangkan pada warga sekolah.

Peningkatan mutu yang dilakukan secara terus menerus dan berfokus pada pelanggan demi kepuasan jangka panjang akan mewujudkan visi dan misi sekolah. Hal ini merupakan implikasi PP 19 tahun 2005, bahwa sekolah memiliki kewajiban melakukan penjaminan mutu, dan secara lebih rinci tersirat pada model pengelolaan sekolah yang tertuang pada Permendiknas No: 137 th 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Pengelolaan sekolah yang standar akan menjamin terwujudnya mutu yang standar. Mutu yang standar selanjutnya dirumuskan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah merupakan alternatif baru dalam pengelolaan pendidikan yang lebih menekankan kepada kemandirian sekolah. Sekolah lebih memfokuskan diri pada perbaikan proses. Pengembangan konsep manajemen ini didesain untuk meningkatkan kemampuan sekolah dan masyarakat dalam mengelola perubahan pendidikan kaitanya dengan tujuan keseluruhan, kebijakan, strategi perencanaan, inisiatif kurikulum yang telah ditentukan oleh pemerintah dan otoritas

(7)

2

pendidikan. Dan pendidikan menuntut adanya perubahan sikap dan tingkah laku seluruh komponen sekolah.

Berdasarkan uraian tersebut di atas TK ARIWACANA mempunyai konsekuensi logis dalam menyikapi perlunya pengelolaan sekolah dalam upaya peningkatan kualitas sekolah. Dalam pelaksanaannya sekolah perlu menyusun rencana atau program kerja jangka menengah empat tahun dan program kerja jangka pendek satu tahun, yaitu dengan mengevaluasi diri secara periodik untuk mendiagnosa kekurangan serta keberhasilan yang telah dicapai oleh sekolah yang nantinya dijadikan pedoman dalam perencanaan tahun berikutnya.

B. Landasan hukum

Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) ini merupakan gambaran yang jelas tentang situasi sekolah saat ini, serta perbandingannya dengan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu kebijakan pemerintah sekarang ini adalah mengembangkan otonomi sekolah. Manajemen berbasis sekolah merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kebijakan tersebut. Perencanaan Sekolah merupakan aspek kunci MBS. Hanya melalui perencanaan yang efektif, mutu peserta didik akan dapat ditingkatkan dan kewajiban untuk menuntaskan wajib belajar 9 tahun dapat dipenuhi, terutama untuk anak dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi.

Landasan dalam penyusunan ini, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, khususnya Bab II, Pasal 2, disebutkan bahwa lingkup standar nasional pendidikan meliputi 8 standar. Salah satu standar tersebut adalah standar pengelolaan. Lebih lanjut disebutkan dalam pasal 53 ayat (1) bahwa setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencanan kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi 4 (empat) tahun.

Dalam Permendiknas No.19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dinyatakan bahwa sekolah wajib membuat : 1) Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu 4 tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan; 2) Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah

(8)

3

C. Maksud dan Tujuan

Maksud dari penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah ini adalah dapat digunakan sebagai :

1. Pedoman kerja (kerangka acuan) untuk mengembangkan sekolah.

2. Dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah; serta

3. Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumber daya pendidikan yang diperlukan untuk pengembangan sekolah.

Sedangkan, tujuan utama dari penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah ini adalah agar sekolah dapat mengetahui secara rinci tindakan-tindakan yang harus dilakukan agar tujuan, kewajiban, dan sasaran pengembangan sekolah dapat dicapai.

D. Metode Penyusunan

Metode dari penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah ini, dengan melakukan :

1. Observasi/pengamatan

Observasi dilakukan dengan cara mengamati secara teliti 8 standar yang ada, sebagai bahan untuk memahami kondisi sekolah, sebelum dan saat ini. Selanjutnya dilakukan pencatatan data-data yang telah ditemukan dalam proses ke 8 standar tersebut. Penentuan data dalam penyusunan ini dengan menganalisa setiap standar.

2. Diskusi

Metode ini dilakukan dengan cara mengajak Guru, Karyawan, Dewan Sekolah serta Kepala Sekolah berdiskusi tentang hasil observasi/pengamatan yang telah dilakukan untuk dilakukan analisis SWOT.

3. Interview

Wawancara secara langsung dengan informan, yaitu : Guru, Karyawan, Siswa, Kepala Sekolah, serta Dewan Sekolah untuk mendapatkan data dan masalah di sekolah

4. Dokumentasi Hasil EDS

Mengumpulkan berbagai data yang berkaitan dengan masalah yang disusun baik dari data primer maupun sekunder yang dilakukan melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS )

E. Kerangka Pemikiran

Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) ini dilakukan untuk melihat situasi dan kondisi sekolah, yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman

(9)

4

(SWOT) yang mungkin akan terjadi. Dengan demikian, dapat ditemukan karakteristik sekolah, yang pada akhirnya digunakan untuk melakukan manajemen/perencanaan mutu

sebagai pusat perhatian utama.

Peran Orangtua/Wali murid, Guru, Kepala Sekolah, maupun Dewan Sekolah tidak ditentukan oleh didaktik-metodik, “Apa yang akan dilakukan?”, tetapi pada “Bagaimana

mengelola sumber daya sekolah, dan mendorong partisipasi warga sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan mutu pendidikan.”

Sekolah harus merumuskan dan mengembangkan visi, misi, serta tujuannya. Untuk mencapai visi, misi dan tujuan sekolah tersebut, perlu dilakukan penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah dan Rencana Kerja Tahunan melalui tahapan dengan melihat input yang ada, lalu dilakukan proses untuk menghasilkan output yang diharapkan.

Output yang diharapkan adalah, kinerja (prestasi) sekolah yang dihasilkan dari proses pendidikan. Output pendidikan dinyatakan tinggi jika prestasi sekolah tinggi dalam berbagai hal.

Sedangkan proses yang dimaksudkan ialah berubahnya sesuatu (input) menjadi sesuatu yang lain (output). Di tingkat sekolah, proses meliputi pelaksanaan administrasi dalam arti proses (fungsi) dan administrasi dalam arti sempit.

Proses dan Output diatas tentu harus didukung oleh input. Input adalah sesuatu yang harus tersedia untuk berlangsungnya proses. Input juga disebut sesuatu yang berpengaruh terhadap proses. Input merupakan prasyarat proses.Input terbagi empat, yaitu : input SDM, input sumber daya, input manajemen, dan input harapan.

Penyusunan RKJM ini merupakan metode perencanaan yang diterapkan agar sekolah

memiliki proses yang jelas, melakukan serangkaian kegiatan, memahami konsep perencanaan, dan dapat mengembangkannya. Asumsinya dapat memotivasi warga sekolah, sehingga kinerja (prestasi) nya meningkat.

(10)

5

F. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dapat dijelaskan sebagai berikut :

Cover/halaman judul Lembar Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi Bab I. Pendahuluan A. Latar Belakang B. Landasan

C. Maksud dan Tujuan D. Metode Penyusunan E. Kerangka Pemikiran F. Sistematika Penulisan Bab II. Kondisi Umum

A. Kondisi Masa Lalu B. Kondisi Sekarang

C. Kondisi Yang diharapkan D. Identifikasi Tantangan Nyata Bab III. Rencana Strategis

A. VISI B. MISI C. TUJUAN SEKOLAH D. Tantangan Nyata E. Tantangan Utama F. Sasaran Sekolah G. Identifikasi Fungsi-fungsi H. Alternatif Langkah Pemecahan

Persoalan

I. Menyusun Program Peningkatan Mutu

J. Jadwal Kegiatan

Bab IV. Penutup

(11)

6 BAB II KONDISI UMUM

A. Kondisi Masa Lalu

Kondisi masa lalu adalah profil sekolah yang menggambarkan kondisi dan situasi sekolah secara jelas dan lengkap pada tahun 2017 Yang tersaji sebagai berikut :

No. Komponen Kondisi

1. Kesiswaan a. Sekolah siap untuk menampung anak usia

sekolah.

b. Sekolah sudah menyiapkan ruang yang cukup.

c. Dalam mengelola peserta didik sekolah melakukan pelayanan yang optimal.

d. Sekolah sudah melaksanakan program bagi para peserta didik yang berbakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler baru ada ekstrakurikuler drambend dan tari, Namun peserta didik belum mengikuti kegiatan tersebut secara maksimal.

