Selama Perkuliahan Berlangsung,
setiap alat telekomunikasi semisal HP wajib dimatikan
(amanat kode etik mahasiswa)
ميجرلا ناطيشلا نم هللاب ذوعا ميحرلا نمحرلا هللا مسب
13
mata kuliah Profesi Keguruan :
Penilaian kinerja guru
Penilaian kinerja guru
mapel
mapel
Ali Rohmad – 2014 M
▸ Baca selengkapnya: hasil penilaian observasi kinerja guru
(2)(3)(4)Setiap individu yang diberi tugas atau
Setiap individu yang diberi tugas atau
kepercayaan untuk bekerja pada
kepercayaan untuk bekerja pada
suatu organisasi tertentu diharapkan
suatu organisasi tertentu diharapkan
mampu menunjukkan kinerja yang
mampu menunjukkan kinerja yang
memuaskan dan memberikan
memuaskan dan memberikan
kontribusi yang maksimal terhadap
kontribusi yang maksimal terhadap
pencapaian tujuan organisasi
pencapaian tujuan organisasi
tersebut.
definisi kinerja definisi kinerja
Kinerja adalah tingkat keberhasilan
Kinerja adalah tingkat keberhasilan
seseorang atau kelompok orang
seseorang atau kelompok orang
dalam melaksanakan tugas dan
dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya serta
tanggung jawabnya serta
kemampuan untuk mencapai tujuan
kemampuan untuk mencapai tujuan
dan standar yang telah ditetapkan.
dan standar yang telah ditetapkan.
... kinerja adalah adalah unjuk kerja
... kinerja adalah adalah unjuk kerja
seseorang yang ditunjukkan dalam
seseorang yang ditunjukkan dalam
penampilan, perbuatan, dan prestasi
penampilan, perbuatan, dan prestasi
kerjanya sebagai akumulasi dari
kerjanya sebagai akumulasi dari
pengetahuan, keterampilan, nilai dan
pengetahuan, keterampilan, nilai dan
sikap yang telah dimilikinya.
... kinerja merupakan hasil dari fungsi
... kinerja merupakan hasil dari fungsi
pekerjaan atau kegiatan tertentu
pekerjaan atau kegiatan tertentu
yang di dalamnya terdiri dari tiga
yang di dalamnya terdiri dari tiga
aspek yaitu : kejelasan
aspek yaitu : kejelasan tugastugas atau atau pekerjaan yang menjadi tanggung
pekerjaan yang menjadi tanggung
jawabnya; kejelasan
jawabnya; kejelasan hasilhasil yang yang
diharapkan dari suatu pekerjaan atau
diharapkan dari suatu pekerjaan atau
fungsi; kejelasan
fungsi; kejelasan waktuwaktu yang yang
diperlukan untuk menyelesaikan
diperlukan untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan agar hasil yang
suatu pekerjaan agar hasil yang
diharapkan dapat terwujud.
diharapkan dapat terwujud.
Kriteria Kinerja
Kriteria Kinerja
1. 1. Ciri-ciri. Ciri-ciri karyawan tertentu seperti Ciri-ciri. Ciri-ciri karyawan tertentu seperti sikap, penampilan, dan inisiatif merupakan sikap, penampilan, dan inisiatif merupakan dasar untuk evaluasi.
dasar untuk evaluasi.
2. Perilaku. Ketika hasil dari tugas individu 2. Perilaku. Ketika hasil dari tugas individu sulit untuk ditentukan, organisasi dapat sulit untuk ditentukan, organisasi dapat mengevaluasi perilaku seseorang yang mengevaluasi perilaku seseorang yang terkait dengan tugas atau kompetensi. terkait dengan tugas atau kompetensi.
3. Kompetensi. Kompetensi terdiri dari 3. Kompetensi. Kompetensi terdiri dari pengetahuan, keterampilan, sifat dan pengetahuan, keterampilan, sifat dan perilaku, dan berhubungan dengan perilaku, dan berhubungan dengan
keterampilan interpersonal atau berorientasi keterampilan interpersonal atau berorientasi bisnis.
4.Pencapaian tujuan. Jika organisasi
4.Pencapaian tujuan. Jika organisasi
mempertimbangkan hasil akhir
mempertimbangkan hasil akhir
pencapaian tujuan sebagai suatu hal
pencapaian tujuan sebagai suatu hal
yang berarti, hasil pencapaian tujuan
yang berarti, hasil pencapaian tujuan
akan menjadi faktor yang tepat untuk
akan menjadi faktor yang tepat untuk
dievaluasi untuk dibandingkan dengan
dievaluasi untuk dibandingkan dengan
standar.
standar.
5.Peningkatan potensi. Ketika organisasi
5.Peningkatan potensi. Ketika organisasi
mengevaluasi kinerja karyawan, kriteria
mengevaluasi kinerja karyawan, kriteria
difokuskan pada masa lalu, masa
difokuskan pada masa lalu, masa
sekarang, dibandingkan dengan standar.
sekarang, dibandingkan dengan standar.
Ukuran kerja
Ukuran kerja terdiri dari : terdiri dari : 1.
1.Quality of workQuality of work – kualitas hasil kerja – kualitas hasil kerja 2.
2.PromptnessPromptness – ketepatan waktu – ketepatan waktu menyelesaikan pekerjaan
menyelesaikan pekerjaan
3.
