• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMANFAATAN MEDIA IKLAN TELEVISI SEBAGAI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PEMANFAATAN MEDIA IKLAN TELEVISI SEBAGAI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

TEMA : ENTREPRENEUR & MARKETING STRATEGY

PEMANFAATAN MEDIA IKLAN TELEVISI SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN

PENGUSAHA PROPERTI

Megita Damayanti

Fakultas Sosial dan Ilmu Politik , UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA Email:[email protected]

Abstract

Pada masa sekarang ini, perkembangan dunia properti semakin berkembang dengan pesat, persaingan pasar untuk meciptakan hunian yang nyaman bagi masyarakat ibu kota menjadi ajang persaingan bagi para pembisnis properti. Segala macam cara di lakukan untuk menari minat konsumen agar membeli produk hunian yang mereka tawarkan. Dalam kebanyakkan bidang sistem pasar bebas yang dimodifikasi, terdapat cukup banyak persaingan antara produsen barang atau jasa hingga hal tersebut menyebabkan para konsumen akan mendapatkan produk –produk terbaik dengan harga yang paling menarik untuk mereka.

Tetapi karena alasan –alasan tertentu, dalam kenyataan, terlihat bahwa banyak industri hanya menghadapi persaingan terbatas, atau tidak ada persaingan sama sekali. Mengingat bahwa kondisi sedemikian terdapat pasa sistem kita.

Dalam konteks ini seorang wirausaha harus memproduksi barang atau jasa dengan mutu yang lebih baik, harga yang lebih murah, dan penyampaian yang lebih cepat daripada pesaing, oleh karena itu dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat untuk melakukan kegiatan pemasaran ini. Para pengusaha properti tengah bersaing menyusun strategi pemasaran yang mampu menarik minat pembeli agar mau membeli produk properti yang mereka tawarkan, tak tanggung-tanggung , sebagai pembisnis mereka rela mengeluarkan uang puluhan milyar rupiah untuk memasang iklan di sejumlah media televisi. Televisi adalah medium iklan. Apapun yang ada di dalam TV seluruhnya adalah bentuk periklanan. Mandr memiliki argumen kuat bahwa apa pun yang ada di dalam TV, bertujuan untuk meyakinkan pemirsanya agar membeli apa apa yang tidak mereka butuhkan. Iklan menjadi salah satu strategi pemasaran yang digunakan oleh para pengusaha properti untuk mengenalkan produk mereka kepada masyarakat indonesia.

Nowadays, the world of property develops rapidly, the market competition to create a comfortable dwelling for the people of the capital becomes an arena of competition for property developers. All sorts of ways are done to dance the interest of consumers to buy the residential products they offer. In most modified areas of the free market system, there is considerable competition between producers of goods or services until it causes consumers to get the best products at the most attractive prices for them.

But for some reason, in reality, it appears that many industries face only limited competition, or no competition at all. Given that such conditions exist in our system.

(2)

businessman they are willing to spend tens of billions of dollars to advertise in a number of television media. Television is a medium of advertising. Whatever is inside TV is entirely a form of advertising. Mandr has a strong argument that whatever is on TV, aims to convince his audience to buy what they do not need. Advertising became one of the marketing strategies used by property entrepreneurs to introduce their products to the people of Indonesia.

Keywords: strategi pemasaran, bisnis, pengusaha property, iklan, media televisi,

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Pada masa sekarang ini, perkembangan dunia properti semakin berkembang dengan pesat, persaingan pasar untuk meciptakan hunian yang nyaman bagi masyarakat ibu kota menjadi ajang persaingan bagi para pembisnis properti. Segala macam cara di lakukan untuk menari minat konsumen agar membeli produk hunian yang mereka tawarkan. Salah satu strategi pemasaran yang di lakukan adalah dengan mengiklankan produk proprti mereka di sejumlah media

Iklan tentu menjadi senjata ampuh untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat di indonesia. Tak terkecuali iklan properti seperti apartemen, perumahan yang di bangun oleh para pengusahan seperti Lippo Group, Agung Podomoro, Sinarmas Land, dan Agung Sedayu Group. Menggunakan media iklan televisi dan media cetak cukup di minat oleh para pengusaha untuk mempromosikan produk- produk yang akan di pasarkannya, selain lebih cepat, juga lebih mudah untuk di ingat.

