• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem sertifikasi untuk pengepakan produk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Sistem sertifikasi untuk pengepakan produk"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Standards for a better

(2)

Standards for a better

Sertifikasi produk adalah kegiatan dimana suatu pihak ketiga

memberikan jaminan tertulis yang menyatakan bahwa suatu

produk (termasuk proses dan jasa) telah memenuhi persyaratan

standar.

(3)

Standards for a better

1. sertifikasi produk diperlukan untuk mengatasi kekhawatiran

konsumen,

pengguna

dan

semua

pihak

yang

berkepentingan, melalui pembentukan kepercayaan yang

terkait dengan pemenuhan persyaratan;

2. sertifikasi produk dapat dipergunakan oleh pemasok untuk

menunjukkan keterlibatan pihak ketiga kepada pasar;

3. sertifikasi produk tidak harus memerlukan sumber daya

yang berlebihan dan mengakibatkan harga produk menjadi

lebih mahal.

(4)

Standards for a better

Proses SERTIFIKASI

Proses SERTIFIKASI

PRODUK

PRODUK

SELEKSI:

identifikasi jenis produk yang disertifikasi

penyusunan “evaluation plan”

DETERMINASI:

Determinasi

karakteristik produk:

o Inspeksi disain produk, atau

o Inspeksi produk, atau

o Pengujian produk

Memastikan

konsistensi produk

o Asesmen proses produksi,

o dan/atau Audit sistem

Manajemen

REVIEW:

Kesesuaian hasil determinasi dengan persyaratan

sertifikasi

ATESTASI:

Penerbitan Sertifikat Kesesuaian

LISENSI

PENGGUNAAN TANDA

Pemberian hak dan kewajiban

pemenuhan kewajiban

SURVAILEN:

Iterasi proses untuk menjamin kontinuitas kesesuaian

(5)

Standards for a better

EVALUASI EVALUASI

Conformity assessment function and activities within product certification

scheme 1a b1 2 3 4 5 6 N

I Selection, including planing and preparation activities, specification of requirements, e..g. Normative documents,

and sampling as applicable

X X X X X X X X

II Determination of characteristics, as applicable, by:

(a) Testing (ISO/IEC 17025) (b) Inspection (ISO/IEC 17020) (c) Design appraisal

(d) Assessment of services

(e) Other determination activities, e.g. Verification

X X X X X X X X

III Review: Examining the evidence of conformity obtained during determination stage to establish whether specified

requirements have been met X X X X X X X X

IV Decision on certification: granting, maintaining, extending, suspending, withdrawing certification X X X X X X X X

V Attestation, Licensing:

(a) Issuing a statement of conformity (attestation) X X X X X X X X (b) Granting the right to use certificate or other statements of conformity X X X X X X

(c) Issuing certificate of conformity for a batch of products X

(d) Granting the right to use marks of conformity (licensing) is based on surveillannce (VI) or certification of a

batch X X X X X X

VI Surveillance, as applicable:

(a) Testing or inspection of sample from open market X X X

(b) Testing or inspection of sample from factory X X X

(c) Assessment of the production, the delivery of the service, or the production of the process X X X X

(d) Management system audits combined with random tests or inspection X X

(6)

Standards for a better

innovation and

Skema Tipe 3

Skema Tipe 3

Mencakup kegiatan survailen setelah sertifikat kesesuaian

diberikan

Survailen yang dilakukan berupa pengambilan sampel

produk secara periodik dari titik produksi yang dilanjutkan dengan kegiatan determinasi terhadap sampel yang telah diambil

Determinasi yang dilakukan terhadap sampel dilakukan

untuk memastikan bahwa karakteristik produk, yang diproduksi setelah keputusan sertifikasi masih sesuai dengan hasil determinasi yang digunakan sebagai dasar pemberikan keputusan sertifikasi

Tidak dapat memberikan gambaran tentang pengaruh

proses distribusi produk terhadap kesesuaian produk dengan persyaratan sertifikasi

Bila ditemukan ketidaksesuaian terdapat kesempatan

(7)

Standards for a better

innovation and competitiveness

Skema Tipe 5

Skema Tipe 5

Mencakup kegiatan survailen setelah sertifikat kesesuaian

diberikan

Survailen yang dilakukan dapat berupa kombinasi antara

pengambilan sampel produk secara periodik dari titik produksi, atau dari pasar, atau keduanya, yang dilanjutkan dengan kegiatan determinasi terhadap sampel yang telah diambil

Survailen juga mencakup asesmen terhadap proses

produksi, atau audit sistem manajemen dikombinasikan

dengan uji/inspeksi acak

Determinasi yang dilakukan terhadap sampel dilakukan

untuk memastikan bahwa karakteristik produk, yang diproduksi setelah keputusan sertifikasi masih sesuai dengan hasil determinasi yang digunakan sebagai dasar pemberikan keputusan sertifikasi

Pemilihan jenis kegiatan di dalam survailen dilakukan

dapat bervariasi di dasarkan pada situasi yang dihadapi, dan ditetapkan di dalam skema sertifikasi

(8)

Standards for a better

Sistem Penilaian Kesesuaian

konsumen PROSES PRODUKSI

Q

A

Paving &

Paving &

Genteng

Genteng produk

bersertifikat

SNI 0096_2007 SNI 03-0691-1996

Mampu menunjukkan kemampuan konsistensi menghasilkan produk sesuai

(9)
(10)

Standards for a better

Referensi

Dokumen terkait

Jenis non probability sampling yang digunakan adalah sampling insidental, dimana siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan dipandang cocok untuk

Saat ini Dinas Peternakan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan sudah mengikuti aturan dari Kementerian Pertanian melalui Pusat Data dan Informasi Pertanian (PUSDATIN),

Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan, maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif

Abstrak. Penelitian Ini Bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraud prevention terhadap fraud management, fraud detection terhadap fraud management, dan fraud

Dihitung dengan rumus matematik apa pun, hasil Pemilu yang akan datang ini juga tidak akan bisa memberi bekal yang cukup bagi setiap partai politik untuk dapat memenangkan

Tingkat Sally da Gambar pat bahwa penting/bias sumsi frozen nting, dan ntuk mengk emperoleh   esehatan 21% Menu 18 Tid at yang dica ally tian meng n yoghurt S umen berpe

Kecerdasaan spiritual yang akan menyelaraskan antara kecerdasaan intelektual dan kecerdasan emosional yang akan berpengaruh terhadap suatu perilaku etis karena kecerdasaan

[r]