3.InitiativeInitiative – prakarsa dalam – prakarsa dalam
menyelesaikan pekerjaan
menyelesaikan pekerjaan
4.
4.CapabilityCapability – kemampuan – kemampuan menyelesaikan pekerjaan
menyelesaikan pekerjaan
5.
5.ComunicationComunication – kemampuan membina – kemampuan membina kerja sama dengan pihak lain
Kinerja guru
Kinerja guru adalah kemampuan yang adalah kemampuan yang ditunjukkan oleh guru dalam
ditunjukkan oleh guru dalam
melaksanakan tugas atau
melaksanakan tugas atau
pekerjaannya.
pekerjaannya.
Fenomena Kinerja Guru
Fenomena Kinerja Guru
TUGAS GURU
1. Pendidikan 2. Pembelajaran 3. Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan
Penunjang
Standar kinerja perlu dirumuskan
Standar kinerja perlu dirumuskan
untuk dijadikan acuan dalam
untuk dijadikan acuan dalam
mengadakan
mengadakan penilaian, yaitu penilaian, yaitu
membandingkan apa yang dicapai membandingkan apa yang dicapai
dengan apa yang diharapkan dengan apa yang diharapkan..
Tutik Rachmawati, Penilaian Kinerja Profesi Guru, 1st ed, Gava Media, Yogyakarta, 2013, h. 120. definisi penilaian
…
…penilaian kinerja (penilaian kinerja (performance performance appraisal
appraisal ) adalah proses ) adalah proses
mengevaluasi seberapa baik
mengevaluasi seberapa baik
karyawan melakukan pekerjaan
karyawan melakukan pekerjaan
mereka jika dibandingkan dengan
mereka jika dibandingkan dengan
seperangkat standar, dan kemudian
seperangkat standar, dan kemudian
mengkomunikasikan informasi
mengkomunikasikan informasi
tersebut pada karyawan.
tersebut pada karyawan.
definisi penilaian
Penilaian kinerja (
Penilaian kinerja (performance performance appraisal
appraisal) adalah proses yang ) adalah proses yang dipakai oleh organisasi untuk
dipakai oleh organisasi untuk
mengevaluasi pelaksanaan kerja
mengevaluasi pelaksanaan kerja
individu karyawan.
individu karyawan.
Pelaksana
Pelaksana penilaian kinerja : penilaian kinerja : 1. Atasan langsung
1. Atasan langsung
2. Bawahan
2. Bawahan
3. Peers (rekan kerja, sejawat)
3. Peers (rekan kerja, sejawat)
4. Evaluasi diri
4. Evaluasi diri
5. Pelanggan
Metode
Metode penilaian kinerja : penilaian kinerja : 1.
1. Rating ScalesRating Scales
Menilai kinerja pegawai dengan Menilai kinerja pegawai dengan
menggunakan skala untuk mengukur
menggunakan skala untuk mengukur
faktor-faktor kinerja (
faktor-faktor kinerja (performance performance factor
factor). Misalnya dalam mengukur ). Misalnya dalam mengukur tingkat inisiatif dan tanggung jawab
tingkat inisiatif dan tanggung jawab
pegawai. Skala yang digunakan adalah
pegawai. Skala yang digunakan adalah
1 sampai 5, yaitu 1 adalah yang
1 sampai 5, yaitu 1 adalah yang
terburuk dan 5 adalah yang terbaik.
terburuk dan 5 adalah yang terbaik.
2. …
2. …
2.
2. Critical IncidentsCritical Incidents
Evaluator mencatat mengenai apa Evaluator mencatat mengenai apa saja perilaku/pencapaian terbaik dan
saja perilaku/pencapaian terbaik dan
terburuk (
terburuk (extremely good or bad extremely good or bad behaviour
behaviour) pegawai. Dalam metode ) pegawai. Dalam metode ini, penilai harus menyimpan catatan
ini, penilai harus menyimpan catatan
tertulis tentang tindakan-tindakan atau
tertulis tentang tindakan-tindakan atau
prilaku kerja yang sangat positif (
prilaku kerja yang sangat positif (high high favorable
favorable)),, dan perilaku kerja yang dan perilaku kerja yang sangat negatif (
sangat negatif (high unfavorablehigh unfavorable) ) selama periode penilaian.
selama periode penilaian.
3. …
3.
3. EssayEssay
Evaluator menulis deskripsi mengenai Evaluator menulis deskripsi mengenai kekuatan dan kelemahan karyawan,
kekuatan dan kelemahan karyawan,
kinerjanya pada masa lalu, potensinya
kinerjanya pada masa lalu, potensinya
dan memberikan saran-saran untuk
dan memberikan saran-saran untuk
pengembangan pekerja tersebut.
pengembangan pekerja tersebut.
Metode ini cenderung lebih
Metode ini cenderung lebih
memusatkan perhatian pada perilaku
memusatkan perhatian pada perilaku
ekstrim dalam tugas-tugas karyawan
ekstrim dalam tugas-tugas karyawan
daripada pekerjaan atau kinerja rutin
daripada pekerjaan atau kinerja rutin
yang mereka lakukan dari hari ke hari.
yang mereka lakukan dari hari ke hari.
4. …
4. …
4.