Pada saat ini masyrakat indonesia tengah diramaiakan dengan iklan Hunian Meikarta yang sudah mengisi sejumlah iklan di media online, cetak dan juga televisi. Dari data yang di dapat, proyek yang di dirikan oleh LIPPO GRUP ini telah mengeluarkan puluhan milyar rupiah untuk mengiklankan Meikarta melalui televisi. Dana yang nantinya akan di bagikan kepada 10 stasiun televisi yang tersebar di indonesia.

perkembangan era dan teknologi ini memposisikan teknik segmenting,

targeting, dan positioning (STP) sebagai nyawa pemasaran modern. Secara berurutan tiga langkah utama tersebtu digunakan untuk mendapatkan keuntungan dengan membidik dasar target yang paling pontesial dan sesuai. Kotler (2012)

Strategi diferensiasi sebagai suatu rangkaian tindakan atau langkah yang saling terkait dan memiliki tujuan untuk memproduksi bara atau jasa yang konsumen anggap berbeda melalui ciri yang dapat di terima. Selain strategi diferensi, dalam industri periklanan di kenal dengan konsep USP (Uniqrue Selling Proposition) yang menunjukan keistimewaan suatu produk lain yang akan sejenis. Konsep ini memungkinkan para pembisnis memberikan citra pada brandnya.( Mubarok [2009:97])

(3)

televisi merupakan sarana promosi penjualan produk-produk kepada masyrakat. Melalui televisi masyarakat mengenal produk dan mendorong pembeliannya, kemudian pengusaha menerima untung yang mendorongnya untuk beriklan lagi melalui televisi dan selanjutnya memperoleh keuntungan lagi dari volume penjualannya yang meningkat. (Askurifai Baksin [38-40])

1.2. Rumusan masalah

1. Apa yang di maksud pengusaha properti ?

2. Bagimana persaingan pasar pengusaha properti saat ini?

3. Bagaiman iklan yang digunakan perusahaan properti untuk menarik minat konsumen ?

4. media iklan apa saja yang di gunakan untuk strategi pemasaran ?

1.3. Tujuan penulisan

1. Untuk mengetahui bagaimana persiangan pasar pengusaha property pada saat ini

2. Untuk mengetahui pemasaran yang di lakukan untuk menari minat konsumen 3. Untuk mengetahui bagaimana seorang entrepreneur dalam menyusun strategi berjiwa Kreatif, Inovativ, Mandiri, Percaya Diri, Ulet &Tekun, Rajin, Disiplin, Siap Menghadapi Risiko, Jeli melihat dan meraih peluang, Piawai Mengelola Sumber

Daya, dalam Membangun,

Mengembangkan, Memajukan & Menjadikan Usaha atau perusahaan unggul. (Eddy Soeryanto Soegoto , 2009)

Strategi pemasaran

Strategi pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pemsarannya. Strategi pemasaran berisi strategi spesifik untuk pasar sasaran, penetapan posisi, bauran pemasaran dan besarnya pengeluaran pemasaran (Philips Kotler [2004:81])

Dimensi Pemasaran

Holitstik marketing merupakan suatu konsep pemasaran menyeluruh, yaitu konsep dimana para pemasar berusaha untuk meningkatkan kesadaran dari suatu kebutuhan konsumen agar di dapat pendekatan yang lebih lengkap dan menyatu (kohesif) sehingga melebihi aplikasi konsep pemasaran secara tradisional. Konsep ini di dasari pada

pengembangan desain, dan

pengimplementasian dari program-program pemasaran, proses –proses, dan aktivitas –aktivitas yang di sadari saling berketergantungan.

Segmentasi pasar

Segmentasi pasar adalah proses pembagian pasar dalam kategori jenis atau segmentasi pelanggan. Segmentasi merupakan strategi untuk menganalisis konsumen, bukan produk. Segemntasi pasar di pengaruhi oleh empat variabel penting:

Georafis : banyak keputusan pembelian di pengaruhi oleh tempat.