e. Perlakuan sekolah untuk menangani peserta didik rawan putus sekolah karena tidak mampu belum mengusahakan beasiswa /bantuan dari lembaga,maupun pihak swasta belum dilibatkan.

f. Mengikutsertakan peserta didik dalam lomba akademik maupun non-akademik di Tingkat Gugus, Kecamatan, Kabupaten,belum maksimal

2. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran

a. Sekolah telah membuat perencanaan pembelajaran, sepertiProkta ,Promes, RPPM dan RPPH sebagainya namun masih kurang optimal.

b. Pelaksanaan proses pembelajaran belum maksimal. Penggunaan alat peraga, lingkungan, kedisiplinan, dan lain sebagainya masih kurang maksimal.

c. Sekolah menggunakan kurikulum TK/RA tahun 2010

3. Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Pengembangannya

a. Kualifikasi Pendidikan guru di sekolah kami, hampir 80% S-1 PAUD dan 1 guru masih masih berpendidikan KPG TK Yang sudah sertifikasi sebanyak 5 dari 5 guru. b. Kualifikasi Pendidikan Kepala Sekolah di

sekolah kami, juga sudah berpendidikan S-1 dan bersertifikasi.

c. Sekolah belum memiliki Guru Kesenian. d. Sekolah belum mempunyai Guru TPA yang

sesuai bidangnya

e. Kepala Sekolah belum mampu mengelola kegiatan produksi/jasa yang cukup untuk membiayai ekstrakurikuler secara mandiri. f. Tenaga Administrasi/TU tidak memiliki

(12)

7

No. Komponen Kondisi

latar belakang yang sesuai dengan tugasnya. g. Sekolah belum memiliki Satpam dan

Tukang Kebun.

4. Sarana dan Prasarana a. Jumlah ruang disekolah kami, belum lengkap.

b. Sarana ruang belum lengkap, seperti : 1. Ruang Kepala Sekolah belum ada 2. Ruang guru belum

3. Ruang kelas belum melum mencukupi

4. Ruang UKS dan perlengkapannya belum ada

5. Ruang dapur belum ada 6. Gudang belum ada

7. Ruang kantor TU dan saran pendukung lainya belum ada

8. Ruang serba guna belum ada 9. Ruang perpustakaan dan

kelengkapannya 10.Ruang ibadah

11.Tempat bermain diluar yang

12.Sekolah belum ada jaringan internet 13.APE luar belum lengkap

14.Sekolah belum ada seperangkat LCD c. Sekolah masih belum lengkap untuk mebeler

anak dan guru

5. Keuangan dan Pembiayaan a. Sumber dan jumlah dana yang dimiliki oleh sekolah, diperoleh dari :BOP,BOSDA KAB.,BKAD Kec.Tepus

b. Pengalokasian anggaran belanja sekolah, disesuaikan dengan skala prioritas.

c. Pegelolaan keuangan dilakukan secara sistematis, efisien, transparan, dan akuntabel.

6. Budaya dan Lingkungan Sekolah a. Sekolah kami memiliki program 7K, Piket Kelas untuk meningkatkan kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban, kedisiplinan, kesehatan, kenyamanan sekolah.

b. Untuk program Kerja Bhakti Lingkungan masih jarang dilaksanakan.

7. Peran serta Masyarakat dan Kemitraan

a. Kondisi keorganisasian komite Sekolah kami aktif, namun penggalangan dana untuk pengembangan sekolah terbatas dari Orang tua/Wali saja.

b. Peran dan fungsi komite Sekolah memberikan sumbang saran untuk peningkatan mutu di sekolah kami.

c. Dukungan masyarakat luas terhadap sekolah kami cukup baik.

d. Kondisi kemitraan sekolah dengan pihak luar masih kurang optimal, khususnya untuk penggalangan dana.

(13)

8

Tabel 1. Kondisi Sekolah Masa Lalu

B. Kondisi Sekarang

Kondisi sekarang adalah profil sekolah yang menggambarkan kondisi dan situasi sekolah secara jelas dan lengkap pada tahun2017 yang tersaji sebagai berikut :

No. Komponen Kondisi

1. Kesiswaan a. Sekolah siap untuk menampung anak usia

sekolah.

b. Sekolah sudah menyiapkan ruang yang cukup. c. Dalam mengelola peserta didik sekolah

melakukan pelayanan yang optimal.

d. Sekolah sudah melaksanakan program bagi para peserta didik yang berbakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler diantaranya :

dranbend.TPA, dalam pelaksanaan TPA dibantu dari pengajar Kantor Urusan Agama Kec. Tepus . e. Perlakuan sekolah untuk menangani peserta

didik rawan putus sekolah adalah mengusahakan beasiswa /bantuan dari Pemerintah, sedangkan pihak swasta belum dilibatkan.

f. Perlakuan terhadap peserta didik yang berkebutuhan kusus tetap mendapatkan pelayanan .

g. Mengikutsertakan peserta didik dalam lomba akademik maupun non-akademik di Tingkat Kecamatan, Kabupaten, maupun Provinsi. 2. Kurikulum dan Kegiatan

Pembelajaran

a. Sekolah telah membuat perencanaan

pembelajaran, seperti Silabus, Prokta,Promes, RPPM,RPPH dengan menggunakan kurikulum 2013 dan lain sebagainya namun belum termuati. b. Pelaksanaan proses pembelajaran belum

maksimal. Penggunaan alat peraga, lingkungan, kedisiplinan, dan lain sebagainya masih kurang maksimal.

c. Pendidikan berbasis budaya, Pendidikan

Karakter bangsa, dalam pelaksanaan terintegrasi dengan kurikulum yang berlaku.

3. Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Pengembangannya

a. Kualifikasi Pendidikan guru di sekolah kami, hampir 100% S-1 PAUD, yang 1 orang masih berpendidikan KPG TK, Yang sudah sertifikasi sebanyak 5 dari 5 guru.

b. Kualifikasi Pendidikan Kepala Sekolah di sekolah kami, juga sudah berpendidikan S-1 dan bersertifikasi.

c. Sekolah belum memiliki Guru Kesenian. d. Kepala Sekolah belum mampu mengelola

kegiatan produksi/jasa yang cukup untuk membiayai ekstrakurikuler secara mandiri. e. Tenaga Administrasi/TU sudah S1 administrasi

negara memiliki latar belakang yang sesuai dengan tugasnya.

(14)

9

f. Sekolah sudah memiliki Tukang Kebun. 4. Sarana dan Prasarana a. Jumlah ruang disekolah kami, belum lengkap.

b. Jumlah ruang yang belum ada , seperti :

1. Ruang Kepala Sekolah belum ada beserta perlengkapannya seperti : brankas dan filling Kabinet, meja kursi tamu

2. Ruang guru belum ada almari,meja kursi guru.

3. Ruang kelas belum sesuai dengan jumlah rombel.

4. Ruang UKS dan perlengkapannya belum ada.

5. Ruang gudang belum ada.

6. Ruang dapur sudah namun perlengkapan belum lengkap

7. Ruang aula belum ada.

8. Tempat bermain dan olahraga tidak sesuai dengan ketentuan.

9. Tempat ibadah belum ada. 10.Ruang Perpustakaan belum ada 11.Sekolah Belum ada jaringan internet 12.APE luar belum lengkap

13.Sekolah untuk seperangkat LCD belum ada 5. Keuangan dan Pembiayaan a. Sumber dan jumlah dana yang dimiliki oleh

sekolah, diperoleh dari : BOSMAS;APBD Prop,APBD Kab.BKAD, Pendapatan Asli Sekolah, Pendapatan dari donator yang tidak mengikat.

b. Pengalokasian anggaran belanja sekolah, disesuaikan dengan skala prioritas. c. Pengelolaan keuangan dilakukan secara

sistematis, efisien, transparan, dan akuntabel. 6. Budaya dan Lingkungan

Sekolah

a. Sekolah kami memiliki program 7K, Piket Kelas untuk meningkatkan kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban, kedisiplinan, kesehatan, kenyamanan sekolah.

b. Sekolah untuk menanamkan pada anak untuk membawa bekal dari rumah belum bisa berjalan secara optimal.

c. Budaya cuci tangan dengan air mengalir sudah bisa berjalan namun terkendala oleh air

d. Untuk program Kerja Bhakti Lingkungan sudah dilaksanakan.

e. Budaya disiplin penggunaan waktu masih rendah.

f. Warga Sekolah belum disiplin untuk membuang sampah pada tempatnya.