4. Work standardWork standard
Metode ini membandingkan kinerja Metode ini membandingkan kinerja setiap karyawan dengan standar
setiap karyawan dengan standar
yang telah ditetapkan sebelumnya
yang telah ditetapkan sebelumnya
atau dengan tingkat keluaran yang
atau dengan tingkat keluaran yang
diharapkan. Standar mencerminkan
diharapkan. Standar mencerminkan
keluaran normal dari seorang pekerja
keluaran normal dari seorang pekerja
yang berprestasi rata-rata, yang
yang berprestasi rata-rata, yang
bekerja pada kecepatan atau kondisi
bekerja pada kecepatan atau kondisi
normal.
normal.
5. …
5.
5. RankingRanking
Penilai menempatkan seluruh Penilai menempatkan seluruh
pekerja dalam satu kelompok sesuai
pekerja dalam satu kelompok sesuai
dengan peringkat yang disusun
dengan peringkat yang disusun
berdasarkan kinerja secara
berdasarkan kinerja secara
keseluruhan. Contohnya, pekerja
keseluruhan. Contohnya, pekerja
terbaik dalam satu bagian diberi
terbaik dalam satu bagian diberi
peringkat paling tinggi dan pekerja
peringkat paling tinggi dan pekerja
yang paling buruk prestasinya
yang paling buruk prestasinya
diletakkan di peringkat paling bawah.
diletakkan di peringkat paling bawah.
6. …
6. …
6.
6. Forced distributionForced distribution
Penilai harus “memasukkan” individu dari Penilai harus “memasukkan” individu dari kelompok kerja ke dalam sejumlah kategori
kelompok kerja ke dalam sejumlah kategori
yang serupa dengan sebuah distribusi
yang serupa dengan sebuah distribusi
frekuensi normal. Contoh para pekerja yang
frekuensi normal. Contoh para pekerja yang
termasuk ke dalam 10 persen terbaik
termasuk ke dalam 10 persen terbaik
ditempatkan ke dalam kategori tertinggi, 20
ditempatkan ke dalam kategori tertinggi, 20
persen terbaik sesudahnya ke dalam
persen terbaik sesudahnya ke dalam
kategori berikutnya, 40 persen berikutnya
kategori berikutnya, 40 persen berikutnya
ke dalam kategori menengah, 20 persen
ke dalam kategori menengah, 20 persen
sesudahnya ke dalam kategori berikutnya,
sesudahnya ke dalam kategori berikutnya,
dan 10 persen sisanya ke dalam kategori
dan 10 persen sisanya ke dalam kategori
terendah.
7.
7. Behaviourally Anchored Rating Scales (BARS)Behaviourally Anchored Rating Scales (BARS)
Evaluator menilai pegawai berdasarkan Evaluator menilai pegawai berdasarkan beberapa jenis perilaku kerja yang
beberapa jenis perilaku kerja yang
mencerminkan dimensi kinerja dan membuat mencerminkan dimensi kinerja dan membuat
skalanya. Misalnya penilaian pelayanan skalanya. Misalnya penilaian pelayanan
pelanggan. Bila pegawai bagian pelayanan pelanggan. Bila pegawai bagian pelayanan
pelanggan tidak menerima tip dari pelanggan, pelanggan tidak menerima tip dari pelanggan, ia diberi skala 4 yang berarti kinerja lumayan. ia diberi skala 4 yang berarti kinerja lumayan.
Bila pegawai itu membantu pelanggan yang Bila pegawai itu membantu pelanggan yang kesulitan atau kebingungan, ia diberi skala 7 kesulitan atau kebingungan, ia diberi skala 7
yang berarti kinerjanya memuaskan, dan yang berarti kinerjanya memuaskan, dan
seterusnya. Metode ini mendeskripsikan seterusnya. Metode ini mendeskripsikan perilaku yang diharapkan sesuai dengan perilaku yang diharapkan sesuai dengan
tingkat kinerja yang diharapkan. tingkat kinerja yang diharapkan.
...,
..., penilaian kinerja gurupenilaian kinerja guru dapat dapat
diartikan sebagai suatu upaya untuk
diartikan sebagai suatu upaya untuk
memperoleh gambaran tentang
memperoleh gambaran tentang
pengetahuan, keterampilan, nilai dan
pengetahuan, keterampilan, nilai dan
sikap guru dalam melaksanakan
sikap guru dalam melaksanakan
tugas dan fungsinya, yang
tugas dan fungsinya, yang
ditunjukkan dalam penampilan,
ditunjukkan dalam penampilan,
perbuatan, dan prestasi kerjanya.
perbuatan, dan prestasi kerjanya.
Penilaian kinerja Guru
Penilaian kinerja Guru adalah adalah
penilaian dari tiap butir kegiatan
penilaian dari tiap butir kegiatan
tugas utama Guru dalam rangka
tugas utama Guru dalam rangka
pembinaan karier kepangkatan dan
pembinaan karier kepangkatan dan
jabatannya.
jabatannya. Psl 1 (8) Psl 1 (8)
Dalam rangka membangun profesi
Dalam rangka membangun profesi
guru sebagai profesi yang
guru sebagai profesi yang
bermartabat, yakni untuk mencapai
bermartabat, yakni untuk mencapai
visi pendidikan nasional
visi pendidikan nasional melalui melalui proses pembelajaran yang
proses pembelajaran yang
berkualitas, maka perlu
berkualitas, maka perlu
dilaksanakan
dilaksanakan penilaianpenilaian kinerja gurukinerja guru secara berkelanjutan dan teratur
secara berkelanjutan dan teratur..