Demografis : terkait usia, pendidikan, status perkawinan, suku, agama, pendapatan pertahun, ras, kebangsaan jenis kelamin.

Psikografis : karakteristik konsumen, seperti gaya hidup, pendapatan, minat dan sikap.

(4)

Salah satu alasan utama untuk menggunakan segmentasi pasar adalah untuk membantu perusahaan untuk lebih memahami kebutuhan basis pelanggan tertentu. Pemasaran massal mengasumsikan bahwa semua pelanggan adalah sama dan akan menanggapai iklan dengan cara yang sama. Dengan kita memandang ada kelompok penanggan pontensial yang berbeda satu dengan yang lain , maka pemassaran dapat lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan dan keinginan orang-oran

METODE

2.1.Metode Karya Ilmiah

Dalam penulisa karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitian studi kasus. Studi kasus merupakan pengujian secara rinci terhadap satu latar atau satu orang subjek atau tempat penyimpanan dokumen atau satu peristiwa tertentu. (Bogdan dan Bikien [1982]).

2.2. Sasaran Khalayak/Responden

Sasaran khalayak yang menjadi objek penelitian dalam karya ilmiah yaitu pengusaha properti di indonesia, penulis ingin meneliti tentang bagaimana para pengusaha properti memanfaatkan media televisi sebagai salah satu strategi pemasaran yang di lakukan dalam mempromosikan produk yang mereka tawarkan

2.3. Teknik Penumpulan Data

Untuk teknik pengumpulan data dalam karya ilmiah ini penulis menggunakan beberapa teknik di antaranya: pengamatan lapangan, wawancara, dan studi kasus. (kriyantono [2006:91]). Wawancara mendalam adalah teknik mengumpulan data atau informasi dengan cara bertatap muka langsung dengan informan agar mendapatkan data lengkap dan mendalam. Tujuan dari adanya wawancara ini untuk mendapatkan fakta fakta yang ada. dalam wawancara ini tentunya penulis berharap

mendapatkan data –data yang di perlukan untuk penulisan karya ilmiah ini.

Observasi lapangan adalah kegiatan yang setiap saat dilakukan, dalam melaksanakan observasi dalam tugas ini, peneliti melakukan observasi melalu koran, media televisi, dan juga intenet untuk mencari informasi yang di butuhkan. Observasi di fokuskan untuk mendeskripasikan dan menjelaskan fenomena penelitian. Pendekatan studi kasus di gunakan secara luas dalam penelitian legal dan banyak dilakukan secara klinis. Dalam bidang bisnis, studi kasus ini sudah di populerkan.

(Elvinaro A [179-182]).

2.4. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, memilah – milahnya menjadi satuan yang dapat di kelola, mesistensikannya, mecari dan menemukan pola, menemukan aoa yang penting dan apa yang di pelajari, dan memutuskan apa yang dapat di ceritakan orang lain. (Moleong, [2007:248])

Teknik analisis data yang di gunakan penulisan karya ilmiah terdiri dari empat langkah yaitu: adalah proses penelutian, pemusatan perhatian dan penyederhanaan data kasar dari catatan tertulis di lapangan dan membuat ringkasan

3. Penyajian data atau Analisis data, yakni penyusuna penyajian kategori analisis awa terhadapt berbagai temuan data di lapangan sebagai proses awal dalam pengolahan data.

(5)

ketidaksesuaian dengan fakta hasil penemuan peneliti di lapangan.

HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1. Perusahaan Properti

Perusahaan properti adalah sebuah perusahaan atau perorangan yang bergerak di bidang bisnis properti, dimana perusahaan tersebut menjadi pengembang atau dapat di katakan pembangun serta pemasar properti itu sendiri berupa perumahan skala besar maupun skala kecil. Di indonesia sendiri pada saat ini bisnis properti tengah berkembang pesat, di antaranya Sinarmasland, Agung Podomoro Grup, Agung Sedayu Group, Lippo Group. terbukti dengan munculnya proyek proyek perumahan di setiap kota yang berada di indonesia, bisnis properti sendiri terdapat macam produk yang bereka tawarkan, dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi atau ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran agar dapat memuaskan kebutuhan pelanggan dan perusahaan sekaligus. Dalam peranan strategisnya pemasaran mecakuo setiap usaha untuk mencapai kesesuaian antara perusahaan dan lingkungannya dalam rangka mencari pemecahan atas dua masalah pokok yaitu: pertama, bisnis apa yang digeluti perusahaan pada saat ini dan jenis bisnis apa yang dapat dimasuki di masa yang

melayani pasar sararan (Eddy Soeryanto Soegoto [2014:162]).

