• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang dimiliki oleh TRANS CORPORATION, yang juga merupakan pemilik dari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang dimiliki oleh TRANS CORPORATION, yang juga merupakan pemilik dari"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Sejarah TRANS TV

PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) merupakan perusahaan yang dimiliki oleh TRANS CORPORATION, yang juga merupakan pemilik dari TRANS 7. Memperoleh ijin siaran pada bulan oktober 1998 setelah dinyatakan lulus ujian kelayakan yang dilakukan tim antar departemen pemerintah, maka sejak tanggal 15 Desember 2001, TRANS TV memulai siaran secara resmi.

TRANS TV adalah sebuah semangat. Semangat untuk melakukan transformasi secara institusi dan secara ideologi. Ideologi TRANS TV adalah meningkatkan kecerdasan bangsa untuk menjadi sejahtera. Karena yang hendak di transformasi adalah bangsa yang besar, bangsa yang complex permasalahannya, diperlukan institusi yang kokoh, berkemampuan tinggi dan berkapasitas guna mengajak bangsa untuk berubah. Karena itu institusi TRANS TV dijalankan oleh orang-orang muda yang cerdas berdisiplin tinggi dan bersemnagat. Diikat oleh budaya good corporate governance, kreatif, inovatif dan kerja keras

(2)

47

4.2 Visi dan Misi TRANS TV

Seperti perusahaan lainnya, stasiun TRANS TV memiliki Visi dan Misi perusahaan,yaitu :

Visi : Menjadi televisi terbaik di Indonesia maupun ASEAN, memberikan hasil usaha yang positif bagi stakeholders, menyampaikan program-program berkualitas, berperilaku berdasarakan nilai-nilai moral budaya kerja yang dapat diterima oleh stakeholders serta mitra kerja dan memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan serta kecerdasan masyarakat.

Misi : Menjadi wadah bagi gagasan dan aspirasi masyarakat untuk mencerdaskan serta mensejahterakan bangsa, memperkuat persatuan dan penumbuhan nilai – nilai demokrasi.

4.3 Logo TRANS TV

Trans TV- PT. Televisi Transformasi Indonesia, TRANS TV Jl. Kapten Tendean Kav.12-14 A, Jakarta 12790

(3)

Pada 15 Desember 2001 TRANS TV memulai siaran perdana dengan mengawali siaran langsung launching dari gedung TRANS TV secara berurutan menara – menara pemancar didirikan seperti di Jakarta, Solo, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Medan, sehingga memperluas jangkauan siaran ke wilayah utama Indonesia.

Tabel 4.1

WILAYAH FREKUENSI PEMANCAR MENARA

JABODETABEK 29 UHF 80 KW 250 METER

JAWA BARAT

(BANDUNG) 42 UHF 10 KW 250 METER

JAWA TENGAH (SEMARANG) 29 UHF 20 KW 100 METER DI YOGYAKARTA dan SOLO 24 UHF 20 KW 100 METER

SURABAYA 27 UHF 20 KW 100 METER

MEDAN 27 UHF 20 KW 100 METER

MAKASSAR 45 UHF 15 KW 100 METER

BATAM 45 UHF 1 KW 100 METER

CIREBON 40 UHF 5 KW 100 METER

PALEMBANG 30 UHF 15 KW 100 METER

PEKANBARU 24 UHF 1 KW 6O METER

MADIUN 40 UHF 1 KW 100 METER

DENPASAR 43 UHF 5 KW 100 METER

Kota-kota besar lain akan menyusul kemudian. Bahkan, sebagian besar kota sudah siap menyiarkan jaringan TRANS TV dengan membangun stasiun relai dan dalam tahap siaran percobaan, seperti Malang, Purwokerto,Banyuwangi, dan kota-kota besar lain yang memiliki jaringan TRANS TV.