...
... penilaian kinerja guru dilaksanakan penilaian kinerja guru dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang
untuk mewujudkan guru yang profesional
profesional, karena harkat dan , karena harkat dan
martabat suatu profesi ditentukan
martabat suatu profesi ditentukan
oleh kualitas layanan profesi yang
oleh kualitas layanan profesi yang
bermutu.
bermutu.
Buku 2, Pedoman Pelaksanaan Penilaian kinerja Guru, Kemendikbud, 2012, dalam file pdf, h. iii.
Profesi guru perlu dikembangkan secara
Profesi guru perlu dikembangkan secara
terus menerus dan proporsional
terus menerus dan proporsional
menurut jabatan fungsional guru.
menurut jabatan fungsional guru.
Selain itu, agar fungsi dan tugas yang
Selain itu, agar fungsi dan tugas yang
melekat pada jabatan fungsional guru
melekat pada jabatan fungsional guru
dilaksanakan sesuai dengan aturan
dilaksanakan sesuai dengan aturan
yang berlaku, maka
yang berlaku, maka diperlukan diperlukan
Penilaian Kinerja Guru (PK GURU)
Penilaian Kinerja Guru (PK GURU)
yang menjamin terjadinya proses
yang menjamin terjadinya proses
pembelajaran yang berkualitas
pembelajaran yang berkualitas di di semua jenjang pendidikan.
Untuk meyakinkan bahwa setiap guru
Untuk meyakinkan bahwa setiap guru
adalah seorang profesional di
adalah seorang profesional di
bidangnya,
bidangnya, maka penilaian kinerja maka penilaian kinerja guru harus dilakukan
guru harus dilakukan terhadap terhadap
guru di semua satuan pendidikan guru di semua satuan pendidikan
formal
formal yang diselenggarakan oleh yang diselenggarakan oleh
pemerintah, pemerintah daerah, dan
pemerintah, pemerintah daerah, dan
masyarakat.
masyarakat.
Buku 2, Pedoman Pelaksanaan Penilaian kinerja Guru, Kemendikbud, 2012, dalam file pdf, h. 3.
Hasil penilaian kinerja guru dapat Hasil penilaian kinerja guru dapat
di
dimanfaatmanfaatkan untuk menyusun profil kan untuk menyusun profil kinerja guru sebagai input dalam kinerja guru sebagai input dalam
penyusunan program
penyusunan program Pengembangan Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan
Keprofesian Berkelanjutan. Hasil . Hasil penilaian kinerja guru juga
penilaian kinerja guru juga merupakan dasar penetapan merupakan dasar penetapan
perolehan
perolehan angka kreditangka kredit guru dalam guru dalam rangka pengembangan karir guru
rangka pengembangan karir guru ... . ... .
Hasil penilaian kinerja guru diharapkan dapat Hasil penilaian kinerja guru diharapkan dapat
ber
bermanfaatmanfaat untuk menentukan untuk menentukan berbagai berbagai
kebijakan yang terkait dengan peningkatan kebijakan yang terkait dengan peningkatan
kompetensi dan
kompetensi dan profesionalisme guru profesionalisme guru
sebagai ujung tombak pelaksanaan proses sebagai ujung tombak pelaksanaan proses
pendidikan
pendidikan dalam menciptakan insan yang dalam menciptakan insan yang cerdas, komprehensif, dan berdaya saing cerdas, komprehensif, dan berdaya saing
tinggi. Penilaian kinerja guru merupakan tinggi. Penilaian kinerja guru merupakan
acuan bagi sekolah/madrasah untuk acuan bagi sekolah/madrasah untuk
menetapkan pengembangan karir dan menetapkan pengembangan karir dan
promosi guru.
promosi guru. Bagi guruBagi guru, penilaian kinerja , penilaian kinerja guru merupakan pedoman untuk
guru merupakan pedoman untuk
mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai
dan sebagai sarana untuk mengkaji dan sebagai sarana untuk mengkaji
kekuatan dan kelemahan individu
kekuatan dan kelemahan individu dalam dalam rangka memperbaiki kualitas kinerjanya. rangka memperbaiki kualitas kinerjanya.
manfaat PKG : a). Pengembangan staf
manfaat PKG : a). Pengembangan staf
melalui in-service training, b).
melalui in-service training, b).
Pengembangan karier melalui
Pengembangan karier melalui
in-service training, c). Hubungan yang
service training, c). Hubungan yang
semakin baik antara staf dan
semakin baik antara staf dan
pemimpin, d). Pengetahuan lebih
pemimpin, d). Pengetahuan lebih
mendalam tentang sekolah dan
mendalam tentang sekolah dan
pribadi, e). Hubungan produktif antara
pribadi, e). Hubungan produktif antara
penilaian dengan perencanaan
penilaian dengan perencanaan
dengan pengembangan sekolah, f).
dengan pengembangan sekolah, f).
Kesempatan belajar yang lebih baik
Kesempatan belajar yang lebih baik
bagi siswa, g). Peningkatan moral dan
...