Marketing is a sociental process by which individuals and groups obtain what they need and want thourgh creating, offering and freely exchanging product and services of value with others (Armstrong and Kotler [2000:5]).

Kegitan pemasaran harus menghasilkan win-win solution, artinya pelanggan ingin membeli produk apabila produk tersebut sesuai dengan keinginan, permintaan dan kebutuhannya serta memberi kepuasan karena kualitas dan nilai produk sesuai dengan diharapkan. Sebaliknya perusahaan dapat memperoleh profit dari produk, transaksi, hubungan, dan pasar karena produk tersebut di beli dan disukai oleh pelanggan , berdasarkan profit tersebut, perusahaan dapat mengembangkan bisnisnya sehingga ia dapat memenuhi keinginan pelanggan lebih besar di masa yang akan datang. Dengan kata lain perusahaan selalu berpedoman atau berfokus kepada nilai-nilai yang terdapat dalam diri pelanggan, sehingga kegiatan pemasaran tersebut dapat berhasil dengan baik.

Prinsip dasar pemasaran yaitu menciptaka nilai bagi langganan (customer Value), keunggulan bersaing (competitive advantages), fokus pemasaran. Tujuan pemasaran bukan mendapatkan langganan (get customer), akan tetapi memperbaiki situasi bersaing (improve competitiv situation). Dalam konteks ini seorang wirausaha harus memproduksi barang atau jasa dengan mutu yang lebih baik, harga yang lebih murah, dan penyampaian yang lebih cepat daripada pesaing, oleh karena itu dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat untuk melakukan kegiatan pemasaran ini (Eddy Soeryanto Soegoto [2014:164]).

(6)

Strategi pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pemsarannya. Strategi pemasaran berisi strategi spesifik untuk pasar sasaran, penetapan posisi, bauran pemasaran dan besarnya pengeluaran pemasaran (Philips Kotler [2004:81])

3.4. Entrepreneur Dan Kondisi Persaingan Pasar

Dalam kebanyakkan bidang sistem pasar bebas yang dimodifikasi, terdapat cukup banyak persaingan antara produsen barang atau jasa hingga hal tersebut menyebabkan para konsumen akan mendapatkan produk –produk terbaik dengan harga yang paling menarik untuk mereka.

Tetapi karena alasan –alasan tertentu, dalam kenyataan, terlihat bahwa banyak industri hanya menghadapi persaingan terbatas, atau tidak ada persaingan sama sekali. Mengingat bahwa kondisi sedemikian terdapat pasa sistem kita.

Sistem pasar bebas yang dimodifikasi memiliki banyak contoh tentang apa yang dinamakan: persaingan monopolistik (monopolistic competition), oligopoli dan persaingan murni (persaingan sempurna), pure competition-pretect competition. Terdapat kondisi persaingan murni, apabila ada banyak produsen atau penjualan barang atau jasa yang membawa produk – produk identik ke pasar, dan dimana harga (tinggi rendahya harga) merupakan bentuk utama persaingan. Kondisi persaingan monopolistik terdapat apabila pasar tertentu mencakup banyak produsen yang ertlibat dalam bentuk yang dinamakan persaingan non harga (non-price competition).

Adapun citra demikian biasanya dibentuk melalui penggunaan merk dagang. Kondisi oligopoli terdapat apabila hanya sedikit produsen dan hampir tidak ada perbedaan antara produk yang dijual oleh mereka. Dalam keadaan oligopoli, persaingan harga (price competition)jarang terjadi, dan tidak adanya perangsang bagi

munculnya persaingan sedemikian. Dalam kondisi oligopolin hanya beberapa buah perusahan besar yang mendominasikan pasar , yang menetapkan harga-harga dan kondisi jualan. Perusahaan –perusahaan lain di dalam industri cenderung mengikuti para pemimpinnya tersebut. hal tersebut kerap kali menyebabkan timbulnya harga artifisial dan tingkat seragam kualitas produk.