Siaran TRANS TV dibangun dengan menggunakan teknologi digital penuh, mulai dari tahap pra produksi hingga pasca produksi, serta pada saat siaran. Tetapi karena system penyiaran di Indonesia masih menggunakan system

(4)

49

analog. Keluaran atau output yang bersifat digital pada menara transmisi diubah menjadi analog. Hingga 2006 , TRANS TV memiliki 30 stasiun transmisi yang tersebar di Deli Serdang Sumatera Utara, hingga Ternate Selatan, Maluku Utara sebagai stasiun televisi yang berusia muda, TRANS TV berkembang sangat pesat. Sejumlah pengahrgaan diraih oleh stasiun televisi ini diantaranya :

1. Panasonic Award 2006, Kategori Program “Current Affair” Terfavorit Program Komedi / Lawak Terfavorit variety show Extravaganza.

2. Panasonic Award 2006, Kategori Talk Show Terfavorit Ceriwis Presenter Talk Show Indy Barends (Ceriwis)

3. Anugerah Kebudayaan 2005, Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, Anugerah kebudayaan Untuk anak Surat Sahabat.

4. Abu / Casbaa Unicef Child Right Award 2005 Finalis Surat Sahabat Episode Daman Anak Dayak Ngaju

5. Asian Television Award 2004 Kategori Best Reality Program Dunia Lain – Lawang Sewu Nominasi Best Music Programme –

Diva Dangdut Nirwana.

6. Asian Television Award 2004 Kategori Best Reality Program Dunia Lain – Lawang Sewu Nominasi Best Music Programme –

(5)

7. For All Nation (FAN) Campus Oktober 2004, Kategori Media Elektronik Peduli Narkoba.

8. Penghargaan dari Majalah Periklanan CAKRAM pada oktober 2003, Kategori Televisi Terbaik.

9. Majelis Ulama Indonesia-Anugerah Syiar Ramadhan 1423H, Kategori Siaran Pendukung Suasana Ramadhan Terpuji.

10. Sertifikat ISO 9001:2000 Revenue Cycle-Divisi Sales and Marketing, Divisi Vinance and Resource Development in House Production , Divisi Produksi, Divisi News Trans TV menjadi staisun Televisi pertama di Indonesia yang seluruh program News nya meraih ISO 9001_2000, penghargaan ini dinilai oleh lembaga Internasional mencakup tujuh Prosedur dalam Proses operasi Divisi News, Divisi Production and Technical Services, Budget Managementg Accounting.

11. Panasonic Award 2008, Kategori Program reality Show Terfavorit Termehek-Mehek.

12. Majelis Ulama Indonesia-Anugerah Syiar Ramadhan 1423H, Kategori Siaran Menjelang Buka Puasa Penghargaan III.

13. Penghargaan Jawa Pos, Pemenang Group Lawak Terfavorit “Variety Show” Extra Vaganza.

(6)

51

4.5 Sejarah Program Show Imah

Show Imah merupakan sebuah tayangan masuk dalam kategori talk show. Program yang tayang seminggu lima kali dan hadir disore hari dengan menyajikan topik yang berbeda dari talk show lainnya dan menampilkan selebritis yang sedang naik daun dan topik yang sedang hangat di masyarakat. Ide menampilkan tayangan ini adalah berawal dari rapat tim produser dan kreatif agar memiliki tayangan talk show yang berbeda dan lebih kreatif dalam mengemas sebuah talk show dengan unsur comedy didalamnya. Acara berdurasi satu jam ini dibawakan oleh artis dan juga sinden yaitu Soimah Pancawati, acara berdurasi satu jam ini memeng berbeda dari acara talk show lainnya, bintang tamu yang ditampilkan tidak dapat diduga oleh penonton yang dapat mengundang joke-joke segar yang cerdas dari Soimah, hal ini tentu sangat menghibur bagi orang-orang yang pulang kerja maupun yang sedang bersantai dirumah bersama keluarga sambil menonton tayangan ini, melihat tayangan ini yang tayang pada sore hari dan juga merupakan program unggulan dari Trans tv itu sendiri. Keistimewaan dari acara Show Imah ini menurut Produser Assistant acara Show Imah saudara Anwar Sugiharto atau yang akrab dipanggil Awank :