7. Peran serta Masyarakat dan Kemitraan

a. Kondisi keorganisasian komite Sekolah kami aktif, namun penggalangan dana untuk pengembangan sekolah terbatas dari Orang tua/Wali saja.

b. Peran dan fungsi komite Sekolah memberikan sumbang saran untuk peningkatan mutu di sekolah kami.

(15)

10

kami cukup baik.

d. Kondisi kemitraan sekolah dengan pihak luar masih kurang optimal, khususnya untuk penggalangan dana.

(16)

11

Tabel 2. Kondisi Sekolah sekarang

C. Kondisi yang diharapkan

Kondisi yang diharapkan merupakan profil (keadaan sekolah), hal mana yang akan ditingkatkan, diperbaiki atau dicapai dalam 4 (empat) tahun ke depan. Berorientasi pada peningkatan/perbaikan sekolah (school improvement), termasuk memperkuat kapasitas sekolah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menyampaikan pengetahuan tersebut kepada peserta didik, serta memperkuat kapasitas sekolah dalam kolaborasi yang dibangun atas dasar “kepercayaan”. Mencakup bukan hanya harapan penyedia layanan,tetapi juga pengguna layanan. Mengacu pada visi dan misi serta tujuan yang sudah dimiliki oleh sekolah. Hal tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :

Aspek Profil Sekolah Harapan Pemangku

Kepentingan

Kesiswaan - Rasio rombel dibanding jumlah siswa

- 1 : 15

- Peserta didik belum optimal mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drambend, tari, TPA

- Rasio rombel dibanding jumlah siswa 1 : 15

- Peserta didik optimal mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drambend, tari, TPA. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran

- Sekolah telah membuat perencanaan pembelajaran, seperti Silabus, Prokta, Promes, RPPM, RPPH dan lain sebagainya namun belum termuati oleh PBB dan kearifan lokal secara menyeluruh.

- Pelaksanaan proses pembelajaran belum maksimal. Penggunaan alat peraga, lingkungan, kedisiplinan, dan lain sebagainya masih kurang

maksimal.

- Sekolah telah membuat perencanaan

pembelajaran, seperti Silabus, Prokta, Promes, PRRMdan RPPH lain sebagainya yang dimuati oleh PBD dan PKB dan kearifan lokal secara menyeluruh.

- Pelaksanaan proses pembelajaran secara maksimal. Dengan penggunaan alat peraga, lingkungan, kedisiplinan, dan lain sebagainya.

- Pembelajaran e-learning

(17)

12

Aspek Profil Sekolah Harapan Pemangku

Kepentingan

sambil belajar dan belajar sambil bermain. Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Pengembangannya

- Kualifikasi Pendidikan guru di sekolah kami, hampir 80% S-1 PAUD, yang 1 orang masih berpendidikan KPG TK. Yang sudah sertifikasi sebanyak 5 dari 5 orang.

- Sekolah belum memiliki Guru Kesenian

- Kepala Sekolah belum mampu

mengelola kegiatan produksi/jasa yang cukup untuk membiayai

ekstrakurikuler secara mandiri

- Tenaga Administrasi/TU tidak memiliki latar belakang yang sesuai dengan tugasnya.

- Sekolah belum memiliki Satpam dan Tukang Kebun.

- Kualifikasi Pendidikan guru di sekolah kami, 80% S-1 PAUD, Yang sudah sertifikasi sebanyak 5 orang.

- Kepala Sekolah mampu mengelola kegiatan yang cukup untuk membiayai ekstrakurikuler secara mandiri

- Tenaga Administrasi/TU berstatus PTT /SI

Administrasi Negara

- Sekolah memiliki Satpam dan Tukang Kebun. Sarana dan

Prasarana

- Sekolah untuk sarana prasarana ruang belum lengkap.

- Belum Terpasangnya jaringan internet

- Sekolah belum lengkap sarana TI dan belum mempunyai seperangkat LCD

- Sekolah untuk Sarana prasarana ruang lengkap sesuai standar - Terpasangnya jaringan internetuntuk memperlancar pendataan secara online. - Meningkatkan kelancaran pengelolaan administrasi pembelajaran,memperlan car pendataan secara online dan penyampai informasi

Keuangan dan Pembiayaan

- Sumber dan jumlah dana yang dimiliki oleh sekolah, diperoleh dari : IURAN KOMITE,APBD KAB. BOP,

- Sekolah bersama komite Sekolah mampu menggali dana dari sumber lain,

(18)

13

Aspek Profil Sekolah Harapan Pemangku

Kepentingan

DONATUR

- Pengalokasian anggaran belanja sekolah, disesuaikan dengan skala prioritas.

- Pengelolaan keuangan dilakukan secara sistematis, efisien, transparan, dan akuntabel.

selain dari Pemerintah. Seperti contoh,

bekerjasama dengan BKAD, masyarakat, alumni,dll.

- Sekolah dalam

pengelolaan dana tepat sasaran , disipiln serta hemat dan efisien dalam penggunaan

Budaya dan Lingkungan Sekolah

- Program Kerja Bhakti Lingkungan masih jarang dilaksanakan.

- Disiplin dalam penerapan pembiasaan membuang sampah pada tempatnya belum optimal

- Budaya disiplin penggunaan waktu masih rendah

- Sekolah belum menerapkan jum’at sehat dengan kegiatan senam

- Program Kerja Bhakti Lingkungan dapat dilaksanakan.

- Siswa diharapkan terbiasa membuang sampah pada tempatnya.

- Menggunakan waktu secara tepat, efektif, dan efisien (on-time).

- Warga Sekolah memiliki budaya untuk mengikuti jum’at sehat dengan kegiatan senam pagi Peran Serta

Masyarakat dan Kemitraan

- Kondisi keorganisasian komiteSekolah kami aktif, namun penggalangan dana untuk pengembangan sekolah terbatas dari Orang tua/Wali saja.

- Kondisi kemitraan sekolah dengan pihak luar masih kurang optimal, khususnya untuk penggalangan dana dan kegiatan – kegiatan sekolan yang lain .

- Komite Sekolah dapat menggalang dana untuk pengembangan sekolah bersama Orang tua/Wali.

- Sekolah menjalin kerjasama dengan,PUSKESMAS, BKAD Kec, RONGKOP,POLSEK ,Pemerintah Desa

(19)

14

Aspek Profil Sekolah Harapan Pemangku

Kepentingan

setempat, alumni untuk mengglang dana.

(20)

15

Tabel 3. Kondisi yang diharapkan

D. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA (KESENJANGAN KONDISI) ANTARA

KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI TERHADAP KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

1 STANDAR ISI STANDAR ISI

a. Pengembangan kurikulum2013 : 80% tersusun

Pengembangan kurikulum : 85% tersusun

5%

b. Struktur Kurikulum : 80% tersusun Struktur Kurikulum : 87.5% tersusun

7.5%

- Tersusun silabus :80 % - Tersusun silabus : 88% 8. %

- Komponen silabus : 80 % - Komponen silabus : 89 % 9 %

- Keterkaitan antar komponen dalam silabus : 80%

- Keterkaitan antar komponen silabus : 90%

10 %

c. Beban Belajar : 80 % tersedia Beban Belajar : 90 % tersedia 10%

d. Layanan Bimbingan dan Konseling : 80% tersedia

Layanan Bimbingan dan Konseling90 % tersedia

9%

2 STANDAR PROSES STANDAR PROSES

a. Perencanaan Proses Pembelajaran : 80 % ada

Perencanaan Proses Pembelajaran : 90 % ada

10 %

b. Kualitas RPP : 80% Kualitas RPP : 90% 10 %

Kepemilikan RPP oleh guru : 80 % memiliki

Kepemilikan RPP oleh guru : 90% memiliki

10%

Kepemilikan sumber belajar : 80 % Kepemilikan sumber belajar : 90%

10 %

Ketersediaan buku panduan, lainnya : 75% tersedia

Ketersediaan buku teks, buku panduan, sumber belajar lainnya : 80% tersedia

5%

Pemanfaatan buku panduan, lainnya : 70%

Pemanfaatan buku teks, buku panduan, sumber belajar lainnya : 80 %

10%

c. Kualitas Pengelolaan kelas 61% Kualitas Pengelolaan kelas 100% 39%

(21)