Para entrepreneur yang bekerja dalam lingkungan dan struktur pasar yang yang mengakar pada lingkungan sosialnya. Media massa merupakan sebuah entitas politik. Sebagai sebuah entitas bisnis, penyelenggaraan televisi dapat di katakan sebagai sebuah intentitas bisnis,

(7)

[38-berbelanja melalu televisi atau yang lebih di kenal dengan sebutan Mail Order. Televisi adalah medium iklan. Penegasan itu disampaikan pakar periklanan Jerry Mander, dalam bukunya Four Arguments For The Elimination Of Television. Apapun yang ada di dalam TV seluruhnya adalah bentuk periklanan. Mandr memiliki argumen kuat bahwa apa pun yang ada di dalam TV, bertujuan untuk meyakinkan pemirsanya agar membeli apa apa yang tidak mereka butuhkan.

Media TV berbeda dengan bentuk periklanan lain karena penontonnya tidak memiliki kekuatan untuk periklanan lain karena penontonnya tidak memiliki kekuatan untuk mengontrol gambar-gambar yang ada. Di negara –negara maju , aturan mengenai perbandingan iklan dengan isi siaran di awasi sangat ketat. Acara yang berdurasi 30 menit, jatah iklannya 30 menit

Akhir –akhir ini banyak tayangan iklan dengan memakai cara –cara bercerita seperti pembuatan sinetron atau talkshow. Misalknya TV Media, Gamma, dan lain –lain. selama kurang lebih setengah jam, pemirsa disuguhi iklan yang di kemas sedemikian rupa persis seperti iklan pariwara di media cetak.

3.7. Konsep Iklan Properti Di Media Televisi

Dalam konsep iklan yang di buat oleh para setiap perusahaan properti berbeda, beda, ada yang hanya menggunakan desain visual, ada yang berupa talkshow, ada pulang yang berupa cerita pendek. seperti halnya iklan Meikarta, dalam iklan Meikarta mengambil sudut pandang anak kecil prempuan yang melihat kekacauan di tempat tinggalnya dari balik kaca mobil, sementara anak perempuan dan keluarganya tersebut pergi menuju kota yang sangat modern dan mewah yaitu meikarta. Modernitas yang di tampilkan dama iklan mengarahkan audiens untuk melihat Meikarta Sebagai kota yang sulit dijangkau oleh kelas sosial tertentu.

3.8. Media Iklan Sebagai Strategi Pemasaran

Pada masa sekarang iklan masih menjadi senjata ampuh para pebisnis untuk memperomosikan produk –produk mereka dan memasarkannya. Tak terkecuali iklan produk property yang pada saat ini tengah ramai kita saksikan di layar kaca televisi maupun majalah dan koran. Para pengusaha property tersebut tak tanggung tanggung untuk mengeluarkan milyaran rupiah untuk memasag iklan di sejumlah stasiun televisi.

Salah satu perusahaan property yang sudah memanfaatkan media iklan untuk strategi pemasarannya yaitu LIPPO GROUP, pada saat ini LIPPO GROUP tengah membangun proyek yang di beri nama Meikarta yang terletak di kawasan industri Cikarang Bekasi, Jawa Barat. Dari data Adstensity, LIPPO Group telah mengeluarkan dana puluhan milyar rupiah untuk menaikkan citra Meikarta melalui siaran televisi, dana tersebut sudah tersebar ke 10 stasiun televisi di antaranya ANTV, TRANS TV, Indosiar, Kompas TV dan lain- lain.

