Richardus Eko Indrajit
IT GOVERNANCE IN ACTION
S
trategiM
enyeimbangkanM
anfaat danR
ETURN ON INVESTMENT © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Durasi waktu yang diperlukan untuk mengembalikan investasi yang telah dialokasikan
– Payback Method
– Internal Rate of Return – Net Present Value
6 Dibandingkan dengan suatu ambang batas untuk persetujuan
6 Dipergunakan oleh organisasi yang
sangat ketat pengelolaan keuangannya
C
OST-BENEFIT ANALYSIS © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Memperbandingkan sejumlah elemen
biaya dengan elemen manfaat
6 Manfaat yang intangible, dicoba dicari
value padanannya, sebelum dilakukan
justifikasi dengan standar baku (ROI) atau manajemen resiko
6 Bisa dilakukan secara “bolak-balik” antara
biaya dan manfaat
6 Masalah besar pada pemilihan metode
M
ULTI-OBJECTIVES, MULTI-CRITERIA © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Pembuat keputusan lebih dari satu orang
dengan pandangan yang berbeda
6 Nilai utility lebih tinggi dari sekedar
finansial
6 Ditentukan sejumlah obyektif yang selaras
dengan organisasi serta kriteria penilaian,
sebelum masing-masing stakeholder
R
ETURN ON MANAGEMENT © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Fokus pada value yang didapat akibat
perubahan tingkat produktivitas manajemen
6 Merupakan total pendapatan dikurangi
dengan COGS, pajak, shareholders value, dan biaya manajemen
6 Selisihnya merupakan value yang
I
NFORMATION ECONOMICS © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Dianggap sebagai cara yang paling holistik dan komprehensif karena memperhatikan faktor
intangible maupun unquantifiable
6 Merupakan resultan dari berbagai elemen yang masing-masing dihitung dengan menggunakan ROI dan CBA
6 Bertujuan untuk mengidentifikasikan, mengukur, dan me-ranking dampak ekonomis yang timbul akibat diimplementasikannya sistem baru
(perubahan kinerja organisasi)
6 Berbasis value linking, value acceleration dan
C
RITICAL SUCCESS FACTOR(S) © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Metode umum dan generik, tetapi sangat
disukai manajemen karena langsung terkait dengan obyektif organisasi
6 Tidak diperlukan deskripsi dan
perhitungan detail sejauh terlibat langsung dalam usaha pencapaian obyektif terkait
6 Bukan merupakan suatu yang mustahil
jika pengadaan sistem dimaksud berada
V
ALUE ANALYSIS © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Lebih baik melakukan fokus terhadap
value creation daripada berpegang pada
prinsip konvensional seperti meningkatkan efisiensi atau produktivitas
6 Proses pencarian value yang optimal
dilakukan dengan berbagai cara, seperti
Delphi Method
6 Hasil brainstorming tersebut
dikategorisasikan berdasarkan cluster-
E
XPERIMENTAL METHOD © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Sulit membayangkan sesuatu yang belum
diimplementasikan
6 Lakukan sejumlah eksperimen untuk
diimplementasikan dalam sebuah sistem kecil yang terkendali, melalui:
– Prototyping
– Simulation
– Game Playing
6 Skalabilitas dilakukan melalui teknik
S
TRATEGIC ANALYSIS EVALUATION © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Prinsip utama adalah setiap aplikasi
teknologi informasi harus memiliki link
terhadap strategi perusahaan
6 Scoring technique dipergunakan untuk
memilih pareto dari elemen sistem yang dimaksud
6 Semakin tinggi score yang ada, semakin
V
ALUE CHAIN ASSESSMENT © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Metode scoring technique yang secara
khusus menggunakan teori value chain
dari Michael Porter
6 Pada dasarnya value akan sangat
ditentukan oleh posisi aplikasi yang
berada dalam domain core process atau
R
ELATIVE COMPETITIVE PERFORMANCE © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Melakukan perbandingan (benchmarking)
terhadap hal yang serupa terjadi pada organisasi sejenis
6 Analisa biaya dan manfaat yang
dikomparasikan menyangkut kualitas maupun kuantitas
6 Tujuan utamanya adalah tidak terjadi over
P
ROPORTION OF MANAGEMENT VISION ACHIEVED © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Setiap manajemen kunci mengevaluasi
apakah aplikasi yang ada sesuai
“kehendak” atau “keinginan”
masing-masing mereka
6 Asumsi yang dipakai adalah karena
mereka bekerja menuju satu titik visi yang sama
6 Alokasi dianggap “benar” jika mayoritas
W
ORK STUDY ASSESSMENT © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Melihat dampak dan pengaruhnya
langsung pada kinerja individu pada divisi atau departemen tertentu
6 Dapat pula dilihat berdasarkan atau
berbasiskan proses atau fungsi organisasi tertentu
6 Dipakai prinsip BPR seperti eliminasi,
E
CONOMIC ASSESSMENT © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Sarat dengan perhitungan dan formula
matematis yang berbasiskan produktivitas
6 Dinyatakan paling banyak dalam bentuk
fungsi output(s) terhadap sumber daya
input(s) yang dialokasikan terhadapnya
6 Komparasi secara simulasi maupun pilot
project dilakukan untuk menilai perubahan
F
INANCIAL ACCOUNTING BASED ANALYSIS © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Menggunakan kerangka murni akuntansi,
seperti:
– Balance Sheet
– Income Statement (P/L)
– Cash Flow
6 Hasil perhitungan ROI, NPV, maupun IRR
dimasukkan ke dalam instrumen akuntansi tersebut
6 Dianggap layak jika secara akuntansi
U
SER ATTITUDES © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Manfaat direpresentasikan melalui
pendapat dan pandangan pengguna
(users) terhadap sistem yang
dipergunakan
6 Dilakukan melalui berbagai cara, seperti:
– Jajak pendapat atau survei – Observasi
– Diskusi dan tanya jawab
6 Semakin positif tanggapannya, semakin
U
SER UTILITY ASSESSMENT © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Dianggap kontroversial karena
menggunakan asumsi yang spekulatif
6 Semakin lama user menggunakan sistem
yang ada, dianggap semakin puaslah yang bersangkutan (dan sebaliknya)
6 Alasannya adalah semakin sistem
tersebut “digemari” dan dipakai secara
V
ALUE ADDED ANALYSIS © Copyright by Richardus Eko Indrajit, 20066 Dianggap kontroversial karena
menggunakan asumsi yang spekulatif
6 Semakin lama user menggunakan sistem
yang ada, dianggap semakin puaslah yang bersangkutan (dan sebaliknya)
6 Alasannya adalah semakin sistem
tersebut “digemari” dan dipakai secara