16

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

pelaksanaan pembelajaran 60% pelaksanaan pembelajaran 70%

- Pengelolaan kelas 54.5% - Pengelolaan kelas 70% 15,5%

- Kualitas Pembelajaran70% - Kualitas Pembelajaran 80% 10% d. Pelaksanaan Pembelajaran 80% Pelaksanaan Pembelajaran 85% 5%

- Pelaksanaan Pembelajaran Bermutu di Sekolah: 70 % - Pelaksanaan Pembelajaran Bermutu di Sekolah: 85% 15% - Kesesuaian pelaksanaan

pembelajaran dengan RPP untuk pendahuluan: 80% sesuai

- Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan RPP untuk pendahuluan :85% sesuai

5%

- Kesesuaian pelaksanaan

pembelajaran dengan RPP untuk inti : 80% sesuai

- Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan RPP untuk inti : 85% sesuai

5%

- Kesesuaian pelaksanaan

pembelajaran dengan RPP untuk penutup :75% sesuai

- Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan RPP untuk penutup :80% sesuai

5%

- Sekolah melakukan kegiatan pelayanan konseling yang

diperuntukkan bagi semua peserta didik yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar peserta.didik : 80 %

- Sekolah melakukan kegiatan pelayanan konseling yang diperuntukkan bagi semua peserta didik yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar

peserta didik : 85%

5%

e. Kegiatan ekstra kurikuler : 100% Kegiatan ekstra kurikuler : 100% 0%

- Sekolah melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler ( drambend, tari , dan TPA,Melukis ) bagi semua siswa sesuai dengan minat dan bakat dan kondisi sekolah den : 50 %

- Sekolah melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler bagi semua siswa sesuai dengan minat dan bakat dan kondisi sekolah 75% :

(22)

17

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata - Pemantauan, Pengawasan, dan

Evaluasi : 80%

- Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi : 86%

6%

- Pelaksanaaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi : 80%

- Pelaksanaaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi : 85%

5%

- Pelaksanaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi (persiapan, proses, penilaian) 80%

- Pelaksanaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi (persiapan, proses, penilaian) 85%

5%

- Tindak Lanjut 75% - Tindak Lanjut 85% 10%

3. STANDAR TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK STANDAR TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK a. Berprestasi Berprestasi

Prestasi Akademik Prestasi Akademik

- Peningkatan Tingkat pencapaian perkembangan untuk kelompok A dan Kelompok B untuk semua bidang pengembangan 80 %

- Peningkatan tingkat pencapaian perkembangan untuk kelompok A dan Kelompok B untuk semua bidang pengembangan 90%

10%

Prestasi Non Akademik Prestasi Non Akademik

- Peningkatan prestasi bidang non akademi ( seni, budaya dan olahraga ) 50 %

- Peningkatan prestasi bidang non akademi ( seni, budaya dan olahraga ) 100 %

50 %

b. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia : 80%

Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia : 90%

10%

Melaksanakan ajaran agama : 80% Melaksanakan ajaran agama : 100%

20%

Berakhlak Mulia : 75% Berakhlak Mulia : 100% terpenuhi

25%

c. Memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air : 50%

Memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air : 100%

(23)

18

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

Siswa mentaati aturan sekolah dan norma sosial : 50%

Siswa mentaati aturan sekolah dan norma sosial : 100%

50%

4. STANDAR PTK STANDAR PTK

a. Guru Guru

Kualifikasi Guru : 80 % terpenuhi

- S1 : 5 orang

- Kesesuaian latar belakang

pendidikan dan ketugasan guru : 5 orang

Kualifikasi Guru : 100% terpenuhi

- S1 : 5 orang

- Kesesuaian latar belakang pendidikan dan ketugasan guru : 5 orang

20%

20 % 0%

Kompetensi Guru : 85% terpenuhi - Kompetensi Guru : 90% terpenuhi

5%

Guru Memiliki Sertifikat Kompetensi : 85 % terpenuhi

- Guru Memiliki Sertifikat Kompetensi : 90 % terpenuhi

5%

Guru menggunakan sumber belajar yang bervariasi 75%

- Guru menggunakan sumber belajar yang bervariasi 85%

10%

b Tenaga Kependidikan - Tenaga Kependidikan

Kualifikasi Tenaga Kependidikan :

- Kepala Sekolah mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 100% memiliki

- Tenaga administrasi mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 75%

- Tenaga Perpustakaan mempunyai kualifikasi pendidikan minimal belum terpenuhi

- Sekolah belum mempunyai penjaga sekolah :

Kualifikasi Tenaga Kependidikan :

- Kepala Sekolah mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 100% memiliki

- Tenaga administrasi mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 100%

- TerpenuhinyaTenaga

Perpustakaan yang mempunyai kualifikasi pendidikan minimal 70%

- Sekolah mempunyai penjaga sekolah : minimal 1.

0%

25%

70%

100 %

5. STANDAR SARANA DAN

PRASARANA

STANDAR SARANA DAN PRASARANA

(24)

19

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

a. Lahan : 100% terpenuhi Lahan : 100% terpenuhi 0%

b. Ruang Ruang

- Ruang Kelas : 60 % terpenuhi - Ruang Kelas : 80% terpenuhi 20 %

- Ruang Perpustakaan : 0 terpenuhi - Ruang Perpustakaan : 100% terpenuhi

100 %

- Ruang Kepala Sekolah : 50% terpenuhi

- Ruang Pimpinan : 100% terpenuhi

50%

- Ruang guru : 50 terpenuhi - Ruang guru : 100 % terpenuhi 50%

- Tempat beribadah : 0 terpenuhi - Tempat beribadah : 100% terpenuhi

100%

- Ruang UKS : 0 terpenuhi - Ruang UKS : 100% terpenuhi 100%

- Jamban : 50% terpenuhi - Jamban : 80 % terpenuhi 30%

- Gudang belum terpenuhi - Gudang : 100 % terpenuhi 100%

- Ruang dapur 20% terpenuhi - Tempat bermain/ berolahraga : 80% terpenuhi

60 %

c. Kelengkapan Ruang Kelengkapan Ruang

- Ruang Kelas : 50 % terpenuhi - Ruang Kelas : 80 % terpenuhi 30 %

- Ruang Perpustakaan : 0 % terpenuhi

- Ruang Perpustakaan :50% terpenuhi

50 %

- Ruang kepala sekolah : 25% terpenuhi

- Ruang Pimpinan : 75 % terpenuhi

50 %

- Ruang guru : 30 % terpenuhi - Ruang guru : 70% terpenuhi 40%

- Tempat beribadah belum terpenuhi

- Tempat beribadah :100 terpenuhi

100%

- Ruang UKS belum terpenuhi - Ruang UKS : 100 % terpenuhi 100 %

- Jamban : 50% terpenuhi - Jamban : 80 % terpenuhi 30%

- Gudang belum terpenuhi - Gudang : 50 % terpenuhi 50%

- Tempat bermain 25 % terpenuhi - Tempat bermain/ berolahraga : 75% terpenuhi

50%

c Kenyamanan Ruang Kenyamanan Ruang

- Ruang Kelas : 70% terpenuhi - Ruang Kelas : 80 % terpenuhi 10%

- Ruang Perpustakaan belum terpenuhi

- Ruang Perpustakaan : 25 % terpenuhi

(25)

20

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

- Ruang Kepala Sekolah : 25% terpenuhi

- Ruang Pimpinan : 50% terpenuhi

25 %

- Ruang guru : 30 % terpenuhi - Ruang guru : 50 % terpenuhi 20%

- Tempat beribadah : 0 % terpenuhi - Tempat beribadah : 25 % terpenuhi

25 %

- Ruang UKS : 0 % terpenuhi - Ruang UKS : 25 % terpenuhi 25%

- Jamban : 25% terpenuhi - Jamban : 50% terpenuhi 25%

- Tempat bermain: 25% terpenuhi - Tempat bermain: 50% terpenuhi

25%

6 STANDAR PENGELOLAAN - STANDAR

PENGELOLAAN a. - Perencanaan Program : 50 %terpenuhi - Perencanaan Program : 75%terpenuhi 25%