“Show Imah di setiap segmentnya bervariatif, tergantung dari kita team produksi dan team creative menentukan akan ada apa aja di setiap segmentnya. Kadang kalau bintang tamunya couple kita ajak mereka dengan bermain games dan kita kerjain juga.kadang juga kalau bintang tamunya penyanyi atau pesulap kita suruh mereka untuk perform.”24

24

Hasil Wawancara dengan Anwar Sugiharto, Produser Assistant, 12 juni 2013, pukul 12.30 WIB, Studio 2 Trans TV

(7)

Menurut Produser ibu Tantin Hadi sejarah Show Imah berawal dari : “Acara ini sebenarnya keisengan dari saya yang melihat seorang Soimah Pancawati yang memiliki kelucuan dan kelebihan dalam berakting dan mengisi acara, lalu tercetuslah ide bagaimana kalau Soimah kita buatkan program acara talk show dengan dia sendiri sebagai Hostnya. Lalu kita coba buatkan program yang bernama Show Imah, setelah berjalan sekitar 1 bulan ternyata respon dari masyarakat bagus,dengan pencapaian rating dan share yang cukupbagus. Dan akhirnya program ini bertahan sampai saat ini.25

Penelitian ini dilaksanakan distasiun televisi Trans Tv yang merupakan stasiun televisi swasta nasional, adapun alamat dari tempat penelitian ini yaitu, Studio 2 Trans Tv Jl. Kapten Tendean Kav.12-14 A, Jakarta 12790

4.6 Hasil Penelitian 4.6.1 Manajemen Produksi

Manajemen Produksi yang digunakan oleh Trans TV adalah agar memperoleh kemasan acara yang sesuai dengan yang direncanakan dan terus melakukan evaluasi terhadap hasil tayangan, dalam pembentukan perencanaan ini diadakan beberapa kali meeting produksi guna membahas tema dan isi content yang akan diangkat dan terus mencari materi-materi yang berbeda agar mendapatkan hasil yang diharapkan oleh tim produser baik dalam isi program maupun dalam hal teknis dari sebuah acara talk show Show Imah dengan isi yang cerdas tetapi tetap menghibur dan dapat diterima oleh masyarakat.

25Hasil Wawancara dengan Tantin Hadi, Produser Program acara Show Imah, 12 juni 2013,

(8)

53

Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data atau arsip dan dokumen tersebut berupa salinan data, atau arsip dan dokumen berupa activity schedule, run down, dan hasil wawancara dengan Ibu Tantin Hadi selaku Produser Show Imah yang bertanggung jawab terhadap content acara, bapak Anwar Sugiharto atau Awank selaku Produser Assistant yang bertanggung jawab terhadap masalah teknis pada saat produksi berlangsung, Dan bapak Supriyanto selaku Senior Creative yang bertanggung jawab terhadap content dan melakukan pengawasan pada saat produksi.

Setelah melakukan observasi secara langsung dan wawancara mendalam terhadap para narasumber yang berkaitan langsung dengan apa yang diteliti mengenai Manajemen Produksi Program Acara Show Imah di Trans TV periode Januari 2013. Peneliti akan meneliti urutan tugas bidang produksi Trans TV dalam mengemas sebuah program acara sesuai dengan tema yang dibawakan. Setelah tim produser melakukan meeting produksi ada beberapa meeting teknis yang harus dilakukan dalam menentukan siapa saja yang akan mengeksekusi program ini dan apa saja yang masukan-masukan dari kerjasama tim produksi demi kelancaran produksi sebuah program.