... pelaksanaan penilaian kinerja pelaksanaan penilaian kinerja guru, sebagai suatu sistem
guru, sebagai suatu sistem
penilaian kinerja yang
penilaian kinerja yang berbasis buktiberbasis bukti (
(evidence-based appraisalevidence-based appraisal). ).
Sistem PKG
Sistem PKG adalah sistem penilaian adalah sistem penilaian yang dirancang untuk
yang dirancang untuk
mengidentifikasi kemampuan guru
mengidentifikasi kemampuan guru
dalam melaksanakan tugasnya
dalam melaksanakan tugasnya
melalui pengukuran penguasaan
melalui pengukuran penguasaan
kompetensi yang ditunjukkan dalam
kompetensi yang ditunjukkan dalam
unjuk kerjanya.
Syarat sistem PKG
Syarat sistem PKG : : 1.Valid,
1.Valid, bila aspek yang dinilai benar-benar bila aspek yang dinilai benar-benar mengukur komponen-komponen tugas
mengukur komponen-komponen tugas guru.
guru.
2.Reliabel,
2.Reliabel, jika proses yang dilakukan jika proses yang dilakukan memberikan hasil yang sama untuk memberikan hasil yang sama untuk
seorang guru yang dinilai kinerjanya oleh seorang guru yang dinilai kinerjanya oleh
siapapun dan kapan pun. siapapun dan kapan pun. 3
3.Praktis, .Praktis, bila dapat dilakukan oleh bila dapat dilakukan oleh
siapapun dengan relatif mudah, dengan siapapun dengan relatif mudah, dengan
tingkat validitas dan reliabilitas yang tingkat validitas dan reliabilitas yang
sama dalam semua kondisi. sama dalam semua kondisi.
Pada
Pada dasarnya sistem penilaian kinerja guru dasarnya sistem penilaian kinerja guru ber
bertujuantujuan: : 1.menentukan
1.menentukan tingkat kompetensitingkat kompetensi seorang seorang guru;
guru;
2.meningkatkan
2.meningkatkan efisiensi dan efektivitasefisiensi dan efektivitas kinerja guru dan sekolah;
kinerja guru dan sekolah;
3.menyajikan suatu landasan untuk 3.menyajikan suatu landasan untuk
pengambilan keputusan dalam
pengambilan keputusan dalam mekanisme mekanisme penetapan
penetapan efektif atau kurangefektif atau kurang efektifnya efektifnya kinerja guru;
kinerja guru;
4.menyediakan landasan untuk program 4.menyediakan landasan untuk program
pengembangan keprofesian
pengembangan keprofesian berkelanjutanberkelanjutan bagi guru;
5.
5.menjaminmenjamin bahwa guru bahwa guru
melaksanakan tugas dan
melaksanakan tugas dan
tanggung-jawabnya serta
tanggung-jawabnya serta
mempertahankan sikap-sikap yang
mempertahankan sikap-sikap yang
positif dalam mendukung
positif dalam mendukung
pembelajaran
pembelajaran peserta didik untuk peserta didik untuk mencapai prestasinya;
mencapai prestasinya;
6.menyediakan dasar dalam sistem
6.menyediakan dasar dalam sistem
peningkatan
peningkatan promosi dan karirpromosi dan karir guru guru serta
serta bentuk penghargaan lainnya.bentuk penghargaan lainnya.
Secara umum,
Secara umum, PK GURU memiliki fungsi PK GURU memiliki fungsi utama
utama, yaitu untuk menilai kemampuan , yaitu untuk menilai kemampuan
guru dalam menerapkan semua kompetensi
guru dalam menerapkan semua kompetensi
dan keterampilan yang diperlukan pada
dan keterampilan yang diperlukan pada
proses pembelajaran, pembimbingan, atau
proses pembelajaran, pembimbingan, atau
pelaksanaan tugas tambahan yang relevan
pelaksanaan tugas tambahan yang relevan
dengan fungsi sekolah/madrasah. Dengan
dengan fungsi sekolah/madrasah. Dengan
demikian, profil kinerja guru sebagai
demikian, profil kinerja guru sebagai
gambaran kekuatan dan kelemahan guru
gambaran kekuatan dan kelemahan guru
akan teridentifikasi dan dimaknai sebagai
akan teridentifikasi dan dimaknai sebagai
analisis kebutuhan atau audit keterampilan
analisis kebutuhan atau audit keterampilan
untuk setiap guru, yang dapat dipergunakan
untuk setiap guru, yang dapat dipergunakan
sebagai basis untuk merencanakan PKB.
penilaian kinerja guru memiliki dua
penilaian kinerja guru memiliki dua fungsifungsi utama, yaitu untuk:
utama, yaitu untuk:
1. menilai unjuk kerja (kinerja) guru dalam 1. menilai unjuk kerja (kinerja) guru dalam
menerapkan semua kompetensi
menerapkan semua kompetensi yang yang diperlukan pada proses pembelajaran, diperlukan pada proses pembelajaran,
pembimbingan, atau
pembimbingan, atau pelaksanaan tugas pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi tambahan yang relevan dengan fungsi
sekolah/madrasah. Dengan demikian, hasil sekolah/madrasah. Dengan demikian, hasil
penilaian kinerja menjadi
penilaian kinerja menjadi profilprofil kinerjakinerja guru guru yang dapat memberikan gambaran
yang dapat memberikan gambaran kekuatan dan kelemahan guru. Profil kekuatan dan kelemahan guru. Profil
kinerja guru juga dapat dimaknai sebagai
dapat dipergunakan sebagai dasar untuk dipergunakan sebagai dasar untuk merencanakan pengembangan
merencanakan pengembangan keprofesian keprofesian berkelanjutan bagi guru
berkelanjutan bagi guru.. 2.