- Penyusunan visi, misi dan tujuan sesuai SNP : 70% terpenuhi

- Penyusunan visi, misi dan tujuan sesuai SNP : 80% terpenuhi

10%

- Sosialisasi visi, misi dan tujuan sekolah : 65% terpenuhi

- Sosialisasi visi, misi dan tujuan sekolah : 80% terpenuhi

15%

- Kepemilikan rencana kerja sekolah : 50%

- Kepemilikan rencana Kerja Sekolah : 80%

30%

- Kepemilikan dokumen rencana kerja sekolah dalam bentuk RKS ( Rencana Kerja Sekolah 4-tahunan ) dan RKA-S ( Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah atau rencana kerja tahunan ) : 70 % terpenuhi

- Kepemilikan dokumen rencana kerja sekolah dalam bentuk RKS ( Rencana Kerja Sekolah 4-tahunan ) dan RKA-S ( Rencana Kegiatan dan

Anggaran Sekolah atau rencana kerja tahunan ) : 85 % terpenuhi

15%

- Program Peningkatan Mutu Sekolah : 75 % terpenuhi

- Program Peningkatan Mutu Sekolah : 80% terpenuhi

5%

b. - Pelaksanaan Rencana Kerja : 75% terpenuhi

- Pelaksanaan Rencana Kerja : 85% terpenuhi

10%

(26)

21

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

rencana kerja sekolah : 75% terpenuhi

dalam rencana kerja sekolah : 90% terpenuhi

- Penyusunan pedoman pengelolaan sekolah : 87% terpenuhi

- Penyusunan pedoman pengelolaan sekolah : 100% terpenuhi

13%

- Ketersediaan Struktur Organisasi : 100% terpenuhi

- Ketersediaan Struktur Organisasi : 100% terpenuhi

0%

- Pelaksanaan Kegiatan Sekolah : 80% terpenuhi

- Pelaksanaan Kegiatan Sekolah : 90% terpenuhi 16.5% - Bidang Kesiswaan : 70% terpenuhi - Bidang Kesiswaan : 80% terpenuhi 10%

- Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran : 70 % terpenuhi

- Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran : 85% terpenuhi

15%

- Sekolah menjalin kemitraan dengan lembaga lain : 65% terpenuhi

- Sekolah menjalin kemitraan dengan lembaga lain : 80% terpenuhi

15%

c. - Pengawasan dan Evaluasi : 70% terpenuhi

- Pengawasan dan Evaluasi : 85% terpenuhi

15%

- Melakukan evaluasi rencana kerja sekolah 2 kali setahun : 50

terpenuhi

- Melakukan evaluasi rencan kerja sekolah 2 kali setahun : 70 % terpenuhi

20%

- Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi pelaksanaan program atau kegiatan sekolah : 70% terpenuhi

- Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi pelaksanaan program atau kegiatan sekolah : 80% terpenuhi

10%

- Melakukan evaluasi

pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan pada setiap akhir semester : 50 % terpenuhi

- Melakukan evaluasi

pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan pada setiap akhir semester : 80% terpenuhi

30%

- Partisipasi warga sekolah : 50% terpenuhi

- Partisipasi warga sekolah : 80% terpenuhi

(27)

22

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

d. - Sistem Informasi Manajemen : 50% terpenuhi

- Sistem Informasi Manajemen : 80% terpenuhi

30%

- Menerapkan system informasi manajemen yang mudah diakses oleh warga sekolah : 60% terpenuhi

- Menerapkan system informasi manajemen yang mudah diakses oleh warga sekolah : 80% terpenuhi

20%

7. STANDAR PEMBIAYAAN STANDAR PEMBIAYAAN

a. Penyusunan Program Pembiayaan : 67% terpenuhi

Sumber Dana Pendidikan :

- APBD –Kab.Gunungkidul )

- Pendapatan Asli Sekolah ( Sumbangan suka rela dari wali murid )

- Bantuan dariBKAD

Penyusunan Program Pembiayaan : 100% terpenuhi

Sumber Dana Pendidikan

- APBD ( BOP )

- Pendapatan Asli Sekolah (Sumbangan Sukarela dari wali murid)

- Bantuan dari BKAD

33%

b. Pengelolaan Pembiayaan Operasi Nonpersonalia terpenuhi

Pengelolaan Pembiayaan Operasi Nonpersonalia : 20% terpenuhi

20%

- Kemudahan mengakses dokumen pengelolaan pembiayaan sekolah : 80 % terpenuhi - Kemudahan mengakses dokumen pengelolaan pembiayaan sekolah : 90 % terpenuhi 8%

c. Pelaporan Pengelolaan Program Pembiayaan : 100% terlaksana

Pelaporan Pengelolaan Program Pembiayaan : 100% terlaksana

0%

- Dokumen Laporan Pembiayaan Operassi Nonpersonalia : 100% terpenuhi

- Dokumen Laporan Pembiayaan Operassi Nonpersonalia : 100% : terpenuhi

0%

- Penyusunan Laporan Pengelolaan Pembiayaan : 100% terlaksana

- Penyusunan Laporan Pengelolaan Pembiayaan : 100% terlaksana

0%

- Kemudahan akses terhadap laporan pengelolaan keuangan : 100% terpenuhi

- Kemudahan akses terhadap laporan pengelolaan keuangan : 100% terpenuhi

0%

(28)

23

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata

a. Penerapan Penilaian : 86% terpenuhi dengan mengunakan

- 4 Format penilaian( Percakapan, observasi ,hasil karya, unjuk kerja)

- Rekaman

harian,mingguan,bulanan dan semester

PenerapanPenilaian : 100% terpenuhi dengan menggunakan :

- 4 format penilaian

(Percakapan,observasi, hasil karu , unjuk kerja)

- Catatan rekaman harian, mingguan, bulanan dan semester

14%

- Penilaian dilakukan dengan alat RPPH dan format catatan anekdot : 80 % terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan alat RPPH dan format catatan

anekdot : 90 % terpenuhi

10%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara terencana: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara terencana:90 %

terpenuhi

15%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara sistimatis: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara sistimtis: 90% terpenuhi

15%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara menyeluruh: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara menyeluruh 90% terpenuhi

15%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara berkesinambungan: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara berkesinambungan: 90% terpenuhi

15%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara obyektif: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara obyektif 90% terpenuhi

15%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara mendidik : 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara mendidik: 90%

terpenuhi

(29)

24

No. Kondisi pendidikan saat ini Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan

nyata - Penilaian dilakukan dengan

menggunakan prinsip – prinsip secara kebermaknaan : 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara kebermaknaan : 90 % terpenuhi

b. Teknik, mekanisme, dan prosedur penilaian : 50 % benar

Teknik, mekanisme, dan prosedur penilaian : 90% benar

40%

- Teknik – teknik penilaian : 50% benar

- Teknik – teknik penilaian : 90% benar

40%

- Mekanisme dan prosedur penilaian : 50% sesuai

- Mekanisme dan prosedur penilaian : 90 % sesuai 40% c. Pelaksanaan Penilaian : 85% terlaksana Pelaksanaan Penilaian : 100% terlaksana 15.5%

- Penilaian oleh pendidik/ guru : 85 % terlaksana

- Penilaian oleh pendidik/ guru : 100 % terlaksana

(30)

25 BAB III

RENCANA STRATEGIS

A. Visi

”TERWUJUDNYA TAMAN KANAK- KANAK YANG DAPAT MEMBENTUK INSAN YANG CERIA,CERDAS,TERAMPIL,TAQWA DAN BERBUDAYA”.

B. MISI TK ARIWACANA

1. Mengembangkan potensi warga Taman Kanak –kanak dengan melaksanakan yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan .

2. Pembiasaan yang baik menuju kemandirian.

3. Menanamkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 4. Membasakan budi pekerti yang baik melalui keteladanan.