4.6.2 Tahap Perencanaan (Planning)

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penelitian ini yaitu bagaimana manajemen Trans TV dalam produksi sebuah program acara Show Imah, yang

(9)

perlu diperhatikan dalam tahap perencanaan atau biasanya disebut dengan proses pra produksi sesuai urutannya adalah sebagai berikut:

1. Rapat Tim Produksi Trans TV dalam rapat ini ditentukan tema apa yang akan di angkat dalam sebuah episode.

Tabel 4.4

Struktur Organisasi Program Show Imah Executive Producer Allan Dilyanto

Producer Tantin Hadi Senior Creative Supriyanto Production Assistant Anwar Sugiharto

Unit Production

Management Rita Triana

Menurut Produser ibu Tantin Hadi hal-hal yang perlu dalam pra produksi adalah sebagai berikut:

“Awal mulanya yang dibentuk adalah tim kecil dulu, yang isinya Cuma produser,creative dan PA, dalam hal ini saya selaku produser dibantu oleh creative untuk menentukan tema yang akan diangkat dan menentukan content yang akan diisi ditiap segmentnya”

26Hasil Wawancara dengan Tantin Hadi, Produser Program Acara Show Imah, 12 Juni 2013

(10)

55

2. Hal-hal yang berkaitan dengan content program ditentukan oleh hasil meeting produksi, Menurut Supriyanto dalam menentukan sebuah tema adalah sebagai berikut:

“Ya isi program berdasarkan hasil diskusi produser dengan creative, produser dan creative disini sebenarnya saling membantu, tidak selalu produser yang menentukan temanya tapi lebih kepada kerjasama kami dalam memilih tema”27

Setelah mendapatkan kesepakatan dari hasil meeting, Produser assistant bertanggung jawab terhadap hal-hal apa yang yang harus dipersiapkan dan mengadakan agenda untuk meeting teknis atau meeting besar.

“Setelah berkembang kita mikirin untuk gimana caranya kita untuk jalan shooting dan untuk teknis shootingnya itu sendiri kita adakan meeting, meeting ini disebut juga meeting teknis/meeting besar.”27

Setelah mendapatkan tema, seorang produser assisten membuat activity schedule agar produksi dapat berjalan dengan lancar

27Hasil Wawancara dengan Supriyanto, Senior Creative program acara Show Imah,12 juni 2013

(11)

Menurut Anwar Sugiharto selaku Produser Assistant program acara Show Imah tanggung jawabnya adalah:

“PA disini sebenarnya lebih seperti menjadi jembatan dari produser dan kreatif khususnya dalam hal teknis-teknisnya dari persiapan meeting dan segala sesuatunya yang menyangkut produksi, agar semua orang ketemu, semua orang bisa memberikan inspirasi, semua orang bisa denger apa yang kita mau dan agar proses produksinya juga lancar. PA bertugas mengawal agar produksi ini bisa berjalan lancar yang mengacu kepada activity schedule, proses loading alat, set up, dll dengan berkoordinasi langsung dengan produser dan mengantisipasi mis-mis yang terjadi, kemudian melakukan kru call, jadi kita sudah harus tau berapa orang yang dipakai untuk shooting indoor “28

Dari keseluruhan itu sangat diperlukan kerjasama dari tim produksi agar memperoleh hasil yang memuaskan untuk semua, maka untuk memenuhi itu diperlukan tahapan dan langkah yang terdiri dari manajemen agar tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dalam tahapan produksi dijalankan dengan baik dan materi-materi dari content program tetap menarik perhatian pemirsa karena pesan yang disampaikan dibuat berbeda.