2. … …
2. menghitung
2. menghitung angka kreditangka kredit yang yang diperoleh guru atas kinerja
diperoleh guru atas kinerja pembelajaran,
pembelajaran, pembimbingan, atau pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang pelaksanaan tugas tambahan yang
relevan dengan
relevan dengan fungsi fungsi
sekolah/madrasah pada tahun sekolah/madrasah pada tahun
penilaian kinerja guru dilaksanakan. penilaian kinerja guru dilaksanakan.
Kegiatan penilaian kinerja dilakukan Kegiatan penilaian kinerja dilakukan
setiap tahun sebagai bagian dari setiap tahun sebagai bagian dari
proses pengembangan karir dan proses pengembangan karir dan
Penilaian kinerja guru dilakukan
Penilaian kinerja guru dilakukan terhadap terhadap kompetensi
kompetensi guru sesuai dengan guru sesuai dengan tugas tugas
pembelajaran, pembimbingan, atau tugas
pembelajaran, pembimbingan, atau tugas
tambahan yang relevan
tambahan yang relevan dengan fungsi dengan fungsi sekolah/madrasah. Bagi guru kelas/mata
sekolah/madrasah. Bagi guru kelas/mata
pelajaran dan guru
pelajaran dan guru bimbingan dan bimbingan dan
konseling/konselor, kompetensi yang dijadikan
konseling/konselor, kompetensi yang dijadikan
dasar untuk
dasar untuk penilaian kinerja guru adalah penilaian kinerja guru adalah
kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan
kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan
kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam
kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah
16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah
dijabarkan
dijabarkan menjadi subkompetensi dan indikator menjadi subkompetensi dan indikator yang harus dapat ditunjukkan dan diamati
yang harus dapat ditunjukkan dan diamati
dalam berbagai kegiatan, tindakan, dan sikap
dalam berbagai kegiatan, tindakan, dan sikap
guru dalam
guru dalam melaksanakan pembelajaran atau melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan.
pembimbingan.
Prinsip
Prinsip pelaksanaan penilaian kinerja guru : pelaksanaan penilaian kinerja guru : 1.Berdasarkan ketentuan
1.Berdasarkan ketentuan
Penilaian kinerja guru harus dilaksanakan Penilaian kinerja guru harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan
sesuai dengan prosedur dan mengacu mengacu pada peraturan yang berlaku.
pada peraturan yang berlaku. 2. Berdasarkan kinerja
2. Berdasarkan kinerja
Aspek yang dinilai dalam penilaian kinerja Aspek yang dinilai dalam penilaian kinerja guru adalah kinerja yang dapat diamati
guru adalah kinerja yang dapat diamati dan dipantau sesuai dengan tugas guru dan dipantau sesuai dengan tugas guru sehari-hari dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari dalam melaksanakan kegiatan
pembelajaran, pembimbingan, dan/atau pembelajaran, pembimbingan, dan/atau
tugas tambahan yang relevan dengan fungsi tugas tambahan yang relevan dengan fungsi
3.Berlandaskan dokumen
berkaitan dengan pernyataan kompetensi
berkaitan dengan pernyataan kompetensi
dan indikator kinerjanya secara utuh,
dan indikator kinerjanya secara utuh,
sehingga penilai, guru dan unsur lain yang
sehingga penilai, guru dan unsur lain yang
terlibat dalam proses penilaian kinerja guru
terlibat dalam proses penilaian kinerja guru
mengetahui dan memahami tentang
mengetahui dan memahami tentang
aspek yang dinilai serta dasar dan
aspek yang dinilai serta dasar dan
kriteria yang digunakan dalam penilaian.
kriteria yang digunakan dalam penilaian.
4. …
4. …
4. Dilaksanakan secara konsisten
4. Dilaksanakan secara konsisten
Penilaian kinerja guru dilaksanakan Penilaian kinerja guru dilaksanakan secara teratur setiap tahun yang
secara teratur setiap tahun yang diawali diawali dengan evaluasi diri, dengan
dengan evaluasi diri, dengan
memperhatikan hal-hal berikut. nyata guru dalam melaksanakan tugas
nyata guru dalam melaksanakan tugas
sehari hari.
syarat, ketentuan, dan prosedur standar
syarat, ketentuan, dan prosedur standar
kepada semua guru yang dinilai.
c) Akuntabelc) Akuntabel
Hasil pelaksanaan penilaian kinerja Hasil pelaksanaan penilaian kinerja guru dapat dipertanggungjawabkan.
guru dapat dipertanggungjawabkan.
d) Bermanfaatd) Bermanfaat
Penilaian kinerja guru bermanfaat Penilaian kinerja guru bermanfaat bagi guru dalam rangka peningkatan
bagi guru dalam rangka peningkatan
kualitas kinerjanya secara
kualitas kinerjanya secara
berkelanjutan, dan sekaligus
berkelanjutan, dan sekaligus
pengembangan karir profesinya.