C. Tujuan Sekolah

Taman Kanak – kanak ARIWACANA sampai dengan empat tahun mendatang diawali tahun 2017 sampai dengan 2020 memiliki tujuan sebagai berikut :

1. Mewujudkan lembaga Taman Kanak –Kanak yang ceria yang diidolakan masyarakat.

2. Mewujudkan pembelajaran yang aktif ,inovatif,kreatif dan menyenangkan.

3. Mewujudkan anak didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

4. Mempersiapkan peserta didik yang cerdas, terampil, dan berbudaya yang agar dapat mengikuti Pendidikan selanjutnya dengan baik dengan intelektual dan agamis. 5. Mewujudkan lembaga sebagai rujukan di Tingkat Kecamatan Tepus.

D. Skala Prioritas dan Tantangan Nyata

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019

1 STANDAR ISI STANDAR ISI

a. Pengembangan kurikulum : 75.5% tersusun Pengembangan kurikulum : 100% tersusun 82% 88% 94% 100% b. Struktur Kurikulum : 45% tersusun Struktur Kurikulum : 100% tersusun 61% 74% 87% 100%

(31)

26

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019 - Tersusun silabus : 100% - Tersusun silabus : 100% 100% 100% 100% 100%

- Komponen silabus : 8 % - Komponen silabus : 100% 31% 54% 77% 100%

- Keterkaitan antar komponen dalam silabus : 28%

- Keterkaitan antar komponen silabus : 100%

46% 64% 82% 100%

c. Beban Belajar : 50% tersedia Beban Belajar : 100% tersedia 62.5% 75% 87.5% 100%

d. Layanan Bimbingan dan Konseling : 81,5% tersedia

Layanan Bimbingan dan Konseling : 100 % tersedia

86.5% 91% 95.5% 100%

2 STANDAR PROSES STANDAR PROSES

a. Perencanaan Proses Pembelajaran : 62.5% ada Perencanaan Proses Pembelajaran : 100 % ada 73% 82% 91% 100% b. Kualitas RPP : 55% Kualitas RPP : 100% 67% 78% 89% 100%

Kepemilikan RPP oleh guru : 55% memiliki

Kepemilikan RPP oleh guru : 100% memiliki

67% 78% 89% 100%

Kepemilikan sumber belajar : 83.5%

Kepemilikan sumber belajar : 100%

88% 92% 96% 100%

Ketersediaan buku teks, buku panduan, sumber belajar lainnya : 60 % tersedia

Ketersediaan buku teks, buku panduan, sumber belajar lainnya : 100 % tersedia

80 % 90% 95% 100%

Pemanfaatan buku teks, buku panduan, sumber belajar lainnya : 67%

Pemanfaatan buku teks, buku panduan, sumber belajar lainnya : 100%

76% 84% 92% 100%

c. Kualitas Pengelolaan kelas 61%

Kualitas Pengelolaan kelas 100%

71% 81% 91% 100%

- Pemenuhan persyaratan proses pelaksanaan pembelajaran 50%

- Pemenuhan persyaratan proses pelaksanaan pembelajaran 100%

62.5% 75% 87.5% 100%

- Pengelolaan kelas 54.5% - Pengelolaan kelas 100% 67% 78% 89% 100%

- Kualitas Pembelajaran 63.5% - Kualitas Pembelajaran 100% 73% 82% 91% 100% d. Pelaksanaan Pembelajaran 45.5% - Pelaksanaan Pembelajaran 100% 59.5% 7.3% 86.5% 100% - Pelaksanaan Pembelajaran Bermutu di Sekolah: 50% - Pelaksanaan Pembelajaran Bermutu di Sekolah: 100% 62.5% 75% 87.5% 100% - Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan RPP untuk pendahuluan: 42% sesuai - Kesesuaian pelaksanaan

pembelajaran dengan RPP untuk pendahuluan :100% sesuai

56.5% 71% 85.5% 100%

- Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan RPP untuk inti : 39% sesuai

- Kesesuaian pelaksanaan

pembelajaran dengan RPP untuk inti : 100% sesuai

55% 70% 85% 100%

Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan RPP untuk penutup :50% sesuai

Kesesuaian pelaksanaan

pembelajaran dengan RPP untuk penutup :100% sesuai

62.5% 75% 87.5% 100%

(32)

27

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019

pelayanan konseling yang diperuntukkan bagi semua peserta didik yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar peserta.didik : 75 %

pelayanan konseling yang diperuntukkan bagi semua peserta didik yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar

peserta.didik : 100%

E Kegiatan ekstra kurikuler : 100%

Kegiatan ekstra kurikuler : 100% 100% 100% 100% 100%

- Sekolah melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler bagi semua siswa sesuai dengan minat dan bakat dan kondisi sekolah : 100%

- Sekolah melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler bagi semua siswa sesuai dengan minat dan bakat dan kondisi sekolah 100% :

100% 100% 100% 100%

- Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi : 92%

- Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi : 100%

94% 96% 98% 100%

- Pelaksanaaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi : 92%

- Pelaksanaaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi : 100%

94% 96% 98% 100%

- Pelaksanaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi (persiapan, proses, penilaian) 83.5%

- Pelaksanaan Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi (persiapan, proses, penilaian) 100%

88% 92% 96% 100%

- Tindak Lanjut 100% - Tindak Lanjut 100% 100% 100% 100% 100%

Prestasi Non Akademik Prestasi Non Akademik

Peningkatan prestasi bidang non akademi ( agama, seni, budaya dan olahraga )

Peningkatan prestasi bidang non akademi ( agma, seni, budaya dan olahraga ) Juara III Juar III Juara II Juara I

b. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia : 50%

Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia : 100%

62.5% 75% 87.5% 100%

Melaksanakan ajaran agama : 50%

Melaksanakan ajaran agama : 100%

62.5% 75% 87.5% 100%

Berakhlak Mulia : 50% Berakhlak Mulia : 100% terpenuhi

62.5% 75% 87.5% 100%

c. Memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air : 50%

Memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air : 100%

62.5% 75% 87.5% 100%

d. Siswa mentaati aturan sekolah dan norma sosial : 50%

Siswa mentaati aturan sekolah dan norma sosial : 100%

62.5% 75% 87.5% 100% 4. STANDAR PTK STANDAR PTK a. Guru Guru Kualifikasi Guru : 50 % terpenuhi - S1 : 5 orang

- Kesesuaian latar belakang

Kualifikasi Guru : 100% terpenuhi

- S1 : 5 orang

- Kesesuaian latar belakang

62.5% 5 5 75% 5 5 87.5% 5 5 100% 5 5

(33)

28

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019

pendidikan dan ketugasan guru : 5 orang

pendidikan dan ketugasan guru : 5 orang Kompetensi Guru : 50% terpenuhi - Kompetensi Guru : 100% terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100%

Guru Memiliki Sertifikat Kompetensi : 4 % terpenuhi

- Guru Memiliki Sertifikat Kompetensi : 100 % terpenuhi

60% 73% 86% 100%

Guru menggunakan sumber belajar yang bervariasi 0%

- Guru menggunakan sumber belajar yang bervariasi 100%

25% 50% 75% 100%

b Tenaga Kependidikan - Tenaga Kependidikan Kualifikasi Tenaga

Kependidikan :

- Kepala Sekolah mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 100% memiliki - Tenaga administrasi mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 75% - Tenaga Perpustakaan mempunyai kualifikasi pendidikan minimal 75%

- Sekolah mempunyai penjaga sekolah : 50%

Kualifikasi Tenaga Kependidikan :

Kepala Sekolah mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 100% memiliki

Tenaga administrasi mempunyai kualifikasi pendidikan minimal : 100%

Tenaga Perpustakaan mempunyai kualifikasi pendidikan minimal 100%

Sekolah mempunyai penjaga sekolah : 100% 100% 80% 80% 75% 100% 90% 90% 85% 100% 95% 95% 90% 100% 100% 100% 100%

5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

STANDAR SARANA DAN PRASARANA

a. Lahan : 100% terpenuhi Lahan : 100% terpenuhi 100% 100% 100% 100%

b. Ruang Ruang

- Ruang Kelas : 74.5% terpenuhi

- Ruang Kelas : 100% terpenuhi 81% 87% 93% 100%

- Ruang Perpustakaan : 72.5% terpenuhi - Ruang Perpustakaan : 100% terpenuhi 79% 85% 92% 100% - Ruang Pimpinan : 70.5% terpenuhi - Ruang Pimpinan : 100% terpenuhi 78% 85% 92% 100% - Ruang guru : 88.5 % terpenuhi