Sumber : goggle

Gambar di atas merupakan grafik jorjoran iklan Meikarta di media Televisi

(8)

Meikarta di media cetak dan Media online, dapat di lihat di beberapa media online ternama seperti detik.com, tribunnews.com, dan merderka.com terdapat gambar Meikarta pada setiap lama website tersebut. ini tentu menjadi sebuat tujuan dari Meikarta sendiri agar perhatian masyarakat beralih pada proyek Meikarta, dengan strategi pemasaran yang sangat kuat melalui media massa setidaknya pihak Meikarta telah berhasil dalam tiga hal , Pertama, hadirnya perhatian masyarakat terhadap promosi yang di lakukan Meikarta, kedua, adanya ketertarikan, dan yang ketiga munculnya pertanyaan di benak masyarakat mengenai jenis produk yang di tawarkan. Di media cetak sendiri proyek Meikarta telah rutin beriklan di lima koran nasional. Di koarn tersebut pihak Meikarta telah membeli satu halaman full yang menampilkan lambang ‘M” dari Meikarta di halaman surat –surat kabar tersebut. Berbeda halnya dengan perusahaan property lain yang hanya menggunakan media iklan lebih sedikit, seperti halnya Agung Sedayu Group yang hanya mengiklankan proyek apartemen Pantai Indah Kapuk di salah satu stasiun televisi yaitu Metro Tv. Dalam strategi pemasarannya Agung Sedayu Group tidak seperti phak Meikarta yang gencar memasang iklan di seluruh media massa untuk menari minat pembeli .

KESIMPULAN

4.1. kesimpulan

1. Perusahaan properti adalah sebuah perusahaan atau perorangan yang bergerak di bidang bisnis properti, dimana perusahaan tersebut menjadi pengembang atau dapat di katakan pembangun serta pemasar properti itu sendiri berupa perumahan skala besar maupun skala kecil.

2. Dalam konsep iklan yang di buat oleh para setiap perusahaan properti berbeda, beda, ada yang hanya menggunakan desain visual, ada yang berupa talkshow, ada pulang yang berupa cerita pendek,

3. strategi pemasaran dapat dilakukan mengunakan berbagai cara salah satunya memanfaatkan media iklan televisi untuk mengenalkan produk mereka kepada masayrakat luas

(9)

REFERENSI

Ardianto, Elvinaro. 2011. Metelogi Penelitian, Bandung. Simbiosa Rekatama Media

Heilbroner, Robert, The Marketing of Economic Society, Prentice Hall Inc, Engelwoods Chiffs, N.J., 1962

Kotler, p . dan Keller, Kevin L. 2012. Marketing. Management, 14th ed. Upper Saddler River: Prentice

Kotler,Philip, Marketing management (The Millenium Edition), Prentice Hall Inc., New Jersey, 2000.

McQuail, Dennis dan Steven Windahl. 1993. Communication Model for the study of Mass Communication. London and New York: Longman

Soegoto, Eddy Soeryanto. 2014. Entrepreneurship, Menjadi pembisnis Ulung edisi revisi, jakarta:PT Elexmedia Komputindo

(10)

Gambar

Gambar di atas merupakan grafik jorjoraniklan Meikarta di media Televisi

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian ini merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan dalam menangani permasalahan di Kabupaten Kudus dengan membuat aplikasi ALPUKAT, ALPUKAT adalah

Dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga sehat adalah sebagai tujuan utamanya dengan cara meningkatkan status kesehatan keluarga agar keluarga dapat

Kerjasama sebagaimana tersebut dalam pasal 1 di atas harus dilaksanakan sesuai dengan Kerangka Acuan (TOR) yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak dan merupakan bagian

Hal tersebut dikarenakan temperatur keluaran dari water heater yang meningkat seiring meningkatnya juga temperatur air terhadap waktu sehingga perbedaan entalpi antara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM) di wilayah kerja

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas nikmat, rahmat dan karuniaNya sehingga saya dapat menyelesaikan karya ilmiah berupa Skripsi ini dengan judul

pull, se daogkan orang yang berpendidikan rendah kareol pemah!lmanrrya terbadap kebersihan lingkungan masib kurang, maka seri ng menimbulkan si kap dan perila'u yang

Penelitian lain yang telah dilakukan berhubungan dengan peramalan saham menggunakan metode jaringan syaraf tiruan tersaji dalam table dibawah ini :... Penelitian