Menurut Produser Tantin Hadi menambahkan:

“Target audience acara ini adalah female atau ibu – ibu rumah tangga karena acara ini penuh inspirasi,menghibur tetapi tetap santai.”29

28Hasil Wawancara dengan Anwar Sugiharto, Produser Assistant program acara Show Imah, 12

juni 2013, pukul 14.30 WIB, Studio 2 Trans TV

29

Hasil Wawancara dengan Tantin Hadi, Produser program acara Show Imah, 12 Juni 2013, pukul 15.00 WIB, Studio 2 Trans TV

(12)

57

Adapun target pemirsa Trans TV sebagai berikut: Ekonomi : Golongan B dan C

Umur : 17 – 40 tahun

Setelah semua sudah dipersiapkan baik activity schedule maupun pertanyaan mengenai tema yang akan diangkat dalam sebuah produksi maka seorang produser melakukan evaluasi terhadap langkah-langkah selanjutnya serta memberi arahan terhadap Produser assistant.

Dalam hal ini sebuah seorang produser assistant harus mempersiapkan berbagai alat guna persiapan shooting dan melakukan crew call, persiapan produksi yang diperlukan antara lain:

1. Activity Schedule 2. Booking Studio 3. Persiapan alat 4. Crew call 5. Konsumsi 6. Editing Room

Setelah semua persiapan itu telah lengkap barulah produksi dapat dijalankan dan produser melakukan pengawasan terhadap jalannya produksi tersebut.

(13)

Gambaran diatas menjelaskan tentang penjelasan apa saja yang perlu dipersiapkan dalam tahapan pra produksi sebuah program acara, karena sebuah planning yang baik akan menghasilkan hasil yang memuaskan dalm proses produksi nantinya, setiap crew yang terlibat diberikan hak untuk memberikan masukan atau saran untuk kemajuan program Show Imah.

4.6.3 Tahap Pengorganisasian (organizing)

Tahap pengorganisasian atau bisa disebut juga sebagai tahap menjelang produksi ini adalah seluruh kegiatan yang ada di pra produksi dijadikan menjadi satu dalam sebuah activity schedule yang telah siap dilaksanakan. Proses ini lebih kepada hal-hal teknis dan dilakukan dalam meeting teknis. Proses tahap meeting teknis ini melibatkan berbagai pihak yang akan menjalankan produksi tersebut antara lain:

1. Campers 2. Audioman 3. Control room 4. Switcher 5. Mechanical Engineering 6. Art 7. Technical Director

(14)

59

8. Editor

Di dalam pembentukan sebuah tim produksi yang bertanggung jawab adalah produser dan produser assistant yang mempersiapkan tim produksi, semua memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, seperti campers bertanggung jawab penuh terhadap hasil gambar yang diambil pada saat produksi dan tim control room bertugas mencari gambar sesuai dengan keinginan produser.

Menurut Anwar Sugiharto selaku produser assistan prosesnya adalah sebagai berikut:

“teknis/meeting besar, disini kita akan mengundang dari orang technical director, mechanical engineering, campers, audioman sampai control room, art , dll , untuk bicarain teknisnya akan seperti apa?, ingin disampaikan seperti apa? Bentuk kondisi setnya seperti apa? Bagaimana pengambilan gambarnya? Itu semua agar maksud atau content yang disampaikan oleh program ini dapat tersampaikan dengan baik”30

4.6.4 Tahap Penggerakan (actuating)

Dalam tahap penggerakan ini proses ditentukannya sebuah produksi, ini disebut juga sebagai proses produksi karena semua hasil meeting akan dieksekusi dan diproses agar memperoleh hasil yang maksimal

28

Hasil Wawancara dengan Anwar Sugiharto, Produser Assistant program acara Show Imah, 12 juni 2013, pukul 14.30 WIB, Studio 2 Trans TV

(15)

Tahap penggerakan itu sendiri terdiri dari:

a. Produser memimpin produksi dengan mengacu kepada activity dan rundown schedule.

b. Shooting segment per segment yang di awasi oleh seorang produser.

c. Produser dan assistant produser memberikan arahan kepada technical director.

d. Switcher melakukan pergantian gambar sesuai arahan program director. e. Art melakukan setting lokasi shooting sesuai dengan plan yang telah

ditentukan.

f. Produser, Assisten produser, dan Creative mengawasi content acara yang sedang berlangsung.