- Ruang guru : 100 % terpenuhi 90% 94% 97% 100%

- Tempat beribadah : 100% terpenuhi - Tempat beribadah : 100% terpenuhi 100% 100% 100% 100% - Ruang UKS : 0 % terpenuhi

- Ruang UKS : 100% terpenuhi 75% 83% 91% 100%

- Jamban : 50% terpenuhi - Jamban : 100 % terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100%

- Gudang : 50 % terpenuhi - Gudang : 100 % terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100%

- Tempat bermain : 68.5% terpenuhi

- Tempat bermain/ berolahraga : 100% terpenuhi

(34)

29

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019

c Kelengkapan Ruang Kelengkapan Ruang

- Ruang Kelas : 48.5% terpenuhi

- Ruang Kelas : 100% terpenuhi 62% 75% 88% 100%

- Ruang Perpustakaan : 94.5% terpenuhi - Ruang Perpustakaan : 100% terpenuhi 96% 97% 98% 100% - Ruang Pimpinan : 90.5% terpenuhi - Ruang Pimpinan : 100% terpenuhi 93% 95% 97% 100% - Ruang guru : 77 % terpenuhi

- Ruang guru : 100 % terpenuhi 83% 88% 93% 100%

- Tempat beribadah : 100% terpenuhi - Tempat beribadah : 100% terpenuhi 100% 100% 100% 100% - Ruang UKS : 0 % terpenuhi

- Ruang UKS : 100 % terpenuhi 88% 92% 96% 100%

- Jamban : 50% terpenuhi - Jamban : 100% terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100%

- Gudang : 50 % terpenuhi - Gudang : 100 % terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100%

- Tempat bermain : 67% terpenuhi

- Tempat bermain/ berolahraga : 100% terpenuhi

75% 83% 91% 100%

d Kenyamanan Ruang Kenyamanan Ruang

- Ruang Kelas : 100% terpenuhi

- Ruang Kelas : 100% terpenuhi 100% 100% 100% 100%

- Ruang Perpustakaan : 50% terpenuhi - Ruang Perpustakaan : 100% terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100% - Ruang Pimpinan : 50% terpenuhi - Ruang Pimpinan : 100% terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100% - Ruang guru : 100 % terpenuhi

- Ruang guru : 100 % terpenuhi 100% 100% 100% 100%

- Tempat beribadah : 100% terpenuhi - Tempat beribadah : 100% terpenuhi 100% 100% 100% 100% - Ruang UKS : 0 % terpenuhi

- Ruang UKS : 100 % terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100%

- Jamban : 50% terpenuhi - Jamban : 100% terpenuhi 62.5% 75% 87.5% 100%

- Tempat bermain : 70% terpenuhi

- Tempat bermain/ berolahraga : 100% terpenuhi 77.5% 85% 92.5 100% 6 STANDAR PENGELOLAAN - STANDAR PENGELOLAAN a. Perencanaan Program : 88.5%terpenuhi Perencanaan Program : 100%terpenuhi 91% 94.% 97% 100%

- Penyusunan visi, misi dan tujuan sesuai SNP : 67% terpenuhi

- Penyusunan visi, misi dan tujuan sesuai SNP : 100% terpenuhi

75% 83% 91% 100%

- Sosialisasi visi, misi dan tujuan sekolah : 100%

- Sosialisasi visi, misi dan tujuan sekolah : 100%

(35)

30

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019

terpenuhi terpenuhi

- Kepemilikan rencana kerja sekolah : 86% terpenuhi

- Kepemilikan rencana Kerja Sekolah : 100% terpenuhi

89% 93% 97% 100%

- Kepemilikan dokumen rencana kerja sekolah dalam bentuk RKS

(Rencana Kerja Sekolah 4-tahunan) dan RKA-S (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah atau rencana kerja tahunan ) : 100% terpenuhi

- Kepemilikan dokumen rencana kerja sekolah dalam bentuk RKS ( Rencana Kerja Sekolah 4-tahunan ) dan RKA-S ( Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah atau rencana kerja tahunan ) : 100% terpenuhi

100% 100% 100% 100%

- Program Peningkatan Mutu Sekolah : 100% terpenuhi

- Program Peningkatan Mutu Sekolah : 100% terpenuhi

100% 100% 100% 100%

b.

- Pelaksanaan Rencana Kerja : 85% terpenuhi

- Pelaksanaan Rencana Kerja : 100% terpenuhi

89% 93% 97% 100%

- Realisasi Visi dan Misi ke dalam rencana kerja sekolah : 87.5% terpenuhi

- Realisasi Visi dan Misi ke dalam rencana kerja sekolah : 100% terpenuhi 91% 94% 97% 100% - Penyusunan pedoman pengelolaan sekolah : 87% terpenuhi - Penyusunan pedoman pengelolaan sekolah : 100% terpenuhi 90% 94% 97% 100% - Ketersediaan Struktur Organisasi : 100% terpenuhi - Ketersediaan Struktur Organisasi : 100% terpenuhi 100% 100% 100% 100% - Pelaksanaan Kegiatan Sekolah : 83.5% terpenuhi

- Pelaksanaan Kegiatan Sekolah : 100% terpenuhi 88% 92% 96% 100% - Bidang Kesiswaan : 100% terpenuhi - Bidang Kesiswaan : 100% terpenuhi 100% 100% 100% 100%

- Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran : 50% terpenuhi

- Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran : 100% terpenuhi

62.5% 75% 87.5% 100%

- Sekolah menjalin

kemitraan dengan lembaga lain : 50% terpenuhi

- Sekolah menjalin kemitraan dengan lembaga lain : 100% terpenuhi

62.5% 75% 87.5% 100%

c. - Pengawasan dan Evaluasi : 78.5% terpenuhi

- Pengawasan dan Evaluasi : 100% terpenuhi

84% 88% 94% 100%

- Melakukan evaluasi rencana kerja sekolah 2 kali setahun : 75.5% terpenuhi

- Melakukan evaluasi rencan kerja sekolah 2 kali setahun : 100% terpenuhi

82% 88% 94% 100%

- Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi pelaksanaan program atau kegiatan sekolah : 83.5% terpenuhi

- Melakukan tindak lanjut hasil evaluasi pelaksanaan program atau kegiatan sekolah : 100% terpenuhi

88% 92% 96% 100%

- Melakukan evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan pada setiap akhir semester : 100% terpenuhi

- Melakukan evaluasi

pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan pada setiap akhir semester : 100% terpenuhi

(36)

31

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019 - Partisipasi warga sekolah :

50% terpenuhi

- Partisipasi warga sekolah : 100% terpenuhi

62.5% 75% 87.5% 100%

d. Sistem Informasi Manajemen : 100% terpenuhi

Sistem Informasi Manajemen : 100% terpenuhi

100% 100% 100% 100%

- Menerapkan system

informasi manajemen yang mudah diakses oleh warga sekolah : 100% terpenuhi

- Menerapkan system informasi manajemen yang mudah diakses oleh warga sekolah : 100% terpenuhi

100% 100% 100% 100%

7. STANDAR PEMBIAYAAN STANDAR PEMBIAYAAN

a. Penyusunan Program

Pembiayaan : 67% terpenuhi Sumber Dana Pendidikan :

- APBD (BOP)

- Pendapatan Asli Sekolah (sumbangan komite sekolah, infak hari selasa)

- Bantuan dari BKAD

Penyusunan Program

Pembiayaan : 100% terpenuhi Sumber Dana Pendidikan :

- APBD (BOP)

- Pendapatan Asli Sekolah (Sumbangan komite ,infak hari selasa)

- Pendapatan Bantuan dari BKAD

76% 84% 92% 100% b. Pengelolaan Pembiayaan Operasi Nonpersonalia : 92% terpenuhi Pengelolaan Pembiayaan Operasi Nonpersonalia : 100% terpenuhi 94% 96% 98% 100% - Kemudahan mengakses dokumen pengelolaan pembiayaan sekolah : 92% terpenuhi - Kemudahan mengakses dokumen pengelolaan pembiayaan sekolah : 100% terpenuhi 94% 96% 98% 100% c. Pelaporan Pengelolaan Program Pembiayaan : 100% terlaksana