pengembangan karir profesinya.
e) Transparane) Transparan
Proses penilaian kinerja guru Proses penilaian kinerja guru
memungkinkan bagi penilai, guru yang
memungkinkan bagi penilai, guru yang
dinilai, dan pihak lain yang
dinilai, dan pihak lain yang
berkepentingan, untuk memperoleh akses
berkepentingan, untuk memperoleh akses
informasi atas penyelenggaraan penilaian
informasi atas penyelenggaraan penilaian
tersebut.
tersebut.
f) Berorientasi pada tujuanf) Berorientasi pada tujuan
Penilaian berorientasi pada tujuan yang telah Penilaian berorientasi pada tujuan yang telah ditetapkan.
ditetapkan.
g)g) Berorientasi pada prosesBerorientasi pada proses
Penilaian kinerja guru tidak hanya terfokus Penilaian kinerja guru tidak hanya terfokus pada hasil, tetapi juga perlu
pada hasil, tetapi juga perlu
memperhatikan proses, yakni bagaimana
memperhatikan proses, yakni bagaimana
guru dapat mencapai hasil
h) Berkelanjutanh) Berkelanjutan
Penilaian penilaian kinerja guru Penilaian penilaian kinerja guru dilaksanakan secara periodik,
dilaksanakan secara periodik,
teratur,
teratur, dan berlangsung secara dan berlangsung secara terus menerus (
terus menerus (on goingon going) selama ) selama seseorang
seseorang menjadi guru.menjadi guru.
i) Rahasiai) Rahasia
Hasil penilaian kinerja guru Hasil penilaian kinerja guru
hanya boleh diketahui oleh
hanya boleh diketahui oleh
pihak-pihak
pihak terkait yang berkepentingan. terkait yang berkepentingan.
Perangkat
Perangkat pelaksanaan PKG : pelaksanaan PKG : 1.
1.Pedoman Pelaksanaan PKG, mengatur Pedoman Pelaksanaan PKG, mengatur
tentang tata cara penilaian dan
tentang tata cara penilaian dan
ketentuan yang harus digunakan oleh
ketentuan yang harus digunakan oleh
penilai, guru yang dinilai, serta unsur
penilai, guru yang dinilai, serta unsur
lain yang terlibat dalam proses
lain yang terlibat dalam proses
penilaian.
penilaian.
2.
2.Instrumen penilaian kinerja, merupakan Instrumen penilaian kinerja, merupakan paket instrumen yang dilengkapi dengan
paket instrumen yang dilengkapi dengan
rubrik penilaian untuk masing-masing
rubrik penilaian untuk masing-masing
indikator kinerja dari setiap tugas guru.
Untuk kepentingan pendataan dan
Untuk kepentingan pendataan dan
pengendalian pelaksanaan
pengendalian pelaksanaan penilaian penilaian
kinerja guru dan tindak lanjut
kinerja guru dan tindak lanjut
pembinaan pelaksanaan
pembinaan pelaksanaan
pengembangan keprofesian
pengembangan keprofesian
berkelanjutan, kepala
berkelanjutan, kepala
sekolah/madrasah
sekolah/madrasah juga harus juga harus
melaporkannya secara on line
melaporkannya secara on line
menggunakan sistem yang dirancang
menggunakan sistem yang dirancang
secara khusus melalui web site
secara khusus melalui web site
http://www.ekinerjaguru.org.
http://www.ekinerjaguru.org.
dan/atau secara off line jika tidak
dan/atau secara off line jika tidak
memiliki fasilitas on line.
memiliki fasilitas on line.
Penilaian Kinerja Guru (PKG)
Penilaian Kinerja Guru (PKG)
PKG oleh :
Bebas
Diatur
Murid
OT-M
Masy
SKP : kamad-kasek
DP3 : kamad-kasek
Sejawat & Baperjakat Mapel : kamad-kasek
هللا
PKG: Deskripsi nilai PKG: Deskripsi nilai
Nilai Nilai Kinerja
Kinerja Deskripsi NDeskripsi Nilai ilai KKinerjainerja 4
4 Di atas standarDi atas standar; ; Kinerja yang sangat baik, menunjukkan konsistensi Kinerja yang sangat baik, menunjukkan konsistensi terhadap semua indikator kinerja positif, tidak menunjukkan adanya
terhadap semua indikator kinerja positif, tidak menunjukkan adanya
indikator kinerja negatif.
indikator kinerja negatif.
3
3 Standar; Standar; Kinerja yang memenuhi standar, menunjukkan hampir semua Kinerja yang memenuhi standar, menunjukkan hampir semua indikator positif, namun ada beberapa indikator negatif yang tidak
indikator positif, namun ada beberapa indikator negatif yang tidak
merugikan siswa.
merugikan siswa.
2
2 Di bawah standar, Di bawah standar, Kinerja di bawah standar, menunjukkan adanya Kinerja di bawah standar, menunjukkan adanya
indikator kinerja positif, namun lebih banyak indikator kinerja negatif yang
indikator kinerja positif, namun lebih banyak indikator kinerja negatif yang
dapat merugikan pengalaman belajar siswa.
dapat merugikan pengalaman belajar siswa.