Produser memberikan tugas kepada assisten produser agar durasi dari tayangan sebuah program yang sedang diproduksi tidak mengalami under maupun over durasi, hal ini sangat penting mengingat masih adanya proses editing. Apabila tayangan tersebut under ataupun over, maka proses editing yang dilakukan akan semakin memakan waktu dan hal ini dapat menghambat aktivitas shooting untuk episode berikutnya.

Setelah mengalami proses editing sebuah program akan dicek ulang oleh produser kemudian sebuah episode dalam sebuah program sudah harus jadi sebelum acara Show Imah dimulai. Menurut Tantin Hadi selaku produser,

(16)

61

proses produksi memerlukan target editing:

“Selesai editing biasanya kita targetkan paling tidak satu hari sebelum siaran kita priview semuanya, kita lihat perkembangannya, seperti episode yang sebelum-sebelumnya.” 31

Setelah penulis melakukan observasi adapun peralatan yang dipergunakan antara lain:

1. Satu set computer 2. Alat editing

3. Mike atau perekam suara

4. Perlengkapan sound system

Setelah alat-alat editing sudah dipersiapkan maka editor harus bisa bekerja semaksimal mungkin walau terkadang mengalami masalah dalam proses pengeditan sebuah program ada juga kendalnya antara lain:

1. Komputer mengalami trouble 2. Kaset rusak atau Scratch 3. Naskah terlambat

Setiap program memiliki beberapa segment agar tayangan yang disiarkan bisa lebih fokus dan terarah, adapun dalam proses pengeditan terdapat lima segment antara lain:

31

Hasil Wawancara dengan Tantin Hadi, Produser program acara Show Imah, 12 Juni 2013, pukul 15.00 WIB, Studio 2 Trans TV

(17)

1. Segment pertama dibuka oleh VT berita tentang tragedi penyelamatan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, lalu Soimah insert dengan membawakan satu buah lagu dan menjelaskan tema acara yang akan dibawakan. Kemudian Soimah mempresent tiga orang anak Sekolah Menengah Pertama yang menjadi penyelamat saat tragedy pemerkosaan berlangsung

.

Soimah mengajukan beberapa pertanyaan kepada tiga orang anak penyelamat tersebut lalu iklan.

2. Segment kedua Soimah berbincang-bincang dengan bintang tamu yang hadir pada saaat itu yaitu Dedy Corbuzier, lalu Soimah mengajukan beberapa pertanyaan kepada Dedy Corbuzier tentang kejadian tersebut. Lalu Soimah mempresent VT pendapat masyarakat tentang kejadian tersebut. Kemudian Soimah mengajukan beberapa pertanyaan lagi ke bintang tamu mengenai kejadian tersebut. Dedy Corbuzier pun memberikan pendapat. Lalu iklan.

3. Segment ketiga menghadirkan bintang tamu ketiga yaitu Nabila putri dan memeragakan atraksi bela diri yang diperagakan oleh Nabila. Sebelum iklan Soimah melakukan Hooker, yaitu membuat penonton penasaran akan bintang tamu unik yang akan didatangkan disegment berikutnya.

4. Segment keempat Dedy Corbuzier memeragakan sekaligus memberikan tips bela diri jika terjadi sesuatu dikemudian hari. Lalu Soimah mempresent bintang tamu ke empat yaitu Bapak Niam dari Komisi Perlindungan Anak

(18)

63

Indonesia (KPAI), pak Niam memberikan pendapat tentang kejadian ini dari sudut pandang KPAI.

5. Segment kelima Soimah memperkenalkan Ayah dari ketiga orang anak penyelamat tersebut. Dilanjutkan dengan pendapat dari pak Niam tentang pentingnya pendidikan karakter terhadap anak-anak. Sebelum menutup acara Soimah memberikan penghargaan berupa plakat kepada tiga orang anak yang berhasil menggagalkan percobaan pemerkosaan sekaligus memberikan kesimpulan tentang tema yang di angkat.