Pelaporan Pengelolaan Program Pembiayaan : 100% terlaksana 100% 100% 100% 100% - Dokumen Laporan Pembiayaan Operassi Nonpersonalia : 100% terpenuhi - Dokumen Laporan Pembiayaan Operassi Nonpersonalia : 100% : terpenuhi 100% 100% 100% 100% - Penyusunan Laporan Pengelolaan Pembiayaan : 100% terlaksana - Penyusunan Laporan Pengelolaan Pembiayaan : 100% terlaksana 100% 100% 100% 100%

- Kemudahan akses terhadap laporan pengelolaan

keuangan : 100% terpenuhi

- Kemudahan akses terhadap laporan pengelolaan keuangan : 100% terpenuhi

100% 100% 100% 100%

8. STANDAR PENILAIAN STANDAR PENILAIAN

a. Penerapan Penilaian : 85% terpenuhi dengan mengunakan : - 4 Format penilaian(Percakapan, observasi,hasil karya, unjuk kerja) - Rekaman harian,mingguan,bulanan dan semester Penerapan Penilaian : 100 % terpenuhi dengan mengunakan :

- 4 Format

penilaian(Percakapan, observasi,hasil karya, unjuk kerja)

- Rekaman

harian,mingguan,bulanan dan semester

(37)

32

No Kondisi Saat ini Kondisi yang Akan Datang

Rencana Pelaksanaan 2016 2017 2018 2019 - Penilaian dilakukan dengan

alat RPPH dan format catatan anekdot : 80 % terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan alat RPPH dan format catatan anekdot : 100 % terpenuhi

90% 95% 100% 100%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara terencana: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara terencana:100 % terpenuhi

90% 93% 96% 100%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara sistimatis: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip –

prinsip secara sistimtis: 100% terpenuhi

90% 100% 100% 100%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara menyeluruh: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara menyeluruh 100% terpenuhi

90% 95% 87.5% 100%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara berkesinambungan: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara berkesinambungan: 100% terpenuhi 90% 95% 97,5% 100% - Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara obyektif: 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara obyektif 100% terpenuhi

90% 95% 98% 100%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara mendidik : 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara mendidik: 100% terpenuhi

90% 100% 100% 100%

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara kebermaknaan : 75% terpenuhi

- Penilaian dilakukan dengan menggunakan prinsip – prinsip secara kebermaknaan : 100 % terpenuhi

90% 95% 98% 100%

b. Teknik – teknik penilaian : 75% benar

Teknik – teknik penilaian : 100% benar

90% 95% 97.5% 100%

- Mekanisme dan prosedur penilaian : 50 % sesuai

- Mekanisme dan prosedur penilaian : 100% sesuai 85% 90% 95% 100% c. Pelaksanaan Penilaian : 72.5% terlaksana Pelaksanaan Penilaian : 100% terlaksana 90% 93% 96% 100%

- Penilaian oleh pendidik/ guru : 90 % terlaksana

- Penilaian oleh pendidik/ guru : 100% terlaksana

(38)

33

Tabel 7. Tantangan Nyata

E. TANTANGAN UTAMA ( PRIORITAS )

Aspek Profil Sekolah Harapan Pemangku

Kepentingan Tantangan Nyata 1 2 3 4 Kurikulum dan kegiatan pembelajaran - Program unggulan: - Menyanyi - Tari -Menyanyi merupakan program unggulan - Mewujudkan program unggulan prioritas

(39)

34

Tabel 8. Tantangan Utama

F. Sasaran Sekolah.

Aspek Profil Sekolah Harapan

Pemangku Kepentingan Tantangan Tantangan Utama (Prioritas) 1 2 3 4 5 Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran Program unggulan : - Menyanyi - Tari - TPA merupakan program unggulan prioritas - Mewujudkan program unggulan prioritas 1

(40)

35

Tabel 9. Sasaran Sekolah

G. Identifikasi Fungsi-fungsi yang diperlukan setiap sasaran.

No. Tantangan Utama

Daftar Penyebab Utama Tantangan (Identifikasi Fungsi) Penyebab Utama Ya Bukan 1. Mewujudkan program unggulan prioritas

- Motivasi belajar siswa 

- Guru pembimbing belum ada 

- Dukungan Orangtua/Wali murid masih kurang.

- Penguasaan materi agama islam oleh siswa masih kurang

- Buku – buku pendukung

pembelajaran agama islam belum ada

(41)

36

Tabel 9. Identifikasi fungsi-fungsi yang diperlukan setiap sasaran.

H. Alternatif Langkah Pemecahan Persoalan

Tantangan Utama Penyebab Utama Alternatif

Pemecahan Alternatif Pemecahan Terpilih Mewujudkan program unggulan prioritas

- Motivasi siswa - Diberi motivasi dari guru, orangtua/wali, serta lingkungan - Diberi motivasi dari guru, orangtua/wali, serta lingkungan - Guru pembimbing belum ada - Mencari guru pembimbing ekstra - Mencari guru pembimbing ekstra - Dukungan Orang tua/Wali murid masih kurang. - Pendekatan kepada orang tua /wali untuk mencari dukungan agar program unggulan bisa berjalan - Pendekatan kepada orang tua /wali untuk mencari dukungan agar program unggulan bisa berjalan

(42)

37

Tabel 10. Alternatif Langkah Pemecahan Persoalan

I. Program Peningkatan Mutu

Sasaran Program Kegiatan

(Alternatif Pemecahan Terpilih) Penanggungjawab - Mewujudkan program unggulan prioritas - Mengadakan ekstra kuriku-ler - Tambahan pelajaran dilakukan secara kelompok Guru

(43)

38

Tabel 11. Menyusun Program Peningkatan Mutu

J. Jadwal Kegiatan No. NAMA PROGRAM KEGIATAN 2016 2017 2018 2019 I II I II I II I II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1. Pengembangan Kurikulum/KTSP Pengembangan Kurikulum Dokumen 1 (Workshop, Review dan Revisi, Pendokumentasian, Penyusunan Kalender) X X X X Pengembangan Kurikulum Dokumen 2 (Silabus) X X X X X X X X 2 Pengembangan Pembelajaran Pembuatan RPP X X X X X X X X Pengadaan Buku Pelajaran agama islam X X X X Penunjang Pembelajaran X X X X X X X X Administrasi Guru X x X x X x X x 3 Pengembangan Kompetensi Bidang Akademik dan Non Akademik)

Pentas Seni Siswa X X X X

Pekan Seni dan Kreatifitas Siswa X X X X Pemenuhan Sarana dan Prasarana 7 X X X X X X X X PHBI Insidental

Lomba akademik dan non-akademik Insidental Layanan Pengembangan diri bagi siswa X X X X X X X X Peningkatan Mutu Siswa X X X X X X X X 4 Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan KKKS X X X X X X X X KKG X X X X X X X X Diklat-Diklat/ Workshop Peningkatan Mutu Guru dan Karyawan

Insidental

5 Pengembangan Sarana dan

Prasarana Sekolah

Perbaikan cor blok halaman

X

(44)

39 No. NAMA PROGRAM KEGIATAN 2016 2017 2018 2019 I II I II I II I II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Perawatan Komputer, Printer X X X X X X X X Pembuatan taman di depan sekolah X Pengecatan dinding sekolah X X X

Pengadaan alat pera ga luar

X

Pengadaan alat Peraga dalam kelas

X Pemasangan Internet X Pembuatan ruang dapur X Pasang ternit X Penambahan ruang kantor X X Penambahan

Ruangan Kelas Baru

X X Penambahan ruang Aula X 6 Pengembangan Manajemen Sekolah

Sosialisasi visi, misi dan tujuan sekolah

X X X X Penyusunan RKJM X Penyusunan RKT X X X X Penyusunan RKAS X X X X Revisi/ Perubahan RKAS X X X X

Evaluasi Diri Sekolah X X X X

Pembuatan Tata tertib Insidental Rapat pembagian tugas guru X X X X X X X X Pertanggungjawaban RKT X X X X PPDB X X X X 7 Pengembangan dan Penggalian Sumber Daya Pendidikan Pembiayaan Belanja Pegawai X X X X X X X X Pembiayaan Belanja Barang dan Jasa

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :