ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) PADA BALANCED SCORECARD (BSC) DENGAN PENDEKATAN FUZZY
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Balanced Scorecard memandang kinerja dari perspektif keuangan (finansial), pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan. Namun ada keterbatasan
Visi dan strategi diterjemahkan ke dalam empat perspektif yang kemudian oleh masing-masing perspektif visi dan strategi tersebut dinyatakan dalam bentuk tujuan yang ingin dicapai
Pengukuran Kinerja Perusahaan Menggunakan BSC Perspektif Keuangan Perspektif Pelanggan Perspektif Bisnis Internal Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan Kinerja
Hasil pengukuran kinerja dengan menggunakan BSC pada Industri Tahu Mitra Cemangi selain perspektif proses bisnis internal masih banyak indikator yang digunakan
Hasil bobot antar perspektif menunjukkan bahwa perspektif Finansial (0.3636) lebih besar dibanding dengan perspektif Proses Bisnis (0.2726), perspektif Tumbuh dan Belajar (0.1819),
Balanced Scorecard memandang kinerja dari perspektif keuangan (finansial), pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan.. Namun ada keterbatasan
yang diperoleh adalah bobot kinerja dari pengukuran sumber daya yaitu K1, K2,. K3, K4
JCSM dan sebagai dasar dalam pembagian proporsi pembelian untuk bahan baku scrap dengan menggunakan metode ANP sebagai pembanding dalam pemilihan supplier dari segi