Setelah semua segment lengkap barulah bisa di bilang program itu sudah selesai dan siap ditayangkan, dalam pembuatan segment-segment ini seluruh tim produksi termasuk produser dan editor memiliki tanggung jawab terhadap hasil yang telah disiarkan.

4.6.5 Tahap Pengendalian (controlling)

Pada tahap pengendalian ini bisa mencakup semuanya baik dalam proses pra produksi, proses produksi dan pasca produksi akan tetapi dalam proses ini cenderung ke pasca produksi karena dalam tahap pengendalian ini semua kekurangan dan kelebihan bisa dilakukan evaluasi atau perbaikan. Tahap pengendalian ini meliputi:

(19)

Penontonnya harus sesuai sengan target yang dituju, menurut Tantin hadi acara Show Imah ditayangkan pada hari senin – jumat pukul 15.15-16.30 WIB dan target penontonnya adalah:

“program Show imah di Trans TV targetnya adalah B dan C dan menengah kebawah, kalau untuk segi umurnya sendiri dari remaja perempuan sampai dengan ibu-ibu rumah tangga” 31

Dalam pasca produksi ini tim produser mempersiapkan agenda-agenda yang akan di persiapkan guna paket berita selanjutnya dan selalu berorientasi terhadap tim editor maupun tim produksinya.

Sedangkan menurut ibu Tantin Hadi selaku produser, dalam pasca produksi meliputi berbagai aspek yaitu:

“Selesai editing biasanya kita targetkan paling tidak satu hari sebelum siaran kita priview semuanya, kita lihat perkembangannya, seperti episode yang sebelum-sebelumnya, akan selalu ada evaluasi demi kemajuan program ini” 32

Pada proses pasca produksi inilah penilaian tentang hasil produksi sebuah program bisa diketahui apa saja yang menjadi kekurangan-kekurangan dan kelebihan dalam acara Show Imah ini. Karena dalam pasca produksi ini barulah bisa melakukan evaluasi-evaluasi apa yng menjadi kendala, dan terus melakukan perbaikan-perbaikan guna memperoleh hasil yang maksimal serta tercapainya target yang diinginkan.

31& 32

Hasil Wawancara dengan Tantin Hadi, Produser program acara Show Imah, 12 Juni 2013, pukul 15.00 WIB, Studio 2 Trans TV

(20)

65

Tabel 4.5 Proses Produksi

Pra Produksi

Adanya meeting tim produksi Adanya meeting teknis Membentuk tim produksi Membuat activity schedule

Produksi

Shooting produksi Editing

Pasca Produksi

Adanya evaluasi tahap akhir Evaluasi Kendala dalam

produksi Pembahasan Agenda

berikutnya

4.7 Analisis dan Pembahasan

Komunikasi merupakan hal pokok dalam kehidupan kita sehari-hari, kita memerlukan adanya komunikasi untuk mendapatkan informasi. Tujuan utama komunikasi menyangkut penemuan diri, bersifat menghibur untuk mengimbangi acara-acara yang lebih serius dalam pengemasannya. Talk Show Comedy adalah

(21)

sebuah tayangan talk show yang penyajiannya lebih ringan tetapi tetap cerdas baik dalam bentuk hiburan maupun informasi yang disampaikan.

Studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kasus tunggal dengan unit analisis tunggal karena peneliti hanya meneliti satu kasus yaitu manajemen produksi program acara Show Imah di Trans TV, dalam penelitian ini peneliti juga menggunakan teknik wawancara dan observasi agar dapat menembah atau memperkuat hasil penelitian. Dengan hasil penelitian tersebut akan menghasilkan bagaimana cara membandingkan data hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan. Show Imah merupakan sebuah tayangan masuk dalam kategori Talk Show Comedy. Program harian yang hadir pada sore hari dengan menyajikan tema yang sederhana tetapi dikemas dengan comedy yang cerdas dalam penyampaiannya.