1
1 Tidak diterimaTidak diterima, , Kinerja yang tidak diterima, menunjukkan hampir semua Kinerja yang tidak diterima, menunjukkan hampir semua indikator kinerja negatif. Guru hampir selalu gagal dalam melaksanakan
indikator kinerja negatif. Guru hampir selalu gagal dalam melaksanakan
tugasnya dan
tugasnya dan sangat membahayakan proses belajar siswa.sangat membahayakan proses belajar siswa.
PENINGKATAN KINERJA RENDAH (PKR)
PENINGKATAN KINERJA RENDAH (PKR)
PKR adalah program yang dilaksanakan oleh PKR adalah program yang dilaksanakan oleh sekolah dan sekolah dan
gurunya
gurunya dalam rangka memberikan kesempatan kepada guru dalam rangka memberikan kesempatan kepada guru
yang belum mencapai standar kompetensi untuk dapat
yang belum mencapai standar kompetensi untuk dapat
mencapainya dalam kurun waktu tertentu.
mencapainya dalam kurun waktu tertentu.
PKR sebagai bagian dari PKBPKR sebagai bagian dari PKB (Pengembangan Keprofesian (Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan) untuk mencapai standar kompetensi.
Berkelanjutan) untuk mencapai standar kompetensi.
Program Peningkatan Kinerja Rendah (PKR) diharapkan dapat Program Peningkatan Kinerja Rendah (PKR) diharapkan dapat
digunakan sebagai
digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi guru agar dapat mencapai standar
kompetensi guru agar dapat mencapai standar sebelum sebelum
dilakukan pengembangan lebih lanjut.
dilakukan pengembangan lebih lanjut.
Program PKR ini hanya dilaksanakan jika diperlukanProgram PKR ini hanya dilaksanakan jika diperlukan oleh oleh
seorang guru, yang dalam proses PKG masih ada kompetensi
seorang guru, yang dalam proses PKG masih ada kompetensi
yang belum dikuasai dan dapat merugikan peserta didik.
TUJUAN PKR
TUJUAN PKR
SASARAN PKR
SASARAN PKR
Sasaran program PKR adalah guru yang berdasarkan
Sasaran program PKR adalah guru yang berdasarkan
Penilaian Kinerja Guru (PKG) terhadap 14 kompetensi
Penilaian Kinerja Guru (PKG) terhadap 14 kompetensi
guru,
guru, memperoleh nilai 1 (satu) dan/atau 2 (dua) memperoleh nilai 1 (satu) dan/atau 2 (dua) pada salah satu atau beberapa kompetensi guru
pada salah satu atau beberapa kompetensi guru
seperti yang diamanatkan pada Permendiknas No. 16
seperti yang diamanatkan pada Permendiknas No. 16
Tahun 2007, dan Permendiknas No. 27 Tahun 2008.
PRINSIP PKR
PRINSIP PKR
• Umum, untuk semua guru PNS;Umum, untuk semua guru PNS;
• Adil, diberlakukan sama, tanpa perlakuan Adil, diberlakukan sama, tanpa perlakuan
istimewa;
istimewa;
• Terbuka, guru terlibat langsung dalam program;Terbuka, guru terlibat langsung dalam program; • Bertahap, dilaksanakan secara bertahap sampai Bertahap, dilaksanakan secara bertahap sampai
mencapai standar.
mencapai standar.
PELAKSANAAN
PELAKSANAAN
• PELAKSANA PKRPELAKSANA PKR
– KOORDINATOR PKBKOORDINATOR PKB – PENILAIPENILAI
– GURU PENDAMPINGGURU PENDAMPING • TEMPAT PELAKSANAANTEMPAT PELAKSANAAN
– DI DALAM SEKOLAHDI DALAM SEKOLAH
– DI LUAR SEKOLAH (MGMP, KKG, P4TK, DI LUAR SEKOLAH (MGMP, KKG, P4TK,
LPMP, LPTK)
TINDAK LANJUT PELAKSANAAN PKR
TINDAK LANJUT PELAKSANAAN PKR
• Jika guru mencapai kemajuan selama Jika guru mencapai kemajuan selama
proses PKR, baik dalam penilaian kemajuan proses PKR, baik dalam penilaian kemajuan
(1 dan/atau 2) maupun penilaian sumatif, (1 dan/atau 2) maupun penilaian sumatif,
maka guru dapat langsung mengikuti maka guru dapat langsung mengikuti
program PKB program PKB
• Jika guru tidak menunjukkan kemajuan Jika guru tidak menunjukkan kemajuan
selama proses PKR, maka guru selama proses PKR, maka guru
tersebut dapat dikenakan sanksi tersebut dapat dikenakan sanksi
kepegawaian setelah melalui proses kepegawaian setelah melalui proses
tertentu sesuai dengan aturan tertentu sesuai dengan aturan
kepegawaian (pasal 15, kepegawaian (pasal 15,
Permennegpan No. 16 Tahun 2009). Permennegpan No. 16 Tahun 2009).
Cermatilah :
Guru profesional adalah guru yang dapat menguasai “standar kompetensi guru” untuk melaksanakan
tugasnya dengan baik, benar, ramah, tanpa marah. Guru profesional adalah guru yang dapat menguasai “standar kompetensi guru” untuk melaksanakan