Manajemen yang digunakan oleh Trans TV adalah adanya meeting tim produser serta mengangkat isu-isu yang menarik yang di dapat dengan menghadirkan bintang tamu yang kompeten dan terpercaya, dalam hal ini perencanaan yang matang menjadi hal penting untuk memulai sebuah produksi, dengan melakukan meeting mengenai isi dari program Show Imah dan membuat jadwal aktifitas yang harus dilakukan sesuai dengan peranan dan tanggung jawab setiap anggota yang terlibat. Selanjutnya tahap pengorganisasian menyiapkan tim produksi untuk melaksanakan tahapan produksi dengan mendapatkan pengarahan dari seorang pemimpin yaitu Producer dibantu oleh Producer Assistant.

(22)

67

Setelah tahapan pra produksi maka dilaksanakan tahapan produksi yaitu eksekusi program yang mengacu pada activity dan rundown schedule, dalam tahapan produksi akan diawasi oleh seorang Producer yang dibantu oleh Creative dalam mengawasi content program kemudian hasil produksi akan melalui tahapan editing. Materi program yang telah diproduksi akan diedit agar memperoleh gambar yang sesuai dengan naskah kemudian diserahkan kepada Produser kembali untuk dipilih dan dipertanggung jawabkan setelah tayangan disiarkan. Biasanya dibutuhkan kejelian Produser terhadap pengawasan content acara yang diangkat sehingga mengundang audience untuk menontonnya.

Selanjutnya diteruskan pada proses pasca produksi dimana evaluasi tahap akhir guna menilai dan mencari kekurangan dari tayangan tersebut, Producer, Producer Assistant, dan Creative akan melakukan evaluasi terhadap program yang telah ditayangkan agar program acara Show Imah dapat terus mengalami perbaikan baik dalam segi mutu dan teknis. Dalam segi mutu controlling harus selalu diadakan karena menyangkut tanggung jawab moral kepada masyarakat serta tidak luput memberikan pesan terhadap masyarakat, pada proses ini akan terlihat apa yang kurang dari sebuah produksi program, sedangkan secara teknis controlling diupayakan untuk mendapatkan sistem kerja yang lebih efektif dan efisien dalam memanajemen produksi.

Gambar

Tabel 4.5  Proses Produksi

Referensi

Dokumen terkait

Hasil bordir yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu seni berupa benda yang dihasilkan melalui proses atau cara dengan menambah hiasan menggunakan

Prinsip dalam matematika adalah suatu ide tentang konsep-konsep dan hubungan di antara konsep-konsep, dengan kata lain prinsip adalah suatu ide yang menghubungkan dua

• Bahwa saksi mengetahui pemohon dan termohon adalah suami istri yang telah menikah sekitar bulan Desember 2006 di Kabupaten Lombok Barat karena saksi turut

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru, fasilitas belajar dan lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa kelas VIII di MTsN Lubuk

Jadi dalam penelitian ini fenomena yang akan diteliti adalah mengenai keadaan penduduk yang ada di Kabupaten Lampung Barat berupa dekripsi, jumlah pasangan usia

Jika AC bekerja pada kondisi kelembaban nisbi udara yang tinggi, uap putih dapat muncul sebagai akibat dari kelembaban yang tinggi dan perbedaan suhu antara saluran masuk dan

I-2 : Citra CP Prima yang sedang menurun memang membutuhkan proses atau waktu yang tidak singkat untuk mengembalikannya seperti sebelumnya tetapi saya sangat yakin bahwa

o Clip, digunakan untuk ‘memotong’ dan ’menggunting’ suatu layer (layer yang bertindak sebagai objek) berdasarkan (batas- batas yang di miliki oleh) layer yang lain